Striker

Jarang Dimainkan, Solskjaer Berharap Romelu Lukaku Jadi Supersub!

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Didatangkan dari Everton pada jendela transfer pemain musim panas 2017 lalu dengan harga tinggi, Romelu Lukaku mengalami musim yang pelik di Old Trafford.
Sempat moncer di musim debutnya, performa pemain internasional Belgia pun mulai inkonsistensi sehingga lebih banyak duduk di bangku cadangan saat Setan Merah masih ditukangi Jose Mourinho.
Namun kini, kehadiran sang manajer interim, Ole Gunnar Solskjaer kembali membangkitkan semangat dan motivasi Lukaku.
Manchester United vs Brighton, Ajang Balas Dendam untuk Lanjutkan Tren Kemenangan
Paul Pogba: Buffon Sekalipun akan Sebut David De Gea Kiper Terbaik!

Lukaku beberapa kali terlibat dalam Starting XI bahkan turut mempersembahkan kemenangan untuk timnya dengan menyumbang gol diberbagai ajang.
Solskjaer pun menilai tak ada keraguan dirinya untuk tidak mengoptimalkan peran Lulaku. Bahkan, ditegaskannya, Lukaku masih memiliki peran kunci untuk bermain di Manchester United meski baru memulai satu pertandingan di Liga Primer sejak Jose Mourinho dipecat sebagai manajer.
Namun, meski baru bermain selama hanya 74 menit dalam enam pertandingan liga primer di bawah besutan Solskjaer, Lukaku telah dilibatkan untuk kemenangan putaran ketiga Piala FA atas Reading.
Solskjaer memang lebih suka memasang Marcus Rashford, Jesse Lingard dan Anthony Martial, namun ditegaskannya, Lukaku tetap menjadi “bagian besar dari skuat”.
“Saya dulu salah satu dari empat striker ketika kami bermain dengan dua. Sekarang kami memiliki enam penyerang dan kami bermain dengan tiga,” sebutnya.
“Ada cukup banyak pertandingan. Ini tentang mengambil peluang Anda ketika Anda mendapatkannya. Tidak ada yang mencetak sebanyak Romelu dalam pelatihan,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Dibanding Siapapun, Mauro Icardi Striker Paling Sempurna

POJOKSATU.id, MILAN – Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti melayangkan pujian setinggi langit pada Mauro Icardi usai sang bomber mencetak gol indah Panenka dari titik putih.
Pemain internasional Argentina itu dengan penuh percaya diri menjebol gaawang Udinese dalam lanjutan Serie A pekan 16 dengan gaya Panenka, atau menendang bola dengan cara melambungkan ke tengah gawang.
Tak ayal, Spalletti pun memuji performa Icardi yang disebutnya sebagai penyerang sempurna. “Dengan performa seperti itu, kapten kami telah membuktikan sebagai penyerang sempurna dari segala aspek,” kata Spalletti seperti dikutip dari Sky Italia.
Sang allenatore melihat, performa Icardi sendiri cukup konsisten di beberapa pertandingan terakhir, bahkan tampil menjadi pembeda.
“Dalam dua pertandingan terakhir Icardi memperlihatkan kinerja luar biasa, bersedia bergerak ke belakang untuk menciptakan ruang yang bisa dimanfaatkan oleh rekan setimnya,” ucapnya.
Icardi sendiri mengaku siap memburu target bermain lagi di Liga Champions musim depan setelah tersingkir musim ini.
“Setelah pertandingan di Liga Champions, kami harus mengirimkan pesan pada semua orang. Kami kecewa tetapi masih bisa berbicara banyak di liga. Kekecewaan bisa dilupakan dengan meraih kemenangan dan bermain bagus,” tuturnya.
“Kami tahu, jika bermain bagus tim akan berada di jalur tepat untuk mewujudkan target kembali ke Liga Champions,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)