tanggapan

Ditanya Soal Krisis Real Madrid, Reaksi Ronaldo di Luar Dugaan

POJOKSATU.id, TURIN – Megabintang Cristiano Ronaldo telah melakoni 100 hari kerja atau tiga bulan lebih bersama Juventus di musim ini.
Sejauh ini, performa CR7 bisa dibilang memuaskan. Meski belum masif dalam mencetak gol, namun perannya di lapangan sangat besar untuk membawa timnya memenangkan pertandingan.
Teranyar, Ronaldo menjadi biang bagi lahirnya gol semata wayang Paulo Dybala ke gawang Manchester United dalam lanjutan Liga Champions musim ini.
Reaksi Ronaldo Saat Ditanya Soal Tudingkan Pemerkosaan
Sudah Cukup, Cristiano Ronaldo Tak Ambisius Lagi Kejar Penghargaan Individu
Cristiano Ronaldo Ogah Bandingkan Juventus dengan Real Madrid
Umpan Ronaldo sukses dikonversi menjadi gol oleh penggawa Timnas Argentina itu untuk memenangi pertandingan.
Ronaldo sendiri mengaku sudah mulai menemukan ritme dan irama permainan bersama Juve di Serie A Italia. “Sangat bagus. Aku sangat senang berada di sini di klub ini. Aku masih beradaptasi dengan tim, ke liga, ke sepakbola Italia,” tuturnya seperti dikutip dari Diario AS.
Namun di sisi lain, mantan klubnya, Real Madrid tengah mengalami persoalan pelik setelah tampil inkonsistensi.
Los Blancos bahkan tampil minor di pentas domestik setelah menelan tiga kekalahan sejauh ini dari sembilan laga yang telah dilakoninya.
Saat diminta komentarnya soal kondisi Real Madrid, peraih 5 Ballon d’Or itu dengan tegas menolaknya, karena ingin menghargai eks klubnya tersebut.
“Ini bukan untuk saya berbicara tentang klub lain. Semua orang tahu sejarah yang saya miliki dengan Real Madrid,” tuturnya.
“jadi, ini bukan saat yang tepat untuk membicarakan hal itu. Bukan saya yang membicarakan masalah di sana,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)

Ditanya Soal Sanksi yang Diterima Arema FC, Begini Reaksi Persebaya

POJOKSATU.id, SURABAYA – Arema FC diganjar sanksi berat oleh Komdis PSSI sebagai imbas kericuhan di laga kontra Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (6/10/2018) petang WIB.
Dalam pertandingan lanjutan Go-jek Liga 1 2018 pekan ke-24 bertajuk derby super Jatim itu terjadi sejumlah insiden, mulai pengeroyokan seorang suporter Persebaya oleh oknum Aremania, hingga provokasi yang dilakukan dirigen Aremania, Yuli Supil terhadap pemain Bajul Ijo.
Terkait sanksi tersebut, Persebaya ogah menanggapi dan memilih menutup mulut rapat-rapat. Mereka menegaskan hukuman tersebut merupakan keputusan murni dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.
Arema FC Ogah Banding Meski Diganjar Sanksi Berat
Disanksi 10 Tahun tanpa Penonton pun Arema FC Siap, Asal …
“Kami tidak ingin mengomentari sanksi tersebut. Titik,” ungkap sekretaris tim Persebaya, Ram Surahman yang juga menjabat sebagai General Coordinator panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persebaya ini.
Sebelumnya, Komdis PSSI memberikan hukuman bertanding tanpa penonton pada sisa laga kandang di musim ini untuk Arema FC.
Arema FC Senasib dengan Persib Bandung, Bedanya …
Nasib Yuli Supil sebagai Dirigen Aremania, Tamat!
Selain itu, suporter Arema juga diharamkan mendampingi Singo Edan saat melakoni pertandingan away hingga Liga 1 2018 berakhir.
Hukuman tersebut adalah buah dari sejumlah pelanggaran pada pertandingan melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (6/10) lalu. Selain hukuman tanpa penonton, Arema FC juga didenda Rp 100 juta karena suporternya menyalakan flare dan melemparkan botol ke tengah lapangan.
(jpc/qur/pojoksatu)