M88cvf

M88cvf là trang web của M88Cvf – Đưa bạn vào thiên đường cá cược

Latest Posts

Jadwal Bola Hari Ini, 7 Desember: Indonesia Vs Myanmar, Persib, Derby Manchester, Barcelona dan Real Madrid

POJOKSATU.id, JAKARTA – Para pecinta bola kembali akan disuguhkan sejumlah pertandingan menarik. Sesuai jadwal bola hari ini, Sabtu (7/12/2019) sore hingga Minggu (8/12/2019) dini hari WIB, ada lanjutan Shopee Liga 1, semifinal SEA Games 2019 dan liga-liga top Eropa.
Sore ini, Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi Myanmar U-23 pada laga semifinal sepakbola putra SEA Games 2019. Jika mampu memenang laga di Stadion Rizal Memoriam, Manila, Garuda Muda akan menghadapi pemenang Vietnam kontra Kamboja di final.
Adapun dari lanjutan Liga 1 pekan ke-31, sore ini Persela Lamongan akan menjamu PSM MAkassar kemudian, nanti malam Persib Bandung menghadapi tuan rumah PSS Sleman.
Dari La Liga, Real Madrid akan menjamu Espanyol. Sementara Barcelona menghadapi Real Mallorca. Di Serie A, ada grande partita Lazio kontra Juventus pada Minggu dini hari nanti WIB.
Para pecinta Liga Inggris pasti tidak akan melewatkan super bimatch malam ini, Derby Manchester. Duel Manchester City kontra Manchester United itu akan dihelat di Etihad Stadium.
Selengkapnya, berikut jadwal bola hari ini, Sabtu sore hingga Minggu dini hari WIB:
Sabtu (7/12/2019)
15:00 WIB – SEA Games 2019 – Myanmar vs Indonesia – RCTI (Live)
15:30 WIB – Liga 1 – Persela Lamongan vs PSM Makassar – O Channel (Live)
18:30 WIB – Liga 1 – PSS Sleman vs Persib Bandung – Indosiar (Live)
19:00 WIB – La Liga – Real Madrid vs Espanyol – beIN Sports 1 (Live)
19:30 WIB – Premier League – Everton vs Chelsea – Mola TV (Live)
21:00 WIB – Serie A – Atalanta vs Verona – beIN Sports 2 (Live)
21:30 WIB – Bundesliga – Borussia Monchengladbach vs Bayern Munchen – Fox Sports (Live)
21:30 WIB – Bundesliga – RB Leipzig vs Hoffenheim – Fox Sports 2 (Live)
21:30 WIB – Bundesliga – Borussia Dortmund vs Fortuna Dusseldorf – Fox Sports 3 (Live)
22:00 WIB – La Liga – Granada vs Alaves – beIN Sports 1 (Live)
22:00 WIB – Premier League – Bournemouth vs Liverpool – Mola TV (Live)
22:00 WIB – Premier League – Tottenham vs Burnley – TVRI, Mola TV (Live)
22:00 WIB – Premier League – Watford vs Crystal Palace – Mola TV (Live)
Minggu (8/12/2019)
00:00 WIB – Serie A – Udinese vs Napoli – beIN Sports 2 (Live)
00:30 WIB – Premier League – Manchester City vs Manchester United – Mola TV (Live)
00:30 WIB – La Liga – Levante vs Valencia – beIN Sports 1 (Live)
00:30 WIB – Bundesliga – Bayer Leverkusen vs Schalke – Fox Sports (Live)
02:45 WIB – Serie A – Lazio vs Juventus – RCTI, beIN Sports 2 (Live)
03:00 WIB – La Liga – Barcelona vs Real Mallorca – beIN Sports 1 (Live)
(fat/pojoksatu)

