serie a

Pelatih Klub Serie A Ini Terima Kado Pahit di Hari Ulang Tahunnya, Dipecat!

POJOKSATU.ID, MILAN – Kompetisi kasta tertinggi Liga Italia, Serie A musim 2018/19 baru memasuki pekan ke-11. Namun salah satu kontestannya, Empoli sudah harus melengserkan pelatih mereka, Aurelio Andreazzoli.
Andreazzoli dipecat Empoli setelah rentetan hasil buruk yang diraih anak asuhnya. Hingga giornata ke-11 ini, Empili baru sekali menang dan tiga kali imbang dna terpapar di peringkat 18 klasemen sementara Serie A.
Total 6 poin koleksi mereka saat ini jauh dari kata cukup untuk mempertahankan Andreazzoli di kursi pelatih Empoli.
BACA JUGA:
Spalletti Siapkan Rencana Khusus, Jika Messi Dipaksakan Main
Prediksi Skor Liga Champions: Inter Vs Barcelona, Napoli Vs PSG Hingga Red Star Vs Liverpool
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini: Inter Vs Barcelona, Napoli Vs PSG
Andreazzoli pun akhirnya dipecat berikut dua asistennya, Giacomo Lazzini dan Andrea Aliboni.
“Empoli FC mengumumkan bahwa Aurelio Andreazzoli telah dikeluarkan dari posisinya sebagai pelatih tim utama, bersama dengan rekan-rekannya Giacomo Lazzini dan Andrea Aliboni,” bunyi pernyataan resmi Empoli.
Namun yang lebih menyakitkan dari pemecatan pada Senin (5/11/2018) siang waktu setempat ini adalah bertepatan dengan ulang tahun Andreazzoli yang ke-65.
Meskipun begitu, Empoli tetap menghormati mereka bertiga sebagai orang-orang yang sukses membawa Empoli promosi ke Serie A musim ini. Musim lalu, Andreazzoli membawa Empoli menjuarai Serie B dengan koleksi 77 poin.
“Untuk bos Andreazzoli, protagonis dari perjalanan luar biasa musim lalu yang membawa klub untuk kembali ke divisi teratas, kami mengucapkan terima kasih yang tulus dan tulus atas pekerjaan yang telah dilakukan. Empoli FC berharap pelatih dan stafnya mendapat keberuntungan terbaik untuk masa depan olahraga dan profesional mereka,” lanjut pernyataan klub.
Setelah memecat Andreazzoli, Empoli menunjuk Beppe Iachini sebagai pelatih baru dengan target lolos dari degradasi musim ini.
(fat/pojoksatu)

Kode Keras dari Zinedine Zidane: Saya Ingin Segera ke Turin

POJOKSATU.ID, TURIN – Mantan pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane sudah lama diisukan bakal kembali ke Juventus. Ia dirumorkan akan menggantikan peran Massimiliano Allegri. Dan kini, Zidane memberikan sinyal akan kebenaran rumor tersebut.
Dikutip dari Calciomercato, melalui pesan video yang diunggah Zeta 5 di akun Youtube, Zidane menyiratkan keinginan pindah ke Turin, markas Juventus.
“Halo semuanya dari Madrid, semoga kalian baik-baik saja. Saya berharap untuk segera datang dan meluangkan waktu bersama Anda. Salam untuk semua dan Forza Juve!” kata Zidane dalam pesan video yang ditujukan kepada fans Juventus.
BACA JUGA:
Setelah Ronaldo, Juventus Kini Bersiap Tampung Bintang Man United
Cristiano Ronaldo: Ballon D’Or Keenam? Saya Pantas Menerimanya!
Hari Ini Tepat 15 Tahun Lalu, Ronaldo Cetak Gol Pertama untuk Man United, Lihat Videonya!
Pelatih berkebangsaan Prancis itu saat ini masih menganggur setelah melepas jabatan pelatih Real Madrid pada musim panas lalu.
Zidane merupakan juru taktik bertangan dingin yang sukses bersama Los Blancos dengan membawa raksasa La Liga itu menjuarai Liga Champions untuk kali ketiga secara beruntun musim lalu.
Eks bintang Juventus ini menghabiskan delapan tahun di Madrid dengan berbagai peran di El Real, dari penasihat khusus Jose Mourinho, manajer tim Castilla, manajer tim utama, dan tiga gelar Liga Champions berturut-turut.
Mantan pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane.
Meski sudah melepas jabatan pelatih Real Madrid, Zidane masih berada di ibukota Spanyol itu untuk saat ini. Tetapi kini sepertinya pria berkepala pelontos ini sudah siap dengan pekerjaan barunya di Turin.
Jika menerima pinangan Juventus, Zidane akan bereuni dengan mantan anak emasnya di Real Madrid, Cristiano Ronaldo. Seperti diketahui, Ronaldo kini jadi idola baru di Turin setelah direkrut dengan biaya 100 juta euro pada musim panas lalu.
Berikut video pesan dari Zidane yang ditujukan kepada fans Juventus:

