supercopa italia

Juventus Juara Piala Super Italia, Kapten AC Milan Kuliti Kinerja Wasit

POJOKSATU.id, JEDDAH – AC Milan gagal merengkuh titel juara Piala Super Italia 2018 setelah takluk 0-1 dari Juventus di parta final di King Abdullah Sports City, Arab Saudi, Kamis (17/1) dini hari WIB.
Sundulan Cristiano Ronaldo di paruh kedua menit 61 membuyarkan asa Rossonerri meraih gelar tersebut musim ini.
Kapten AC Milan, Alessio Romagnoli menegaskan kekecewaan, namun ia lebih kecewa atas kinerja wasit Luca Banti yang memimpin jalannya pertandingan tersebut.
Piala Super Italia jadi Trofi ke-26 Cristiano Ronaldo
Bawa Juventus Juara Piala Super Italia 2018, Ronaldo: Ini Baru Awal!
Romagnoli menilai, sang wasit banyak mengambil keputusan yang merugikan timnya, dan di sisi lain menguntungkan tim lawan.
Romagnoli menyoroti keputusan Banti mengeluarkan kartu merah langsung untuk rekan setimnya, Franck Kessie di menit 72.
Padahal, Romagnoli menilai, apa yang dilakukan Kessie tidak pantas langsung diganjar kartu merah karena yang terjadi hanya sebuah kontak yang minimal.
Pasalnya, diakui dia, kehilangan seorang pemain cukup berdampak para performa timnya di pertandingan tersebut.
“Cara dia (Luca Banti) memberikan kartu tidak bisa karena kami mendapatkan kartu dan diusir dari lapangan pada setiap kontrak yang minimal,” ungkapnya seperti dikutip dari Milan TV.
Selain soal kartu merah Kessie, Romagnoli juga memertanyakan keputusan wasit yang mengganjarnya dengan kartu kuning hanya karena memprotes keputusannya.
“Jika saya sebagai kapten mendapat kartu karena protes, maka itu sungguh menjengkelkan,” tandasnya.
Selain itu, Romagnoli menilai, Milan pantas mendapat hadiah penalti karena Andrea Conti mendapat pelanggaran keras dari Emre Can di dalam kotak terlarang.
Namun, Banti tidak memberikan penalti. Bahkan, saat Romagnoli melakukan protes dan meminta VAR, sang wasit bergeming.
“Wasit mengatakan kepada saya jika itu bahkan tidak layak untuk dilihat lewat VAR. Tapi, saya yakin bahwa kita harus melihatnya kembali. Kami tahu kualitas kami dan kami bisa melakukan lebih baik lagi,” geram Romagnoli.
(qur/pojoksatu)

Piala Super Italia Jadi Trofi ke-26 Cristiano Ronaldo

POJOKSATU.id, JEDDAH – Cristiano Ronaldo menjadi pahlawan kemenangan Juventus setelah mencetak gol semata wayang di final Piala Super Italia 2018 atas AC Milan.
Ronaldo mencetak gol satu-satunya di laga yang digelar di King Abdullah Sports City, Arab Saudi, Kamis (17/1) dini hari WIB lewat sundulan.
Dikutip Pojoksatu.id dari laman Marca, gelar pertama Ronaldo bersama Juventus itu pun menjadi trofi ke-26 dari koleksi gelar yang telah menghiasi lemari pialanya.
Bawa Juventus Juara Piala Super Italia 2018, Ronaldo: Ini Baru Awal!
Peraih 5 Ballon d’Or itu sendiri setelah memenangkan segala selama di Real Madrid, pergi ke Juventus di musim panas dan mulai mengoleksi trofi.
Koleksi piala Ronaldo berasal dari Portugal, Inggris, Spanyol dan sekarang Italia. Semuanya dimulai dengan kemenangan Piala Super Portugal dengan Sporting CP pada usia 17 tahun.
Dia berada di bangku cadangan dalam kemenangan 5-1 melawan Leixoes hanya beberapa hari setelah debut dan itu adalah satu-satunya kemenangan gelar bersama klub pertamanya.
Di Old Trafford bersama Manchester United, ia mengumpulkan sembilan medali pemenang dengan tiga gelar Liga Premier, satu Piala FA, dua Piala Liga, satu Community Shield, satu Liga Champions, dan satu Piala Dunia Klub.
Setelah kampanye debut tanpa piala di Madrid, ia menebus waktu yang hilang sesudahnya. Ia mengklaim kemenangan LaLiga Santander dua kali, dua kemenangan Copa del Rey, dua Piala Super domestik, dua Piala Super Eropa, tiga Piala Klub Dunia dan yang terpenting, empat mahkota Liga Champions serta ia mengakhiri era emasnya di Estadio Santiago Bernabeu. disimpulkan dengan 15 trofi dan empat Ballon d’Ors.
Kini, di Italia bersama Juventus, ia telah mempersembahkan gelar juara pertama, dan tentunya berpeluang akan kembali menambah koleksi trofi lainnya musim ini.
Juventus berpeluang menyegel scudetto Serie A Italia musim ini dan masih berpeluang menjuarai Liga Champions musim ini.
(qur/pojoksatu)