Head To Head Indonesia Vs Myanmar: Garuda Muda Unggul

POJOKSATU.id, MANILA – Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi Myanamr U-23 di semifinal sepakbola putra SEA Games 2019, Sabtu (7/12/2019) sore ini. Jelang duel di Stadion Rizal Memoriam, Manila, Garuda Muda cukup diunggulkan. Apalagi jika merujuk pada tiga pertemuan terakhir.
Indonesia lolos ke semifinal dengan status runner up Grup B, setelah mengalahkan sang juara bertahan Thailand, 2-0, kemudian menang dengan skor identik lawan Singapura.
Sempat kalah 1-2 dari Vietnam, tapi Evan Dimas dkk kemudian berpesta gol ke gawang Brunei, 8-0 dan menang 4-0 pada laga pamungkas kontra Laos.
Bersama Vietnam, Indonesia menjadi tim paling produktif di babak penyisihan dengan torehan 17 gol. Bahkan penyerang Garuda Muda, Osvaldo Haay saat ini menempati posisi teratas daftar top skorer SEA Games 2019.
Hebatnya lagi, sisi pertahanan Indonesia juga cukup solid. Tercatat gawang anak asuh Indra Sjafri paling sedikit kebobolan selama penyisihan grup, 2 gol. Kedua gol itu tercipta ketika kalah dari Vietnam. Empat laga lainnya, Indonesia mencatat clean sheets.
Bandingkan dengan Myanmar, meski berstatus juara Grup A, Aung Kaung Mann dkk merupakan semifinalis paling minim gol. Hanya membukukan 8 gol sepanjang penyisihan grup dan kebobolan 4 kali.
Adapun rekor pertemuan kedua tim, dari tiga bentrok terakhir, Indonesia menang dua kali dan sekali kalah.
Pertemuan terakhir terjadi pada SEA Games 2017 Kuala Lumpur dalam perebutan tempat ketiga. Kala itu, Evan Dimas dkk menang 3-1 dan berhak atas medali Perunggu. Satu kemenangan lainnya dicatat pada SEA Games 2013 dengan skor tipis 1-0.
Adapun satu-satunya kemenangan Myanmar terjadi pada SEA Games 2015, dimana Indonesia takluk 2-4.
Head to head Indonesia vs Myanmar:
29.08.17 Timnas U-23 Indonesia 3 : 1 Myanmar U-23 (SEA Games)
02.06.15 Myanmar U-23 4 : 2 Timnas U-23 Indonesia (SEA Games)
16.12.13 Timnas U-23 Indonesia 1 : 0 Myanmar U-23 (SEA Games)
Jika mampu tampil konsisten seperti sepanjang babak penyisihan grup, Indonesia memang layak diunggulkan bisa mengalahkan Myanmar dan melaju ke final. Bahkan tidak menutup kemungkinan meraih medali emas.
Medali presitisius yang terakhir kali disabet pasukan Merah-Putih pada SEA Games 1991, kebetulan kala itu Filipina jadi tuan rumah. Indonesia mengalahkan Thailand lewat adu penalti setelah bermain imbang tanpa gol di waktu normal.
(fat/pojoksatu)

Preview Indonesia Vs Myanmar: Ayo Garuda Muda, Terbanglah ke Final!

POJOKSATU.id, MANILA – Babak semifinal cabang sepakbola putra SEA Games 2019 akan digelar Sabtu (7/12/2019) hari ini. Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi Myanmar U-23, sementara Vietnam U-23 melawan Kambja U-23.
Pertandingan Indonesia kontra Myanmar akan digelar di Stadion Rizal Memoriam, Manila, sore ini. Jadwal kick off pukul 15.00 WIB.
Meski Indonesia lolos dengan status runner-up Grup B, namun sedikit lebih diunggulkan bisa mengalahkan Myanmar yang merupakan juara Grup A.
BACA JUGA: Klasemen Medali SEA Games 2019: Tembus 40 Emas, Indonesia Lampaui Koleksi Medali di Malaysia
Selain karena komposisi skuat cenderung lebih merata, Indonesia juga mampu melalui persaingan cukup ketat di Grup B.
Garuda Muda bisa lolos ke semifinal setelah mengalahkan sang juara bertahan Thailand, 2-0, kemudian menang dengan skor identik lawan Singapura.
Sempat kalah 1-2 dari Vietnam, tapi Evan Dimas dkk kemudian berpesta gol ke gawang Brunei, 8-0 dan menang 4-0 pada laga pamungkas kontra Laos.
Myanmar sebenarnya melalui perjalanan ke semifinal dengan cukup apik. Hanya Malaysia yang mampu menahan imbang Aung Kaung Mann dkk. Sisanya, Myanmar menang atas tuan rumah Filipina, Timor Leste dan Kamboja.
BACA JUGA: SEA Games 2019: Kalahkan Thailand, Voli Pantai Putra Raih Emas
Jika mampu tampil konsisten seperti sepanjang babak penyisihan grup, Indonesia memang layak diunggulkan bisa mengalahkan Myanmar. Bahkan tidak menutup kemungkinan bisa meraih medali emas.
Medali presitisius yang terakhir kali disabet pasukan Merah-Putih pada SEA Games 1991, kebetulan kala itu Filipina jadi tuan rumah. Indonesia mengalahkan Thailand lewat adu penalti setelah bermain imbang tanpa gol di waktu normal.
Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri. ft/pssi
“Kita siapkan segalanya untuk pertandingan semi final. Myanmar bukan lawan yang mudah, tapi kita punya keyakinan untuk bisa mengalahkan mereka,” kata Indra Sjafri.
Menghadapi Myanmar, Sabtu sore ini, Indra Sjafri tampaknya akan kembali menurunkan skuat terbaiknya. Osvaldo Haay yang merupakan top skorer sementara SEA Games 2019 (7 gol) tampaknya akan tetap jadi ujung tombak.

