sriwijaya fc

Madura United Lolos ke Babak 8 Besar Piala Indonesia

POJOKSATU.id, JAKARTA – Selain Persija Jakarta, Madura United juga memastikan lolos ke babak delapan besar Piala Indonesia.
Kepastian ini didapat setelah mereka menumbangkan Sriwijaya FC dengan skor 1-2.
Madura United membuka keunggulan di babak pertama. Mereka berhasil mengubah kedudukan lewat Rakic di menit ke-9 menjadi 0-1.
Hingga akhir babak pertama, skor ini tetap tak berubah. Madura unggul sementara.
Di babak kedua, Sriwijaya FC berhasil menyamakan kedudukan 1-1 lewat Adistya di menit ke-46.
Tak berapa lama, Madura kembali unggul. Gol yang dicetak Beto di menit ke-52, membuat kedudukan menjadi 1-2.
Skor tersebut tak berubah hingga pertandingan berakhir. Madura pun lolos ke babak selanjutnya dengan aggregat 1-7.
Saat ini, kuota delapan besar sudah terisi setengahnya. Ada PSM Makassar, Borneo FC serta Persija Jakarta dan Madura United.
(zul/pojoksatu)

Simak Jadwal Babak 16 Besar Piala Indonesia Hari Ini

POJOKSATU.id, JAKARTA – Leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia kembali bergulir hari ini.
Tercatat ada dua pertandingan, yakni PS Tira Persikabo vs Persija Jakarta dengan Madura United vs Sriwijaya FC.
Pertandingan PS Tira Persikabo vs Persija Jakarta dijadwalkan digelar sore ini pada pukul 15.00 WIB di Stadion Pakansari, Cibinong.
Jelang pertandingan, Pelatih PS TIRA, Rahmad Darmawan mengatakan jika laga ini sangat penting. Pasalnya, hasil leg pertama bisa jadi penentu siapa yang lolo ke babak selanjutnya.
Sama halnya PS Tira, Persija tentunya juga akan bermain maksimal. Mereka kini bisa kembali fokus setelah tersingkir dari Liga Champions Asia belum lama ini.
Sementara itu, laga Madura United vs Sriwijaya FC dijadwakan akan digelar malam hari, pukul 19.00 WIB.
Adapun pertandingan ini diselenggarakan di Stadion Ratu Pamelingan Pamekasan.
Jadwal leg 1 babak 16 besar Piala Indonesia, Minggu (17/2) :
15.00 – PS Tira Persikabo vs Persija Jakarta
19.00 – Madura United vs Sriwijaya FC
(zul/pojoksatu)

Bertamu ke PS Keluarga USU, Sriwijaya FC Hanya Butuh Hasil Imbang

POJOKSATU.id, MEDAN – PS Keluarga USU akan menjamu Sriwijaya FC pada leg kedua babak 32 besar Piala Indonesia, Kamis (7/2).
Pada pertandingan ini, PS Keluarga USU punya misi lebih berat dibanding lawan.
Untuk bisa lolos, mereka harus bisa menang dengan mencetak empat gol atau lebih tanpa kebobolan.
Pasalnya, pada leg pertama, mereka berhasil ditumbangkan Sriwijaya FC dengan skor telak 6-2.
Menanggapi hal ini, pelatih Keluarga USU, Amrustian mengaku realistis. Dia mengaku untuk membalikkan keadaan sangat berat. Berdasar itu, dia meminta kepada para pemainnya untuk tak memikirkan hasil. Dia hanya ingin para pemainnya tampil dengan permainan terbaik.
“Kami akan tetap bermain maksimal, walau semua tahu hasil di pertemuan pertama tim saya kalah telak. Namun, bermain di lapangan dan kandang sendiri, saya harap pemain bisa lebih berkembang. Selain itu, kami juga ingin tetap mempertahankan gaya khas anak Medan yang pantang menyerah dan terus berjuang selama 90 menit,” ucapnya.
Sebaliknya, punya modal besar, beban Sriwijaya FC lebih ringan. Mereka hanya butuh hasil imbang untuk memastikan tiket ke babak 16 besar.
Namun begitu, belum lama ini Pelatih Sriwijaya FC, Hartono Ruslan menegaskan, pihaknya tidak ingin terlena. Dirinya menginstruksikan anak asuhnya untuk tetap tampil normal yakni mengusung strategi menyerang.
“Saya tegaskan ke pemain untuk tetap main normal, menyerang, dan kami tetap ingin meraih kemenangan sempurna. Hasil di pertemuan pertama belum bisa menjadi jaminan, karena apapun bisa terjadi dalam suatu pertandingan,” tandasnya.
(jpc/pojoksatu)

Syahrian Abimanyu Galau Belum Dikontak Sriwijaya FC

POJOKSATU.id, PALEMBANG – Syahrian Abimanyu saat ini tengah galau dalam menentukan masa depannya.
Pasalnya, pemain yang karib disapa Abi itu masih menunggu komunikasi dengan manajemen Sriwijaya FC.
Rasiman, orang tua Abimanyu, menuturkan jika dalam klausul kerja sama disebutkan jika gelandang Timnas Indonesia U-19 itu ada opsi kontrak sampai dua tahun sejak direkrut pada awal 2018.
“Abi menunggu karena ada klausul (dalam kontrak) di tahun ke-2 berdasarkan performance. Sampai saat ini belum ada komunikasi dengan manajemen,” ungkap Rasiman, dilansir JPNN.
Diketahui, Abi menjadi tumpuan Sriwijaya FC di turnamen pramusim. Dia kerap memimpin lini tengah Sriwijaya FC.
Duetnya dengan Zulfiandi atau Adam Alis juga Konate Makan sempat membuat Yu Hyun Koo menjadi pemanas bangku cadangan.
Tapi, memasuki masa kompetisi, menit mainnya tergerus dengan putusan Coach Rahmad Darmawan yang mengedepankan pemain berpengalaman bersaing di kompetisi Liga 1.
Setelah musim cuci gudang di paruh musim dengan dilepasnya delapan pemain pilar diikuti keluarnya Coach Rahmad Darmawan, berlaku, dia juga kerap jadi tumpuan. Hanya, menit mainnya bersama Sriwijaya FC harus dibagi dengan timnas.
Kemampuannya mengorganisir lini tengah dibutuhkan Timnas U-19. Total, selusin bersama Sriwijaya FC dia turun delapan kali dengan total menit main 540 menit. Tapi masa depannya terkesan masih digantung karena manajemen belum ada komunikasi.
“Kami belum tau juga siapa person in charge di Sriwijaya FC saat ini. Kami memilih menunggu kejelasan di sini dulu baru berpikir skenario lainnya,” sambung Rasiman.
Sementara itu, Asisten Pelatih Sriwijaya FC Hartono Ruslan mengakui mengagumi kemampuan olah bola Abi.
Dikatakan, Abi termasuk pemain potensial di masa depan. “Abi termasuk pemain muda potensial. Saya melihat dia pantas dipertimbangkan untuk musim depan,” ucap Hartono.
(kmd/gsm/pojoksatu)