Kalah dari PSMS, Pelatih Martapura FC : Kok, PSSI Tega-teganya Tugaskan Wasit yang Begini

POJOKSUMUT.com, PALEMBANG-Pelatih Martapura FC, Frans Sinatra Huwae tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya atas kepimpinan wasit Steven Yubel Poli (Sulawesi Utara), saat timnya dikalahkan PSMS 1-2 di Stadion Jakabaring, Kamis (14/11/2019).
Pada babak 8 Besar Grup B Liga 2, Martapura sudah menelan kekalahan dua dari tiga laga sehingga dipastikan tersingkir dari peluang lolos ke babak semifinal. Sebelumnya, Martapura kalah dari Persik Kediri.
Frans menyebut sebagai pelatih dirinya mengakui pertandingan berakhir 2-1 untuk kemenangan PSMS. “Selamat untuk PSMS. Tapi, selama ini saya hidup di bola, saya ikuti aturan sepak bola, tahun ini entah yang keberapa, kok PSSI tega-teganya nugaskan wasit yang begini?,” tandasnya usai pertandingan.
Secara permainan disebutnya PSMS menang, tapi secara kepimpinan wasit jauh dari harapan. “Saya orang yang sportif, saya akui PSMS bisa memaksimal dua kesempatan untuk dua gol, namun apa yang terjadi selalu pemain yang dirugikan saya tidak bicara untuk pertandingan hari ini (saja),” tegasnya.
Dia meminta wasit mau memahami dan mengerti bahwa sepak bola Indonesia dalam keadaan sulit. “Belajar mengerti bahwa klub hidupnya susah, tapi saya akan bangga kalah dengan aturan. Jangan diperkosalah (aturan), di bench saya tanpa komunikasi, mereka (wasit) ke dalam tiba-tiba (ofisial kami) dikartu kuning, apa yang terjadi di dalam mereka tidak laporkan, ini ada apa. Saya tidak menuduh wasit, tapi ini tujuan apa, kalau mau sepak bola maju, adakah wasit kita ini dihukum? Belum tahu saya belum pernah,” tuturnya.
Frans meminta PSSI menugaskan figur yang tepat untuk laga sekelas 8 besar. “Secara permainan saya akui PSMS menang, saya sportif tapi tolong untuk panitia PSSI penugasan apa ini, apakah klub harus mundur terus. Saya bangga sama pemain saya yang tidak berbuat apa-apa di lapangan, sabar, walaupun aturan itu diperkosa, kenapa harus takut aturan ditegakkan. Pemain saya tidak akan memukul wasit, selama saya jadi pelatih, tapi wasit jangan perkosa aturan, itu saja yang mau saya sampaikan,” paparnya.
“Saya ucapkan selamat untuk PSMS, sukses untuk mereka. Tapi untuk ke depanya ayo sama-sama kita benahi sepak bola agar maju dan besar hatilah jadi pengadil jangan semua selalu tim dan pemain yang dihukum, dirugikan,” jelasnya.
Kemudian, saking kecewanya, Frans menguak fakta menyedihkan dan klasik di sepak bola Indonesia. “Pernahkah mereka (wasit) berpikir, mohon maaf Martapura datang ke sini dengan kekurangan. Pemain saya datang sama dengan semua kasus gaji belum dibayar tapi mereka bisa sabar, ini harusnya jadi masukan. Tapi kalau begini-begini wasit dipukul pemain yang kena. Sampai kapan? tolong dicatat saya secara pertandingn kalah 2-1 tapi tolong dicatat masukan kami ini, terutama buat Panpel berikan masukan ke wasit agar mereka jadi manusia yang baik. Kita berangkat ke sini dengan doa, dengan pengorbanan, kalah sportif kita tidak ada yang kita sangkal,”  bebernya.
Sesi temu pers usai laga menjadi ajang Frans mengeluarkan isi dalam hatinya soal sepak bola Indonesia secara umum termasuk untuk ketua umum terpilih PSIS, Iwan Bule. “Semua berharap semoga ‘anak tiri’ (Liga 2) ditengok (dilihat). Ini kan liga 2 mana ada pengurus PSSI yang datang. Mudah-mudahan pengurus yang baru peduli agar aturan ini jangan pemain terus yang dirugikan. Ada babak begini (8 besar) (harusnya) dilihat (sama pengurus PSSI). Makanya kasar saya bilang Liga 2 anak tiri,” jelasnya.
Sementara itu, kapten Martapura, Amirul Mukminin mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekannya yang berjuang sampai peluit akhir. “Dengan segala keputusan yang ada oleh pengadil di lapangan, pemain tetap fight hingga menit terakhir, saya bangga,” tegasnya. (nin/pojoksumut)

James Rodriguez Masuk Radar Inter Milan
Saturday November 30, 2019

POJOKSATU.id, JAKARTA – Setelah Olivier Giroud dan Granit Xhaka, Inter Milan dilaporkan bakal mengincar pemain Real Madrid, James Rodriguez. Dilansir Football Italia, Inter saat ini sedang merencanakan untuk memperkuat tim... Read more >

Karim Benzema Tolak Bayaran Mahal MU Demi Real Madrid
Thursday December 05, 2019

POJOKSATU.id, JAKARTA – Karim Benzema ternyata pernah menolak pinangan Manchester United meski ditawar dengan harga mahal. Hal ini diungkapkan Presiden Lyon Jean-Michel Aulas. Dikatakan, ketika itu Benzema memilih mewujudkan impiannya... Read more >

The post Karim Benzema Tolak Bayaran Mahal MU Demi Real Madrid appeared first on M88cvf.

The post James Rodriguez Masuk Radar Inter Milan appeared first on M88cvf.

Hasil Lengkap Pekan ke-28 Liga 1: Tim Papan Atas Bertumbangan, Kecuali Borneo FC
Sunday November 24, 2019

POJOKSATU.id, JAKARTA – Keseluruhan pertandingan pekan ke-28 Shopee Liga 1 musim 2019 sudah digelar. Dari empat tim teratas, hanya Borneo FC yang meraih kemenangan. Sementara Bali United, Persipura Jayapura dan... Read more >

The post Hasil Lengkap Pekan ke-28 Liga 1: Tim Papan Atas Bertumbangan, Kecuali Borneo FC appeared first on M88cvf.