ajax

Tanpa Sejumlah Pemain Kunci, Begini Prakiraan Line-up Chelsea untuk Hadapi Ajax

POJOKSATU.id, AMSTERDAM – Klub Premier League, Chelsea akan menghadapi Ajax Amsterdam di Johan Cruijff Arena, Rabu (23/10/2019) malam ini. Tim asuhan Frank Lampard dipastikan tanpa sejumlah pemain kunci jelang matchday 3 Grup H itu.
Dikutip Pojoksatu.id dari Express, Lampard harus menambal sejumlah pos yang ditinggal pemain inti. Mungkin ada enam pemain utama yang harus absen pada laga ini. Terbaru, Ross Barkley.
Pemain internasional Inggris itu mengalami cedera pergelangan kaki saat menang 1-0 atas Newcastle pada akhir pekan dan absen latihan pada Selasa kemarin. Sementara N ‘Golo Kante juga tidak terlibat di Cobham.
Kante mengalami masalah pergelangan kaki dan hamstring sehingga tidak akan tampil di Amsterdam.
Kedua pemain itu bergabung dalam daftar pemain Chelsea yang dibekap cedera. Sebelumnya sudah ada nama Andreas Christensen dan Ruben Loftus-Cheek di meja perawatan dan Antonio Rudiger dan Emerson Palmieri juga diragukan tampil.
Namun, Rudiger dan Palmieri sama-sama mengambil bagian dalam pelatihan pada hari Selasa dan hampir pulih kembali.
Kurt Zouma dan Fikayo Tomori akan tetap berada di tengah pertahanan Chelsea sementara Marcos Alonso harus mempertahankan tempatnya di bek kiri. Sementara Reece James bisa menggantikan peran Cesar Azpilicueta di sisi kanan.
Jorginho akan bergabung dengan Mateo Kovacic dan Mason Mount di lini tengah sementara Lampard memiliki pilihan yang sulit dalam serangan.
Willian dan Callum Hudson-Odoi keduanya starter ketika melawan Newcastle dan berpotensi dimainkan sejak awal lagi untuk membantu Tammy Abraham di lini depan.
Namun, Pedro dan Christian Pulisic juga sama-sama siap dimainkan. Sementara Olivier Giroud dan Michy Batshuayi juga menuntut jam bermain lebih banyak dan bisa jadi alternatif Lampard di depan.
Prakiraan susunan pemain Chelsea untuk menghadapi Ajax:
(4-3-3): Arrizabalaga; Azpilicueta, Zouma, Tomori, Alonso; Jorginho, Kovacic, Mount; Willian, Hudson-Odoi, Abraham
(fat/pojoksatu)

Nego Kontrak De Ligt di PSG Terkendala Hal Ini, bagi Juventus Bukan Masalah

POJOKSATU.id, PARIS – Juventus dan Paris Saint-germain yang kini menjadi kandidat terkuat memenangkan perburuan wonderkid Ajax, Matthijs de Ligt, tengah negosiasi kontrak dengan sang bek. PSG menemui kendala, sementara bagi Juventus bukan masalah.
Dikutip Pojoksatu.id dari Mirror, transfer Matthijs de Ligt ke Paris Saint-Germain terancam gagal. Hal itu disebabkan oleh permintaan klausul rilis.
PSG adalah salah satu favorit untuk mendaratkan bek tengah internasional Belanda musim panas ini, yang juga sangat terkait dengan Barcelona dan Juventus.
Dalam laporan Mirror mengutip pemberitaan Sky Sport Italia dan RMC, De Ligt mengajukan klausul rilis senilai 150 juta euro atau sekitar Rp2,4 triliun. Persyaratan yang sebenarnya dilarang di Prancis.
Bisa dimaklumi, PSG tidak siap melepas rekrutan anyar apalagi sekelas De Ligt jika ada klub yang mampu menebus klausul tersebut musim depan.
Sumber di internal PSG mengatakan kepada RMC: “Ketika Anda baru saja tiba, sudah ingin pergi, itu tidak berkelas.”
Konon PSG kemungkinan besar akan menolak permintaan De Ligt itu karena bisa jadi masalah dari sisi aturan, serta dianggap tidak etis.
Di sisi lain, memasukkan klausul rilis dalam kontrak De Ligt bukan masalah bagi Juventus.
Si Nyonya Tua dengan senang hati menerima permintaan klausul pelepasan senilai 150 juta euro dari De Ligt. Makanya, media-media di Eropa kini meyakini Juventus berada di barisan terdepan mendapatkan jasa pemain Belanda itu.
De Ligt saat ini sedang berlibur dengan pacarnya Annekee Molenaar dan sebelumnya telah mengumumkan dia akan memutuskan klub berikutnya sepulang liburan.
(fat/pojoksatu)

