supardi nasir

Kapten Persib Rasakan Duka Mendalam Atas Bencana Tsunami Selat Sunda

POJOKSATU.ID, BANDUNG – Bencana tsunami di Selat Sunda mengundang keprihatinan banyak pihak, termasuk dari Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir Bujang. Bek senior Maung Bandung itu menyampaikan belasungkawa atas musibah yang terjadi pada Sabtu (22/12/2018) itu.
Supardi merasakan duka yang mendalam. Apalagi, belum lama ini Indonesia juga telah berduka akibat bencana gempa dan tsunami yang menerjang Palu, Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah.
“Inna lillahi wainna ilaihi rajiun, saya mewakili tim Persib turut berduka cita atas bencana yang terjadi di wilayah Banten, Selat Sunda dan sekitarnya. Semoga saudara-saudara kita semua diberikan ketabahan dan kekuatan oleh Allah SWT,” ucap Supardi dikutip Pojoksatu.id dari situs resmi Persib.
BACA JUGA: 3 Hal yang Bisa Menggagalkan Liverpool Jadi Juara Musim Ini
Pemain nomor punggung 22 itu berharap tidak ada lagi korban bencana yang disinyalir akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau tersebut.
Supardi Nasir – Kapten Persib Bandung.(simamaung.com)
“Kita semua berharap tidak ada lagi tsunami susulan di sana. Semoga saudara-saudara kita diberikan kekuatan dalam menghadapi ujian ini. Semoga mereka senantiasa ada dalam lindungan Allah SWT,” kata Supardi.
Sebelumnya, bintang Arsenal, Mesut Ozil juga menyampaikan duka mendalam atas bencana tsunami Selat Sunda menggunakan Bahasa Indonesia.
BACA JUGA: Dikritik Gary Neville, Solskjaer: Dia Dibayar..!
“Saya berharap keluarga dari korban bencana alam ini dikuatkan dan bagi yang terluka semoga lekas pulih dan sehat kembali,” tulis Mesut Ozil di akun sosial media miliknya.
“Saya bersama para korban tsunami di Indonesia. Keluarga mereka dan semua yang terkena dampak, Tetap kuat!” imbuhnya.
(fat/pojoksatu)

Persib di Pekan 33, Supardi Nasir Kembali Menepi

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung akan melakoni laga tandang ke markas Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Sabtu (1/12/2018) sore WIB.
Namun, dalam pertandingan pekan ke-33 lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 nanti, Maung Bandung dipastikan tanpa sang kapten, Supardi Nasir.
Supardi dipastikan tidak akan masuk dalam line up Mario Gomez karena kondisinya yang tidak memungkinan akibat cedera yang dialaminya pada betis kanan.
Supardi yang terpaksa ditinggalkan di Bandung mengalami cedera saat diturunkan di laga sebelumnya kontra Perseru Serui.
“Sekarang kita sudah mempersiapkan, semua pemain lengkap, dan hanya Supardi yang tidak bisa ikut karena ada cedera di betisnya sehingga dia harus istirahat sampai game selanjutnya,” sebut Gomez seperti dikutip dari Simamaung.
Selain sang kapten, Persib juga akan kehilangan beberapa pemain lainnya, seperti Dedi Kusnandar dan sang kiper I Made Wirawan.
Dedi menepi karena sedang melakoni pemulihan atas cedera patah tulang vibula. Sedangkan I Made Wirawan terkena akumulasi kartu.
“Tapi pemain lain tidak masalah, kita lengkap, termasuk Febri yang juga akan kita bawa. Kita bawa 18 pemain ke sana,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Supardi Nasir Akan Pimpin Persib Bandung Hadapi Perseru

