suksesor

Puas Atas Servisnya, PSG Tambah Durasi Kerja Angel di Maria

POJOKSATU.id, PARIS – Paris Saint-Germain menambah durasi kontrak gelandang penjelajah Angel Di Maria berdurasi dua musim ke depan atau hingga hingga 2021. Sebelum meneken kontrak baru tersebut, durasi kontrak Di Maria akan berakhir pada Juni 2019.
Les Parisiens rupanya cukup puas dengan performa penggawa Timnas Argentina itu sejauh musim ini dan di beberapa laga tampil menjadi pembeda.
Meski sempat dikabarkan akan hijrah ke klub lain, namun Di Maria rupanya semakin mantan untuk meneruskan kiprahnya di Parc des Princes.

#DiMaria2021
Read all about El Fideo's PSG contract extension https://t.co/WemST1YwbK pic.twitter.com/08n2dIkgGj
— Paris Saint-Germain (@PSG_English) October 31, 2018

Pemain berusia 30 tahun itu direkrut PSG dari Manchester United pada 2015 silam dan telah mencatatkan 150 penampilan di semua kompetisi.
Di Maria juga turut membantu tim ibu kota Prancis itu meraih empat gelar domestik di musim lalu. Sejauh musim ini, ia telah mengemas tujuh gol dan enam assists dari 15 penampilannya,
“Saya sangat senang untuk memperpanjang kontrak saya dengan Paris Saint-Germain,” kata Di Maria kepada laman resmi klub seperti dikutip dari Goal.
“Saya begitu menikmati tiga tahun saya di Paris di mana saya punya semua yang dibutuhkan untuk menampilkan permainan terbaik saya,” ucapnya.
“Setiap hari saya merasa terhormat dan termotivasi untuk menjadi bagian dari proyek  ambisius ini. Bersama rekan satu tim saya, kita akan meraih banyak hal hebat lainnya dan akan terus membantu PSG berkembang sebagai klub besar berskala internasional,” paparnya.
Di Maria pun optimistis musim ini PSG akan berbicara banyak di pentas Liga Champions setelah majal musim lalu.
“Bersama-sama, kita akan merasakan hal fantastis lainnya dan menembus sejumlah tantangan baru. Saya yakin bahwa yang terbaik masih akan terjadi,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Antonio Conte Digadang-gadang Jadi Suksesor Ideal Lopetegui

POJOKSATU.id, MADRID – Pelatih Real Madrid, Julen Lopetegui tengah dirumorkan menghadapi ancaman pemecatan menyusul performa tak mengesankan timnya sejauh ini.
Los Blancos tengah menghadapi situasi paceklik gol dalam empat laga terkini. Mereka juga menelan kekalahan dalam tiga pertandingan dari periode itu, termasuk kekalahan 1-0 dari Deportivo Alaves akhir pekan lalu.
Sejurus kondisi tersebut, mantan manajer Chelsea, Antonio Conte pun langsung terkoneksi dengan Santiago Bernabeu. Conte digadang sebagai suksesor mantan pelatih Timnas Spanyol itu.
Nasib Julen Lopetegui akan Ditentukan di Camp Nou!

Dikutip dari Goal, Real Madrid mempertimbangkan opsi untuk mendatangkan eks pelatih Juventus tersebut jika pada akhirnya terpaksa harus mendepak Lopetegui.
Namun, Los Blancos harus mencapai kesepakatan dengan Chelsea untuk melepaskan eks pelatih Italia itu dari kontraknya, yang baru akan berakhir musim panas depan.
Lopetegui sendiri digosipkan sedang berada dalam tekanan besar menyusul rentetan hasil buruk. Di bawah asuhannya, Madrid kalah dalam tiga laga dari empat laga terakhir dan tak mampu mencetak gol dalam periode tersebut.
Dikabarkan sejumlah media di Spanyol, pihak manajemen Real Madrid baru akan memutuskan nasib Lopetegui pada akhir Oktober, tepatnya setelah menghadapi Barcelona dalam laga El Clasico di Camp Nou.
(qur/pojoksatu)

Bukan Zidane, Arsene Wenger yang Pantas Gantikan Mourinho

POJOKSATU.id, LONDON – Legenda Arsenal, Paul Merson yang kini menekuni dunia pandit sepak bola menyarankan Manchester United memanggil Arsene Wenger untuk menggantikan peran Jose Mourinho.
Mourinho dengan dalam posisi pelik dan terancam dipecat menyusul penampilan United yang tak mengesankan sejauh ini.
Meski sosok Zinedine Zidane dipandang sebagai suksesor ideal sebagaimana yang berkembang saat ini, namun menurut Merson, Wenger adalah sosok yang tepat.

Menurut dia, Wenger adalah figur yang dibutuhkan MU agar bisa keluar dari situasi negatif dan untuk mengembalikan mereka ke jalur kemenangan.
“Serius, Wenger melatih United bukan ide terburuk di dunia. Anda mesti lihat apa yang dilakukan Wenger,” kata Merson kepada Sky Sports seperti dikutip dair Goal.
“Dengan bakat-bakat yang dipolesnya seiring waktu, Anda tidak perlu membeli pemain-pemain berharga 70 juta pounds dan 80 juta pound,” sebutnya.
“Ini bukan seruan buruk. Kadang kala Anda hanya membutuhkan start baru,” ujarya menandaskan.
Arsene Wenger mengakhiri lebih dari dua dekade kebersamaannya dengan Arsenal sebelum akhirnay memutuskan mundur tahun ini.
Di sisi lain, MU baru menyudahi catatan empat laga tanpa kemenangan dengan menundukkan Newcastle United 3-2 di Old Trafford, Sabtu (6/10/2018) meski hasil tersebut diyakini tak menjamin posisi Jose Mourinho aman.
(qur/pojoksatu)