tanguy ndombele

Selangkah Lagi Rekrut Ndombele, Spurs ‘Terpaksa’ Pecahkan Rekor Transfer

POJOKSATU.id, LONDON – Finalis Liga Champions musim lalu, Totenham Hotspur selangkah lagi meresmikan rekrutan anyar merea musim panas ini, Tanguy Ndombele. Spurs dikabarkan ‘terpaksa’ memecahkan rekor transfer klub demi mendapatkan Gelandang Lyon itu.
Media di Inggris melaporkan Spurs harus merogoh kocek hingga 75 juta poundsterling atau setara dengan Rp1,4 triliun untuk mendaratkan Ndombele ke Tottenham Hotspur Stadium.
Negosiasi transfer Ndombele sendiri berjalan alot. Awalnya, Spurs mengajukan tawaran 45 juta euro. Tapi ditolak mentah-mentah Lyon.
Presiden klub Jean-Michel Aulas menegaskan kepada peminat pemain andalannya itu, harus membawa penawaran pada kisaran 80 juta euro atau sekitar Rp1,2 triliun.
Dikutip dari Football London, Spurs kemudian datang dengan tawaran lebih tinggi yang akhirnya disetujui Lyon. Yaitu 62 juta pounds (Rp1,1 triliun) dan berpotensi naik menjadi 75 juta pounds tergantung pencapaian Ndombele bersama Spurs.
Angka tersebut akan mematahkan rekor pembelian termahal Spurs sebelumnya, ketika mendatangkan Davinson Sanchez dari Ajax pada 2017 lalu dengan biaya 42 juta pounds.
Ndombele kabarnya sudah mengunjungi kompleks pelatihan Spurs awal minggu ini dan bertemu petinggi klub London itu setelah mendapat izin dari Lyon.
Spurs tinggal membahas kontrak sebelum melakukan tes medis dan meresmikan perekrutan Tanguy Ndombele. Spurs diyakini akan memperkenalan pemain barunya itu pekan depan.
(fat/pojoksatu)

Tawaran Rp720 Miliar Terlalu Murah untuk Ndombele, Lyon Minta Segini

POJOKSATU.id, LYON – Presiden Lyon, Jean-Michel Aulas mengkonfirmasi bahwa klub Prancis itu telah menolak tawaran 45 juta euro (Rp720 miliar) untuk Tanguy Ndombele dari Tottenham Hotspur.
Runner-up Liga Champions adalah favorit untuk mendapatkan gelandang berusia 22 tahun ini tetapi mereka tidak memenuhi harga yang diminta Lyon.
Lyon telah kehilangan Ferland Mendy yang bergabung dengan Real Madrid dengan nilai 48 juta euro musim panas ini. Aulas menegaskan mereka tidak perlu menjual pemain lagi karena mereka aman secara finansial.
Sang presiden mendesak Tottenham untuk meningkatkan tawaran awal mereka untuk pemain internasional Prancis itu jika mereka ingin mendaratkannya di bursa transfer saat ini.
Kalaupun harus melepas Ndombele, Aulas meminta bayaran sekitar 80 juta euro atau setara dengan Rp1,2 triliun.
“Saya menunggu delapan hari lagi pada kisaran € 80 juta,” kata Aulas kepada media Prancis, RMC.
“Tottenham memberi kami tawaran pembuka senilai € 45 juta. Kemudian, kami meminta lebih banyak. Mereka harus meyakinkan saya dengan tawaran lebih tinggi. Kami juga tidak terburu-buru.”
“Tanguy (Ndombele) telah menunjukkan kualitasnya bersama tim nasional Prancis. Dia adalah salah satu pemain terbaik kami. Berapa nilainya? Saya tidak tahu, tetapi bukan cuma € 45 juta,” lanjutnya.
Awal pekan ini, Aulas mengatakan bahwa dia akan senang jika Ndombele tinggal setidaknya untuk satu musim lagi, tetapi mengatakan ada banyak tim yang mengincar pemain andalannya itu.
“Dia diincar oleh klub-klub besar dan ketika mereka datang [untuk pemain Anda], Anda harus mendengarkan.”
“Kami benar-benar membutuhkan proposal substansial untuk bergerak maju di masa depan Tanguy, yang pada akhirnya akan mengharuskannya untuk pergi.”
“Kita seharusnya tidak mengatakan itu [ada tenggat waktu], tetapi untuk alasan yang baik kita tidak perlu uang sampai 30 Juni untuk menyajikan akun kita.
“Jika dia ingin tinggal, aku akan bahagia.”
Tanguy Ndombele bergabung dengan Lyon dari Amiens dalam kesepakatan pinjaman awal yang dibuat permanen pada Juli 2018. Dia telah membuat 96 penampilan untuk klub di semua kompetisi dan mencetak empat gol.
(fat/pojoksatu)