var

Bomber Barcelona Sebut VAR Membuatnya Kehilangan Semangat Cetak Gol

POJOKSATU.ID, BARCELONA – Bomber Barcelona Luis Suarez mengungkap keluhannya dengan video assistant referee (VAR) yang mulai digunakan La Liga musim 2018/19 ini. Ia bahkan mengaku kehilangan semangat mencetak gol sejak penggunaan teknologi tersebut.
Suarez yang baru-baru ini diwawancarai stasiun radio Uruguay, Sport890 sebagaimana dikutip dari Mirror, mengatakan VAR telah mengambil sesuatu yang penting dari seorang penyerang. Yaitu perayaan atau selebrasi setelah mencetak gol.
“Anda kehilangan semangat dengan adanya VAR,” kata Suarez kepada stasiun radio Uruguay, Sport890, dikutip dari Mirror.
BACA JUGA:
Suarez Ungkap Barcelona Ingin Mendepaknya, Bahkan Sudah Disiapkan ‘Nomor 9’ Baru
Legenda Barcelona Impikan Main Bareng ‘Master’ Kante
Dapat Wildcard Moto2, Pebalap Asal Depok Tampil di Sirkuit Sepang Akhir Pekan Ini
Pasalnya, dengan adanya VAR, seorang striker yang baru saja mencetak gol harus menunggu terlebih dulu untuk memastikan golnya tidak dianulir.
“Bahkan ketika pemain belakang mengangkat tangan, pemain depan tidak merayakannya karena keraguan. Setelah dipastikan gol itu sah, anda sudah tidak bersemangat melakukannya (selebrasi),” jelasnya.
“Adrenalin merayakan gol adalah naluriah, dan VAR mengambil hal-hal kecil itu.”
Luis Suarez.
“Kita harus terbiasa untuk tidak berdebat dengan wasit, tidak berdebat melawan mereka, karena itulah mengapa kita memiliki VAR. Tanpa diskusi,” tuturnya.
Suarez yang sudah menginjak usia 31 tahun sebenarnya masih cukup produktif. Buktinya, hingga 10 pekan La Liga musim ini berjalan, ia sudah membukukan 7 gol. Termasuk trigol ke gawang Real Madrid akhir pekan lalu.
Dalam kesempatan itu, Suarez juga membeberkan rencana Barcelona melakukan perombakan di lini depan dalam waktu dekat. Sejumlah nama bakal dilego Blaugrana, termasuk dirinya.
(fat/pojoksatu)

Akhirnya Liga Champions Akan Pakai VAR, Kapan!

POJOKSATU.id, NYON – Federasi sepak bola Eropa atau UEFA mengonfirmasi rencana penggunaan VAR untuk Liga Champions musim 2019/20.
Dikutip dari Diario AS, Komite Eksekutif UEFA mengkonfirmasi hari ini di House of European Football di Nyon bahwa Video Assistant Referee (VAR) akan digunakan di Liga Champions UEFA 2019/20.
UEFA menyebutkan VAR akan resmi digunakan sejak babak play-off Liga Champions musim 2019/20 atau tepatnya pada Agustus 2019 mendatang.
Selain di Liga Champions, VAR juga akan diterapkan di Piala Super UEFA 2019, dan dilanjutkan dengan rencana penggunannya di Piala Eropa 2020, dan Piala Europa musim 2020/21, dan di Final UEFA Nations League 2021.
Presiden UEFA, Aleksander Ceferin menyambut gembira rencana tersebut dan yakin penerapannya musim depan adalah momen yang tepat.
“Kami yakin bahwa memperkenalkan Video Assistant Referees pada Agustus 2019 akan memberi kita cukup waktu untuk menerapkan sistem yang kuat dan melatih pejabat pertandingan untuk memastikan penerapan VAR yang efisien dan sukses di Liga Champions dan kompetisi klub unggulan dunia,” ungkapnya.
Sejumlah liga di Eropa sendiri kini telah menggunakan VAR, seperti Serie A Italia, termasuk saat Piala Dunia 2018 Rusia lalu. Sedangkan beberapa liga lainnya belum atas alasan tertentu.
(qur/pojoksatu)

Ronaldo Dikartu Merah, Pelatih Juventus: Liga Champions Butuh VAR!

POJOKSATU.id, VALENCIA – Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri menyayangkan keputusan wasit Felix Brych yang mengganjar kartu merah pada pemainnya, Cristiano Ronaldo.
Menurut Max Allegri, kartu merah yang dikeluarkan wasit asal Jerman di menit ke-25 itu sangat kontroversial dan menilai insiden tersebut menjadi bukti jika saatnya Liga Champions membutuhkan VAR.
Lagipula, menurut Allegri, keputusan untuk mengusir Ronaldo tersebut diambil wasit setelah melakukan komunikasi dengan hakim garis karena sang wasit memang tidak melihat langsung insiden tersebut.
Debut Cristiano Ronaldo di Liga Champions Berakhir Tragis
Cristiano Ronaldo meradang setelah diganjar kartu merah di laga pembuka Liga Champions (goal.com)
“Saya hanya bisa mengatakan, VAR akan membantu wasit dalam keputusan ini,” kata Allegri kepada Sky Sport Italia seperti dikutip dari Goal.
“Bermain sepuluh pemain di Liga Champions karena insiden seperti itu sungguh mengecewakan. Kami beresiko kalah hari ini karena hal tersebut dan kami juga akan kehilangan dia untuk pertandingan-pertandingan berikutnya,” ungkapnya.
Ronaldo harus menerima kenyataan pahit diusir di laga debutnya bersama Juventus di Liga Champions musim 2018/19 di pertandingan pembuka saat dijamu Valencia di Grup H di Mestalla, Kamis (20/9/2018) dini hari WIB.
Itu adalah kartu merah pertama peraih 5 Ballon d’Or itu di Liga Champions sepanjang kariernya, dan terjadi dalam penampilannya yang ke-154.
Ronaldo diganjar kartu merah setelah kedapatan menjambak rambut dan memukul kepala pemain Valencia, Jeison Murillo. Tak ayal, wasit Felix Brych asal Jerman langsung mengganjarnya dengan kartu merah.
(qur/pojoksatu)