Monthly Archive: December 2019

Antarkan Brighton Raih Kemenangan, Jahanbakhsh Emosional Cetak Gol Perdana

POJOKSATU.id, JAKARTA – Alireza Jahanbakhsh terlihat emosional usia mencetak gol perdananya untuk Brighton saat mengalahkan Bournemouth, Sabtu (28/12) malam WIB.
Pemain asal Iran yang membuat penampilannya ke-27 untuk Brighton ini, membantu kemenangan timnya dengan mencetak gol pembuka saat laga baru berjalan tiga menit.
Brighton pun mampu mempertahankan keunggulan 1-0 hingga babak pertama berakhir. Di babak kedua, tuan rumah berhasil menambah keunggulan.
Kali ini Aaron Mooy yang mencatatkan namanya di papan skor usai mencetak gol di menit ke-79.
Hingga akhir pertandingan tidak ada tambahan gol tercipta. Brighton meraih tiga poin dengan kemenangan 2-0 atas Bournemouth.
Ini merupakan kemenangan pertama Brighton dalam lima pertandingan terakhir. Dimana sebelumnya mereka menelan dua kekalahan dan mendapat dua kali hasil seri.
Dengan hasil ini, mereka ada di urutan ke-13 dengan perolehan 23 poin. Sedangkan Bournemouth ada di urutan ke-16 dengan 20 poin.
(zul/pojoksatu)

Serius Datangkan Raphael Varane, Segini Anggaran Tottenham Hotspur

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pasca merekrut Jose Mourinho sebagai pelatih, Tottenham Hotspur dikabarkan tengah berencana untuk merekrut sejumlah pemain.
Nama yang santer mencuat adalah bek Real Madrid, Raphael Varane. Football Espana mengklaim, Tottenham Hotspur serius dengan rencananya ini.
Sebab, disebutkan, mereka menyiapkan anggaran 80 juta euro atau sekitar Rp 1,2 triliun. Bukan hanya itu, Mourinho meminta klub segera merampungkan transfer ini.
Sudah menjadi rahasia umum, Mourinho memang sudah lama menginginkan Varane masuk dalam skuadnya bahkan saat masih ada di Manchester United.
Namun ketika itu, keinginannya gagal terwujud karena Real Madrid enggan melepasnya.
Sementara itu, Varane sendiri memang sempat dikaitkan dengan pintu keluar Real Madrid, namun untuk mendapatkannya tidak akan mudah.
Pasalnya, Varane masih memiliki kontrak hingga 2022 dan nilai klausul lepasnya mencapai 500 juta euro.
(zul/pojoksatu)

Mario Gomez Dikabarkan Bakal Gabung ke Arema FC?

POJOKSATU.id, JAKARTA – Mario Gomez dikabarkan tidak lagi menangani Borneo FC musim depan. Ia pun dikabarkan bakal gabung dengan Arema FC.
Presiden Borneo FC Nabil Husein tidak menyangkal saat dikonfirmasi soal hengkangnya Gomez.
“Setelah pertandingan terakhir (22/12), ada pembicaraan antara saya dan beliau mengenai masa depan di Borneo FC. Beliau terbuka dengan saya bahwa ada beberapa tawaran. Kami sepakat belum bisa melanjutkan kerja sama untuk musim depan. Saya mengapresiasi itu,” ujar Nabil dikutip dari Jawa Pos.
Akan tetapi, Nabil menegaskan penyebab hengkangnya Gomez bukan uang. “Namun, ada beberapa faktor yang tidak bisa saya sebutkan. Intinya, beliau sudah pamitan dengan baik,” jelasnya.
Meski sudah ada kesepakatan berpisah dari eks pelatih Persib Bandung tersebut, manajemen tim berjuluk Pesut Etam itu tetap menerima masukan Gomez untuk menentukan pelatih anyar.
“Karena Coach Gomez kan sudah membangun fondasi tim ini. Jadi, pelatih baru nanti tidak mulai dari nol lagi,” tuturnya.
Sementara itu, saat ini Borneo FC sudah mengantongi enam nama calon pelatih anyar. Dua nama di antaranya adalah pelatih lokal. Ada yang berasal dari Eropa dan Amerika Latin.
Namun, Nabil masih enggan menyebutkan nama-namanya. Ia hanya memastikan Borneo FC tak lama lagi mengumumkan nama pelatih baru.
(jpc/pojoksatu)

Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong Baru Bisa Bilang Terima Kasih

POJOKSATU.id, BOGOR – Pelatih Timnas Indonesia resmi dikenalkan oleh PSSI, sore ini (28/12). Ia adalah pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae Yong.
Pelatih yang dikontrak semalam empat tahun ini, mengaku tidak akan kesulitan beradaptasi dengan cuaca di Indonesia.
Sebab menurutnya, cuaca di Korea Selatan dengan di Indonesia tidak jauh berbeda.
“Untuk cuaca di Indonesia tidak begitu berbeda dengan Korea. Jadi untuk adaptasi, pastinya tidak ada masalah,” ujarnya.
Sementara itu, soal bahasa, Shin Tae Yong tampaknya tidak khawatir bakal jadi kendala.
Terlebih lagi, dirinya menuturkan akan belajar bahasa Indonesia. Saat ini, ia mengaku baru bisa mengucapkan ‘terima kasih’.
“Soal belajar (bahasa Indonesia) saya pelajari pelan-pelan, yang saya bisa diucapkan baru ‘terima kasih’,” katanya.
Seperti diketahui, pasca ditunjuk sebagai pelatih, Shin Tae Yong berencana akan memanggil 60 pemain mulai dari kelompok umur, U-20, U-22 juga senior.
“Untuk sekarang, saya tidak bisa berkomentar apa-apa mengenai Timnas Indonesia. Nanti setelah bertemu pemain, baru bisa menilai. Pada 6 Januari 2020, saya akan kembali lagi ke sini mengumpulkan pemain,” tandasnya.
(adi/pojoksatu)

Usai Diperkenalkan Sebagai Pelatih Indonesia, Shin Tae Yong Langsung Pulang Kampung

POJOKSATU.id, BOGOR – PSSI baru saja memperkenalkan Shin Tae Yong sebagai pelatih Timnas Indonesia di Stadion Pakansari, Cibinong Kabupaten Bogor, Sabtu (28/12/2019) sore. Shin dikontrak hingga empat tahun ke depan.
Selain menukangi Timnas Indonesia senior, Shin Tae Yong juga akan memimpin Timnas Indonesia U-20 yang akan berlaga di Piala Dunia U-20 2021 mendatang.
Usai diperkenalkan sore tadi, Shin langsung pulang kampung, bertolak ke Korea Selatan.
“Setelah dari Pakansari akan kembali pulang (ke Korea Selatan, red),” kata Shin, dikutip Pojoksatu.id dari JPNN.
Sumber di internal PSSI menjelaskan, Shin Tae Yong dijadwalkan kembali ke Indonesia pada awal Januari nanti. Dia akan mulai bekerja, di bulan-bulan tersebut.
“Rencana kembali ke Indonesia pekan pertama Januari nanti, mungkin di tanggal 5 Januari 2020,” terang sumber tersebut.
Pelatih yang pernah menukangi Korsel di Piala Dunia 2018 itu tak hanya membesut Skuad Garuda yang akan melakoni laga lanjutan Kualifikasi Piala DUnia 2022 pada Maret 2020, tetapi juga mengurus timnas kelompok umur.
Namun untuk target terdekat, Shin diminta lebih fokus dulu menyiapkan skuat Garuda Muda yang akan berlaga di Piala Dunia U-20 2021. Pasalnya, Timnas Indonesia senior sudah tersingkir di kualifikasi Piala Dunia 2022.
“Kemarin Shin secara detail menyampaikan kepada saya bagaimana teknis dan strategi untuk mengembangkan tim nasional Indonesia,” ujar Ketua PSSI, Iwan Bule kepada wartawan saat melakukan jumpa pers.
Kemudian, lanjut Iwan Bule sapaan akrabnya, finalisasi kontraknya telah selesai dilaksanakan. Shin Tae Yong akan menjalankan program atau proyek jangka panjang dengan durasi kerjasama 4 tahun.
Tentunya, lanjut Iwan Bule, Shin diharapkan bisa membangun tim nasional Indonesia yang solid dan berprestasi. Hal itu tentu tidak bisa dilakukan dengan instan. Namun terukur dengan program kepelatihan yang disusun oleh tim pelatih.
“Jadi Shin Tea Yong tidak bekerja sendiri nanti ada asisten dan pembantunya yang dibawa dari korea dan pelatih-pelatih yang ada di Indonesia,” tutup Iwan Bule.
(adi/pojokbogor)