(fat/pojoksatu)

Cristiano Ronaldo: Ballon D’Or Keenam? Saya Pantas Menerimanya!

POJOKSATU.ID, TURIN – Banyak yang meragukan Cristiano Ronaldo bisa tetap tampil apik ketika memutuskan pindah ke Juventus musim panas lalu. Tapi keraguan itu dijawab CR7 dengan torehan gol demi gol untuk Juve. Ia pun layak diperhitungkan raih Ballon d’Or tahun ini.
Ada dua faktor utama yang menyebabkan kepindahan Ronaldo ke Turin diiringi keraguan. Pertama karena usianya sudah memasuki 33 tahun, di mana pada usia ini produktivitas seorang striker lazimnya sudah menurun.
Bahkan ada yang menyebut penampilan terbaik seorang pesepakbola, terutama gelandang dan striker, akan didapatkan pada usia 27-32 tahun. Tapi teori ini tampaknya harus dikesampingkan untuk Ronaldo.
BACA JUGA:
Dengan atau tanpa Ballon D’Or, Cristiano Ronaldo Tetap yang Terbaik
Tak Harus ke Real Madrid Kalau Cuma Ingin Ballon D’Or!
Suarez Ungkap Barcelona Ingin Mendepaknya, Bahkan Sudah Disiapkan ‘Nomor 9’ Baru
Di musim debutnya bersama Juventus, Ronaldo sudah membukukan 7 gol hingga giornata 10 Serie A 2018/19. Jika terus tampil konsisten, bukan tidak mungkin CR7 kembali dapat Ballon d’Or.
“Saya katakan berkali-kali, memenangkan Ballon d’Or keenam bukanlah obsesi,” katanya kepada France Football.
“Dan saya tidak menanyakan pertanyaan dalam istilah-istilah ini. Saya sudah tahu, di dalam hati saya, bahwa saya adalah salah satu pemain terbaik dalam sejarah.”
“Tentu saja saya ingin menang, Ballon d’Or keenam ini. Ini akan menjadi kebohongan untuk mengatakan sebaliknya. Saya bekerja untuk itu. Ketika saya bekerja untuk mencetak gol dan memenangkan pertandingan tanpa menjadi obsesi.”
Cristiano Ronaldo – Juventus.
Eks bomber Real Madrid ini pun tidak menampik kalau dirinya layak kembali mendapat penghargaan bergengsi sekaligus mencatat rekor baru, meraih Ballon d’Or untuk keenam kali.
“Kurasa aku pantas menerimanya,” tegas kekasih Georgina Rodriguez ini.
Juventus merekrut Ronaldo dari Real Madrid pada musim panas ini dengan misi utama menjuarai Liga Champions. Sejauh ini Si Nyonya Tua berada di jalur yang tepat. Hingga matchday 3, Juve meraih poin sempurna.
(fat/pojoksatu)

Legenda Brasil Ini Yakin Cristiano Ronaldo Akan Bersinar di Serie A, tapi …

POJOKSATU.id, RIO – Legenda Timnas Brasil yang pernah bermain di Serie A bersama AS Roma dan AC Milan yakin Cristiano Ronaldo akan menjadi bintang Serie A Italia bersama Juventus.
Ronaldo memutuskan bergabung dengan Juventus musim panas tahun ini dari Real Madrid dengan nilai transfer sebesar EUR 100 juta atau setara Rp1,7 triliun.
Namun begitu, disebutkan Cafu, Ronaldo masih butuh waktu untuk beradaptasi dan bisa mencapai level tersebut (bintang Serie A).