POJOKSATU.id, BANDUNG – Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez memberikan sinyalemen akan kembali memasang sang kapten, Supardi Nasir yang diparkir atas tudingan melakukan Match-Fixing di laga kontra PSMS Medan beberapa waktu lalu.
Persib Bandung bersiap akan melakoni laga lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan 32 menghadapi Perseru Serui dalam laga usirand i Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (23/11/2018) petang WIB.
Selain sang kapten, Gomez juga akan menurunkan Gozali Siregar dan Ardi Idrus, yang juga menjadi sasaran tudingan atas dugaan pengaturan skor tersebut.
Masalah Match-Fixing Clear, Persib Bandung Siap Mamprang Lagi
Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez (persib.co.id)
“Kami sudah memberikan istirahat pada beberapa pemain dan kini mereka siap untuk pertandingan berikutnya. Supardi, Ardi, Ghozali dan itu kami akan mencoba meraih kemenangan di laga berikutnya,” tutur Gomez seperti dikutip dari Simamaung.
Gomez tidak ingin Persib tergelincir lagi setelah kalah dua kali beruntun dari PSMS Medan dan PSIS Semarang.  Sang arsitek pun mematok finis di papan atas musim ini.
“Kami masih bisa memperoleh sembilan poin, mungkin akan sangat sulit untuk jadi juara, tapi kami akan terus coba, mungkin kalau tidak posisi pertama kami berusaha untuk posisi kedua,” tutur pelatih asal Argentina berusia 61 tahun itu.
Namun, Maung Bandung harus kehilangan beberapa pemain pilarnya, seperti Ezechiel N’Douassel dan Oh In-Kyun yang harus absen karena akumulasi kartu.
“Untuk posisi depan kita akan pikirkan lagi, saya masih perlu memikirkan lagi mungkin Ghozali di posisinya dan Atep di lini depan,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Persib Bandung: Tenang, Ini Bukan Akhir Segalanya!

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung menuai hasil minor usai dilumat Persebaya Surabaya di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar Bali, Sabtu (20/10/2018) malam WIB dengan skor telak 1-4.
Dengan kekalahan di pekan ke-26 Go-Jek Liga 1 2018 ini, skuat Maung Bandung pun gagal merebut puncak klasemen yang kini telah dikudeta PSM Makassar.
Meski begitu, sang kapten, Supardi Nasir Bajang tetap optimistis akhir musim akan kembali mililk timnya dan Persib masih berada di jalur yang benar untuk mengunci gelar juara Liga 1 musim ini.
“Banyak pelajaran yang kami petik dari pertandingan kemarin. Buat pemain semua, ini bukan akhir dari segalanya,” katanya.
“Semua akan tetap berjuang sampai pertandingan terakhir. Semua optimistis karena kita masih di jalur yang benar,” tegasnya.
Persib, yang kini terpaut dua poin di bawah PSM pun akan bersiap menjajal Juku Eja di laga berikutnya. Pertandingan itu sendiri menjadi momen skuat besutan Mario Gomez untuk kembali merebut posisi puncak.
“Pekan selanjutnya kami akan menghadapi Makassar, jika kami bisa kalahkan mereka kami bisa ke puncak lagi. Mudah-mudahan kami bisa petik hikmah dari pertandingan kemarin dan kami tidak mengulangi kesalahan yang sama,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Persib Akan Banding, Sang Kapten Berharap Hasil Lebih Adil

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung bersiap mengajukan banding atas putusan sanksi yang diberikan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI imbas tewasnya seorang suporter Persija, Haringga Sirla (23) yang dikeroyok oknum Bobotoh.
Terkait hal tersebut, kapten Persib, Supardi Nasir berharap timnya mendapat hasil yang lebih baik dari langkah banding tersebut.
“Kita sudah tahu hasil dari Komdis. Tapi, ini masih ada upaya banding dan kita nunggu hasil selanjutnya lalu bisa berkomentar,” kata Supardi seperti dikutip dari Goal.
“Saya harap para pemangku jabatan bisa lebih bijaksana lagi,” ujarnya menambahkan.
Lebih lanjut, Supardi menyatakan situasi tersebut sedikit banyak mempengaruhi kesiapan timnya untuk bertanding.
Meski tentunya, ia tetap optimistis dan percaya Persib bisa bertahan di puncak klasemen untuk merebut gelar juara akhir musim ini.
“Dampak pasti ada, pasti sangat merugikan kita apalagi dengan main di luar kandang. Percayalah, selama ini masih di wilayah Indonesia Insya Allah kita semua bisa bekerja dengan baik di tim. Tapi, itu bukan berarti kita tidak butuh bobotoh. Kita sangat membutuhkan (kehadiran) mereka,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)