Tottenham Hotspur

Gol Tunggal Harry Kane Antar Tottenham ke Delapan Besar

POJOKSATU.id, JAKARTA – Tottentaham Hotspur berhasil mengamankan tiket delapan besar Liga Champions.
Kepastian ini didapat setelah mereka menumbangkan Dortmund di kandang dengan skor tipis 0-1.
Dengan ini, Tottenham maju dengan aggregat 0-4. Sebab, di leg pertama mereka menang 0-3.
Karenanya, meski leg kedua berakhir imbang 0-0, Tottenham tetap berhak maju.
Namun tidak begitu kenyataannya. Bermain di kandang lawan, Pochettino menyadari hal tersebut terlalu beresiko.
Alhasil mereka pun bisa memaksimalkan peluang yang ada. Harry Kane, menjadi pahlawan The Lily White.
Gol yang ia cetak di menit ke-48, membawa Tottenham ke babak delapan besar.
Sementara itu, meski unggul penguasaan bola serta tendangan dan tendangan tepat sasaran, sayangnya Dortmund tak bisa memaksimalkan upaya mereka menjadi gol.
(zul/pojoksatu)

Hasil Pertandingan Liga Premier Inggris Sabtu (2/3) : Duo Manchester Menang

POJOKSATU.id, JAKARTA – Liga Premier Inggris kembali bergulir. Pada pekan ke-29, ada sejumlah pertandingan yang digelar pada Sabtu (2/3) malam.
Hasilnya, duo Manchester berhasil meraih kemenangan. Manchester City menang tipis atas Bournemouth 0-1.
Karena itu, mereka kini ada di puncak klasemen sementara unggul dua poin dari Liverpool.
Sedangkan Manchester United menang 3-2 atas Southampton. Dengan hasil ini, Setan Merah naik ke posisi keempat.
Mereka menyalip Arsenal yang hanya bermain imbang dengan Tottenham Hotspur 1-1.
Selain itu, Crystal Palace dan Wolverhampton juga berhasil meraiih kemenangan pada pekan ini.
Berikut hasil pertandingan Liga Premier, Sabtu (2/3) :
Sabtu, 2 Maret 2019
Tottenham Hotspur 1 vs 1 Arsenal
AFC Bournemouth 0 vs 1 Manchester City
Brighton & Hove Albion 1 vs 0 Huddersfield
Burnley 1 vs 3 Crystal Palace
Manchester United 3 vs 2 Southampton
Wolverhampton Wanderers 2 vs 0 Cardiff
Minggu, 3 Maret 2019
West Ham United 2 vs 0 Newcastle United
(zul/pojoksatu)

Buntut Ribut dengan Wasit, Mauricio Pochettino Didakwa FA

POJOKSATU.id, INGGRIS – Manajer Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino didakwa oleh Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) karena diduga melakukan tindakan yang tidak patut menyusul kekalahan 2-1 atas Burnley.
Pelatih asal Argentina itu diduga melakukan protes atas keputusan wasit Mike Dean menghadiahi sepak pojok, yang berujung gol pembuka Chris Wood.
Dilansir BBC, FA menyatakan : “Mauricio Pochettino telah didakwa dengan dua pelanggaran FA Rule E3 setelah pertandingan melawan Burnley pada Sabtu (23/2) lalu.
“Diduga bahasa dan / atau perilaku manajer Tottenham di akhir pertandingan – baik di lapangan maupun di dalam atau di sekitar area terowongan – merupakan perilaku yang tidak pantas.
“Dia punya waktu sampai pukul 6 sore pada 28 Februari 2019 untuk menanggapi dakwaan itu.”
Sementara itu, Pochettino mengaku dirinya melewati batas dan meminta maaf kepada Dean.
Pochettino menuturkan, dirinya tidak akan menentang tindakan disipliner apa pun yang diajukan terhadapnya.
“Saya akan menerima semua yang bisa terjadi dari FA tetapi saya berharap mereka tidak akan melangkah lebih jauh.”
Untuk diketahui, wasit Dean kini telah dialihkan dari tugas sebagai wasit keempat dalam pertandingan Tottenham kontra Chelsea tengah pekan ini untuk menghindari potensi konflik lebih lanjut dengan Pochettino.
(zul/pojoksatu)