Marahnya Mesut Ozil Usai Arsenal Dipermalukan Brighton, Lacazette Jadi Sasaran

POJOKSATU.id, LONDON – Playmaker Arsenal, Mesut Ozil kecewa berat usai Arsenal dipermalukan Brighton di Emirates Stadium, Jumat (6/12/2019) dini hari WIB. Pemain berkebangsaan Jerman itu bahkan melampiaskan kemarahannya kepada rekan setimnya, Alexandre Lacazette.
Dikutip Pojoksatu.id dari Metro.co.uk, Ozil tertangkap kamera TV mengeluarkan kata-kata kasar kepada Lacazette setelah kekalahan 1-2 Arsenal dari Brighton.
Pertandingan pekan ke-15 itu merupakan laga debut Freddie Ljungberg sebagai manajer sementara The Gunners setelah Unai Emery dipecat akhir pekan lalu.
Alih-alih mengembalikan Arsenal ke performa terbaiknya, tim asuhan Ljunberg malah kembali menuai hasil buruk.
Arsenal kalah dari Brighton 1-2 pada laga lanjutan Liga Inggris, Jumat (6/12) dini hari WIB. (BBC)
Arsenal tertinggal 0-1 di babak pertama lewat gol Adam Webster. Sempat menyamakan kedudukan lima menit setelah restart, setelah umpan Ozil dikonversi menjadi gol oleh Lacazette.
Arsenal malah takluk 1-2 karena gol Neal Maupay pada 10 menit terakhir, tak bisa lagi disamakan hingga laga bubar.
Setelah peluit akhir berbunyi, Ozil terlihat sangat marah. Kamera televisi menangkap reaksi gelandang itu sambil berteriak ‘Laca’ (Lacazette) ke arah bench Arsenal sebelum dia mengangkat tangannya dengan marah. Lacazette sendiri diganti pada menit ke-77.

Mesut Ozil was visibly frustrated as he left the pitch after tonight’s Arsenal match.#ARSBHA pic.twitter.com/uaelP9Kcx6
— DAZN Canada (@DAZN_CA) December 5, 2019

Ozil terus berteriak ke arah rekan setimnya di Arsenal saat dia berjalan melewati Per Mertesacker dan menuju terowongan.
Pemain Arsenal lainnya, Hector Bellerin mengatakan dia ‘kehilangan kata-kata’ setelah kekalahan terbaru Arsenal. “Saya tidak tahu harus berkata apa. Saya punya perasaan bahwa apa pun yang kita lakukan tidak keluar dengan benar,” kata pemain asal Spanyol itu.
(fat/pojoksatu)

Jadwal Siaran Langsung, 6 Desember: Borneo FC, Madura United, Inter Vs Roma, Villarreal Vs Atletico

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pecinta bola kembali akan disuguhkan sejumlah pertandingan menarik. Sesuai jadwal bola hari ini, Jumat (6/12/2019) sore hingga Sabtu (7/12/2019) dini hari WIB, ada lanjutan Shopee Liga 1 2019 dan liga-liga top Eropa.
Memasuki pekan ke-31 Liga 1, sore ini Borneo FC akan menjamu Tira Persikabo. Kubu tuan rumah mengincar kemenangan untuk menjaga kans finis di posisi kedua.
Kemudian nanti malam Kalteng Putra menghadapi Madura United dan di saat bersamaan Barito Putera menjamu Semen Padang.
Pada Sabtu dini hari, giliran pentas liga-liga top Eropa. Dari Serie A, ada grande partita Inter Milan melawan AS Roma di Giuseppe Meazza.
Sementara dari La Liga, Villarreal akan menjamu Atletico Madrid. Adapun di Ligue 1, Lille lawan Brest dan Nimes menghadapi Lyon.
Selengkapnya, berikut jadwal siaran langsung bola hari ini:
Jumat (6/12/2019)
15:30 WIB – Borneo FC vs Tira Persikabo – Indosiar (Live)
18:30 WIB – Kalteng Putra vs Madura United – Indosiar (Liverpool)
18:30 WIB – Barito Putera vs Semen Padang – Vidio (Live)
Sabtu (7/12/2019)
01:00 WIB – Ligue 1 – Lille vs Brest – QQ Sports (Live)
02:45 WIB – Ligue 1 – Nimes vs Lyon – Bein Connect (Live)
02:45 WIB – Serie A – Inter MIlan vs AS Roma – Bein 2 (Live)
03:00 WIB – La Liga – Villarreal vs Atletico Madrid – Bein 1 (Live)
02:30 WIB – Bundesliga – Eintracht Frankfurt vs Hertha Berlin – Fox Sports (Live)
(fat/pojoksatu)

