uefa nations league

Catat…Jadwal Semifinal UEFA Nations League, Portugal Vs Swiss dan Belanda Vs Inggris

POJOKSATU.ID, NYON – Babak penyisihan grup UEFA Nations League atau Liga Negara Eropa musim 2018/19 sudah berakhir pada November lalu. Namun para juara grup baru bertanding di babak semifinal UNL pada Juni 2019.
Dari hasil drawing semifinal UNL, Senin (3/12/2018) malam WIB, Inggris menghadapi Belanda. Sementara Swiss menantang Portugal.
BACA JUGA:
Inilah Hasil Drawing Semifinal UEFA Nations League Musim 2018/19
Musim Perpisahan Arjen Robben Bersama Bayern Munchen
Terseret Kasus Dugaan Match-Fixing, Anggota Exco PSSI Ini Pilih Mundur
Seperti diketahui, empat semifinal League A ini merupakan para juara grup di fase penyisihan. Belanda adalah juara Grup 1 setelah mengungguli Prancis dan Jerman.
Kemudian Swiss memenangkan persaingan dengan Belgia dan Islandia di Grup 2. Portugal tak terkalahkan sepanjang penyisihan Grup 3 dan finis di atas Italia dan Polandia.
Kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo.
Sementara Inggris bermain efektif untuk memuncaki klasemen akhir Grup 4 yang dihuni Spanyol dan Kroasia.
Keempat juara grup ini kemudian diadu di babak semifinal yang berlangsung di Portugal pada Juni 2019. Pemenang dua laga semifinal akan bentrok di partai puncak pada 9 Juni di Porto untuk menentukan juara League A Liga Negara Eropa musim 2018/19.
Dikutip Pojoksatu.id dari situs resmi UEFA, dari hasil drawing semifinal UEFA Nations League, semifinal pertama adalah Portugal melawan Swiss yang dijadwalkan pada Rabu (5/6/2019) malam atau Kamis (6/6/2018) dini hari WIB di Guimaraes.
Swiss memastikan satu tempat di final four Liga Negara Eropa.
Keesokan harinya, atau Jumat (7/6/2019) dini hari WIB, giliran Inggris menghadapi Belanda di Porto.
Timnas Belanda.
Tim yang kalah akan berebut tempat ketiga yang dijadwalkan pada Minggu (9/6/2019) malam di Guimaraes. Sementara dua pemenang semifinal akan tampil di final yang dijadwalkan pada Senin (10/6/2019) dini hari WIB di Porto.
Berikut jadwal lengkap semifinal UEFA Nations League musim 2018/19:

Kala Marcus Rashford ‘Pecundangi’ Pemain Terbaik Dunia

POJOKSATU.id, LONDON – Timnas Inggris sukses membungkam Timnas Kroasia dalam laga krusia UEFA Nations League di Wembley Stadium, Senin (19/11/2018) dini hari WIB dengan skor ketat 2-1.
Dengan hasil positif tersebut, The Three Lions pun sukses melaju ke final sekaligus mendegradasikan runner-up Piala Dunia 2018 Rusia itu ke grade B.
Dalam laga tersebut, para penggawa tuan rumah tampil cukup mengesankan kendati sempat tertinggal lebih dahulu di menit 57 lewat gol Kramaric.
Jadi Penentu Kemenangan, Pelatih Timnas Inggris Puji Harry Kane Setinggi Langit

Oh my days, Rashy just sent Modric back to Tottenham pic.twitter.com/X681sbpGFN
— MSP2 (@MSPMSPMSP12345) November 18, 2018

Namun Inggris sukses menyamakan kedudukan lewat kreasi Jesse Lingard di menit 78 dan membalikkan keadaan lewat aksi Harry Kane di menit 85.
Dalam laga tersebut, terjadi momen yang cukup menyita perhatian publik saat penggawa Inggris, Marcus Rashford mengecoh Pemain Terbaik dunia 2018, Luka Modric.
Dikutip dari Sky Sport, aksi penggawa Manchester United itupun telah dibagikan banyak orang di jejaring sosial.
Betapa tidak, Marcus Rashford membuat Pemain Terbaik Piala Dunia 2018 itu berputar dengan keterampilan yang tinggi.
Aksinya terjadi di babak pertama saat Rashford coba menggiring bola ke area penalti Kroasia. Namun, ia harus dihadapkan dengan Luka Modric yang siap membendungnya.
Namun, dengan gocekannya, Modric terkecoh dan nyaris terjatuh sebelum menggunakan sedikit gerak kaki untuk melewati gelandang Real Madrid itu.
(qur/pojoksatu)

