ac milan

Granit Xhaka Jadi Rebutan Duo Milan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Dua klub asal Italia, Inter Milan dan AC Milan dikabarkan tertarik untuk memboyong Granit Xhaka.
Dilansir Football-Italia, duo Milan ini tampaknya memantau situasi Xhaka di Arsenal yang dikaitkan dengan pintu keluar klub.
Diketahui, Milan membutuhkan pemain berpengalaman untuk memimpin lini tengah, mengarungi sisa musim 2019/20.
Sementara Inter, butuh amunisi anyar untuk menambah kedalaman skuat bersaing di seluruh kompetisi.
Sebelumnya, Xhaka juga dikaitkan dengan mantan klubnya, Borussia Monchengladbach. Namun, kabar ini langsung mereda lantaran sang pemain enggan kembali bermain di Jerman.
Masa depan Xhaka di Arsenal sendiri memang masih tanda tanya. Ia diprediksi bakal meninggalkan klub pada Januari 2020 mendatang.
Kabar ini menyusul perselisihannya dengan suporter Arsenal beberapa waktu lalu. Akibat masalahnya ini, status kapten Xhaka pun dicopot.
(zul/pojoksatu)

Kembali ke Serie A? Ibrahimovic Minta Gaji Segini, Klub Miskin Auto-Mundur

POJOKSATU.id, MILAN – Penyerang veteran asal Swedia, Zlatan Ibrahimovic tampaknya belum bersedia gantung sepatu meski sudah memasuki usia 38 tahun. Ia digadang-gadang bakal kembali berkarir di Serie A Italia.
Setelah kontraknya bersama klub MLS, LA Galaxy berakhir, Ibrahimovic sekarang berstatus bebas transfer. Ia bisa membahas kontrak dengan klub manapun, dan sejumlah klub Italia berada di barisan terdepan.
BACA JUGA: Duel Jojo Vs Ginting Berlangsung 81 Menit! Ginting Tantang Jagoan Tuan Rumah di Final
Ada AC Milan, AS Roma, Fiorentina hingga Bologna. Meski mantan klubnya di Inggris, Manchester United juga dikaitkan dengan Ibra.
Dikutip Pojoksatu.id dari Daily Mail, Ibrahimovic menyatakan bersedia kembali bermain di Serie A asal ada klub yang bersedia memenuhi permintaan gajinya.
Dalam hal ini, mentan pemain Ajax, Barcelona, Juventus, Inter Milan, Paris Saint-Germain dan AC Milan itu menuntut honor sebesar 860 ribu pound atau setara dengan Rp14,6 miliar per bulan.
Zlatan Ibrahimovic ketika membal Inter Milan.
Mantan pemain internasional Swedia ini mengkonfirmasi awal pekan ini bahwa waktunya bersama LA Galaxy telah berakhir setelah dua tahun yang produktif di MLS tetapi belum mengumumkan langkah selanjutnya.
Ibrahimovic, 38, telah dikaitkan dengan klub-klub di seluruh Eropa tetapi kembali ke Italia dengan klub Serie A dilihat sebagai tujuan yang paling mungkin, dengan mantan klub AC Milan, Bologna, Roma, Napoli dan Fiorentina semuanya diyakini tertarik.
BACA JUGA: Pelatih Brasil Curhat ke Wasit: Messi Suruh Saya Diam!
Tetapi menurut La Repubblica, klub yang berhasil meyakinkan striker untuk menandatangani kontrak dengan mereka harus membayar 860 ribu pound per bulan selama enam bulan untuk memastikan kesepakatan. Klub yang kondisi finansialnya lemah, tampaknya harus mundur teratur dari perburuan Ibra.
Kembali ke mantan klub Milan, yang pernah ia bela antara 2010 dan 2012 dengan mencetak 56 gol, tampaknya menjadi favorit tetapi mereka diyakini berusaha mengurangi permintaan upah Ibra.
Ibrahimovic juga memiliki tugas sukses lainnya di Serie A bersama Juventus dan Inter Milan selama 20 tahun karir seniornya, memenangkan tujuh trofi utama di Italia.
Pemain asal Swedia itu tampaknya tidak sepenuhnya yakin untuk bergabung dengan Milan, sementara itu juga diyakini Napoli bisa menjadi klub Italia keempat dalam karirnya, setelah sebelumnya bekerja dengan manajer Carlo Ancelotti di Paris Saint Germain.
Ada juga saran bahwa ia mungkin akan kembali ke mantan klub Manchester United lainnya, setelah kepergian Romelu Lukaku ke Inter musim panas lalu.
Masa depan Zlatan Ibrahimovic diharapkan menjadi lebih jelas dalam beberapa minggu mendatang dan kemungkinan besar akan bergabung dengan klub barunya di bursa transfer Januari.
(fat/pojoksatu)

