timnas argentina

Majal di Timnas Argentina, Lionel Messi Disarankan Pindah ke Spanyol

POJOKSATU.id, MADRID – Lionel Messi kerap tampil majal setiap mengenakan jersey La Albiceleste. Untuk kesekian kalinya, Messi gagal membawa Timnas Argentina berjaya di Piala Dunia.
Tak ayal Messi pun kerap mendapat kritikan atas performa kurang impresifnya bersama timnas yang sangat kontras dengan superioritasnya saat bermain untuk Barcerlona.
Teranyar, legend Timnas Argentina, Diego Armando Maradona telah melayangkan kritikan cukup pedas buat peraih 5 Ballon d’Or itu.
Tampil Impresif, Lionel Messi Diganjar Pemain Terbaik LaLiga Edisi September
Selain tak juga mampu mempersembahkan trofi Piala Dunia, Messi dinilai tidak pantas menjadi pemimpin tim.
Mantan pelatih kebugaran Maradona, Fernando Signorini pun coba membela pemain berusia 31 tahun itu, dan berharap Messi bisa memperkuat Timnas Spanyil untuk meraih trofi Piala Dunia.
“Saya berharap dia pindah kewarganegaraan ke Spanyol dan dia bisa membela La Roja untuk menjadi juara dunia,” kata Signorini kepada Radio Villa Trinidad seperti dikutip dari Marca.
Namun begitu, Signorini tentu paham sarannya itu bukan hal yang gampang dilakukan Messi. “Mereka tentu akan mengatakan jika Messi telah menjual tanah airnya karena tidak ingin bermain dengan tim nasional,” sebutnya.
“Namun saat ini dia tidak harus kembali ke tim Argentina, atau dia harus kembali ke Newell’s Old Boys,” ujarnya.
“Saya pikir atmosfer sepakbola (Timnas Argentina) tidak pantas untuk Messi,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Mauro Icardi: Lionel Messi Adalah Roh La Albiceleste!

POJOKSATU.id, MILAN – Pemain internasional Argentina, Mauro Icardi menegaskan jika Timnas Argentina membutuhkan kehadiran sosok Lionel Messi menatap ajang Copa America 2019.
Menurut bomber Inter Milan itu, La Albiceleste tidak akan bisa berbuat apa-apa tanpa kehadiran sang superstar yang bermain untuk Barcelona tersebut.
“Messi harus kembali memperkuat timnas karena kami akan menghadapi agenda Copa America,” sebut Icardi seperti dikutip dari Goal.
Leo Messi sendiri sepertinya sudah kehilangan gairah bersama timnas setelah ia kembali gagal mempersembahkan trofi Piala Dunia 2018 Rusia. Tim Tango bahkan gagal menembus final di Piala Dunia edisi ke-21 itu.
Langkah Leo Messi dan kawan-kawan dihentikan Timnas Prancis yang membungkamnya di babak 16 besar dengan skor cukup ketat 3-4.
Messi bahkan telah memberikan sinyalemen mundur dari pentas internasional bersama timnas setelah memberitahu pelatih interim Argentina Lionel Scaloni bahwa dia menolak terlibat di ajang internasional untuk beberapa saat.
Namun banyak pihak di Argentina yang mengharapkan dirinya untuk tetap bersama Albiceleste mengingat mereka akan menghadapi ajang prestisius di Amerika Selatan, yakni Copa America.
(qur/pojoksatu)

Kasihan, Maradona Sarankan Lionel Messi Mundur dari Timnas

POJOKSATU.id, BUENOS AIRES – Legenda Timnas Argentina, Diego Armando Maradona menyarankan Lionel Messi untuk tidak kembali ke Timnas Argentina.
Maradona merasa kasihan dengan superstar Barcelona itu yang selalu menjadi sasaran kekecewaan publik negaranya jika La Albiceleste menuai hasil minor.
Lionel Messi sendiri telah absen di beberapa laga ujicoba Timnas Argentina pasca gelaran Piala Dunia 2018 Rusia termasuk dipastikan absen di pertandingan berikutnya menghadapi Irak dan Brasil.

Maradona, seorang pemenang Piala Dunia 1986, merasa Messi – pencetak gol terkemuka sepanjang masa Argentina – harus pensiun dari tugas internasional.
“Jangan datang lagi,” kata Maradona saat diwawancara media asal Argentina, Clarin seperti dikutip dari Omnisport.
“Timnas U-15 kalah dan itu kesalahan Messi. Pertandingan di Argentina menempatkan Racing melawan Boca dan Messi harus disalahkan. Itu selalu salahnya,” sebutnya.
“Karenanya, aku akan berkata, ‘jangan pergi lagi’. Mari kita lihat apakah mereka bisa menanganinya,” ujarnya.
Maradona menilai, Leo Messi tidak bisa disalahkan atas pencapaian kurang mengesankan Timnas Argentina, terutama di Piala Dunia 2018 Rusia.
“Dia tidak bisa disalahkan karena Argentina tidak menjadi juara dunia,” ucapnya.
“Oke, kami menaruh harapan besar padanya, tetapi ketika Anda pergi ke arena balap, Anda memiliki harapan bahwa kuda Anda akan menang dan berakhir di urutan kedelapan,” sebut Maradona. “Di Formula 1, Vettel memiliki mesin yang hebat tetapi Hamilton selalu menang,”
“Dia tidak bisa disalahkan untuk apa pun, bukan salahnya jika orang lain kehilangan gairah,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)