W88top casino trực tuyến

Indra Sjafri Ogah Komentari Tudingan Vietnam

POJOKSATU.id, PHNOM PEHN – Timnas U-22 Indonesia sukses menyegel satu tiket ke final Piala AFF U-22 2019 usai mengandaskan Vietnam di semifinal, di Stadion Phnom Penh, Kamboja, Minggu (24/2) petang.
Muhammad Luthfi Kamal Baharsyah menjadi pahlawan kemenangan usai mencetak satu-satu gol yang tercipta di pertandingan tersebut.
Kubu Vietnam sendiri terlihat kecewa atas hasil pertandingan tersebut, bahkan menuding wasit jadi biang kerok atas kegagalan mereka menembus partai final.
Indra Sjafri – Pelatih Timnas U-22 Indonesia (antara)
“Ini adalah laga semi-final yang sama sekali tidak mudah, dan saya tahu itu. Tapi menurut saya, wasit tidak bagus, sedikit berat sebelah,” tutur Nguyen seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman Goal.
“Bisa Anda lihat kami punya banyak situasi di kotak penalti (Indonesia), tapi wasit tidak melakukan apa-apa soal itu,” ucapnya.
Nguyen juga mengkritisi performa skuat Indra Sjafri yang bermain cenderung kasar. “Indonesia bermain terlalu keras, dan saya pikir itu sedikit berlebihan,” imbuhnya.
Pelatih timnas U-22 Indonesia, Indra Sjafri sendiri ogah menanggapi komentar pelatih Vietnam termasuk memberikan penilaian terhadap kinerja wasit. “Kalau soal wasit saya tidak paham, ada match commissioner. Secara keseluruhan dalam pertandingan seketat ini bisa saja wasit membuat kekeliruan,” tuturnya.
Meski begitu, laga itu sendiri memang berlangsung keras. Terbukti wasit Thant Zin Oo asal Myanmar harus merogoh enam kartu kuning untuk pemain timnas dan dua untuk Vietnam atas sejumlah pelanggaran yang terjadi.
Adapun penggawa skuat Garuda yang mendapat kartu kuning antara lain Bagas Adi, Osvaldo Haay, Witan Sulaeman, Awan Setho, Firza Andika, dan Rafi Syarahil.
(qur/pojoksatu)