M88cvf

M88cvf là trang web của M88Cvf – Đưa bạn vào thiên đường cá cược

Latest Posts

Jadwal La Liga Spanyol 2018/19 Jornada 13: Siapa Pemuncak Klasemen

POJOKSATU.id, MADRID – Lanjutan La Liga Spanyol musi 2018/19 pekan ini akan menghadirkan laga sengit dan menjadi penentu siapa penerus pemuncak klasemen untuk pekan ke depan.
Dua tim papan atas, akan bentrok di jornada 13 di Wanda Metropolitano, Minggu (25/11/2018) dini hari WIB saat Atletico Madrid menjamu Barcelona.
Pemenang pertandingan nanti akan menjadi penentu siapa yang berhak bertengger di puncak. Apakah Barca kembali meneruskan posisinya atau justru Rojiblancos sukses mengudetanya.
Jadwal Serie A Italia 2018/19 Giornata 13: Persaingan di Empat Besar Makin Gahar
Jadwal Liga Primer Inggris 2018/19 Pekan 13: Persaingan Papan Atas Kian Panas

Atletico yang baru mengemas 23 poin dari sebelas kemenangan dan sekali bermain imbang itu sendiri hanya terpaut selisih satu angka di bawah Blaugrana.
Namun, persaingan untuk merebut puncak klasemen juga akan melibatkan dua tim lainnya yang punya nilai sama dengan Atletico, yakni Sevilla dan Deportivo Alaves.
Sevilla akan menjamu Real Valladolid, Minggu (25/11/2018) malam WIB, sedangkan Alaves akan bertandang ke markas penghuni papan bawah, Leganes, Sabtu (24/11/2018) dini hari WIB.
Di tempat lain, raksasa ibukota, Real Madrid akan berupaya untuk meneruskan tren kemenangannya bertandang ke markas Eibar.
Los Blancos sendiri tengah dalam motivasi tinggi menyusul kemenangan demi kemenangan yang diraih di laga sebelumnya.
Terlebih, Madrid kini telah memiliki pelatih definitif pada Santiago Solari yang sebelumnya hanya berstatus pelatih sementara mengisi kekosongan setelah Julen Lopetegui dipecat.
Real Madrid tentu wajib memenangkan laga tersebut agar bisa merangsek ke empat besar untuk bersaing dalam perebutan puncak klasemen.
Berikut jadwal lengkap pertandingan La Liga Spanyol musim 2018/19 jornada 13:
Sabtu, 24 November 2018
03.00 WIB: Leganes vs Deportivo Alaves
19.00 WIB: Eibar vs Real Madrid
22.15 WIB: Valencia vs Rayo Vallecano
Minggu, 25 November 2018
00.30 WIB: Huesca vs Levante
02.45 WIB: Atletico Madrid vs Barcelona
18.00 WIB: Athletic Bilbao vs Getafe
22.15 WIB: Sevilla vs Real Valladolid
Senin, 26 November 2018
00.30 WIB: Espanyol vs Girona
02.45 WIB: Villarreal vs Real Betis
Selasa, 27 November 2018
00.30 WIB: Real Sociedad vs Celta Vigo
(qur/pojoksatu)

