W88top casino trực tuyến

Debut Manis Eriksen, Conte Kini Punya Strategi Cadangan Mematikan

POJOKSATU.id, MILAN – Sukses Inter Milan melaju ke semifinal Coppa Italia 2019/20 ditandai dengan debut bintang anyar Nerazzurri, Christian Eriksen. Pemain yang baru bergabung awal pekan ini langsung masuk sebagai pemain pengganti pada laga lawan Fiorentina, Kamis (30/1/2020) dini hari WIB.
Usai pertandingan, pelatih Inter, Antonio Conte mengaku ‘terpaksa’ memainkan Eriksen pada laga kontra Fiorentina itu. Pasalnya, stok gelandang terbatas dan Eriksen harus masuk untuk memberi perubahan.
Eriksen menyelesaikan kepindahannya dari Spurs ke Giuseppe Meazza pada hari Selasa, bergabung dengan Nerazzurri dalam kesepakatan 16,8 juta juta pound atau sekitar Rp300 miliar.
Gelandang 27 tahun itu dengan cepat masuk ke jantung aksi dalam pertandingan perempat final hari Rabu, sebagai pengganti dengan 24 menit tersisa, menggantikan Alexis Sanchez.
Pada saat itu skor 1-1, sebelum Nicolo Barella langsung mencetak gol kemenangan – hanya 42 detik setelah Eriksen menginjak rumput Giuseppe Meazza.
Awalnya Conte tidak tertarik membawa Eriksen ke medan perang, begitu cepat setelah kedatangannya. Namun, terpaksa karena kurangnya pilihan.
“Kami tidak berniat menggunakan Eriksen secepat ini, karena ia baru memulai latihan bersama kami kemarin, tetapi gelandang yang tersedia cuma Matias Vecino dan Barella,” kata Conte kepada Rai Sport.
“Eriksen memiliki karakter dan meningkatkan level kualitas skuad. Saya berharap mendapatkan lebih banyak pemain, karena kami benar-benar terbatas di tengah.”
Kehadiran Eriksen yang terbukti bisa menghidupkan lini tengah Inter, membuat Conte kini punya strategi cadangan yang mematikan.
Selama ini, Conte menggunakan formasi 3-5-2 dengan dua gelandang tengah (Sensi dan Barella) beroperasi di depan regista yang diperankan Marcelo Brozovic.
Eriksen bisa menggantikan salah satu dari Sensi dan Barella, namun pada pertandingan lawan Fiorentina, pemain Timnas Denmark itu bertugas sebagai trequarista.
Dengan peran itu, playmaker di belakang dua striker memberi keleluasaan kepada Eriksen, membagi bola atau sesekali melepaskan tendangan dari luar kotak penalti.
Pada pertandingan itu, Eriksen sempat memberi assist brilian kepada Lautaro Martinez yang berhasil menjaringkan bola. Sayangnya dianulir wasit karena striker asal Argentina offside.
“Kami mencoba sistem dengan trequarista hari ini untuk mengatasi absennya Stefano Sensi dan Marcelo Brozovic.
“Eriksen dapat bermain dalam beberapa peran yang berbeda, dan kita akan lihat – itu bisa menjadi pilihan, tetapi kita harus lebih banyak mengusahakannya.”
“Kami agak terpaksa menggunakan tiga striker bersama karena saya tahu tentang masalah di lini tengah,” pungkas Conte.
(fat/pojoksatu)
The post Debut Manis Eriksen, Conte Kini Punya Strategi Cadangan Mematikan appeared first on Pojoksatu.id.