timnas u-22

26 Pemain Timnas U-22 yang Dibawa ke Tiongkok Diumumkan, Ini Daftarnya

POJOKSATU.id, JAKARTA – Timnas U-22 Indonesia akan berlaga di CFA Team China Chong Qing Three Gorges Bank Cup International Football Tournament 2019, di Tiongkok 9-15 Oktober mendatang.
Indra Sjafri pun memanggil sebanyak 26 pemain. Diantaranya, Egy Maulana Vikri, Witan Sulaiman dan Rachmat Irianto.
Dikutip dari laman resmi PSSI, Indra mencoret empat pemain yang sebelumnya mengikuti pemusatan latihan (TC) yaitu Muhammad Rifad Marasabessy, Septian Satria Bagaskara, Todd Rivaldo Alberth Ferre dan Osvaldo Haay.
“Kami mengerucutkan pemain untuk turnamen di Tiongkok. Semoga kami bisa berbicara banyak di ajang tersebut,” ujarnya.
Sebagai persiapan, pria yang membawa Indonesia juara Piala AFF U-19 tahun 2013 dan Piala AFF U-22 2019 itu sudah memperkuat taktik menyerang dan bertahan selama TC.
Di Negeri Panda, timnas Indonesia tidak ditargetkan juara. Tujuan mereka ke sana untuk melihat sejauh mana kemampuan tim untuk berlaga di SEA Games 2019.

Indra Sjafri Daftar 40 Pemain untuk SEA Games 2019, Ini Daftar Lengkapnya

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sebanyak 40 pemain didaftarkan PSSI untuk tampil di SEA Games 2019 yang dijadwalkan pada November mendatang di Filipina. Para pemain yang didaftar adalah pilihan pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri.
Daftar 40 nama ini telah didaftarkan PSSI melalui Komite Olimpiade Indonesia (KOI) pada Jumat (20/9) lalu. Nantinya, sesuai regulasi SEA Games 2019 hanya 20 pemain saja yang dapat bermain di ajang bergengsi antar negara Asia Tenggara tersebut.
BACA JUGA: Neuer Kalah Bersaing dari Ter Stegen, Presiden Bayern Malah Ancam Boikot Timnas Jerman
“Nama-nama yang kami pilih dalam daftar besar 40 ini adalah pemain yang sudah kami amati dan ketahui kualitasnya. Selain itu ada dari proses seleksi beberapa waktu lalu. Komposisi 35 pemain usia 22 tahun dan 5 pemain senior yang kami daftarkan,” kata pelatih Timnas U-22, Indra Sjafri, dikutip Pojoksatu.id dari laman PSSI.
Sesuai regulasi terbaru ajang SEA Games 2019, hanya dua pemain di atas 22 tahun atau pemain senior yang boleh masuk skuat utama. Sebelumnya, setiap tim bisa memiliki tiga pemain senior.
“Sebagai persiapan SEA Games kami akan memulai pemusatan latihan (TC) pada 1 Oktober ini. Pada TC ini kami akan melakoni uji coba internasional dengan mengikuti turnamen di China tanggal 9-13 Oktober mendatang. Kami akan melawan Arab Saudi, Yordania dan tuan rumah China,” tambahnya.
PSSI sendiri kembali membidik medali emas di SEA Games 2019, target yang sudah lama tak pernah terwujud.
BACAJUGA: Kalahkan Ou/Zhang, Fajar/Rian Susul Marcus/Kevin
Namun untuk memenuhi target itu, Indra Sjafri bersama stafnya dan tentu saja para pemain harus bekerja lebih keras dan persiapan yang maksimal.
Sebelum mengikuti SEA Games 2019, tahun ini Andy Setyo dan kawan-kawan telah berlaga di ajang Piala AFF U-22 dan Kualifikasi Piala AFC U-23.
Berikut 40 pemain yang didaftarkan untuk SEA Games 2019:
1. Awan Setho
2. Satria Tama
3. Muhammad Riyandi
4. Nadeo Argawinata
5. Rendy Oscario
6. Muhammad Rifad Marasabessy
7. Asnawi Mangkualam
8. Fredyan Wahyu
9. Nurhidayat
10. Bagas Adi
11. Andy Setyo
12. Dodi Alexvan
13. Samuel Christianson
14. Rachmat Irianto
15. Gian Zola
16. Muhammad Luthfi
17. Syahrian Abimanyu
18. Tegar Infantrie
19. Hanif Abdurrauf
20. Saddil Ramdani
21. Witan Sulaeman
22. Osvaldo Haay
23. Muhammad Hambali
24. Sani Rizki
25. Egy Maulana
26. Feby Eka
27. Septian Bagaskara
28. Muhammad Rafli
29. Firza Andika
30. Kadek Agung
31. Todd Rivaldo
32. David Rumakiek
33. Natanael Siringoringo
34. Muhammad Sidik
35. Irkham Zahrul
36. Hansamu Yama
37. Manahati Lestusen
38. Evan Dimas
39. Zulfiandi
40. Alberto Goncalves
 