Brighton Permalukan Arsenal di Kandang Sendiri

POJOKSATU.id, JAKARTA – Arsenal harus mengakui keunggulan Brighton pada laga pekan ke-15 Liga Inggris, Jumat (6/12) dini hari WIB.
Bermain di kandang sendiri, The Gunners takluk dengan skor 1-2. Hasil ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan Arsenal di lima pertandingan terakhir.
Mereka mendapat tiga kali hasil seri dan dua kali kalah. Arsenal pun kini ada di posisi ke-10 dengan perolehan 19 poin.
Sementara Brighton, tambahan tiga angka membuat mereka ada di posisi ke-13 dengan perolehan 18 poin. Ini kemenangan pertama setelah menelan tiga kekalahan beruntun.
Pada pertandingan tersebut, Adam Webster membuka keunggulan untuk Brighton pada menit ke-36. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.
Di babak kedua, Alexandre Lacazette menandai penampilannya yang ke-100 di Arsenal dengan mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-50.
Memasuki menit ke-80, tim tamu yang unggul dalam penguasaan bola berhasil menambah keunggulan.
Kali ini, Neal Maupay yang mencatatkan namanya di papan skor. Brigton pun menang dengan skor 1-2 dari Arsenal.
Sementara itu, pada pertandingan lainnya, Newcastle meraih kemenangan saat menghadapi Sheffield United dengan skor 0-2.
Dengan hasil tersebut, Newcastle kini ada di posisi ke-11 dengan 10 poin. Mereka memiliki poin yang sama dengan Sheffield United di posisi kesembilan.
(zul/pojoksatu)

Selain Marco Silva, Empat Pelatih Klub Liga Inggris Ini Juga Dipecat

POJOKSATU.id, JAKARTA – Everton baru saja mengumumkan kabar pemecatan pelatih Marco Silva pada Jumat (6/12) dini hari WIB.
Dengan ini, Marco Silva menjadi pelatih kelima yang dipecat klub di Liga Inggris musim ini.
Sebelumnya, Javi Gracia menjadi pelatih pertama yang dipecat. Ia dipecat pada awal September lalu oleh Watford.
Gracia dianggap tidak bisa mengangkat performa Watford. Tercatat, mereka hanya meraih satu kali hasil seri dan satu kemenangan di ajang Piala Liga.
Watford pun menggantinya dengan Quique Sanchez Flores. Namun, setelah empat bulan, ia juga dipecat menyusul kekalahan 2-1 dari Southampton, Minggu (1/12) dini hari WIB.
Saat ini, Watford ada di dasar klasemen dengan hanya satu kemenangan. Sisanya, lima kali seri dan sembilan kali kalah.
Pelatih berikutnya yang dipecat adalah Mauricio Pochettino. Tottenham Hotspur mengumumkannya paa Rabu (20/11) dini hari WIB.
Pochettino dianggap gagal membawa timnya bersinar musim ini. Posisinya kini digantikan oleh Jose Mourinho.
Terakhir, Unai Emery. Sempat diprediksi sebelumnya, kabar pemecatannya diumumkan petinggi klub Jumat (29/11) lalu.
Arsenal tampil buruk di awal musim 2019/20. Granit Xhaka dkk tak pernah menang dalam tujuh laga terakhir di semua kompetisi dan pada penampilan terbaru di Liga Europa kalah di kandang sendiri dari Eintracht Frankfurt 1-2, Jumat (29/11) dini hari WIB.
Saat ini, Freddie Ljungberg ditunjuk sebagai pelatih. Namun, dikabarkan ia hanya sementara. Arsenal disebut-sebut tertarik mendatangkan Massimiliano Allegri dan Mauricio Pochettino.
(zul/pojoksatu)

