timnas u-22 Indonesia

Egy Maulana Vikri Belum Gabung, Indra Sjafri: Tak Masalah!

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sebanyak 33 orang dari 38 pemain yang dipanggil  Timnas U-22 Indonesia telah bergabung untuk menjalani seleksi yang dipusatkan Stadion Madya, Senayan, Jakarta.
Banyak muka baru yang menghiasi skuat besutan Indra Sjafri tersebut, bahkan beberapa di antaranya adalah pemain daerah yang baru sekali mencicipi pengalaman seleksi untuk skuat Garuda.
Dari lima orang pemain yang belum bergabung salahsatunya adalah bintang muda Lechia Gdansk, Egy Maulana Vikri.
Begini Cara Pelatih Timnas U-22 Indonesia Seleksi Calon Pemainnya
Seleksi Timnas U-22 Indonesia, Demam Panggung Melanda!
Egy yang sudah mendapat kepercayaan untuk tampil di skuat utama klub asal Polandia itu belum menunjukkan batang hidungnya dalam skuat Indra Sjafri.
Dikutip Pojoksatu.id dari Goal, Egy masih belum bisa pulang ke tanah air karena jadwal kompetisi yang padat bersama timnya.
Namun demikian, sang pelatih, Indra tidak memersoalkan belum bergabungnya siswa jebolan Ragunan tersebut.
Lagipula, Indra memberikan sinyalemen jika pihaknya tidak perlu melakukan seleksi terhadap Egy dan para pemain yang belum bergabung itu, seperti Ezra Walian, Saddil Ramdani, Firza Andika, dan Osvaldo Haay.
“Tidak mungkin saya seleksi lagi mereka, saya sudah tahu (kapasitas) mereka,” sebut Indra.
Kendati begitu, ditegaskan Indra, tak serta merta mereka kemudian akan langsung masuk dalam skuat timnas untuk Piala AFF 2019 itu.
“Belum tentu juga kalau masuk skuat. Tapi ketimbang mereka harus memaksakan diri ke sini, lebih baik mereka pre season di klub,” sebut dia.
Karena itu, pihaknya terus melakukan komunikasi dengan pihak manajemen klub masing-masing pemain tersebut, termasuk untuk menanyakan kepastian kapan melepas mereka.
“Kami berkomunikasi baik dengan klub mereka kapan mereka harus datang, nanti akan kami tentukan. Sekarang kan mereka sedang pre season, dan saya tahu Saddil, saya tahu Egy, dan saya tahu Ezra,” sebut dia.
“Yang diseleksi itu kan yang saya tidak tahu. Silakan mereka dengan nyaman di sana (klub) untuk melakukan persiapan untuk kondisi fisik yang lebih baik di sana,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Begini Cara Pelatih Timnas U-22 Indonesia Seleksi Calon Pemainnya

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sebanyak 33 orang dari 38 pemain yang dipanggil  Timnas U-22 Indonesia telah bergabung untuk menjalani seleksi yang dipusatkan Stadion Madya, Senayan, Jakarta.
Banyak muka baru yang menghiasi skuat besutan Indra Sjafri tersebut, bahkan beberapa di antaranya adalah pemain daerah yang baru sekali mencicipi pengalaman seleksi untuk skuat Garuda.
Sang pelatih, Indra Sjafri pun menegaskan ia dan tim kepelatihan tak ingin gegabah dalam memilih pemain yang nantinya akan memperkuat Merah-Putih di ajang Piala AFF 2019.
Seleksi Timnas U-22 Indonesia, Demam Panggung Melanda!
Indra Sjafri – Pelatih Timnas U-22 Indonesia (antara)
Karena itu, sejumlah materi tes telah disiapkan untuk diikuti seluruh pemain yang dipanggil tanpa terkecuali, dan yang terbaiklah ditegaskan Indra yang akan bersamanya ke depan.
“Tentu mereka yang kami pilih adalah yang terbaik, dan kami hadirkan mereka di sini karena saya yakin mereka adalah yang terbaik. Dari yang terbaik ini kami pilih yang paling baik,” tuturnya.
Eks pelatih Bali United pun menyebutkan tes yang harus dijalani para pemain meliputi tes berkaitan dengan aspek teknis dan non teknis.
“Selain ada pengamatan teknis, kami juga akan melakukan tes kesehatan. Kedua, mereka juga akan menjalani psikotes, tes intelegensi. Selain itu juga ada tes fisio,” terang Indra.
Para pemain yang tidak bisa memanfaatkan seleksi selama sepekan ini dipastikan bakal tersisih. Indra juga masih mengantongi nama lain di luar 38 pemain yang masuk daftar seleksi tahap awal.
“Tanggal 12 akan ada degradasi alias pemulangan pemain. Meski begitu, ada juga pemain baru yang akan kami panggil,” imbuhnya.
(jpc/qur/pojoksatu)

Seleksi Timnas U-22 Indonesia, Demam Panggung Melanda!