Jadwal Serie A Italia 2018/19 Giornata 13: Persaingan di Empat Besar Makin Gahar

POJOKSATU.id, TURIN – Serie A Italia 2018/19 akan kembali digelar akhir pekan ini memasuki giornata 13. Udinese versus AS Roma akan menjadi laga pembuka pekan ini, Sabtu (24/11/2018) malam WIB.
Sementara sang capolista, Juventus akan berupaya untuk menjaga posisinya di puncak saat menjamu SPAL sehari setelahnya, Minggu (25/11/2018) dini hari WIB.
Bisa memenangkan laga dihadapan tifosi di Allianz Stadium atas tamunya nanti tentu sangat penting untuk terus menjaga jarak poin dengan pesaing terdekatnya, Napoli.
Jadwal Liga Primer Inggris 2018/19 Pekan 13: Persaingan Papan Atas Kian Panas
Juve kini telah mengemas 34 poin atau unggul selisih enam angka dari Napoli. Bianconerri sendiri sejauh ini cukup mengesankan pertandingan per pertandingannya.
Dari 12 laga yang telah dilakoni Cristiano Ronaldo dan koleganya, mereka baru sekali bermain seri. Sisanya sukses mengamankan tiga angka.
Sedangkan skuat besutan Carlo Ancelotti sendiri akan melakoni laga yang terbilang mudah saat menjamu sang juru kunci Cheivo.
Karena itu, laga nanti bisa dijadikan momentum untuk memangkas jarak poin dengan Juventus terlebih jika Juve tergelincir pekan ini (kalah).
Selain laga-laga tersebut, duo Milan, AC Milan dan Inter Milan akan melakoni laga kandang dan tandang menghadapi lawannya masing-masing.
Inter akan menjamu Frosinone di Guiseppe Meazza, Minggu (25/11/2018) malam WIB. Sementara I Rossonerri akan melakoni lawatan ke markas Lazio.
Sementara pertandingan Cagliari kontra Torino akan menjadi laga pamungkas pekan ini pada Selasa (27/11/2018) dini hari WIB.
Berikut jadwal lengkap pertandingan Serie A Italia 2018/19 giornata 13:
Sabtu, 24 November 2018
21.00 WIB: Udinese vs AS Roma
Minggu, 25 November 2018
00.00 WIB: Juventus vs SPAL
02.30 WIB: Inter Milan vs Frosinone
18.30 WIB: Parma vs Sassuolo
21.00 WIB: Bologna vs Fiorentina, Napoli vs Chievo, Empoli vs Atalanta
Senin, 26 November 2018
00.00 WIB: Lazio vs AC Milan
02.30 WIB: Genoa vs Sampdoria
Selasa, 27 November 2018
02.30 WIB: Cagliari vs Torino
(qur/pojoksatu)

Jadwal Liga Primer Inggris 2018/19 Pekan 13: Persaingan Papan Atas Kian Panas

POJOKSATU.id, LONDON – Liga Primer Inggris akan kembali digelar akhir pekan ini memasuki pekan ke-13 setelah jeda internasional.
Pertandingan Brighton Albion kontra Leicester City akan menjadi laga pembuka pekan ini, Sabtu (24/11/2018) dan ditutup laga Burnley versus Newcastle United, Selasaa (27/11/2018) dini hari WIB.
Manchester City sendiri masih kokoh di puncak klasemen sementara dengan raihan 32 poin dari 10 kemenangan dan dua kali seri.
Manchester City.(@manchestercity/twitter)
The Citizens pun menjaga asa untuk bergeming di puncak jika mampu mengatasi permainan West Ham United yang akan digelar di London Stadium, Sabtu (24/11/2018) malam WIB.
Namun, jika skuat besutan Pep Guardiola gagal mencuri poin di kandang lawan, maka bukan tak mungkin posisinya akan dikudeta Liverpool jika di laga pekan ini kontra Watford mampu mencuri poin penuh di Vicarage Road Stadium.
City dan Liverpool sendiri kini terpaut selisih dua angka. The Reds sendiri sukses mengamankan rekor tak terkalahkan hingga pekan 12. Skuat besutan Jurgen Klopp hanya sempat tiga imbang dan sisanya sukses mengamankan tiga poin.
Selain laga-laga tersebut di atas, Manchester United akan coba mengembalikan tren kemenangannya saat menjamu Crystal Palace di Old Trafford, Sabtu (24/11/2018) malam WIB.
Setan Merah wajib memenangkan laga tersebut jika ingin menjaga asa merangsek ke papan atas. Skuat besutan Jose Mourinho ini memang tampil terseok-seok sejauh ini.
United kini tertahan di peringkat delapan dengan raihan 20 poin atau terpaut selisih 12 angka dari pemuncak klasemen sementara.  Padahal, musim lalu mereka mampu finis di peringkat kedua.
Selain itu, laga seru bertajuk big match akan tersaji di Wembley Stadium saat Tottenham Hotspur menjamu tim kuat, Chelsea, Minggu (25/11/2018) malam WIB.
Laga ini dijamin berlangsung seru dan sengit mengingat persaingan ketat keduanya di papan klasemen. The Lilywhite kini menempati peringkat empat terpaut selisih satu angkat dari The Blues satu tingkat di atasnya.
Sedangkan Arsenal bisa menjadi ancaman keduanya jika lawanannya ke Bournemouth, Minggu (25/11/2018) malam WIB sukses mencuri poin penuh.
Berikut jadwal lengkap pertandingan Liga Primer Inggris 2018/19 pekan 13:
Sabtu, 24 November 2018
22.00 WIB: Brighton vs Leicester, Everton vs Cardiff, Fulham vs Southampton, Manchester United vs Crystal Palace, Watford vs Liverpool, West Ham United vs Manchester City
Minggu, 25 November 2018
00.30 WIB: Tottenham Hotspur vs Chelsea
20.30 WIB: Bournemouth vs Arsenal, Wolves vs Huddersfield
Selasa, 27 November 2018
03.00 WIB: Burnley vs Newcastle United
(qur/pojoksatu)