60 Pemain Bakal Dipanggil untuk Ikut Seleksi Timnas

POJOKSATU.id, BOGOR – Shin Tae Yong resmi dikenalkan sebagai pelatih Timnas Indonesia di Ruang VIP Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (28/12) sore.
Ia pun mengungkap rencana yang akan dilakukan pasca ditunjuk sebagai pelatih. Dikatakan, dirinya akan memanggil beberapa nama pemain mulai dari kelompok umur.
“Saya akan panggil pemain, jumlahnya 60. Mereka dari U-20, U-22 dan juga senior,” katanya.
Rencananya, latihan perdana dalam rangka seleksi pemain ini akan dihelat 13 Januari mendatang di Jakarta.
Sebelumnya, Shin Tae-Yong mengatakaan akan pulang ke Korea Selatan dan ke Indonesia pada 6 Januari mendatang.
Dia akan datang bersama seluruh staf kepelatihannya dan menyiapkan timnas Indonesia melakoni sisa laga di Kualifikasi Piala Dunia 2022.
“Saya akan pulang (ke Korea Selatan-red), nanti saya kembali dan memulai program,” katanya.
Terkait rencana seleksi pemain juga dibenarkan oleh Waketum PSSI Iwan Budianto. Dia menegaskan, bahwa PSSI akan meluncurkan surat pemanggilan kepada pemain dan klub pada 10 Januari.
“Tanggal 6 Januari di sini, dia akan langsung kami berikan database pemain. Setelah dipilih nama-nama yang akan dipanggil, pada 10 Januari kami luncurkan suratnya ke klub-klub,” tandasnya.
Untuk diketahui, pelatih asal Korea Selatan itu menandatangani kontrak berdurasi 4 tahun sebagai pelatih Timnas Garuda.
(jpnn/pojoksatu)

Tukangi Timnas Senior dan Indonesia U-20, Shin Tae Yong Fokus ke Piala Dunia 2021