Kembali Berlatih, Harry Kane Siap Diturunkan Kontra Burnley

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kambar gembira bagi penggemar Tottenham Hotspur. Pemain andalan Harry Kane sudah kembali berlatih.
Dilansir BBC, dengan ini, ia dikabarkan siap diturunkan saat kontra Burnley di Liga Premier pada Sabtu waktu setempat.
Kembalinya Kane tentu memberikan semangat lebih pada pasukan Lily White.
Pasalnya, kapten timnas Inggris ini adalah pencetak gol terbanyak Spurs musim ini dengan 20 gol di semua kompetisi.
Sebagaimana diketahui, Harry Kane absen karena mengalami cedera pada pergelangan kaki saat kalah oleh Manchester United pada 13 Januari.
Awalnya, ia diperkirakan tidak akan bisa bermain sampai awal Maret.
Meski ‘kehilangan’ Kane, Spurs mendapat hasil cukup positif pada pertandingan yang dilaluinya. Termasuk di Liga Champions dengan mengalahkan Borussia Dortmund 3-0.
Saat ini, di klasemen Liga Premier Inggris, Tottenham Hotspur berada di urutan ketiga. Mereka berjarak lima poin dari Manchester City dan Liverpool.
(zul/pojoksatu)

Nilai Spurs Layak Menang, Jadon Sancho Tetap Optimis

POJOKSATU.id, INGGRIS – Tottenham Hotspur melumat tamunya, Dortmund 3-0 pada laga leg pertama 16 besar Liga Champions, Kamis (14/2) dini hari WIB.
Sempat imbang di babak pertama, di babak kedua Spurs menghajar Dortmund lewat gol yang dicetak Son Heung-Min di menit ke-47.
Dua gol lainnya dicetak Jan Vertonghen dan Fernando Llorente di menit ke-83 dan 86.
Usai pertandingan, Jadon Sancho mengaku tidak bisa berkata-kata. Ia menilai jika Spurs layak menang.
“Saya tidak bisa bilang apa-apa, mereka (Spurs) pantas untuk menang. Kami kehilangan fokus,” kata Sancho dilansir Goal.
Tidak hanya itu, ia juga memuji Son Heung-Min serta mengungkap keyakinannya jika Dortmund bisa membalas di babak kedua.
“Son adalah pemain bagus namun mudah-mudahan kami bisa mengendalikan dia dengan lebih baik di leg kedua. Kami akan menatap leg kedua dengan percaya kami bisa mencetak gol,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Pulang ke Kampung Halaman, Jadon Sancho Siap Hadapi Tottenham

POJOKSATU.id, JERMAN – Jadon Sancho bakal pulang ke kampung halamannya, Inggris, Kamis (14/2) dini hari WIB.
Namun, kepulangannya kali ini untuk bertanding bersama tim Bundesliga Dortmund melawan Tottenham Hotspur di Wembley.
Ini menjadi laga perdana Sancho di tanah Inggris, setelah meninggalkan Manchester City dan bergabung dengan Dortmund.
Pemain berusia 18 tahun itu mengaku senang bisa kembali bermain di Inggris, di depan keluarga serta teman-temannya.
“Kembali ke Wembley hanya akan menjadi perasaan yang menyenangkan karena itu adalah stadion rumah Inggris dan bermain di sana di depan keluarga saya dan teman-teman saya, mereka hanya akan sangat kagum dan sangat bangga dengan saya, saya pikir,” katanya dikutip Pojoksatu dari Tribal Football.
“Saya tidak pernah benar-benar merasakan tekanan ketika saya dulu bermain di Inggris. Itu adalah rumah bagi saya. Saya akan senang bermain di depan kampung halaman saya,” sambungnya.
Sancho mengaku, timnya punya catatan buruk saat lawan Tottenham. Namun, ia meyakini kali ini berbeda.
Terlebih, Tottenham kini kehilangan pemain andalan mereka. Dikatakan, Dortmund akan memanfaatkan hal tersebut.
“Terakhir kali kami kalah melawan Tottenham di Wembley, tetapi saya pikir kami membaik musim ini. Ini mungkin sedikit lebih sulit bagi mereka saat ini. Beberapa pemain bagus hilang, kami mencoba mengambil keuntungan dari itu,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Tersingkir dari Piala FA, Pochettino Tak Terlalu Menyesal