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sebanyak 33 orang dari 38 pemain yang dipanggil  Timnas U-22 Indonesia telah bergabung untuk menjalani seleksi yang dipusatkan Stadion Madya, Senayan, Jakarta.
Banyak muka baru yang menghiasi skuat besutan Indra Sjafri tersebut, bahkan beberapa di antaranya adalah pemain daerah yang baru sekali mencicipi pengalaman seleksi untuk skuat Garuda.
Tak ayal, situasi tegang dan canggung alias demam panggung tampak kentara terlihat dalam proses latihan perdama tersebut, sehingga banyak dari mereka belum bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Striker Persik Kediri, Septian Satria Bagaskara menjadi salahsatu pemain yang mengaku demam panggung. Top skor di Liga 3 2018 itu mengaku masih kesulitan adaptasi karena baru pertama kali seleksi untuk tim nasional.
“Agak minder ya, karena saingannya dari Liga 1 dan Liga 2. Kalau (persaingan) di striker ketat. Jadi saya ikuti latihan saja bersungguh-sungguh,” sebutnya.
Pelatih kiper Timnas U-22 Indonesia, Hendro Kartiko tidak menampik situasi demam panggung yang melanda suasana latihan tersebut.
“Mereka yang sudah pernah memiliki jam terbang pasti lebih menikmati latihan. Namun, terlihat yang baru tampak masih segan. Saya melihatnya sebagai hal yang wajar karena ini adalah tim nasional,” sebut dia.
Pihaknya pun menyarankan agar para pemain bisa tampil lepas. Sebab Indra Sjafri selaku pelatih utama akan menilai segalanya di masa seleksi ini.
“Coach Indra memiliki disiplin yang tinggi. Ia ingin filosofi permainan miliknya benar-benar diterapkan di dalam tim ini,” terang Hendro.
“Kalau saya di sini untuk membantu meningkatkan performa kiper agar bisa sesuai dengan filosofi,” imbuhnya.
(jpc/qur/pojoksatu)

Timnas U-22 Indonesia Panggil Pemain, Banyak Muka Baru!

POJOKSATU.id, JAKARTA – Timnas U-22 Indonesia memanggil sebanyak 38 pemain untuk tergabung dalam skuat jelang pemusatan latihan yang akan mulai digelar pada 7 Januari mendatang.
Dari nama-nama pemain yang dipanggil tersebut, banyak diisi muka baru, alias bukan alumni Timnas U-19 Indonesia.
Misalnya sosok kiper yang merupakan wajah baru di skuat Garuda, yakni kiper PSM Makassar, Hilman Syah, termasuk dua pemain belakang Dallen Ramadhan dan Fredyan Wahyu.
Sementara di sektor tengah dan lini depan, nama seperti Sani Riski Fauzi, Septian Satria dan Kadek Agung belum begitu familiar di telinga pecinta sepak bola tanah air khususnya timnas.
Kendati begitu, sejumlah muka lama atau langganan timnas masih tetap dipercaya, sebut saja bintang muda Lechia Gdansk, Egy Maulana Vikri, Osvaldo Haay, Saddil Ramdani dan sang kiper Awan Setho.
Namun begitu, Pelatih Timnas U-22 Indonesia, Indra Sjafri menegaskan, dari semua pemain yang dipanggil itu akan mengerut pada kebutuhan tim sebagai skuat untuk dilibatkan di Piala AFF 2019 mendatang.
Para pemain yang dipanggil tersebut, sebut dia, adalah mereka yang sudah memiliki jam terbang alias pengalaman di pentas Liga 1, Liga 2, dan Liga 3, termasuk pemain yang berkiprah di kompetisi luar negeri.
“Kami panggil, kami ingin lihat kualitasnya. Kami ingin coba sebelum menentukan siapa yang akan ada di tim inti nantinya,” ucapnya.
Berikut daftar 38 pemain termasuk kiper yang telah dipanggil Timnas U-22 Indonesia untuk mengikuti pemusatan latihan:
Kiper:

Hilman Syah, PSM Makassar
Awan Setho, Bhayangkara
Satria Tama, Madura United
M Riyandi, Barito

Bek:

Nurhidayat, Bhayangkara
Rachmat Irianto, Persebaya
Bagas Adi, Arema FC
Dallen Ramadhan, Bali United
Dandi Maulana, Barito
Andi Setyo, PS TIRA
Fredyan Wahyu, PSMS Medan
Indra Mustafa, Persib
Firza Andika, PSMS Medan
Samuel Christianson, Sriwijaya FC

Tengah/Gelandang:

Asnawi Mangkualam, PSM Makassar
Hanif Sjahbandi, Arema FC
Wahyudi Hamisi, Borneo FC
Rafi Syaharil, Barito
Todd Rivaldo, Persipura
Gian Zola, Persela Lamongan
Saddil Ramdani, Persela Lamongan
Sani Riski Fauzi, Bhayangkara
M Luthfi Kamal, Mitra Kukar
Witan Sulaiman, SKO Ragunan
Egy Maulana Vikri, Lechia Gdansk
Osvaldo Haay, Persebaya

Depan/Striker:

Dimas Drajad, PS Tira
Ezra Walian, RKC Waalwijk
Septian Satria Bagaskara, Persik Kediri
Rifal Lastori, PSS Sleman
Anan Lestaluhu, Persija Jakarta
Kadek Agung, Bali United
M Rafli, Arema FC
Marinus Wanewar, Bhayangkara
Billy Keraf, Borneo FC
Yoga Pratama, PSIM Yogyakarta
Beni Oktaviansyah, Kalteng Putra FC
Dalmiansyah Matutu, Arema FC

(jpnn/qur/pojoksatu)