POJOKSATU.id, BOGOR – Pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae Yong (STY) resmi menakhodai Timnas Indonesia untuk jangka waktu 4 tahun. Selain melatih tim senior, Shin juga akan menjadi pelatih kepala untuk Timnas Indonesia U-20, dengan fokus utama menghadapi Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang.
Pelatih 50 tahun itu diharapkan bisa membawa Bagus Kahfi dkk berbicara banyak di pentas dunia dua tahun mendatang, di mana Indonesia sebagai tuan rumah.
“Dia melatih Timnas Indonesia senior dan U-20. Namun, dia juga ingin memantau perkembangan timnas level usia seperti U-22 dan U-16,” ujar Ketua PSSI, Mochamad Iriawan pada prosesi perkenalan Shin Tae Yong di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Sabtu (28/12/2019).
Seperti diketahui, PSSI dan Shin Tae Yong telah melakukan penandatanganan kontrak dengan PSSI untuk menjadi pelatih Timnas Indonesia, di Ruang VIP Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.
Penandatangan sendiri dilakukan STY dan Ketua PSSI, Mochammad Iriawan atau Iwan Bule. Turut disaksikan Wakil Ketua PSSI, Iwan Budianto, Sekjen PSSI, Ratu Tisha.
Shin akan melakukan tugas pertamanya memimpin Timnas Indonesia pada lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 yang akan dilaksanakan pada Maret 2020.
Namun, Shin diminta lebih fokus menyiapkan skuat Garuda Muda yang akan berlaga di Piala Dunia U-20 2021. Pasalnya, Timnas Indonesia senior sudah tersingkir di kualifikasi Piala Dunia 2022.
“Kemarin Shin secara detail menyampaikan kepada saya bagaimana teknis dan strategi untuk mengembangkan tim nasional Indonesia,” ujarnya kepada wartawan saat melakukan jumpa pers.
Kemudian, lanjut Iwan Bule sapaan akrabnya, finalisasi kontraknya telah selesai dilaksanakan. Shin Tae Yong akan menjalankan program atau proyek jangka panjang dengan durasi kerjasama 4 tahun.
Tentunya, lanjut Iwan Bule, Shin diharapkan bisa membangun tim nasional Indonesia yang solid dan berprestasi. Hal itu tentu tidak bisa dilakukan dengan instan. Namun terukur dengan program kepelatihan yang disusun oleh tim pelatih.
“Jadi Shin Tea Yong tidak bekerja sendiri nanti ada asisten dan pembantunya yang dibawa dari korea dan pelatih-pelatih yang ada di Indonesia,” tutup Iwan Bule.
(adi/pojokbogor)

Adrien Rabiot Diincar Arsenal, Begini Respon Juventus

POJOKSATU.id, JAKARTA – Adrien Rabiot dikabarkan jadi target utama Mikel Arteta pasca ditunjuk sebagai pelatih anyar Arsenal.
Menurut laporan sejumlah media Italia, Juventus segera merespon kabar tersebut. Dikatakan, raksasa Serie A ini bakal menolak tawaran dari Arsenal.
Seperti laporan Sport Mediaset, Juventus tidak bersedia membiarkan Rabiot pergi pada Januari mendatang dan bahkan tidak akan mempertimbangkan tawaran pinjaman dari Arsenal.
Awal bulan ini, bos Juventus Maurizio Sarri mengakui bahwa Rabiot merasa sulit untuk menyesuaikan diri, terlebih lagi dengan kepribadian sang pemain yang pendiam.
Sementara itu, Arsenal akan menghadapi pertempuran untuk mempertahankan Granit Xhaka bulan depan.
Setelah bermain imbang 1-1 dengan Bournemouth di Boxing Day, agen Xhaka mengklaim bahwa kliennya telah menyetujui persyaratan pribadi dengan Hertha Berlin.
Sekarang ini, klub Bundesliga itu harus menyetujui biaya transfer dengan Arsenal.
“Dengar, aku akan mengatakannya dengan jujur, kami setuju dengan Hertha BSC dan ingin pergi ke Berlin,” kata José Noguera kepada Blick.
“Kami telah memberi tahu bos klub Arsenal Raul Sanllehi dan direktur olahraga Edu Gaspar, serta pelatih baru Mikel Arteta,” sambungnya.
(zul/pojoksatu)