POJOKSATU.id, INGGRIS – Tottenham Hotspur kalah 0-2 dari Crystal Palace pada putaran keempat Piala FA, Minggu (27/1) dini hari.
Hasil ini membuat Tottenham tersingkir dari Piala FA. Menanggapi hal ini, sang pelatih, Maurichio Pochettino mengaku tidak terlalu menyesal.
Sebab, Pochettino menuturkan, memenangi trofi hanya akan menimbulkan ego di dalam diri para pemain.
Tidak dapat dipungkiri, pekan kemarin menjadi momen buruk bagi Tottenham. Pasalnya tim tersebut mengalami dua kali kegagalan dalam melanjutkan langkahnya meraih trofi kemenangan.
Kegagalan pertama didapat Tottenham saat menjalani babak semifinal Piala Liga Inggris (Carabao Cup), Jumat (25/1). Mereka tak bisa melaju ke final usai kalah adu penalti melawan Chelsea.
Kegagalan kembali menghantui The Lily Whites di ajang Piala FA. Tandang ke markas Crystal Palace, Tottenham keok dua gol tanpa balas.
Lebih lanjut, Pochettino berharap anak didiknya move on untuk fokus menatap pertandingan berikutnya.
“Kami kembali berdebat apakah trofi dapat membawa klub ke level selanjutnya atau tidak. Saya tidak setuju dengan itu. Hal tersebut justru akan membangun ego,” jelasnya sebagaimana dikutip dari Sky Sports.
“Tentu saja saya kecewa karena setelah menjalani dua kompetisi, laga Carabao dan Piala FA, kami gagal menang. Tapi Anda tidak akan bisa merasakan perbedaan tanpa kekecewaan,” tandasnya.
(jpc/pojoksatu)

Fulham Vs Tottenham Hotspur: Kemenangan untuk Tim Tamu

POJOKSATU.id, INGGRIS – Tottenham Hotspur sukses meraih poin penuh saat bertamu ke kandang Fulham di laga pekan ke-23 Liga Inggris.
Fulham memimpin di babak pertama lewat gol bunuh diri yang ciptakan Fernando Llorente di menit ke-17.
Dirinya salah mengantisipasi bola tendangan sudut Fulham yang justru menjebol gawang Hugo Lloris.
Meski tak turun dengan kekuatan terbaiknya, Tottenham bukan lawan mudah bagi Fulham.
Akhirnya, The Lili White bisa menyamakan kedudukan 1-1 di babak kedua lewat gol yang diciptakan Dele Alli di menit ke-51.
Dan, Harry Winks menjadi pahlawan bagi Tottenham. Gol yang diciptakannya jelang menit akhir, mengubah papan skor menjadi 1-2.
Hasil ini membuat Tottenham ada di posisi ketiga klasemen dengan 51 poin, menempel Manchester City di posisi kedua dengan 56 poin.
Sedangkan Fulham, harus puas berada di posisi ke 19 dengan 14 poin. Hal ini tentunya membuat Fulham harus bekerja ekstra keras agar tidak terdegradasi.
Klasemen Liga Inggris pekan ke-23:
Klasemen Liga Inggris pekan ke-23.
(zul/pojoksatu)

Gilas Bournemouth, Tottenham Hotspur Salip Man City

POJOKSATU.id, LONDON – Tottenham Hotspur menghujani tamunya, Bournemouth dengan lima gol tanpa balas dalam Boxing Day lanjutan Liga Primer Inggris pekan 19, di Wembley Stadion, Rabu (26/12/2018) malam WIB.
Pemainasal Korea Selatan, Son Heung-Min mencatatkan namanya di papan skor dua kali di menit 23 dan menit 70.
Sedangkan tiga gol lainnya didonasi Eriksen di menit 16, Lucas Moura menit 35, dan sang bomber, Harry Kane di menit 61.
Bantai Newcastle United, Liverpool Bergeming di Puncak Klasemen