(fat/pojoksatu)

Pawai Juara Timnas U-22 Sita Perhatian Warga

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pawai juara Timnas Indonesia U-22 pada Kamis (28/2) pagi ini berhasil menyita perhatian warga.
Diketahui, usia menjuarai Piala AFF U-22 dengan mengalahkan Thailand 2-1, Timnas U-22 tiba di tanah air Rabu (27/2) malam.
Pagi ini, mereka pun melakukan pawai juara. Para penggawa Garuda Muda menaiki bus terbuka atau bandros dan melewati sejumlah jalan utama di ibu kota.
Pawai juara Garuda Muda dimulai dari Hotel Sultan, SUGBK, Jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin, hingga Istana Negara.
“Alhamdulillah sesuai rencana pukul 08.00 WIB. Saya dan semua pihak minta maaf kalau menyebabkan kemacetan,” ujar Sesmenpora Gatot S Dewa Broto, di Hotel Sultan, Jakarta.
Uniknya, pawai itu tidak hanya dikawal oleh pihak kepolisian. Komunitas motor besar yang didominasi Harley Davidson juga turut mengawal iring-iringan tiga bus tersebut.
Tak ayal, pawai ini menarik perhatian warga. Banyak dari mereka yang menepi sebentar untuk mengabadikan momen langka itu melalui kamera ponsel mereka.
Bahkan ada beberapa masyarakat yang turut mengikuti iring-iringan dengan membawa bendera Merah Putih.
Para pemain dan ofisial Timnas U-22 kemudian diterima oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, di Istana Negara.
(jpc/pojoksatu)

Indra Sjafri : Kami Ingin Bawa Pulang Piala AFF

POJOKSATU.id, JAKARTA – Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand pada laga puncak Piala AFF U-22 2019.
Pertandingan tersebut akan digelar di Olympic Stadium, Phnom Penh, Selasa (26/2) malam WIB.
Diketahui, Indonesia lolos ke final setelah mengalahkan Vietnam 1-0, Minggu (24/2) kemarin.
Sebelumnya, Garuda Muda susah payah lolos dari fase grup dengan dua kali seri dan satu kali menang.
Kini, mereka pun berpeluang membawa pulang Piala AFF. Tentu, hal ini bukan hal mudah.
Marinus Wanewar dan kawan-kawan harus bertarung mati-matian demi merebut trofi pertama di Piala AFF U-22.
Akan tetapi, kemenangan atas Vietnam meningkatkan rasa percaya diri pasukan Indra Sjafri.
“Target pertama lolos grup. Grup B merupakan grup ketat. Lalu target kedua kami kemarin lolos ke final. Dan terakhir kami ingin bawa pulang Piala AFF,” ujar Indra Sjafri.
Harapan yang sama juga disampaikan Luthfi Kamal usai membawa Indonesia ke final berkat gol tunggalnya.
“Kami sudah bekerja keras dan pantas menang. Semoga di final nanti, kami bisa menjadi juara,” harapnya.
Perkiraan susunan pemain
Indonesia : Awan Setho; Asnawi Mangkualam, Andy Setyo, Bagas Adi Nugroho, Firza Andika; Hanif Sjahbandi, Gian Zola, M Raffi Syarahil; Witan Sulaeman, Osvaldo Haay; Marinus Wanewar.
Thailand : Korraphat Nareechan; Patcharapol Intanee, Saringkan Promsupa, Sarayut Sompim, Marco Ballini; Jaroensak Wonggorn, Tanpisit Kukalamo, Reungyos Janchaichit; Ritthidet Pensawat, Techin Muktarakosa, Korrawit Tasa.
(jpc/pojoksatu)

