W88top casino trực tuyến

Tukangi Timnas Senior dan Indonesia U-20, Shin Tae Yong Fokus ke Piala Dunia 2021

POJOKSATU.id, BOGOR – Pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae Yong (STY) resmi menakhodai Timnas Indonesia untuk jangka waktu 4 tahun. Selain melatih tim senior, Shin juga akan menjadi pelatih kepala untuk Timnas Indonesia U-20, dengan fokus utama menghadapi Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang.
Pelatih 50 tahun itu diharapkan bisa membawa Bagus Kahfi dkk berbicara banyak di pentas dunia dua tahun mendatang, di mana Indonesia sebagai tuan rumah.
“Dia melatih Timnas Indonesia senior dan U-20. Namun, dia juga ingin memantau perkembangan timnas level usia seperti U-22 dan U-16,” ujar Ketua PSSI, Mochamad Iriawan pada prosesi perkenalan Shin Tae Yong di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Sabtu (28/12/2019).
Seperti diketahui, PSSI dan Shin Tae Yong telah melakukan penandatanganan kontrak dengan PSSI untuk menjadi pelatih Timnas Indonesia, di Ruang VIP Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.
Penandatangan sendiri dilakukan STY dan Ketua PSSI, Mochammad Iriawan atau Iwan Bule. Turut disaksikan Wakil Ketua PSSI, Iwan Budianto, Sekjen PSSI, Ratu Tisha.
Shin akan melakukan tugas pertamanya memimpin Timnas Indonesia pada lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 yang akan dilaksanakan pada Maret 2020.
Namun, Shin diminta lebih fokus menyiapkan skuat Garuda Muda yang akan berlaga di Piala Dunia U-20 2021. Pasalnya, Timnas Indonesia senior sudah tersingkir di kualifikasi Piala Dunia 2022.
“Kemarin Shin secara detail menyampaikan kepada saya bagaimana teknis dan strategi untuk mengembangkan tim nasional Indonesia,” ujarnya kepada wartawan saat melakukan jumpa pers.
Kemudian, lanjut Iwan Bule sapaan akrabnya, finalisasi kontraknya telah selesai dilaksanakan. Shin Tae Yong akan menjalankan program atau proyek jangka panjang dengan durasi kerjasama 4 tahun.
Tentunya, lanjut Iwan Bule, Shin diharapkan bisa membangun tim nasional Indonesia yang solid dan berprestasi. Hal itu tentu tidak bisa dilakukan dengan instan. Namun terukur dengan program kepelatihan yang disusun oleh tim pelatih.
“Jadi Shin Tea Yong tidak bekerja sendiri nanti ada asisten dan pembantunya yang dibawa dari korea dan pelatih-pelatih yang ada di Indonesia,” tutup Iwan Bule.
(adi/pojokbogor)