M88cvf

M88cvf là trang web của M88Cvf – Đưa bạn vào thiên đường cá cược

Latest Posts

Soal Dugaan Pengaturan Skor Persib, Exco PSSI: Tak Logis, Persib Klub Kaya!

POJOKSATU.id, BANDUNG – Isu dugaan pengaturan skor atau match fixing  yang sempat melanda kubu Persib Bandung memicu reaksi banyak pihak.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Yoyok Sukawi menilai, isu pengaturan skor cuma salah paham semata. Dia ingin semua pihak bisa membeberkan faktanya terlebih dahulu sebelum menyebar isu.
“Saya pikir itu hanya masalah internal saja. Kesalahapahaman saja itu, saya yakin,” kata Yoyok.
Lagipula, ia menilai isu tersebut sangat tidak masuk akal alias di luar logika. Terlebih, Persib merupakan salah satu tim yang jarang bermasalah dengan finansial.
Menurutnya sponsor Persib yang sudah berjejer banyak di jersey itu tentu sudah memberi pemasukan penting buat klub.
Karena itu, ia mengaku heran dengan mencuatkan isu tersebut. “Mau bayar berapa itu yang menyuap Persib? Tim kaya pasti itu,” imbuhnya.
Isu itu sendiri kini sudah clear dan pihak manajemen Persib telah melakukan klarifikasi terkait persoalan tersebut.
Bahkan, kedua belah pihak yang sempat terlibat friksi, yakni Supardi Nasir dan tiga rekannya dengan sang pelatih Mario Gomez telah saling memaafkan.
(qur/pojoksatu)

Inilah Skuat Persib untuk Hadapi Perseru di Gianyar, tanpa Bomber Andalan

POJOKSATU.ID, BANDUNG – Persib Bandung akan menghadapi Perseru Serui pada pekan ke-32 Go-jek Liga 1 2018. Mario Gomez menyiapkan 18 pemain untuk laga yang akan digelar Jumat (23/11/2018) besok.
Pertandingan kandang usiran kali ini rencananya digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Persib masih akan memainkan laga kandang di luar Pulau Jawa sampai kompetisi musim ini selesai.
Dalam skuat Persib yang berangkat ke Gianyar, beberapa nama yang diangkut antara lain Jonathan Bauman, Bojan Malisic, Supardi, Ghozali Siregar, hingga Ardi Idrus. Mereka siap berjibaku demi membela panji Persib.
BACA JUGA:
Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF, Bima Sakti Minta Maaf!
Kejutan..Mbappe Tidak Masuk 5 Besar Kandidat Peraih Golden Boy Award
Catatan Prestasi Indonesia di Piala AFF: Edisi 2018 Kegagalan Keempat Tembus Semifinal
Sayangnya dalam rombongan kali ini tidak tampak striker haus gol, Ezechiel N’Douassel. Dia harus menjalani skors akumulasi kartu kuning.
Striker Persib Bandung, Ezechiel N’Douassel. (persib.co.id)
Perannya nanti bisa digantikan pemain seperti Patrich Wanggai, Wildan Ramdhani, atau Muchlis Hadi. Tinggal siapa yang siap untuk duet dengan Jonathan Bauman.
Persib harus memenangi pertandingan melawan Perseru. Pasalnya masih ada peluang untuk meraih gelar juara, meski persentasenya lebih kecil dibandingkan PSM Makassar atau Persija Jakarta.
PSM Makassar dan Persija Jakarta, kandidat kuat juara Liga 1 musim 2018.
Tapi minimal Persib masih bisa berjuang untuk mengamankan posisi di zona kompetisi Asia. Dengan begitu Persib minimal harus finis di peringkat ketiga.
Skuat Persib untuk hadapi Perseru:
Kiper : Made Wirawan, Nathsir Fadhil
Belakang : Bojan Malisic, Supardi, Victor Igbonefo, Indra Mustafa, Tony Sucipto, Ardi Idrus
Tengah : Hariono, Atep, Eka Ramdani, Kim Jeffrey Kurniawan, Agung Mulyadi, Ghozali Siregar
Depan : Jonathan Bauman, Patrich Wanggai, M. Wildan Ramdhani, Muchlis Hadi
(fat/pojoksatu)