“Ronaldo akan menempatkan perhatian di Serie A, tapi dia akan sedikit menderita pada awalnya,” kata Cafu kepada ABola seperti dikutip dari Diario AS.
“Ini adalah kompetisi yang lebih ketat daripada LaLiga, dalam hal kontras dalam tim dan dalam kontak fisik,” sebut pria yang kini berusia 48 tahun itu yang pernah membawa Selecao juara Piala Dunia dua kali pada 1994 dan 2002.
“Ronaldo akan terus menjadi Ronaldo. Dia adalah pemain terbaik di dunia dan dia akan membawa banyak kebahagiaan ke Serie A,” imbuhnya.
Sejauh ini, Cristiano Ronaldo baru mengemas tiga gol dan lima assist dari enam pertandingannya bersama Juventus di Serie A 2018/19.
Ronaldo belum mencetak debut gol untuk Juventus di Liga Champions musim ini setelah diganjar kartu merah di laga pembuka kontra Valencia.
(qur/pojoksatu)

Klasemen Serie A 2018/19 Giornata 7: Juventus Sempurna!

POJOKSATU.ID, MILAN – Liga Italia atau Serie A musim 2018/2019 sudah menuntaskan sejumlah pertandingan giornata ketujuh, Sabtu malam sampai Minggu (30/9/2018) dini hari WIB. Juventus kembali meraih kemenangan dan masih kokoh di puncak klasemen sementara Serie A.
Si Nyonya Tua sudah berjarak 6 poin dari peringkat dua, Napoli, tim yang mereka kalahkan tadi malam.
Sementara Inter Milan yang meraih kemenangan ketiganya secara beruntun usai menggasak Cagliari, kini nangkring di peringkat 4.
Jadwal Siaran Langsung Bola Malam Ini: Piala Asia U-16, AC Milan Hingga Villarreal
Adapun Lazio harus turun ke posisi 5 usai menelan kekalahan di Derby Della Capitale, 1-3 kontra AS Roma.
Berikut hasil pertandingan Serie A tadi malam:
Inter Milan vs Cagliari : 2-0
(Martinez 12′, Politano 89′)
Juventus vs Napoli : 3-1
(Mandzukic 26′ dan 49′, Bonucci 76′; Mertens 10′)
AS Roma vs Lazio : 3-1
(Pellegrini 45′, Kolarov 71′, Fazio 86′; Immobile 67′)
Berikut Klasemen Serie A musim 2018/2019, update Minggu (30/9/2018):

#
Klub
MP
W
D
L
G
Poin

1.
Juventus
7
7
0
0
16:5
21

      

2.
Napoli
7
5
0
2
13:10
15

      

3.
Sassuolo
6
4
1
1
14:8
13

      

4.
Inter
7
4
1
2
10:5
13

      

5.
Lazio
7
4
0
3
10:9
12

      

6.
AS Roma
7
3
2
2
14:10
11

      

7.
Fiorentina
6
3
1
2
12:5
10

      

8.
Genoa
5
3
0
2
9:10
9

      

9.
Spal
6
3
0
3
4:6
9

      

10.
Sampdoria
6
2
2
2
9:3
8

      

11.
Udinese
6
2
2
2
7:6
8

      

12.
Parma
6
2
1
3
6:8
7

      

13.
Atalanta
6
1
3
2
9:8
6

      

14.
AC Milan
5
1
3
1
8:8
6

      

15.
Torino
6
1
3
2
5:7
6

      

16.
Cagliari
7
1
3
3
4:9
6

      

17.
Empoli
6
1
2
3
5:7
5

      

18.
Bologna
6
1
1
4
2:7
4

      

19.
Frosinone
6
0
1
5
0:16
1

      

20.
Chievo
6
0
2
4
5:15
-1

Chievo: -3 points (Federation decision)

Ket : MP = Jumlah Bermain, W = Menang, D = Draw, L = Kalah, G = Selisih Gol
 Dan inilah daftar top skorer sementara Serie A musim 2018/2019:

#
Pemain
Klub
Gol
Assist

1.
Piatek K.
Genoa
6
0

2.
Insigne L.
Napoli
5
1

3.
De Paul R.
Udinese
4
2

4.
Mandzukic M.
Juventus
4
1

5.
Defrel G.
Sampdoria
4
0

5.
Immobile C.
Lazio
4
0

7.
Ronaldo C.
Juventus
3
4

8.
Gomez A.
Atalanta
3
2

9.
Milik A.
Napoli
3
1

10.
Benassi M.
Fiorentina
3
0

10.
Boateng K.
Sassuolo
3
0

10.
Caputo F.
Empoli
3
0

10.
Rigoni E.
Atalanta
3
0

Download aplikasi Pojoksatu.id dan dapatkan hadiah menarik setiap hari
(fat/pojoksatu)