Soal Putusan Komding PSSI, Mario Gomez Geleng-Geleng Kepala

POJOKSATU.id, BANDUNG – Komisi Banding PSSI telah mengabulkan banding Persib Bandung soal sanksi berat yang dijatuhkan Komdis PSSI beberapa waktu lalu.
Salahsatu revisi atas keputusannya adalah memperbolehkan Bobotoh menyaksikan tim kebanggaannya di dalam stadion sejak awal musim depan, namun tanpa mengenakan atribut.
Dalam surat bernomor 07/KEP/KB/LIGA1/XI/2018, tertanggal 15 November 2018, tentang Hukuman Terhadap Persib, Komite Banding mengubah keputusan Komdis dengan mengizinkan Persib menggelar pertandingan dengan penonton, namun tanpa atribut, yel-yel, nyanyian, spanduk yang menunjukan identitas pada setengah musim kompetisi 2019.
Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez. (persib.co.id)
Namun demikian, pelatih Persib Bandung, Mario Gomez mengaku heran dan memertanyakan substansi dari putusan komdis tersebut.
“Kenapa keputusannya harus seperti itu? saya tak mengerti, apa kalian bisa jelaskan? ada apa dengan keputusan ini? bisa main di kandang, ok, bisa main dengan penonton bagus, tapi kenapa harus tanpa atribut? saya tak mengerti, mungkin sepak bola adalah hiburan, tapi masa tanpa atribut? but it’s ok,” tutur Gomez seperti dikutip dari laman Bobotoh.id.
Pelatih asal Argentina itu pun bahkan mengaku heran dengan regulasi-regulasi yang diterbitkan oleh federasi tersebut.
“Banyak orang yang bilang hal ini sering terjadi di Indonesia, saya mengerti, dan ini mengesankan, sekarang serius, ini adalah negara yang sangat baik,” sebut dia.
Menurutnya, keputusan dari federasi tersebut sama sekali tidak akan membuat sepak bola Indonesia semakin maju.  Bahkan, sambung Gomez, federasi (PSSI) seperti tak ingin melihat negaranya (sepakbola) semakin maju.
Padahal, menurut dia, banyak harta karun berharga yang dimiliki Indonesia , mulai suporter dan sarana stadion yang menjamur.
“Saya harap kita bisa memberikan hal kecil untuk dapat mengembangkan sepak bola di sini. karena di sini banyak lapangan yang bagus, kompetisi yang baik dan fans yang banyak , sama seperti Argetina, banyak sekali fans,” tuturnya.
“Tapi terserah kalian, ini negara kalian, bukan negara saya. Tapi di sini banyak lapangan yang bagus, fans yang baik, orang-orang yang baik, saya harap kalian bisa berkembang di banyak hal, bagaimana caranya? saya tak tahu,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Persib Bandung Masih Bisa Juara, tapi …