Laga Indonesia Vs Filipina Bakal Sepi Penonton, Kalaupun Ada Niatnya…

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Pertandingan Indonesia vs Filipina yang dijadwalkan pada Minggu (25/11/2018) mendatang dipastikan bakal sepi penonton. Pasalnya, Tim Garuda sudah dipastikan gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2018.
Kegagalan Indonesia ke semifinal dipastikan setelah Filipina bermain imbang lawan Thailand di Panaad Stadium, Bacolod, Filipina, Rabu (21/11/2018) malam. Hasil yang membuat Indonesia tidak mungkin lagi mengejar perolehan poin dua negara tersebut.
Kepastian tersingkirnya Indonesia ini memantik amarah publik. Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi kembali jadi sasaran. Beberapa saat usai laga Filipina kontra Thailand, tanda pagar #EdyOut jad trending topik di twitter.
BACA JUGA:
Catatan Prestasi Indonesia di Piala AFF: Edisi 2018 Kegagalan Keempat Tembus Semifinal
Klasemen Grup B Piala AFF: Perebutan Tiket Semifinal Ketat, tapi Indonesia Sudah Tidak Dihitung
Wasssalam..Filipina Vs Thailand Seri, Indonesia Dipastikan Tersingkir
Pecinta bola Indonesia menuding Edy Rahmayadi yang rangka jabatan jadi biang kegagalan Tim Garuda. Edy, seperti diketahui selain menjabat Ketum PSSI juga merupakan Gubernur Sumatera Utara. Ia juga masuk dalam jajaran petinggi PSMS Medan.
Ini bukan kali pertama tagar #EdyOut ramai di sosial media. Pada laga perdana Piala AFF 2018 ketika Indonesia takluk 0-1 dari Singapura hastag ini juga jadi trending.
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi.
Bahkan sejumlah superter yang hadir di Singapore National Stadium menggemakan protes ‘Edy Out, Edy Out’.
Dan kini, setelah Indonesia benar-benar dipastikan gagal ke semifinal Piala AFF untuk kali keempat sepanjang sejarah, membuat kemarahan publik kembali memuncak terhadap Edy Rahmayadi.

Indonesia Dipastikan Tersingkir, Bima Sakti Malah Janjikan Ini Saat Lawan Filipina

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti janji anak asuhnya akan tetap tampil ngotot dan mengincar kemenangan saat menghadapi Filipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (25/11/2018) mendatang. Padahal tim Garuda sudah dipastikan gagal ke semifinal Piala AFF 2018.
Harapan Timnas Indonesia melaju ke babak semifinal Piala AFF 2018 pupus sudah. Hal itu dipastikan setelah Filipina bermain imbang 1-1 lawan Thailand di Panaad Stadium, Bacolod, Rabu (21/11/2018) malam.
Dengan demikian Thailand dan Filipina tetap bertahan di peringkat satu dan dua klasemen sementara Grup B dengan 7 poin. Raihan yang tidak mungkin lagi bisa dikejar Indonesia yang baru mengemas tiga poin dari tiga laga.
BACA JUGA:
Inter dan Milan Berebut Gelandang Klub Inggris Ini
Kejutan..Mbappe Tidak Masuk 5 Besar Kandidat Peraih Golden Boy Award
Catatan Prestasi Indonesia di Piala AFF: Edisi 2018 Kegagalan Keempat Tembus Semifinal
Menanggapi kegagalan timnya melaju ke semifinal, Pelatih Timnas Indonesia di Piala AFF 2018, Bima Sakti tidak bisa berkomentar banyak. Ia hanya meminta maaf kepada PSSI dan pecinta bola Tanah Air.
“Pertama saya minta maaf kepada PSSI dan pecinta sepak bola Indonesia,” katanya, Rabu (21/11/) malam dikutip Pojoksatu.id dari Jpnn.com.
Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti memimpin latihan skuat Garuda Skuat di Lapangan ABC, Senayan, Selasa (20/11) pagi. (Pssi.org)
Dia mengakui, rasa kecewa dan sedih pasti menyelimuti negeri ini. Namun, dia berjanji di satu laga yang tersisa, Indonesia bakal tampil maksimal.
“Semua pasti sedih, tapi saya pesan kepada pemain, perjuangan belum selesai dan kami harus tutup pertandingan hari Minggu dengan kemenangan,” ucapnya.
BACA JUGA: Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2018, #EdyOut (Kembali) Trending Topik
Laga yang dimaksud adalah pertandingan terakhir grup B melawan Filipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Kegagalan Indonesia ini, diyakini bakal menjadikan atmosfer pertandingan sepi dan penonton malas datang ke stadion.
Kegagalan menembus semifinal Piala AFF 2018 merupakan yang keempat sepanjang sejarah keikutsertaan Indonesia di turnamen yang sejak 1996 sampai 2004 bernama Piala Tiger ini.

Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF, Bima Sakti Minta Maaf!

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Harapan Timnas Indonesia melaju ke babak semifinal Piala AFF 2018 pupus sudah. Hal itu dipastikan setelah Filipina bermain imbang 1-1 lawan Thailand di Panaad Stadium, Bacolod, Rabu (21/11/2018) malam.
Dengan demikian Thailand dan Filipina tetap bertahan di peringkat satu dan dua klasemen sementara Grup B dengan 7 poin. Raihan yang tidak mungkin lagi bisa dikejar Indonesia yang baru mengemas tiga poin dari tiga laga.
Menanggapi kegagalan timnya melaju ke semifinal, Pelatih Timnas Indonesia di Piala AFF 2018, Bima Sakti tidak bisa berkomentar banyak. Ia hanya meminta maaf kepada PSSI dan pecinta bola Tanah Air.
BACA JUGA:
Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2018, #EdyOut (Kembali) Trending Topik
Klasemen Grup B Piala AFF: Perebutan Tiket Semifinal Ketat, tapi Indonesia Sudah Tidak Dihitung
Kejutan..Mbappe Tidak Masuk 5 Besar Kandidat Peraih Golden Boy Award
“Pertama saya minta maaf kepada PSSI dan pecinta sepak bola Indonesia,” katanya, Rabu (21/11/) malam dikutip Pojoksatu.id dari Jpnn.com.
Dia mengakui, rasa kecewa dan sedih pasti menyelimuti negeri ini. Namun, dia berjanji di satu laga yang tersisa, Indonesia bakal tampil maksimal.
“Semua pasti sedih, tapi saya pesan kepada pemain, perjuangan belum selesai dan kami harus tutup pertandingan hari Minggu dengan kemenangan,” ucapnya.
Timnas Indonesia menyerah 0-1 atas Singapura di laga pembuka Gurp B Piala AFF 2018 (jawapos.com)
Laga yang dimaksud adalah pertandingan terakhir grup B melawan Filipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Kegagalan Indonesia ini, diyakini bakal menjadikan atmosfer pertandingan sepi dan penonton malas datang ke stadion.
Kegagalan menembus semifinal Piala AFF 2018 merupakan yang keempat sepanjang sejarah keikutsertaan Indonesia di turnamen yang sejak 1996 sampai 2004 bernama Piala Tiger ini.