RESMI…Shin Tae Young Latih Timnas Indonesia, Dikontrak 4 Tahun

POJOKSATU.id, BOGOR – Tim Nasional Indonesia resmi memiliki pelatih baru, Shin Tae Yong. Pelatih asal Korea Selatan itu menandatangani kontrak berdurasi 4 tahun sebagai pelatih Timnas Garuda.
Shin meneken kontrak lalu diperkenalkan ke media oleh PSSI di Ruang VIP Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (28/12/2019) sore.
Penandatangan sendiri dilakukan STY dan Ketua PSSI, Mochammad Iriawan atau Iwan Bule. Turut disaksikan Wakil Ketua PSSI, Iwan Budianto dan Sekjen PSSI, Ratu Tisha.
Shin akan melakukan tugas pertamanya pada lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 yang akan dilaksanakan pada bulan Maret 2020.
Ketua PSSI, Mochammad Iriawan atau Iwan Bule menjelaskan alasan penunjukan Shin sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Menurut Iriawan, pemilihan Shin sesuai hasil rapat Exco PSSI, Departemen Teknik serta sejumlah pelatih yang ada di Indonesia.
Pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae Yong resmi menukangi Timnas Indonesia, Sabtu (28/12/2019). ft/adipojokbogor
“Kemarin Shin secara detail menyampaikan kepada saya bagaimana teknis dan strategi untuk mengembangkan tim nasional Indonesia,” ujarnya kepada wartawan saat melakukan jumpa pers, usai pendatanganan kontrak.
Kemudian, lanjut Iwan Bule, finalisasi kontraknya telah selesai dilaksanakan. Shin Tae Yong akan menjalankan program atau proyek jangka panjang dengan durasi kerjasama empat tahun. “Nanti ada konsulnya kenapa 4 tahun,” ucapnya.
Tentunya, lanjut Iriawan, ingin membangun tim nasional Indonesia yang solid dan berprestasi. Hal itu tentu tidak bisa dilakukan dengan instan. Namun terukur dengan program kepelatihan yang disusun oleh tim pelatih.
“Jadi Shin Tea Yong tidak bekerja sendiri nanti ada asisten dan pembantunya yang dibawa dari korea dan pelatih-pelatih yang ada di Indonesia,” tutup Iwan Bule.
(adi/pojokbogor)

Dibuang Persib Bandung, Hariono Resmi Gabung Juara Liga 1

POJOKSATU.id, GIANYAR – Mantan bintang Persib Bandung, Hariono dikabarkan resmi bergabung dengan juara Liga 1 musim 2019, Bali United. Kepastian ini diketahui dari akun twitter resmi Bali United yang dipantau Pojoksatu.id pada Sabtu (28/12/2019) siang.
Dalam cuitan itu, selain ucapan selamat datang juga tampak video unggahan bergabungnya sang gelandang pengangkut air itu dengan tim berjuluk Serdadu Tridatu.
Dalam video tersebut awalnya terlihat sebuah chat grup WA yang memperbincangkan soal foto yang sudah bocor.
Foto itu berupa sang gelandang sedang melakukan sesi foto dengan menggunakan seragam Bali United.

Ketika lagi dikerjain tapi uda ketauan .Kolaborasi antara Blimin Galak dan Editor Naik Gaji disaat momen kebocoran. .Swasti Prapta Hariono! pic.twitter.com/JC44Q2pOjm
— Bali United FC (@BaliUtd) December 28, 2019

Selanjutnya pada video tersebut terlihat kata ‘Gondrong’ yang merupakan ciri khas dari Hariono.
Ada juga ucapan selamat datang Hariono menggunakan bahasa Bali ‘Swasti Prapta @gondronghariono’.
Cuitan tersebut menegaskan jika Bali United musim depan akan diperkuat gelandang pengalaman sekelas Hariono.
Pengumuman yang sekaligus menjawab pertanyaan netizen tentang masa depan Hariono.
Hariono sendiri sebelumnya membela Persib Bandung selama 11 tahun, atau sejak 2008 lalu, era pelatih Jaya Hartono.
Bersama Persib, Hariono mencatatkan 231 penampilan dengan 1 torehan 1 gol di kompetisi resmi. Gelandang 34 tahun itu sukses membawa Persib meraih gelar juara Liga Indonesia 2014 dan Piala Presiden 2015.
Sebenarnya ia masih mau menjadi pemain Maung Bandung, namun kontraknya tidak diperpanjang dan akhirnya bergabung Bali United.
(fat/pojoksatu)