POJOKSATU.id, BANDUNG – Memasuki pekan ke-32 Go-Jek Liga 1 2018, Persib Bandung masih belum beranjak dari peringkat tiga klasemen.
Skuat besutan Mario Gomez gagal menyalip Persija Jakarta untuk mengintai PSM Makassar setelah menelan hasil minor dibeberapa laga terakhir.
Teranyar, Persib takluk di tangan tim promosi PSIS Semarang dengan skor telak tak terbalas 0-3 di Stadion Madya Magelang, akhir pekan lalu.
Jika Gagal Juara, Persib Bandung Bidik Target Realistis Ini

Sempat menjadi juara paruh musim, performa Persib langsung anjlok setelah diganjar sanksi berat Komdis PSSI imbas insiden pengeroyokan seorang suporter Persija hingga tewas oleh oknum Bobotoh di GBLA beberapa waktu lalu.
Persib pun harus melakoni laga usiran hingga akhir musim tanpa dukungan suporter di stadion, dan beberapa pemain pilarnya diganjar sanksi larangan bermain.
Terlepas dari dampak kondisi tersebut, Persib sebenarnya masih bisa mengangkat trofi untuk menambah satu bintang di jersey mereka asalkan dua pesaing terdekatnya mengalami kekalahan di semua laga tersisa mereka.
Namun, Persib juga wajib mengantisifasi kebangkitan Bhayangkara FC yang kini punya poin sama dan bisa saja tampil mengejutkan untuk mempertahankan trofi juara kompetisi kasta tertinggi di tanah air itu.
PSM Makassar dan Persija Jakarta sendiri dipandang paling berpeluang menjadi juara setelah terpaut selisih satu angka di antara mereka.
Kemenangan Macan Kemayoran atas Persela Lamongan dalam laga tunda membuka peluang skuat besutan Stefano Cugurra Teco menyandingkan mahkota Liga 1 dengan Piala Presiden tahun ini.
Dengan demikian, sapu bersih di tiga laga tersisa menjadi target wajib yang harus didapatkan Persib Bandung jika ingin juara musim ini. Tergelincir sekali saja, maka dipastikan Persib harus merelakan titel juara jatuh ke tim lain.
(qur/pojoksatu)

Jika Gagal Juara, Persib Bandung Bidik Target Realistis Ini

POJOKSATU.id, GIANYAR – Persib Bandung bersiap melakoni laga lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan 32 menghadapi Perseru Serui di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar Bali, Jumat (23/11/2018) petang WIB.
Persib tentu wajib memenangkan laga tersebut untuk bisa terus bersaing di papan atas setelah mengalami hasil buruk dibeberapa laga terakhir.
Namun begitu, hasil minor dibeberapa laga sebelumnya membuat posisi Persib menjauh dari perburuan gelar juara.
Umuh Muchtar – Manajer Persib Bandung (striker.id)
Sempat memuncaki klasemen bahkan menjadi juara paruh musim, Persib kini anjlok ke peringkat ketiga di bawah Persija Jakarta dan PSM Makassar.
Sanksi berat Komdis PSSI imbas penganiayaan sejumlah oknum Bobotoh terhadap seorang pendukung Persija beberapa waktu lalu hingga tewas sangat berdampak pada performa Maung Bandung.
Persib juga kerap kehilangan sejumlah pemain pilarnya, akibat sanksi atau akumulasi kartu. Tak ayal, dari delapan pertandingan sebelumnya, Persib hanya menang sekali, dua kali imbang dan sisanya menelan kekalahan.
Karena itu, Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar menilai peluang kampiun musim ini sangat tipis, kendati asa selalu ada, namun pihaknya mulai membidik target realistis lainnya.
“Ya, minimal bisa runner up agar bisa tampil di AFC Cup,” kata Umuh seperti dikutip dari laman Bobotoh.id.
Umuh pun menyayangkan Persib majal dibeberapa laga krusial. Padahal, pihak manajemen diakuinya sudah menyiapkan bonus untuk pemain andai bisa memenangkan pertandingan per pertandingan.
“Saya sebetulnya berharap kemarin, kenapa dari manajemen memberikan bonus tambahan, dari saya juga sudah menjanjikan, setiap pertandingan saya kasih,” sebutnya.
“Kalau kemarin menang, menang dan menang saya bukan cinta lagi, bonusnya akan lebih besar, lebih besar lagi karena kita masih ada harapan untuk jadi juara kalau kita menang,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)

Penggawa Siap Tempur, Ardi Idrus: Tiga Angka Harga Mati!