Ngambek di Laga Juventus Vs Milan, Ronaldo Bisa Kena Sanksi Dua Tahun

POJOKSATU.id, TURIN – Megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo bisa terkena larangan bermain selama dua tahun setelah meninggalkan Stadion Allianz pada Senin (11/11/2019) dini hari WIB, kala Juventus mengalahkan AC Milan 1-0.
Superstar asal Portugal itu keluar dari lapangan dan langsung menyusuri terowongan setelah digantikan pada menit ke-55. Pemain depan itu tampak kesal terhadap pelatihnya, Maurizio Sarri dan menggumamkan sesuatu dengan marah ketika dia keluar.
Mantan striker Italia, Antonio Cassano – pernah bermain untuk Milan, Inter, Roma, dan Real Madrid, antara lain – mengemukakan kemungkinan sanksi dua tahun, ketika mendiskusikan pengalamannya yang serupa dan memperingatkan Ronaldo bahwa ia berpotensi melanggar peraturan anti-doping.
“Apakah dia pergi sebelum akhir pertandingan?” Cassano bertanya di acara televisi Italia Tika-Taka.
“Anda tidak dapat melakukan itu karena ada kontrol anti-doping,” ujarnya.
Mentan pemain Sampdoria yang kini berusia 37 tahun itu menyamakan pengalaman Ronaldo dengan pengalamannya ketika meninggalkan Stadio Olimpico lebih awal saat membela Roma.
“Saya harus segera kembali ke stadion untuk menghindari larangan dua tahun,” kata Cassano yang memilih untuk keluar lebih awal selama pertandingan melawan rival mereka Lazio.
Namun tidak indikasi bahwa Ronaldo meninggalkan Allianz untuk menghindari tes doping. Sang pelatih, Maurizio Sarri membela anak asuhnya yang menilai wajar seorang pemain ngambek saat diganti.
Mantan manajer Chelsea menjelaskan bahwa keputusannya untuk menggantikan Ronaldo adalah karena cedera yang dia bawa saat ini.
“Selama bulan lalu, dia memiliki masalah kecil pada lututnya. Dia cedrea dalam pelatihan dan itu merusak ligamennya,” kata Sarri kepada Sky Sport Italia setelah kemenangan 1-0 atas Milan.
“Itu mempengaruhi penampilannya dan dia tidak dalam kondisi terbaiknya saat ini,” kata Sarri.
“Dia melakukan segala yang mungkin untuk dilakukan, tetapi saya melihat dia tidak sehat dan berpikir yang terbaik untuk melepasnya,” tuturnya.
(fat/pojoksatu)

Tambah Kekuatan, AC Milan Ingin Pinjam Dua Pemain Real Madrid Ini

POJOKSATU.id, JAKARTA – AC Milan berencana untuk menambah kekuatan pada transfer Januari 2020 mendatang.
Dilansir dari Calciomercato, Milan tertarik untuk meminjam dua pemain Real Madrid, yakni Vinicius Junior dan Brahim Diaz.
Menurut laporan, Rossoneri ingin meminjamnya hingga akhir musim agar bisa membantu mencapai target.
Diketahui, pada awal musim 2019/20, tim asuhan Stefano Pioli mengalami kesulitan.
Berdasarkan dari catatan di klasemen, dari 11 pertandingan yang dijalani, Milan baru empat kali menang.
Sisanya, satu kali imbang dan enam kali menelan kekalahan. Alhasil, mereka pun ada di urutan ke-11 dengan perolehan 13 poin.
Menurut laporan, Milan kemungkinan akan mendapatkan Brahim Diaz. Sebab, ia jarang dimainkan oleh Zinedine Zidane.
Sementara Vinicus, meski harus bersaing dengan Rodrygo dan Eden Hazard, ia masih jadi pilihan sang pelatih.
(zul/pojoksatu)

Nicolo Zaniolo Antarkan Kemenangan AS Roma Atas AC Milan

POJOKSATU.id, JAKARTA – AS Roma memetik kemenangan saat menjamu AC Milan pada laga lanjutan Serie A, Senin (28/10) dini hari WIB.
Pada pertandingan tersebut, Roma menang dengan skor tipis 2-1 atas tamunya, Milan.
Tuan rumah memimpin 1-0 di babak pertama setelah Edin Dzeko mencetak gol di menit ke-38.
Namun, Milan berhasil menyamakan kedudukan berkat Theo Hernandez. Ia mencatatkan namanya di papan skor usai mencetak gol di menit ke-55.
Selang tiga menit, Roma kembali memimpin. Kali ini, Nicolo Zaniolo yang mencetak gol.
Gol Zaniolo membuat timnya berhasil meraih poin penuh pada pertandingan tersebut.
Tambahan tiga poin membuat AS Roma menempati posisi lima di klasemen sementara Serie A dengan perolehan 16 poin.
Sedangkan Milan, kini ada di posisi ke-12 dengan 10 poin. Mereka hanya berjarak satu poin dari Sassuolo di posisi ke-14.
(zul/pojoksatu)