M. Rafli Tambah Daftar Cedera Pemain Timnas U-22

POJOKSATU.id, JAKARTA – M. Rafli harus beristirahat karena merasakan sakit di lututnya. Dengan ini, tercatat tiga pemain timnas u-22 yang cedera.
Sebelumnya, Hanif Sjahbandi dan Marinus Wanewar juga harus menepi karena cedera yang dialami.
Dilaporkan, Rafli sebenarnya sudah merasa sakit ketika melakukan internal game, Sabtu (2/2) lalu. Tapi, pemain Arema FC itu masih bisa ikut latihan. Baru Senin (4/2) kemarin ketika berlatih di Stadion Madya, dia sudah tak kuat menahan rasa sakit.
Saat ini, dipimpin langsung oleh Dokter Tim Syarief Alwi, ketiga pemain timnas u-22 ini terlihat hanya melakukan pemanasan kecil sementara rekan-rekannya serius berlatih taktikal.
Untungnya, Syarief menuturkan, cedera yang dialami ketiganya tidak parah. Malah ketiganya diizinkan untuk ikut latihan hari ini (5/2).
“Rafli mengalami benturan di lututnya. Hanif mengalami masalah pada pergelangan kaki kanannya karena latihan di lapangan sintesis. Kemudian Marinus kena sleding dan terjatuh,” ungkapnya.
Untuk meminimalisir resiko cedera, pihaknya pun menyiapkan sejumlah program khusus. Program tersebut juga pernah diterapkannya kepada Timnas Indonesia senior saat tampil pada Piala AFF tahun lalu.
“Melakukan fisio dan massage maintanance yang dilakukan hampir dua hari sekali. Siapa saja pemain yang merasakan kelainan, harus segera memberi tahu. Supaya kami cepat mengambil tindakan agar tidak berlanjut,” tegasnya.
Selain itu, pemberian nutrisi dan gizi serta menerapkan jam malam agar para pemain punya istirahat yang cukup jadi program lainnya. “Timbang badan juga perlu secara rutin. Kelebihan berat badan juga bisa bikin pemain rentan cedera,” pungkasnya.
(rid/jpc/pojoksatu)

Pencoretan Pemain Timnas U-22 Ditunda

POJOKSATU.id, JAKARTA – Indra Sjafri memutuskan untuk menunda pencoretan pemain Timnas U-22.
Hal ini lantaran sejumlah pemain yang diproyeksikan masuk batal bergabung.
Salah satunya, Saddil Ramdani. Dirinya tak dilepas oleh klubnya untuk berlaga di Piala AFF U-22 di Kamboja, pada 17-27 Februari mendatang.
Selain itu, Timnas U-22 Indonesia juga dikabarkan bakal kehilangan winger bintang seperti Egy Maulana Vikri dan Osvaldo Haay.
Nama terakhir masih fifty-fifty bergabung atau tidak karena sedang menjalani trial di Spanyol.
Karena itu, sang pelatih memutuskan untuk menunda rencana pencoretan.
“Indonesia kan banyak pemain. Lihat perkembangan minggu ini. Setelah uji coba atau Senin kami lihat, makanya habis ini kami akan diskusi dengan tim pelatih melihat situasi, setelah itu baru ambil keputusan,” ucap Indra.
Saat ini, di sektor winger hanya tersisa Rivaldo Ferre, Witan Sulaeman, Rifal Lastori, dan Billy Keraf. Sulit bagi Indra untuk memilih winger karena dalam sesi game internal terakhir, mereka semua tampil apik.
(dkk/jpnn/pojoksatu)