Inter dan Milan Berebut Gelandang Klub Inggris Ini

POJOKSATU.ID, MILAN – Dua klub raksasa Italia, AC Milan dan Inter Milan dilaporkan tertarik merekrut gelandang Everton, Nikola Vlasic yang tengah dipinjamkan ke CSKA Moscow. Vlasic diyakini bakal dilepas klub Inggris itu pada musim panas mendatang.
Vlasic, 21, telah mencetak lima gol dan membuat dua assist dalam 15 penampilan untuk tim Rusia. Penampilannya bersama Timnas Kroasia juga sangat baik sehingga menyita perhatian sejumah klub top Eropa.
Dikutip Pojoksatu.id dari Calciomercato, Vlasic sendiri diklaim tidak ingin lagi jadi pemain Everton setelah musim panas tahun depan.
BACA JUGA:
Kejutan..Mbappe Tidak Masuk 5 Besar Kandidat Peraih Golden Boy Award
Wasssalam..Filipina Vs Thailand Seri, Indonesia Dipastikan Tersingkir
Bintang Inter Jadi Korban Laga Inggris Vs Kroasia, Cedera Parah?
Setelah masa peminjaman selama semusim di CSKA berakhir, ia akan kembali ke Everton untuk sementara. Selanjutnya, VLasic akan dilego dengan kisaran harga 12 juta euro atau sekitar Rp200 miliar.
Berbicara kepada TuttoMercatoWeb awal pekan ini, agen Vlasic, Tonci Martic mengungkapkan tentang masa depan kliennya.
“Mungkinkan dia pindah ke Inter atau Milan? Mari kita lihat, untuk saat ini terlalu dini untuk membicarakannya. Dia dihargai sekitar € 15-20 juta jadi ini adalah harga yang wajar bagi lima atau enam klub Serie A yang meminatinya,” kata Martic.
Martic menilai Vlasic sudah jauh lebih berkembang sehingga sudah waktunya bermain di level tertinggi bersama klub-klub top.
“Dia berada di jalur yang benar untuk bermain di klub-klub top saat ini,” katanya.
Winger Inter Milan, Ivan Perisic.
Inter Milan layak difavoritkan mendapatkan jasa gelandang 21 tahun ini. Pasalnya di Giuseppe Meazza, Vlasic diyakini akan mudah beradaptasi karena sudah ada sejumlah senior sekaligus kompatriotnya.
La Benemata memiliki sejumlah pemain Kroasia seperti Marcelo Brosovic, Ivan Perisic dan terbaru Sime Vrsaljko.
(fat/pojoksatu)

Kejutan..Mbappe Tidak Masuk 5 Besar Kandidat Peraih Golden Boy Award

POJOKSATU.ID, PARIS – Bintang muda Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe tidak masuk dalam kandidat peraih Golden Boy Award 2018. Tentu saja kabar ini cukup mengejutkan sebab pemain 19 tahun ini tampil apik bersama klub dan negaranya, Prancis.
Golden Boy Award atau pemain muda terbaik digagas media ternama Italia, Tuttosport, diberikan kepada pemain terbaik di bawah usia 21 tahun yang dinilai bermain baik di liga-liga top Eropa.
Mengingat usianya baru 19 tahun dan sederet prestasi yang dicapai sepanjang tahun ini, rasanya di luar dugaan nama Mbappe tidak masuk dalam kandidat untuk edisi 2018.
BACA JUGA:
Aslinya Bek Kiri, Dimainkan di Kanan, Begini Perasaan Bule
Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2018, #EdyOut (Kembali) Trending Topik
Kylian Mbappe Harap Pemenang Ballon D’Or Tahun Ini dari Prancis
Mbappe memainkan peran kunci untuk PSG ketika mereka memenangkan semua tiga gelar domestik di musim 2017/18, termasuk Ligue 1. Dia kemudian melanjutkan penampilan apiknya bersama Timnas Prancis di Rusia 2018.
Selain jadi juara dunia, Mbappe juga dinobatkan sebagai pemain muda terbaik Piala Dunia 2018.
Mantan penyerang sayap AS Monaco itu memulai kampanye musim ini dengan sangat baik, mencetak 11 gol dan empat assist dari sembilan pertandingan di divisi teratas Prancis. Namun semua itu ternyata tidak cukup bagi pemenang Golden Boy Award 2017 untuk membuat namanya masuk finalis.
Kylian Mbappe – Striker Paris Saint-Germain dan timnas Prancis terpilih sebagai pemain muda terbaik Piala Dunia 2018.
Sebaliknya, penghargaan tahun ini akan diberikan kepada Trent Alexander-Arnold, Patrick Cutrone, Justin Kluivert, Matthijs de Ligt, dan Vinicius Junior. Bek kanan Liverpool yang berusia 20 tahun adalah salah satu kandidat utama.
BACA JUGA: Wassalam, Peluang TBG Maju di Pilpres 2019 Sudah Tertutup, Ini Penyebabnya
Alexander-Arnold mengalami peningkatan signifikasn musim lalu, memainkan peran penting bagi The Reds dalam perjalanan ke final Liga Champions. Kerja kerasnya membuatnya mendapat panggilan ke skuad Piala Dunia Timnas Inggris.

