timnas italia

3 Kesalahan Terbesar Marcello Lippi Sepanjang Kariernya

POJOKSATU.id, TURIN – Marcello Lippi buka-bukaan soal karier panjangnya sebagai sosok pelatih sejumlah klub-klub papan atas dunia.
Namun, dibalik karier gemilangnya, pelatih legendaris asal Italia itu ternyata mengaku telah melakukan tiga kesalahan besar dalam kariernya tersebut.
Padahal, Lippi adalah sosok pelatih dengan sederet prestasi gemilang. Ia pernah memenangkan semua gelar bersama Juventus.
Sosok yang kini berusia 70 tahun itu juga pernah membawa Timnas Italia mengangkap trofi Piala Dunia 2006. Lippi juga jadi pelatih pertama yang mampu menyandingkan gelar Liga Champions Eropa dan Asia.
Meski begitu, Lippi mengaku masih menyimpan penyesalan mendalam atas tiga kesalahan terbesar yang pernah diperbuat sepanjang kariernya.
“Dalam karier saya, saya memenangkan semua yang saya impikan bahkan lebih,” ucap Lippi Corriere dello Sport seperti dikutip dari Goal.
“Namun saya melakukan tiga kesalahan yang fatal. Saya salah karena mengundurkan diri dari timnas Italia usai menjuarai Piala Dunia 2006, dan (kesalahan kedua) saya seharusnya tidak kembali (Piala Dunia 2010),” tuturnya.
Pasalnya, diakui Lippi, di Piala Dunia 2010 yang diadakan di Afrika Selatan, ia mengaku terlampau jemawa dalam menentukan pilihan pemain yang disebutnya sebagai kesalahan ketiga.
“Akhirnya, saya terlambat sadar bahwa beberapa pemain sudah memberikan segalanya,” imbuhnya.
Penyesalan Lippi sepertinya tak berlebihan mengingat Gli Azzuri tampil majal di Piala Dunia edisi tersebut. Timnas Italia yang datang sebagai sang petahana tereliminasi secara mengenaskan setelah finis sebagai juru kunci grup di bawah Paraguay, Slowakia, dan Selandia Baru.
(qur/pojoksatu)

Gianluigi Buffon Diminta Kembali ke Timnas Italia!

POJOKSATU.id, ROMA – Gianluigi Buffon telah memutuskan gantung sepatu dari pentas internasional bersama Timnas Italia.
Namun, penggawa Gli Azzuri, marco Verratti yakin, Buffon yang kini memperkuat Paris Saing-Germain itu selalu tersedia untuk panggilan negaranya.
Verratti mengklaim, kiper legendaris itu siap menerima panggilan timnas Italia apabila memang dibutuhkan.
Verratti yang kini bermain bersama Buffon di Les Parisiens meyakini sang kiper akan selalu menyambut dengan tangan terbuka apabila dipanggil untuk memperkuat kembali timnas Italia.
Verratti pun mendukung penuh apabila Buffon kembali mengenakan jersey kebanggaan biru untuk memainkan beberapa laga internasional.
“Timnas Italia adalah rumahnya,” kata Verratti kepada Le Parisien seperti dikutip dari Goal.
“Saya yakin, jika Italia membutuhkan dia, dia akan selalu menjawabnya. Ketika kami berbicara tentang hal itu, dia memberitahu saya bahwa dia akan selalu siap untuk membantu tim,” ungkapnya.
Gianluigi Buffon memutuskan mundur dari Timnas Italia pada Mei lalu setelah Gli Azurri gagal mentas di Piala Dunia 2018 Rusia.
(qur/pojoksatu)