Everton Resmi Pecat Marco Silva

POJOKSATU.id, JAKARTA – Everton dikabarkan memecat pelatih Marco Silva setelah 18 bulan bertugas.
Dilansir BBC, adapun pemecatan ini dilakukan setelah Everton menelan kekalahan 5-2 dari Liverpool pada laga lanjutan Liga Inggris, Rabu waktu setempat.
Ini merupakan kekalahan kekalahan ketiga yang didapat secara beruntun dan kesembilan yang didapat Everton musim 2019/20.
Saat ini, mereka ada di urutan ke-18 atau masuk di zona degradasi dengan hanya memiliki 14 poin.
Pasca pemecatan, Duncan Ferguson ditempatkan sebagai pelatih sementara dan akan mengelola tim melawan Chelsea pada Sabtu mendatang.
Pihak klub mengatakan mereka bakal segera menunjuk manajer baru secepat mungkin.
Dalam laporan disebutkan, David Moyes sebelumnya dirumorkan masuk dalam daftar pengganti sementara yang potensial. Namun urung karena mendapat respon negatif.
Moyes menghabiskan 11 tahun sebagai manajer Everton, dan kembalinya telah dilihat oleh penggemar sebagai langkah mundur mengingat kurangnya keberhasilan sejak berangkat ke Manchester United pada 2013.
(zul/pojoksatu)

Jamu Bhayangkara FC, Persebaya Surabaya Krisis Pemain

POJOKSATU.id, SURABAYA – Persebaya Surabaya dikabarkan mengalami krisis pemain jelang laga lawan Bhayangkara FC, pada Minggu (8/12) mendatang.
Sejumlah nama diragukan bakal tampil. Diantaranya Hansamu Yama, Oktafianus Fernando dan Miswar Saputra.
Ketiganya terancam absen karena masih dalam kondisi yang kurang fit. Hansamu dan Ofan bahkan tidak hadir dalam sesi latihan di lapangan Unesa kemarin sore.
Menanggapi kondisi ini, pelatih Persebaya Aji Santoso memberi izin libur. “Biar mereka istirahat,” katanya.
“Besok (hari ini, Red) kan masih ada latihan. Jadi, saya akan lihat perkembangan kedua pemain itu ke depannya,” sambungnya.
Selain itu, seluruh pemain dalam kondisi prima. Mental mereka juga terkerek setelah lima laga tak terkalahkan. “Alhamdulillah, pemain sudah menemukan kepercayaan diri yang sempet hilang,” ujarnya.
Meski begitu, Aji Santoso meminta anak asuhnya tak cepat jemawa. Sebab, masih ada empat laga sisa yang harus dilakoni. Jika terlena, tren positif bisa saja terhenti.
“Kalau kami bisa memaksimalkan empat laga, peluang kami untuk finis di posisi dua atau tiga cukup besar. Untuk itu, saya berharap anak-anak bisa maksimal,” tandasnya.
(jpc/pojoksatu)

Ansu Fati Tidak Akan Meninggalkan Barcelona

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ansu Fati tidak akan meninggalkan Barcelona, termasuk dengan status pinjaman.
Kepastian ini disampaikan ayah Ansu Fati, Bori Fati. Dirinya memberi tahu bahwa putranya sudah menandatangani kontrak baru hingga 2022.
Bukan hanya memperpanjang masa bakti, dalam kesepakatan baru tersebut, tertulis klausul pelepasannya ditingkatkan dari 100 juta euro menjadi 170 juta euro.
“Kenapa dia pergi di jendela transfer ini? Dia muda dan dia berlatih bersama Barça, belajar dari yang terbaik,” kata Bori Fati dilansir Football Espana.
“Dia sangat senang; dia tidak bisa meminta lebih dari Barca. Dia tahu bahwa dia masih muda dan dia tidak bisa turun,” sambungnya.
Ansu Fati mengalami musim yang terbilang menyenangkan. Berhasil masuk ke skuat senior Barcelona, ia berhasil mencatatkan 2 gol dari 9 penampilannya bersama Barca di Liga Spanyol.
Raihan tersebut menjadikan pemain berusia 17 tahun ini masuk dalam daftar pencetak gol termuda Barcelona.
(zul/pojoksatu)