The 5 man shortlist for this years Golden Boy award;
Justin Kluivert Matthijs de Ligt Trent Alexander-Arnold Vinicius Jr. Patrick Cutrone
No Mbappe? pic.twitter.com/4wzd3Jmypd
— Oddschanger (@Oddschanger) November 21, 2018

Meski hanya sekali dimainkan sebagai starter di Rusia, namun tidak menghambat perkembangannya.
Bintang muda Real Madrid, Vinicius Junior masuk lima besar setelah melakukan debutnya di La Liga. Cutrone dari AC Milan akan berharap mendapatkan penghargaan ini bersama dua finalis Belanda, Kliuvert dan de Ligt.
(fat/pojoksatu)

Aslinya Bek Kiri, Dimainkan di Kanan, Begini Perasaan Bule

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Pelatih Persija Jakarta, Stefano ‘Teco’ Cugura memainkan Rezaldi Hehanussa pada posisi yang tak lazim saat menghadapi Persela Lamongan, Selasa (20/112018) kemarin. Pemain yang karib disapa Bule itu aslinya bek kiri, tapi dimainkan sebagai bek kanan.
Meski demikian, Bule tetap tampil ciamik dan membantu Macan Kemayoran menang 3-0 atas Persela sekaligus memangkas jarak Persija dengan PSM Makassar di puncak klasemen Liga 1.
Pada laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno itu, Rezaldi terlihat nyaman berada di posisi tersebut. Buktinya, dia langsung mencetak gol pembuka bagi Persija.
BACA JUGA:
Siapa Juara Liga 1 Musim 2018, PSM atau Persija? Aji Santoso: Cuma Selisih 5 Persen!
Jadwal 3 Laga Terakhir Persija dan PSM: Pekan ke-33 Paling Krusial!
Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2018, #EdyOut (Kembali) Trending Topik
“Saya hanya menjalankan instruksi pelatih. Teman-teman yang lain juga kerja keras, makanya kami bisa meraih kemenangan ini,” ungkapnya dikutip Pojoksatu.id dari Jpnn.com.
Bule menyebut, selama sesi latihan memang sudah mengasah kemampuannya di posisi bek kanan. Dia hanya berusaha bekerja keras, agar apa yang diinginkan pelatih bisa tercapai.
Untuk urusan mencetak gol, Bule mengaku bangga turut menjadi bagian dari tim saat memperpendek jarak poin dengan PSM Makassar di puncak.
“Ke depan mudah-mudahan bisa menang lagi dan meraih poin penuh di laga sisa,” tuturnya.
(jpnn/fat/pojoksatu)

Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2018, #EdyOut (Kembali) Trending Topik