Kalah dari Ajax, Bos Spurs Ngaku Ceroboh dan Salah Formasi

POJOKSATU.id, LONDON – Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino mengaku bertanggung jawab atas kekalahan anak asuhnya dari Ajax. Pada leg pertama semifinal Liga Champions 2018/19, Spurs takluk 0-1 di Tottenham Hotspur Stadium, Rabu (1/5/2019) dini hari WIB.
Penampilan Spurs pada laga semifinal pertama klub di UCL dalam 57 tahun terakhir memang mengecewakan. Mereka gagal memaksimalkan laga kandang dan dituntut menang pada leg kedua di markas Ajax jika ingin lolos ke final.
Gol gelandang tim tamu, Donny van de Beek saat laga baru berjalan seperempat menit menjadi pembeda pertandingan dini hari tadi.
Usai laga, Pochettino mengungkap kekecewaan atas performa anak asuhnya. Namun sebagai pelatih, ia juga mengaku sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas kekalahan ini.
Menurut pelatih asal Argentina itu, dirinya melakukan kesalahan dengan menerapkan formasi 3-5-2 di awal laga.
Dampaknya, Ajax membuat permainan kubu tuan rumah sulit berkembang.
“Melihat permainan kami, tentu saja saya harus mengakui telah membuat kesalahan. Tetapi tidak banyak pilihan,” kata Pochettino dikutip Pojoksatu.id dari BT Sport.
Cedera Jan Vertonghen sebelum babak pertama berakhir menjadi ‘jalan’ bagi Pochettino mengubah skema menjadi 4-4-2 dengan memainkan Moussa Sissoko.
Menit-menit berikutnya, Spurs memang bisa mengambil alih kembali kendali permainan. Sayang gaya bermain umpan panjang dan direct yang diterapkan juga tidak efektif untuk menyamakan skor.
“Saya tidak senang. Kami main kurang berenergi di awal laga yang membuat permainan kami sulit berkembang. Kami ceroboh,” lanjutnya.
Pochettino memang tidak bisa berbuat banyak dalam meracik komposisi lini depannya karena Harry Kane cedera dan Son Heung-min yang diskors.
Namun Pochettino tetap optimis timnya bisa membalas kekalahan pekan depan saat leg kedua digelar di Amsterdam. Jika Sissoko kembali bermain dinamis seperti yang ditunjukkan dinihari tadi, serta kembalinya Son.
“Setelah kami kebobolan gol, 25 hingga 30 menit, kami mulai bermain. Moussa Sissoko memberikan energi yang baik,” katanya.
“Babak kedua kami menekan mereka dan mencoba menciptakan peluang. Itu adalah permainan kami di babak kedua.”
“Kami masih punya peluang, hanya kalah 0-1. Kami harus percaya diri pada leg kedua dan optimis memenangkan pertandingan,” tutupnya.
(fat/pojoksatu)

Jadwal Pertandingan Liga Champions Kamis 11 April

POJOKSATU.id, JAKARTA – Babak perempat final Liga Champions bakal kembali tersaji pada Kamis (11/4) dini hari WIB.
Kali ini mempertemukan antara Manchester United vs Barcelona dan Ajax vs Juventus.
Pertandingan leg pertama antara Manchester United lawan Barcelona akan digelar di stadion Old Trafford.
Pada pertandingan ini, tim tamu lebih diunggulkan. Dengan kekuatan yang ada saat ini, Barca diyakini bisa meraih kemenangan.
Namun begitu, Setan Merah juga tidak bisa diremehkan jika melihat aksi comeback saat lawan PSG.
Sementara itu, pertandingan lainnya akan mempertemukan antara Ajax dengan Juventus.
Bermain di kandang sendiri, Ajax tentu bertekad meraih kemenangan sebelum nantinya bertamu ke markas Juventus di leg kedua.
Akan tetapi, Juve bukan lawan mudah. Mereka punya modal pertahanan yang solid. Ditambah lagi, dikabarkan Cristiano Ronaldo siap diturunkan pada pertandingan ini.
Jadwal pertandingan Kamis, 11 April 2019 :
02:00 – Manchester United vs Barcelona
02:00 – Ajax vs Juventus
(zul/pojoksatu)

Ronaldo Berpotensi Absen Lawan Ajax, Juventus Siapkan Pengganti

POJOKSATU.id, JAKARTA – Juventus tengah harap-harap cemas. Pasalnya, Cristiano Ronaldo berpotensi absen saat lawan Ajax di Liga Champions.
Pasalnya, Ronaldo belum dinyatakan fit dari cedera yang dialaminya saat membela timnas Portugal di kualifikasi Piala Eropa 2020, belum lama ini.
Dilansir Marca, kabar kemungkinan absennya Ronaldo disampaikan oleh pelatih Massimiliano Allegri.
“Pada hari Senin dia akan menjalani beberapa tes dan kita akan melihat apa yang terjadi dari sana, tetapi jelas bahwa dia berisiko menghadapi pertandingan pertama melawan Ajax,” kata Allegri.
“Dia tahu betul bahwa jika dia tidak cukup fit maka dia akan absen dari pertandingan. Saya tidak akan mengambil risiko sepanjang musim untuk satu pertandingan,” sambungnya.
Menghadapi kemungkinan ini, Allegri pun mengaku sudah menyiapkan pengganti, yakni Paulo Dybala.
“Saya sudah bicara dengan Paulo dan dia tahu bahwa April adalah bulan yang penting bagi kami dan Juventus membutuhkan Dybala yang asli,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Pemain Ajax Ini Ingin Hentikan Ronaldo

