wacana

Arema FC Ingin Jadikan Yuli Sumpil Duta Antirasis

POJOKSATU.id, MALANG – Manajemen Arema FC menggagas wacana menjadikan dirigen Arema FC, Yuli Sumpil sebagai Duta Antirasis.
Sumpil sendiri dilarang nyetadion seumur hidup oleh Komdis PSSI setelah melakukan aksi tak terpuji dan provokasi terhadap sejumlah pemain Persebaya di Stadion Kanjuruhan musim lalu.
“Itu sifatnya kan wacana. Kami fokus dulu pada urusan substansinya. Wacana itu kan sifatnya menyemangati,” tutur Media Officer Arema FC, Sudarmaji seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman Jawapos.
Bila Yuli bersedia menjadi duta antirasis, dikatakannya, pihak manajemen melalui tim hukum akan langsung melakukan banding.
“Yang jelas kami banding dulu, tapi kami ingin ada garansi dari yang bersangkutan. Justru mereka harus menjadi virus antirasis. Yang mau kami bawa, dia harus bisa jadi duta antirasis,” sebut General Manager Arema FC, Ruddy Widodo.
“Tim legal langsung bergerak, kalau dia mau berubah. Kami optimistis diterima bandingnya,” sambungnya.
Namun begitu, klub mengaku saat ini masih fokus dalam memperjuangan status sanksi hukuman yang diterima Yuli serta suporter lainnya, Fandy.
“Fokus kami adalah memperjuangkan keduanya segera lepas dari sanksi yang dijalani. Manajemen kini sedang menata laporan semoga pekan depan kami bisa segera melaporkan,” ujarnya.
(qur/pojoksatu)