sepakbola Indonesia

La Liga Bereaksi Atas Kasus Match-Fixing di Pentas Sepak Bola Indonesia

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kasus match-fixing atau pengaturan skor di kancah sepakbola Indonesia rupanya tak hanya menyita perhatian publik tanah air, namun juga dari mancanegara.
Bahkan, La Liga Spanyol turut memberikan atensi atas kasus yang telah menyeret sejumlah orang, termasuk beberapa pengurus di federasi sepakbola Indonesia atau PSSI.
Managing Director La Liga untuk Asia, Ivan Codina turut angkat bicara. Dia mengaku harus ada kerja sama antara La Liga dan PT LIB (Liga Indonesia Baru) untuk mencegah kasus tersebut agar tidak meluas.
“Match fixing menjadi masalah besar. Saya tahu ada masalah di Indonesia. Penting bagi La Liga untuk turut melindungi industri sepak bola dari match fixing,” ujarnya.
Bahkan, Codina mengaku kasus pengaturan skor menjadi prioritas utama La Liga dalam kerja sama dengan PT LIB. Sebab hal tersebut dapat mengganggu jalannya pertandingan yang adil dan jujur.
“Javier Tebas (Presiden La Liga) membuat program untuk memprioritaskan memberantas hal itu (pengaturan skor). Kami harus lindungi fans, pemain, dan partner komersil,” ungkapnya.
Salah satu langkah yang dilakukan oleh La Liga untuk menghadapi masalah itu adalah dengan bekerja sama dengan pihak berwajib.
La Liga beranggapan langkah tersebut terbukti ampuh untuk menanggulangi permasalahan pengaturan skor.
“Bekerja sangat dekat dengan polisi. Sampai saat ini kami masih bertarung terutama di level bawah. LIB mencoba untuk mendukung bagaimana menghadapi masalah itu,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)