Kontra AC Milan, AS Roma Krisis Pemain

POJOKSATU.id, JAKARTA – AS Roma akan menjamu AC Milan pada laga pekan ke-9 Serie A, pada Senin (28/10) dini hari WIB.
Menghadapi tim yang berada di posisi ke-11, kondisi tuan rumah tidak lebih baik. Pasalnya, mereka kini tengah krisis pemain.
Setidaknya, ada tujuh pemain yang akan absen karena mengalami cedera. Mereka adalah Davide Zappacosta yang cedera ligamen lutut, Lorenzo Pellegrini (retak metatarsal).
Kemudian ada Henrikh Mkhitaryan (abduktor), Amadou Diawara (lutut), Bryan Cristante (abduktor), Cengiz Under (paha) dan Nikola Kalinic (retak fibula).
Seolah belum cukup, kondisi Roma untuk laga nanti diperparah absennya wide attacker Justin Kluivert karena skors.
Jelang laga nanti, Paulo Fonseca pun menungkapkan kekhawatirannya. “Kekhawatiran terbesar saya saat ini adalah membuat tim secara fisik kembali fit melawan Milan (setelah laga kontra Moenchengladbach, Red). Kami tidak bisa bereksperimen (di strategi, Red) karena tidak punya banyak pilihan pemain,” ucap Fonseca dilansir Corriere dello Sport.
Sementara itu, AC Milan juga menghadapi krisis. Tetapi, bukan badai cedera seperti Roma, melainkan krisis psikis para pemain.
Hal itu dipicu pemecatan pelatih Marco Giampaolo yang hanya bertahan tujuh giornata karena menelan empat kekalahan.
Stefano Pioli yang menjadi suksesor juga belum banyak memberikan perubahan. Laga debutnya pada giornata kedelapan kontra tim promosi Lecce hanya berakhir imbang 2-2 (21/10).
Perkiraan susunan pemain
AS Roma : Lopez (g); Spinazzola, Mancini, Smalling, Kolarov; Pastore, Veretout; Florenzi (c), Zaniolo, Perotti; Dzeko.
AC Milan : Donnarumma (g); Calabria, Musacchio, Romagnoli (c), Hernandez; Kessie, Biglia, Paqueta; Suso, Leao, Calhanoglu.
(jpc/pojoksatu)

Hari Ini Resmi Diperkenalkan Sebagai Pelatih Milan, Segini Gaji Stefano Pioli

POJOKSATU.id, MILAN – AC Milan baru saja memecat Marco Giampaolo. Sebagai gantinya, Rossoneri menunjuk eks pelatih Fiorentina dan Inter Milan, Stefano Pioli. Rencananya, pelatih 53 tahun itu akan diperkenalkan secara resmi pada Rabu (9/10/2019) malam ini atau paling lambat Kamis besok.
Pioli sendiri sudah tiba di Milan tadi malam. Ia akan menjadi pelatih baru Milan, menurut laporan Calciomercato.com.
Setelah pertemuan kemarin sore antara dengan manajemen Rossoneri, Pioli tiba di Milan pada malam hari ditemani oleh stafnya. Dia kemudian makan malam bersama Zvonimir Boban dan Frederic Massara.
Pengumuman resmi Pioli sebagai pelatih baru Milan diharapkan malam ini atau besok paling lambat.
Masih dari laporan Calciomercato, Pioli akan diberikan kontrak dua tahun dengan gaji sekitar 1 juta euro atau sekitar Rp16 miliar untuk tahun pertama dan 1,5 juta euro pada musim kedua.
Video kedatangan Pioli di kota Milan beredar luas di media sosial tadi malam. Calciomercato memberi judul videonya: Milan, ini Pioli: pelatih baru Rossoneri terciduk di pusat kota Milan!
Milan memutuskan memecat Giampaolo setelah klub tampil buruk di awal musim ini. Dari tujuh laga Serie A yang sudah dilakoni, Rossoneri menelan empat kekalahan dan 3 kali menang.
Salah satu kekalahan yang tak bisa diterima fans dan manajemen adalah tumbang 0-2 dari tim sekota, Inter Milan pada giornata keempat lalu.
AC Milan pun terpuruk di peringkat 13 klasemen sementara Serie A dengan 9 poin.
Pertandingan pekan ke-8 melawan Lecce di San Siro pada 21 Oktober mendatang akan menjadi laga debut Pioli sebagai pelatih baru Milan.
(fat/pojoksatu)