Roma Menangi Derby Della Capitale, Tren Kemenangan Lazio Terhenti

POJOKSATU.ID, ROMA – Il grande partita giornata ketujuh Serie A 2018/2019 antara AS Roma kontra Lazio dimenangkan Giallorossi dengan skor 3-1. Hasil laga di Stadion Olimpico, Sabtu (29/9/2018) malam WIB itu sekaligus menghentikan tren lima kemenangan beruntun Lazio.
Yah, sebelum pertandingan bertajuk Derby Della Capitale itu, Lazio selalu menang dalam lima laga terakhir di semua kompetisi. Terakhir kali anak asuh Simone Inzaghi menelan kekalahan terjadi pada 25 Agustus lalu kala dipermak Juventus 0-2.
Setelah itu, Tim Biru Langit menang atas Frosinone, Empoli, Apollon (Liga Europa), Genoa dan Udinese.
Kalah dari West Ham, Mourinho Keluhkan Kualitas Pemain Man United
Sayangnya, menghadapi tim sekota, Lazio tak berkutik. Lorenzo Pellegrini yang masuk menggantikan Javier Pastore di pertengahan babak pertama membawa Roma unggul lebih dulu pada menit 43.
Lazio sempat menyamakan kedudukan melalui bomber andalannya, Ciro Immobile pada menit 67.
Namun tendangan bebas Aleksandar Kolarov pada menit 71 membawa Roma kembali memimpin 2-1.
AS Roma memenangi Debry Della Capitale edisi perdana musim 2018/19. (@LegaSerieA)
Akhirnya sundulan Federico Fazio memanfaatkan umpan tendangan bebas Pellegrini pada menit 86 memastikan Roma menang 3-1.
Singkirkan Jojo, Tommy Sugiarto Tantang Unggulan ke-4 di Final Korea Open 2018
Kemenangan ini mengangkat posisi Srigala Ibukota naik ke peringkat 5 klasemen sementara Serie A dengan 11 poin. Sementara Lazio masih bertahan di posisi empat dengan 12 poin.
Namun posisi mereka masih mungkin digusur tim lain yang belum melakoni pertandingan giornata ke-7.
(fat/pojoksatu)

Terbukti Melakukan Penistaan Agama, Mantan Bos Inter Milan Dihukum

POJOKSATU.ID, MILAN – Mantan bos Inter Milan, Gian Piero Gasperini yang kini membesut Atalanta harus menjalani sanksi satu pertandingan akhir pekan ini lawan AC Milan. Gasperini dinilai terbukti melakukan penistaan agama.
Dikutip dari Balls.ie, Gasperini terbukti mengucapkan bahasa kotor dan menghina Tuhan, saat timnya kalah dari Spal 0-2, Selasa (18/9/2018) dini hari WIB kemarin.
Gasperini yang melatih Inter pada 2011 lalu (hanya enam pertandingan kemudian dipecat) dihukum larangan mendampingi anak asuhnya satu pertandingan karena tertangkap kamera mengucapkan kalimat ‘God is a Pig’ usai laga giornata keempat Serie A musim 2018/2019 itu.
Valencia Vs Juventus: Laga Pembuktian Ronaldo!
Sosok yang juga pernah membesut Genoa dan Palermo itu bukan tokoh Serie A pertama yang dihukum karena menistakan agama musim ini. Gelandang Udinese Rolando Mandragora juga disanksi satu pertandingan awal musim ini karena menyebut Tuhan sebagai ‘anjing’.
Gian Piero Gasperini saat membesut Inter Milan 2011 lalu.
Kabarnya, Rolando menderita disleksia, namun belum ada penjelasan resmi soal penyakit kebenaran riwayat penyakitnya itu.
Juru taktik 60 tahun itu sebenarnya mampu membawa Atalanta bersaing di papan tengah Serie A musim lalu.
Jarang Terjadi, Pemain Ini Diskorsing karena Menghujat Tuhan!
Mereka bahkan lolos ke babak play off Liga Europa sebelum disingkirkan FC Copenhagen dan gagal tampil di penyisihan grup kompetisi kasta kedua klub Eropa itu.
Tapi musim ini Atalanta tampil melempem dengan baru mengemas empat poin dari empat laga yang sudah dijalani.
(fat/pojoksatu)