Timnas Indonesia U-22 Tak Diperkuat Dua Pemain Ini

POJOKSATU.id, JAKARTA – Timnas Indonesia U-22 dikabarkan dipastikan tidak akan diperkuat Egy Maulana Vikri dan Ezra Walian.
Hal ini diungkapkan Sekjen PSSI Ratu Tisha. Dikatakan pihaknya sudah menerima surat dari Lechia Gdansk dan RKC Waalwijk, klub yang menaungi kedua pemain tersebut.
Disebutkan, Egy sangat dibutuhkan klub Polandia Lechia Gdansk, sedangkan Ezra Walian oleh RKC Waalwijk.
Karena itu, keduanya tak bisa memenuhi panggilan timnas Indonesia, untuk Piala AFF U-22 2019.
PSSI sudah menerima surat balasan Lechia Gdansk dan RKC Waalwijk bahwa Egy dan Ezra tidak bisa dilepas ke timnas U-22. Dua pemain ini masih dibutuhkan klub mereka untuk berkompetisi,” kata Ratu Tisha, dilansir Goal.
Lebih lanjut, Ratu Tisha menuturkan pihaknya sudah membicarakan dengan Indra Safri soal ketidakhadiran dua pemain tersebut.
“Hal ini sudah kami komunikasikan dengan coach Indra. Beliau pasti sudah mempunyai opsi pemain lain bila kedua pemain ini tidak bisa bergabung,” ungkapnya.
Sementara itu, pemain lainnya yang juga membela klub luar negeri yakni Saddil Ramdani dikabarkan akan bergabung dengan timnas pada 2 Maret mendatang.
(zul/pojoksatu)

Perkuat Timnas U-22, Top Skor Liga 3 Ini Malah Minder

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sebanyak 33 pemain mengikuti latihan perdana timnas U-22 Indonesia mulai digelar di Lapanan ABC Senayan, Jakarta, Senin (7/1).
Salah satunya, striker Persik Kediri, Septian Satria Bagaskara. Dirinya mendapat kesempatan untuk ikuti pemusatan latihan Timnas U-22 Indonesia.
Septian dipanggil berkat torehan 21 golnya di ajang Liga 3 2018 yang membuatnya berhak atas glar top skor.
Dirinya bangga bisa menjadi bagian timnas U-22. Namun, ia pun mengaku canggung bersaing dengan pemain-pemain lainnya.
“Bangga saja bisa dipanggil timnas. Untuk target belum tahu, karena persaingannya juga berat,” ujarnya, dilansir JawaPos.
“Agak minder ya, karena saingannya dari Liga 1 dan Liga 2. Kalau (persaingan) di striker ketat. Jadi saya ikuti latihan saja bersungguh-sungguh,” tambahnya.
Selain menjadi top skor di Liga 3 2018, Septian juga membawa Persik promosi ke Liga 2 2019. Namun, Septian merasa gelar tersebut tak membawa perbedaan ketika di berada di timnas.
“Kalau pengaruh menurut saya sama saja, itu juga karena teman-teman di tim bermain bagus. Yang jelas selama di sini saya akan menuruti semua instruksi yang diinginkan pelatih. Saya juga memohon doa kepada keluarga serta suporter agar diberi kelancaran selama di Timnas U-22,” harapnya.
(jpc/pojoksatu)