AC Milan Pecat Marco Giampaolo, Ini Penggantinya

POJOKSATU.id, JAKARTA – Belum lama menjalani perannya sebagai pelatih, Marco Giampaolo dikabarkan dipecat AC Milan.
Ya, Giampaolo bergabung dengan Milan pada Juni 2019 lalu. Ia dikontrak hingga Juni 2021 mendatang.
Meski begitu, pihak manajemen Rossoneri memutuskan untuk mengakhiri kerja sama.
Sejumlah hasil negatif yang diderita Gianluigi Donnarumma dkk di kancah Serie A, disinyalir jadi pemicunya.
Tercatat, dari tujuh pertandingan yang dilakoni, Rossoneri meraih kemenangan tiga kali. Salah satunya di pertandingan lawan Genoa.
Pada pertandingan pekan ke-7, Milan menang dengan skor 2-1. Akan tetapi, tampaknya hal tersebut tidak bisa menyelamatkan nasib Giampaolo di Milan.
Untuk memperbaiki posisi Milan di klasemen yang saat ini ada di urutan ke-13, AC Milan tentu tidak akan membiarkan kursi kepelatihan kosong terlalu lama.
Lantas siapa pengganti Giampaolo? Milan dikabarkan sudah menunjuk Stefano Pioli.
Ia adalah mantan pelatih Inter Milan. Dilaporkan, Stefano Pioli akan menjalankan tugasnya sebagai pelatih hingga akhir musim.
(zul/pojoksatu)

Andriy Shevchenko : Saya Mencintai AC Milan, tapi…

POJOKSATU.id, JAKARTA – Rumor pemecatan Marco Giampaolo sebagai pelatih AC Milan terus jadi bahasan.
Sejumlah nama yang disebut-sebut bakal jadi calon pengganti Giampaolo pun bermunculan. Mulai dari Rudi Garcia, Claudio Ranieri, Luciano Spalletti, hingga Massimiliano Allegri.
Terbaru, nama Andriy Shevchenko yang merupakan legenda klub juga muncul sebagai calon kuat pengganti Giampaolo.
Ditanyakan perihal kabar ini, dilansir Football Italia, Shevchenko memberikan pernyataan yang bisa mengakhiri rumor calon pengganti pelatih AC Milan.
Dirinya mengaku belum dihubungi pihak klub soal kabar tersebut. Saat ini, dikatakan dirinya tengah fokus menangani Timnas Ukraina dengan target membawanya ke Euro 2020.
“Saya mencintai AC Milan, tetapi pihak klub belum menghubungi saya dan dari segi profesional saya tidak memikirkan Milan,” ujarnya.
“Saya adalah pelatih utama Timnas Ukraina dan usaha saya sepenuhnya dikerahkan untuk negara ini. Saya ingin mengikuti Euro 2020 dengan para pemain saya,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Tidak Menyangka Milan Alami Empat Kekalahan, Ini Kata Paolo Maldini

POJOKSATU.id, JAKARTA – AC Milan kembali alami kekalahan saat menghadapi Fiorentina pada lanjutan Liga Italia, Senin (30/9) dini hari WIB.
Bermain di San Siro, Milan kalah 1-3 dari Fiorentina. Dengan ini, tim asuhan Marco Giampaolo mengalami tiga kekalahan beruntun.
Ini juga kekalahan keempat dalam enam laga yang mereka lakoni. Hasil ini membuat mereka kini ada di posisi ke-16 dengan enam poin.
Tak ayal, penampilan Milan pun jadi sorotan. Direktur Milan Paolo Maldini pun buka suara.
Maldini mengaku tidak menyangka Milan akan kembali mengalami kekalahan. Meski begitu, ia tetap membela Giampaolo.
Pasalnya, Milan saat ini mengambil resiko membangun tim dengan pemain yang relatif berusia muda. Meski begitu, ia optimis Rossoneri akan bangkit.
“Kami memilih Marco Giampaolo sebagai pelatih utama, tentu kami akan membelanya. Kami paham bahwa semua pelatih akan membutuhkan waktu. Kami paham bahwa kami akan menghadapi masalah, walau kami juga tidak menyangka bahwa kami akan mendapatkan empat kekalahan dari enam pertandingan,” ujarnya dilansir dari Football Italia.
“Milan adalah tim prestisius dengan sejarah yang panjang, tim ini memiliki banyak pemain muda, yang belum dapat menerima perbandingan dengan tim yang sukses di masa lalu,” sambungnya.
(zul/pojoksatu)