POJOKSATU.id, GIANYAR – Persib Bandung bersiap melakoni laga lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan 32 menghadapi Perseru Serui di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar Bali, Jumat (23/11/2018) petang WIB.
Persib tentu wajib memenangkan laga tersebut untuk bisa terus bersaing di papan atas setelah mengalami hasil buruk dibeberapa laga terakhir.
Karena itu, penggawa Maung Bandung, Ardi Idrus bertekad untuk mempersembahkan kemenangan di laga nanti.
Jamu Perseru Tanpa Mesin Gol, Pelatih Persib Tak Risau
Tak Lagi Pikirkan Juara, Persib Bandung Hanya Ingin Menang dan Menang
“Apapun yang terjadi, Persib wajib tiga poin (menang atas Perseru),” tekad Ardi seperti dikutip dari Simamaung.
Ardi pun menegaskan ia dan kompatriotnya sudah tak sabar dengan laga tersebut dan dalam kondisi siap tempur. Ia bertekad untuk menebus kekalahan timnya dibeberapa laga terakhir.
“Saya dan teman-teman besok memang sudah siap melawan Serui, kita sudah dalam kondisi siap tempur,” sebutnya.
“Kita harus menang di pertandingan ini. Apapun yang terjadi kita harus menang dan memenangkan tiga poin untuk Persib,” tandasnya.
Jamu Perseru, Persib Dihantui Tren Minor I Wayan Dipta
Parkir Dulu Joni di Bangku Cadangan, Ini Skenario Pelatih Persib
Terkait kans juara yang semakin sulit diraih, Ardi menegaskan tak memedulikannya. Ia mengaku hanya ingin fokus di setiap pertandingan yang kini tersisa tiga laga lagi sebelum kompetisi berakhir.
“Sebaiknya bahas pertandingan per pertandingan. Apapun yang terjadi kita harus dapat tiga poin,” tekadnya.
(qur/pojoksatu)

Parkir Dulu Joni di Bangku Cadangan, Ini Skenario Pelatih Persib

POJOKSATU.id, GIANYAR – Persib Bandung bersiap melakoni laga lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan 32 menghadapi Perseru Serui di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar Bali, Jumat (23/11/2018) petang WIB.
Persib tentu wajib memenangkan laga tersebut untuk bisa terus bersaing di papan atas setelah mengalami hasil buruk dibeberapa laga terakhir.
Namun, skuat besutan Mario Gomez itu harus kehilangan mesin gol mereka, Ezechiel N’Douassel yang terkena akumulasi kartu.
Jamu Perseru Tanpa Mesin Gol, Pelatih Persib Tak Risau
Tak Lagi Pikirkan Juara, Persib Bandung Hanya Ingin Menang dan Menang
Jamu Perseru, Persib Dihantui Tren Minor I Wayan Dipta
Kendati punya satu bomber lagi, Jonathan Bauman, namun sang pelatih telah memberikan sinyalemen tak akan memainkan penuh striker asal Argentina itu.
Dikemukakan Gomez, Bauman akan tetap masuk dalam line-up pemain namun kemungkinan besar tidak akan dipasang di Starting XI.
“(Jonathan) Bauman akan ada di bangku cadangan karena kondisinya belum pulih 100 persen,” kata Gomez seperti dikutip dari laman Bobotoh.id.
Alasan Gomez, kondisi Bauman yang mengalami cedera bahu di laga kontra Bhayangkara FC beberapa waktu lalu, sehingga tenaganya belum bisa dioptimalkan sepenuhnya di pertandingan.
“Mungkin di pertandingan selanjutnya dia bisa lawan di pertandingan lawan Persela, tapi sekarang di bench dulu,” sebut dia.
Sebagai penggantinya, Gomez akan menurunkan Patrich Wanggai dan Ghozali Siregar sebagai juru gedor. Sementara Atep Rizal dan sang kapten Supardi Nasir akan dipasang sebagai penyuplai bola.
Dengan skema tersebut, Gomez berharap timnya bisa bangkit untuk memutus tren buruk akibat kekalahan dibeberapa laga sebelumnya.
“Tidak ada lagi permainan buruk seperti dua pertandingan lalu. Kita selalu kalah dan mendapatkan kartu kuning, tapi tidak apa, kita adalah tim,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Jamu Perseru tanpa Mesin Gol, Pelatih Persib Tak Risau