Kalah dari Kroasia, Luis Enrique Klaim Timnya Bermain Lebih Baik

POJOKSATU.id, ZAGREB – Spanyol harus menelan kekalahan dramatis dari runner-up Piala Dunia 2018 Rusia, Kroasia dengan skor ketat 2-3.
Sang pelatih, Luis Enrique sendiri mengaku sangat kecewa dengan hasil pertandingan di laga lanjutan UEFA Nations League A di Stadion Maksimir, Jumat (16/11/2018) dini hari WIB itu.
Pasalnya, Enrique menegaskan, la Roja bermain lebih baik dari tuan rumah. Di paruh kedua, timnya bahkan bermain cukup mendominasi.
Brace Jedvaj bawa Kroasia Bekuk Juara Dunia
Ini Rahasia Sukses Kroasia Taklukkan Spanyol di Menit Akhir
Dengan hasil minor tersebut, Spanyol gagal menyegel satu tiket ke babak empat besar lebih cepat, kendati posisinya kini masih beradap dipuncak Grup 4.
“Paruh kedua berjalan luar biasa untuk kedua tim. Pada babak pertama, kami memang bermain buruk dengan terlalu banyak hadirkan ancaman buat diri sendiri. Akurasi operan jadi masalah di situ,” tutur Enrique seperti dikutip dari Marca.
“Namun di babak kedua, kami lebih baik. Sayangnya kami tidak menekan dengan maksimal. Walau begitu kami pantas mendapatkan hasil yang lebih baik, setidaknya tidak kalah. Kemenangan bahkan bisa saja kami raih,” ujarnya.
Mantan pelatih Barcelona itu menilai, gol tuan rumah lahir dari kesalahan para pemainnya. “Gol kedua dari situasi bola mati, sedangkan gol ketiga terjadi karena kami sama-sama memburu gol tersebut. Secara keseluruhan kami bermain lebih baik dan pastinya kekalahan bukanlah hasil yang pantas,” tuturnya.
“Kami juga menghantam mistar dan beberapa peluang kami secara luar biasa tidak berbuah gol. Saya pikir sepakbola telah berlaku tidak adil untuk kami malam ini,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Ini Rahasia Sukses Kroasia Taklukkan Spanyol di Menit Akhir

POJOKSATU.id, ZAGREB – Gelandang Kroasia, Ivan Rakitic menyebutkan kesabaran menjaga tempo menjadi faktor keberhasilan timnya membekuk Spanyol dalam lanjutan UEFA Nations League A di Stadion Maksimir, Jumat (16/11/2018) dini hari WIB.
Penggawa Barcelona itu mengungkapkan gol di masa injury time dari Tin Jedvaj menjadi bukti kesabaran timnya dalam menanti satu kesalahan kecil yang dilakukan Spanyol.
“Suporter kami telah menyaksikan pertandingan yang hebat. Kami terus berjuang sampai akhir untuk menanti Spanyol membuat satu kesalahan,” tutur Rakitic seperti dikutip laman resmi UEFA.
Brace Jedvaj bawa Kroasia Bekuk Juara Dunia

Rakitic tidak menampik jika La Roja tampil lebih dominan bahkan mampu mengontrol jalannya pertandingan.
“Spanyol selalu membawa kontrol pada pertandingan, karena mereka selalu terlihat seperti sudah bermain bersama setiap hari. Kami terus menunggu momen kami, kami bisa memperbesar keunggulan jadi 3-1, tapi itu urung terjadi,” tuturnya.
“Satu kesalahan yang kami tunggu akhirnya datang dan kemenangan ini pun terasa luar biasa. Ini memberi banyak kekuatan untuk kami dan kami pantas menang di laga ini. Kemenangan atas Spanyol adalah hasil besar buat kami,” ungkapnya.
Rakitic pun senang dengan hasil tersebut karena Kroasia kini bisa menjaga asa untuk tidak terdegradasi ke Liga B bahkan lolos ke putaran empat besar.
“Sekarang kami menatap bentrok di Wembley [kontra Inggris] dan melihat apakah kami bisa mengakhiri grup di posisi pertama,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Brace Jedvaj Bawa Kroasia Bekuk Juara Dunia

POJOKSATU.id, ZAGREB – Kroasia sukses membekuk Spanyol dengan skor ketat 3-2 dalam lanjutan UEFA Nations League A di Stadion Maksimir, Jumat (16/11/2018) dini hari WIB.
Tiga gol tuan rumah disarangkan Andrej Kramaric di menit 54 dan brace dari Jedvaj di menit 69 dan masa injurty time menit 90+3.
Sedangkan dua gol tim tamu didonasi Dani Ceballos di menit 56 dan sang kapten, Sergio Ramos di menit 78 lewat titik putih at au tendangan penalti.

Dengan hasil ini, runner-up Piala Dunia 2018 Rusia itu menjaga asa untuk tetap bertahan di UEFA Nations League A.
Pertandingan itu sendiri berlangsung seru sejak wasit meniup peluit kick-off tanda pertandingan dimulai. La Furia Roja tampil lebih dominan sejak menit awal.
Namun, sejumlah peluang gagal dimanfaatkan dengan baik, dan laga sepanjang 45 menit lebih pun berakhir tanpa satu pun gol tercipta.
Memasuki interval kedua, tuan rumah coba bangkit untuk mencari momen. Terbukti di menit 54 Kramaric membuka keran gol Kroasia lewat golnya usai menyambut umpan Ivan Perisic.
Namun, dua menit berselang Spanyol merespon melalui gol penyeimbang Dani Ceballos menyambut umpan Isco dengan sepakan kaki kiri dari bagian tengah kotak 16 ke arah tengah gawang.
Laga semakin menarik ketika Kroasia kembali memimpin di menit 59. Umpan manja Luka Modric berhasil dijangkau Tin Jedvaj dan sang bek sentral itu mengemas gol internasional perdananya.
Spanyol menjaga asa untuk membawa pulang poin setelah mendapat hadiah penalti. Sang kapten, Sergio Ramos yang maju sukses menjalankan tugas algojonya di menit 78.
Sayang, Spanyol harus pulang dengan kepala tertunduk setelah jelang bubaran, Jedvaj kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk yang kedua kali dengan golnya pada menit ketiga tambahan waktu.
De Gea sempat menggagalkan usaha Josip Brekalo, tapi sang penggawa Bayer Leverkusen muncul menyambar bola pantulan dan sukses menjadi pahlawan kemenangan.
(qur/pojoksatu)