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Kegagalan Timnas Indonesia melaju ke semifinal Piala AFF 2018 memantik amarah publik. Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi kembali jadi sasaran. Beberapa saat usai laga Filipina kontra Thailand, tanda pagar #EdyOut jad trending topik di twitter.
Pecinta bola Indonesia menuding Edy Rahmayadi yang rangka jabatan jadi biang kegagalan Tim Garuda. Edy, seperti diketahui selain menjabat Ketum PSSI juga merupakan Gubernur Sumatera Utara. Ia juga masuk dalam jajaran petinggi PSMS Medan.
Ini bukan kali pertama tagar #EdyOut ramai di sosial media. Pada laga perdana Piala AFF 2018 ketika Indonesia takluk 0-1 dari Singapura hastag ini juga jadi trending.
BACA JUGA:
Catatan Prestasi Indonesia di Piala AFF: Edisi 2018 Kegagalan Keempat Tembus Semifinal
Wasssalam..Filipina Vs Thailand Seri, Indonesia Dipastikan Tersingkir
Klasemen Grup B Piala AFF: Perebutan Tiket Semifinal Ketat, tapi Indonesia Sudah Tidak Dihitung
Bahkan sejumlah superter yang hadir di Singapore National Stadium menggemakan protes ‘Edy Out, Edy Out’.
Timnas Indonesia menyerah 0-1 atas Singapura di laga pembuka Gurp B Piala AFF 2018 (jawapos.com)
Dan kini, setelah Indonesia benar-benar dipastikan gagal ke semifinal Piala AFF untuk kali keempat sepanjang sejarah, membuat kemarahan publik kembali memuncak terhadap Edy Rahmayadi.
Beragam kritik tajam dan protes keras yang dialamatkan kepada Ketum PSSI itu berseliweran di Twitter.
“Filipina 1-1 Thailand, piala AFF 2018. Otomatis Indonesia nggak bisa lolos ke semi-final. Sudah saatnya Pak edy rahmayadi mundur dari ketua PSSI. Rangkap jabatan menjadi gubernur sumatera utara dan juga menjadi ketua PSSI. Itu namanya maruk jabatan! ,” tulis @SetiadjiDamar.
“Timnas gagal lolos semi final
Vicky Prasetyo grebek Angel Lelga
Gisel gugat gading
Muncul hestek #SaveGempi
Ini semua gara-gara Edy! #EdyOut,” kicau netizen lainnya, @Taufik_Hey.
Bahkan laga terakhir Indonesia di Piala AFF 2018 kontra Filipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (25/11/2018) mendatang, kabarnya akan dijadikan momentum bagi suporter untuk menyuarakan protes agar Edy mundur dari jabatan ketua PSSI.
“Besok pas lawan philipina ramaikan GBK. Buat kumandangkan edy out, #EdyOut,” tulis @99setyadi.
Lalu apakah jika tuntutan publik, Edy mundur dari jabatan Ketua PSSI, masalah sepakbola Indonesia beres? Entahlah!
(fat/pojoksatu)

Catatan Prestasi Indonesia di Piala AFF: Edisi 2018 Kegagalan Keempat Tembus Semifinal

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Timnas Indonesia yang masih menyisakan satu laga penyisihan Grup B, lawan Filipina di GBK, Minggu (25/11/2018) mendatang, sudah dipastikan gagal ke semifinal Piala AFF 2018. Ini merupakan kegagalan keempat Tim Garuda menembus empat besar.
Piala AFF 2018 yang merupakan perhelatan edisi ke-12 awalnya dibidik Indonesia sebagai momen untuk mengakhiri puasa gelar. Pasalnya, sejak turnamen antara negara Asia Tenggara ini digelar pada 1996, Indonesia sudah lima kali tampil di partai puncak namun tak sekalipun jadi juara.
Alih-alih jadi kampiun, anak asuh Bima Sakti malah gagal melewati fase penyisihan grup.
BACA JUGA:
Wasssalam..Filipina Vs Thailand Seri, Indonesia Dipastikan Tersingkir
Thailand Unggul Sementara Atas Filipina, Suporter Indonesia Boleh Bersorak!
Klasemen Grup B Piala AFF: Perebutan Tiket Semifinal Ketat, tapi Indonesia Sudah Tidak Dihitung
Tergabung di Grup B bersama juara bertahan Thailand, Singapura, Filipina dan Timor Leste, Evan Dimas dkk baru sekali merasakan kemenangan (3-1 vs Timor Leste). Dua laga lainnya berakhir dengan kekalahan, 0-1 vs Singapura dan 2-4 lawan Thailand.
Peluang Indonesia melaju ke semifinal akhirnya dipastikan tertutup setelah Filipina bermain imbang 1-1 lawan Thailand di Panaad Stadium, Bacolod, Filipina, Rabu (21/11/2018) malam WIB.
Hasil yang membuat Tim Garuda sudah tidak bisa mengejar perolehan poin dua tim teratas, Thailand dan Filipina (7 poin). Maka laga lawan anak asuh Sven-Goran Eriksson di GBK, Minggu mendatang hanya akan jadi pertandingan ‘wajib’ bagi Indonesia.