W88top casino trực tuyến

Fakhri Husaini Tanggapi Peluang 4 Pemain Baru Timnas U-16 Dimainkan Lawan Iran

POJOKSATU.ID, SELANGOR – Skuat Timnas Indonesia U-16 diperkuat empat pemain baru di Piala Asia U-16 2018. Mereka menggantikan empat penggawa Garuda Asia yang menjuarai Piala AFF U-16 lalu karena terbentur aturan.
Empat pemain ‘pengganti’ itu adalah Muhammad Uchida Sudirman, Fatah Aji, Subhan Fajri dan Cecep Mulyana.
Lalu bagaimana peluang mereka dimainkan pada laga perdana lawan Iran di Stadion Nasional Bukit Jalil, Jumat (21/9/2018) besok? Pelatih Timnas U-16, Fakhri Husaini mengatakan keempat pemain itu sudah sebulan bergabung dengan skuat Piala Asia, namun dianggap masih butuh waktu beradaptasi.
Kartu Merah Lawan Valencia, Ronaldo Tetap Bisa Tampil di Kandang MU
“Kecepatan adaptasi mereka sampai sekarang saya melihat masih belum bisa sepenuhnya. Memang enggak mudah bagi pemain baru di tim yang berbeda budaya, pelatihnya berbeda, lalu bergabung empat minggu terus bisa langsung padu,” kata Fakhri, di Lapangan Wisma FAM, Selangor, Kamis (20/9/2018) dikutip dari Goal.
Ditambahkan Fahri, empat pemain ini harus lebih cepat dalam beradaptasi, terutama untuk beberapa hal penting.
“Pertama dari segi fisik mereka juga belum bisa mengejar fisik dengan pemain lain yang sudah lebih lama bergabung. Pemahaman taktik juga, mereka tentu tidak bisa dengan cepat beradaptasi karena para pemain ini baru berusia 16 tahun.”
“Tapi saya puas dengan apa yang mereka perlihatkan untuk cepat beradaptasi dengan semangatnya,” kata mantan Kapten Timnas Indonesia itu.
Untuk itu, Fakhri belum bisa menjanjikan apakah ada di antara empat pemain baru itu yang dimainkan pada laga lawan Iran.
Meski peluang bermain sepertinya lebih kecil ketimbang David Maulana dkk, Fakhri mengaku sengaja memanggil mereka ke Malaysia untuk menambah pengalaman.
“Ada peluang bermain, tapi saya tentu harus memprioritaskan yang lama dulu. Tiga dari empat pemain baru itu kan kelahiran 2003, buat saya ini aset kita.”
“Kenapa kami panggil? Ada pemain kelahiran 2002, tapi kalau 2002 enggak bisa cepat beradaptasi juga, lebih bagus saya bawa yang 2003. Itu supaya lebih berpengalaman dan bisa kami pakai untuk tahun depan,” jelasnya.
(fat/pojoksatu)