tite

Usai Copa America 2019, Tite Mundur dari Pelatih Brasil?

POJOKSATU.id, RIO DE JANEIRO – Timnas Brasil semakin dekat dengan gelar utama pertama sejak 2007. Tim besutan Tite akan tampil di final Copa America 2019 melawan Peru, di Stadion Maracana, Rio De Janeiro, Senin (8/7/2019) dini hari WIB.
Namun jelang laga krusial itu, rumor panas berhembus dari ruang ganti Brasil. Sang pelatih dikabarkan akan mundur usai kompetisi sepakbola terakbar di Amerika Latin itu.
Tite, yang menggantikan Dunga pada 2016, ditanya tiga kali tentang rencananya pada hari Sabtu dan tiga kali pula ia menolak mengomentari rumor tersebut.
“Saya memiliki kontrak sampai setelah Piala Dunia 2022,” jawaban diplomatis pelatih berusia 58 tahun itu, dikutip dari Reuters.
Namun sejumlah media yang meliput Copa America 2019 menyebut Tite merasa tidak nyaman dengan ‘kekacauan’ dalam jajaran staf pelatih yang membantunya dalam menjalankan tugas.
Dua kolaborator terdekatnya menuju Eropa. Edu Gaspar ke Arsenal sebagai direktur olahraga dan Sylvinho melatih mantan klubnya, Lyon.
Kepergian dua staf bereputasi tinggi, bersama analis taktik, Fernando Lazaro, menguatkan rumor jika pelatih kepala Timnas Brasil juga akan mundur.
Mantan pelatih Korintus itu mengumpulkan timnya sendiri ketika ia mengambil alih kursi pelatih, tak lama setelah Copa America 2016.
Di tangan Tite, permainan Brasil jauh lebih baik. Lolos dari kualifikasi Piala Dunia Rusia 2018, Brasil memenangkan sembilan pertandingan berturut-turut dan juara grup kualifikasi Amerika Selatan.
Brasil tersingkir dari turnamen di babak perempat final oleh Belgia, dan itu menjadi kekalahan kedua Brasil selama dipimpin Tite.
Kini spekulasi kian menguat akan perpisahan Brasil dan Tite meski mereka memenangkan trofi di Maracana Senin dini hari nanti.
(fat/pojoksatu)