Dengan hasil impresif ini, skuat besutan Mauricio Pochettino sukses menyalip Manchester City di urutan kedua setelah The Citizens secara mengejutkan tumbang di tangan Leicester City dengan skor tipis 1-2.
Spurs kini mengemas 45 poin atau terpaut jarak enam angka dari Liverpool yang makin kokoh di puncak klasemen usai menghajar Newcastle United dengan skor telak 4-0.
Sementara bagi Bournemouth, kekalahan kesembilan mereka sejauh musim ini membuat peringkatnya bergeming di urutan sebelas dengan raihan 26 poin.
Tampil dihadapan publik sendiri, The Lilywhite memang terlalu perkasa bagi tamunya kali ini. Harry Kane dan kawan-kawan tampil mendominasi di sepanjang laga.
Namun begitu, Spurs mengawali pertandingan dengan hati-hati mempertimbangkan gaya permainan Bournemouth asuhan Eddie Howe yang mampu memberi kejutan bahkan bagi tim besar sekalipun di laga sebelumnya.
Spurs sendiri baru mencatatkan gol di menit 17 lewat tendangan Christian Eriksen di menit 17 setelah “dibelokkan” Nathan Ake ke dalam gawangnya sendiri.
Gol ini pun sontak menjadi pembakar motivasi para penggawa tuan rumah. Terbukti, tujuh menit berselang, Son Heung-Min sukses menggandakan timnya dengan tendangan akurat dari luar kotak terlarang usai menerima umpan Kyle Walker.
Para pemain tuan rumah lagi-lagi membuat tribun penonton bergemuruh setelah Lucas Moura merubah papan skor menjadi 3-0 untuk keunggulan Spurs hingga turun minum.
Memasuki interval kedua, Spurs tak lantas mengendurkan permainan ofensif mereka kendati sudah unggul tiga gol.
Terbukti, giliran sang bomber, Harry Kane turut mencatatkan namanya di papan skor setelah mencetak gol keempat buat Spurs.
Gol tercipta lewat kerjasama apik dirinya dengan Eriksen yang memberikan umpan jauh yang manja yang tak disia-siakan untuk mengubah skor menjadi 4-0.
Bournemouth benar-benar bermain di bawah tekanan setelah tertinggal cukup jauh. Apalagi, setelah Son mencatatkan namanya yang kedua kali di papan skor di menit 70.
Gol pamungkas di laga itu tercipta setelah terjadi kemelut di mulut gawang The Cherries yang dengan cerdas dimanfaatkan dengan sangat baik oleh ksatria Taeguk tersebut.
(qur/pojoksatu)

Tottenham Hotspur Porak Porandakan Everton

POJOKSATU.id, LONDON – Tottenham Hotspur masih terlalu tangguh bagi Everton saat keduanya bentrok di lanjutan Liga Primer Inggris pekan 18 di Goodison Park, London Inggris, Senin (24/12/2018).
Tampil sebagai tim tamu, Spurs tampil kesetanan dengan memporak porandakan tuan rumah dengan skor impresif 6-2.
Bomber Spurs, Harry Kane dan Son Heung-Min tampil impresif di laga tersebut dengan mencetak brace, masing-masing di menit 42 dan menit 74 serta menit 27 dan menit 62.

Sedangkan dua gol tim tamu lainnya didonasi Dele Alli di menit 35 dan Eriksen menit 48. Sementara tuan rumah hanya mampu mengemas dua gol lewat kreasi Theo Walcott di menit 21 dan Gly Sigurdsson di interval kedua menit 51.
Tuan rumah sendiri sebenarrnya tampil cukup meyakinkan di awal pertandingan bahkan sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Theo Walcott di menit 21.
Namun mereka gagal memertahakan keunggulan setelah Son Heung-Min mampu meresponnya dengan menyamakan kedudukan enam menit berselang atau di menit 27.
Gol penyeimbang Ksatria Taeguk itu pun mampu membakar motivasi skuat besutan Mauricio Pochettino untuk kemudian memegang kendali permainan.
Dua gol Spurs pun tercipta secara beruntun sebelum turun minum lewat kreasi Dele Ali di menit 35, dan  Harry Kane menit 42.
Memasuki interval kedua, Spurs tak mengendurkan serangannya, Terbukti, saat laga baru memasuki menit ketiga atau tepatnya di menit 48, Eriksen sukses menambah keunggulan untuk The Lilywhite tersebut.
Sigurdsson sempat membuka asa bagi tuan rumah untuk bangkit dari ketertinggalan setelah mampu mencetak gol kedua buat Everton di menit 51.
Namun, alih-alih mampu mengejar ketertinggalan, Spurs kembali balik menambah pundi-pundi golnya lewat tambahan dua gol dari Son Heung-Min di menit 61 dan gol pamungkas Harry Kane di menit 74.
Dengan hasil impresif ini, Spurs masih aman di zona empat besar Liga Champions dengan menempati urutan ketiga klasemen sementara Liga Primer Inggris.
Sementara Everton tertahan di peringkat 11 dengan raihan 24 poin dari 6 kemenangan, enam bermain seri dan enam kali menelan kekalahan.
(qur/pojoksatu)