POJOKSATU.id, GIANYAR – Persib Bandung bersiap melakoni laga lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan 32 menghadapi Perseru Serui di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar Bali, Jumat (23/11/2018) petang WIB.
Persib tentu wajib memenangkan laga tersebut untuk bisa terus bersaing di papan atas setelah mengalami hasil buruk dibeberapa laga terakhir.
Namun, skuat besutan Mario Gomez itu harus kehilangan dua pemain pilarnya di laga tersebut, yakni sang mesin gol Ezechiel N’Douassel dan Oh In-kyun karena terkena akumulasi kartu di laga sebelumnya.
Tak Lagi Pikirkan Juara, Persib Bandung Hanya Ingin Menang dan Menang
Jamu Perseru, Persib Dihantui Tren Minor I Wayan Dipta

Kendati begitu, sang pelatih tetap santai dan tak bimbang dengan fakta tersebut karena telah menyiapkan penggantinya yang dirasa akan mampu mengisi peran dan posisi kedua legiun asing tersebut.
“Besok kita akan menurunkan Patrich Wanggai, Atep Rizal, Ghozal Siregar, dan Supardi. Kita juga punya pemain (lain) di lini depan,” tutur Gomez seperti dikutip dari laman Bobotoh.id.
Selain Eze dan In-Kyun, Persib juga akan tampil tanpa diperkuat penggawa Timnas Indonesia, Febri Haryadi, termasuk Dedi Kusnandar.
“Kita memang kehilangan beberapa pemain tapi kita punya pemain lain,” sebutnya.
“Terpenting untuk laga nanti (siapapun yang akan dimainkan), yang terpenting adalah memenangkan pertandingan,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)

Jamu Perseru, Persib Dihantui Tren Minor I Wayan Dipta

POJOKSATU.id, GIANYAR – Persib Bandung bersiap melakoni laga lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan 32 menghadapi Perseru Serui di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar Bali, Jumat (23/11/2018) petang WIB.
Persib tentu wajib memenangkan laga tersebut untuk bisa terus bersaing di papan atas setelah mengalami hasil buruk dibeberapa laga terakhir.
Sempat jadi juara paruh musim, peringkat Maung Bandung kini anjlok ke peringkat ketiga setelah disalip PSM Makassar dan Persija Jakarta.
Tak Lagi Pikirkan Juara, Persib Bandung Hanya Ingin Menang dan Menang
Namun, sejak menggelar laga usiran di Pulau Dewata, Persib selalu tampil majal. Di dua laga sebelumnya, mereka tumbang di tangan Persebaya 1-4 dan takluk dari juru kunci PSMS Medan denga n tipis 0-1.
“Di sini kita kalah dari Persebaya (Surabaya) dan (PSMS) Medan. Dan kini kita akan coba menang. Karena di sini tempat dan lapangannya bagus,” seru Gomez seperti dikutip dari laman resmi klub.
Karena itu, pelatih berusia 61 tahun asal Argentina itu bertekad untuk mematahkan tren minor setiap bermain di markas Bali United itu.
“Kita ingin menang dan menyelesaikannya dengan hasil yang paling maksimal. Yang penting adalah tiga poin,” tekad Gomez.
Kendati begitu, mantan juru racik Johor Darul Takzim itu tak menampik jika permainan timnya berbeda tanpa kehadiran Bobotoh di stadion.
Namun, Gomez berharap, Maung Bandung bisa bangkit dan menjawab semua keraguan dengan memenangi laga esok.
“Memang tidak seperti stadion GBLA dan kita tidak bisa bermain di sana di tiga pertandingan terakhir dengan pendukung kita. Dan itu sangat sulit bagi kita,” tuturnya.
“Tapi bukan hanya untuk kita, semua tim akan sulit tanpa suporter,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)