W88top casino trực tuyến

Soal Insiden Mati Lampu di Laga Persebaya Vs Tira Persikabo, Ini Kata PLN

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pertandingan Persebaya Surabaya vs Tira Persikabo di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) diwarnai insiden mati lampu.
Hal itu terjadi pada menit ke-67. Penerangan cahaya di tribun timur tiba-tiba mati.
Melihat situasi ini, Bonek yang berada di GBT tak tinggal diam. Mereka langsung menyalakan lampu dari smartphone.
Tribun stadion pun menyala karena aksi tersebut. Tapi, hal itu tak lantas membuat laga dilanjutkan. Sebab, penerangan tetap saja temaram.
Bonek lantas menyanyikan chant. Yel-yel “dispora sabotase” terdengar nyaring. Chant itu seolah menyindir Dispora Surabaya selaku pengelola stadion berkapasitas 50 ribu penonton tersebut.
“Kami juga kaget. Biasanya nggak pernah seperti ini. Kami tidak tahu (penyebabnya) karena posisi kami hanya penyewa,” kata Ram Surahman, sekretaris Persebaya.
Untung, setelah 14 menit lampu kembali menyala. Laga pun dilanjutkan.
Terkait dengan matinya lampu di GBT, PLN pun buka suara. Melalui siaran persnya, Senior Managers General Affairs PT PLN Unit Induk Distribusi Jatim A. Rasyid Naja menjelaskan, tidak ada kaitannya mati lampu itu dengan pasokan listrik dari PLN.
“Berdasarkan keterangan panitia, penyelenggara lampu sorot menggunakan listrik dari genset. Sementara listrik PLN digunakan untuk keperluan sebagian lampu tribun dan parkir,” jelasnya.
(jpc/pojoksatu)