timnas chile

Pelatih Chile Akui Timnya Terlalu Sombong sebelum Laga Kontra Peru

POJOKSATU.id, PORTO ALEGRE – Chile tampil di Copa America 2019 dengan status juara bertahan dua edisi terakhir. Namun secara mengejutkan Arturo Vidal dkk takluk dari Peru di babak semifinal.
Chile pun gagal menjadi tim pertama yang memenangkan tiga gelar Copa America beruntun sejak Argentina melakukannya pada 1940-an. Akhirnya Chile harus puas berebut tempat ketiga dengan Argentina, Sabtu (6/7/2019) mendatang.
Sukses Peru mengalahkan Chile di Arena do Grêmio (Porto Alegre), Kamis (4/7/2019) pagi WIB, memang cukup mengejutkan. Maklum tim besutan Ricardo Gareca itu lolos dari penyisihan grup dengan status salah satu peringkat ketiga terbaik.
Bahkan pada laga pemungkas Grup A, mereka dibantai Brasil 0-5, tim yang akan dihadapi di Stadion Maracana, Minggu (7/7/2019) mendatang. Ini merupakan final pertama kali Peru sejak 1975.
Sebaliknya, Chile tampil impresif di penyisihan grup dengan mengalahkan Jepang dan Ekuador sebelum takluk 0-1 dari Uruguay ketika tiket perempat final sudah di tangan.
Alexis Sanchez dkk juga tampil cukup baik di perempat final dengan mengeleminasi Kolombia melalui adu penalti.
Tapi menghadapi Peru di semifinal, performa Chile seolah anti klimaks. Mereka diperdaya oleh rival lamanya, tiga gol tanpa balas.
Pada pertandingan pagi tadi, Edinson Flores membuka keunggulan Peru pada menit ke-21 dan Yoshimar Yotún menambah keunggulan pada menit ke-38 dengan tendangan ke gawang terbuka setelah kiper Chile Gabriel Arias meninggalkan area untuk mencoba menghentikan serangan balik.
Guerrero memastikan kemenangan timnya untuk menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Copa América di antara para pemain aktif dengan 13 gol.
Pemain Chile Eduardo Vargas bisa saja menyamai Guerrero ketika timnya dihadiahi tendangan penalti di detik-detik terakhir, tetapi ia memiliki tendangan lemah dari titik penalti yang diselamatkan oleh penjaga gawang Peru Pedro Gallese.

Usai pertandingan, pelatih Chile, Reinaldo Rueda mengakui anak asuhnya ceroboh bahkan terkesan sombong sebelum laga semifinal kontra Peru.
Pasalnya, Rueda mengaku tim besutannya masuk ke lapangan dan sudah memikirkan pertandingan final melawan Brasil.
“Kami memasuki pertandingan dan sudah memikirkan final dan itulah yang membuat kami membiarkan Peru mengejutkan kami,” kata pelatih Chile Reinaldo Rueda.
“Kami tidak menunjukkan sikap dan agresivitas seperti pada pertandingan sebelumnya,” lanjutnya.
Kekalahan Chile dari rival lama Peru akan menambah tekanan pada Rueda. Pelatih asal Kolombia yang telah dikritik sejak ia mengambil alih pasukan di awal tahun lalu.
Hasilnya juga akan menimbulkan pertanyaan lebih lanjut tentang apa yang disebut generasi emas, yang gagal lolos ke Piala Dunia 2018 di Rusia.
Para veteran kemenangan Chile baru-baru ini, termasuk Eduardo Vargas, Arturo Vidal dan Alexis Sánchez, tampil di bawah standar di Arena Grêmio di Porto Alegre.
(fat/pojoksatu)