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ajax akan menghadapi Juventus pada babak perempat final Liga Champions 2019.
Pada leg pertama, Ajax akan bertindak sebagai tuan rumah dan laga akan berlangsung di Johan Cruyff Arena, Amsterdam.
Seminggu setelahnya, mereka bakal bertandang ke markas Juventus di Stadion Alianz, Turin.
Menghadapi Juve, bek kiri Ajax Nicolas Tagliafico mengaku siap dan berniat untuk menghentikan Ronaldo.
“Kami akan memiliki antusiasme yang sama dengan yang kami miliki saat melawan Real Madrid ketika kami lawan Juventus,” kata Tagliafico kepada Mundo Deportivo.
“Ronaldo harus dihentikan sebagai sebuah tim. Kami harus menghadapi pemain dengan kualitas mereka dengan senjata kami, memenangkan bola kembali, memiliki penguasaan, mencoba mengendalikan permainan.
“Ini sama sekali tidak mudah. Kami harus mempersenjatai diri secara strategis dengan sangat baik untuk dua pertandingan ini,” paparnya.
(zul/pojoksatu)

Frenkie De Jong Akui Jadi ‘Agen” Barcelona untuk Singkirkan Real Madrid

POJOKSATU.id, AMSTERDAM – Gelandang Ajax, Frenkie de Jong rupanya punya tugas khusus di leg kedua babak 16 besar Liga Champions saat menghadapi Real Madrid, di Estadio Santiago Bernabeu, kemarin.
De Jong mengaku mendapatkan ‘instruksi’ dari Barcelona, klub barunya di musim mendatang untuk berjuang keras menyingkirkan Los Blancos dari pentas Liga Champions musim ini.
De Jong memang bakal menjadi penggawa anyar Barcelona musim 2019/20 setelah ditebus dengan mahar sebesar 75 juta poundsterling.

“Saya berbicara dengan mereka ketika meneken kontrak dan mereka meminta kepada saya untuk berusaha menyingkirkan Real Madrid karena itu akan hebat bagi Barca,” tutur De Jong kepada De Telegraaf sebelum laga berlangsung seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman Goal.
Alhasil, Ajax sukses menorehkan hasil gemilang usai menyingkirkan Real Madrid di babak 16 besar Liga Champions 2018/19.
Ajax bahkan sukses mempecundangi juara tiga kali beruntun UCL itu dihadapan Madridista, fans militan Los Blancos, di Estadio Santiago Bernabeu dalam duel leg kedua dengan skor kemenangan 4-1.
Hanya saja, secara performa gelandang internasional Belanda berusia 21 tahun tersebut tidak terlalu bermain optimal dan bahkan sempat mengalami masalah fisik di fase akhir permainan.
“Saya memainkan laga yang baik, tapi di akhir pertandingan hampir rumit karena saya,” ucapnya. “Saya seharusnya tak kehilangan bola, tapi saya mengalami kram di kedua kaki,”
(qur/pojoksatu)

Diam-Diam, Barcelona Minta Pemain Ajax Ini Singkirkan Real Madrid

POJOKSATU.id, AMSTERDAM – Ajax sukses menorehkan hasil gemilang usai menyingkirkan Real Madrid di babak 16 besar Liga Champions 2018/19.
Ajax bahkan sukses mempecundangi juara tiga kali beruntun UCL itu dihadapan Madridista, fans militan Los Blancos, di Estadio Santiago Bernabeu dalam duel leg kedua dengan skor kemenangan 4-1.
Gelandag Ajax, Frenkie de Jong mengaku jika dirinya mendapatkan ‘misi khusus’ dari Barcelona, klub yang akan menjadi tempat barunya.
De Jong memang bakal menjadi penggawa anyar Barcelona musim 2019/20 setelah ditebus dengan mahar sebesar 75 juta poundsterling.
Dikutip Pojoksatu.id dari laman Goal, de Jong mengungkapkan jika dirinya mendapat pesan dari Barcelona untuk menyingkirkan Real Madrid dari Liga Champions musim ini.
“Saya berbicara dengan mereka ketika meneken kontrak dan mereka meminta kepada saya untuk berusaha menyingkirkan Real Madrid karena itu akan hebat bagi Barca,” tutur De Jong kepada De Telegraaf sebelum laga berlangsung.
Hanya saja, secara performa gelandang internasional Belanda berusia 21 tahun tersebut tidak terlalu bermain optimal dan bahkan sempat mengalami masalah fisik di fase akhir permainan.
“Saya memainkan laga yang baik, tapi di akhir pertandingan hampir rumit karena saya,” ucapnya. “Saya seharusnya tak kehilangan bola, tapi saya mengalami kram di kedua kaki,”
(qur/pojoksatu)

Digulung Ajax, Real Madrid Tersingkir

POJOKSATU.id, JAKARTA – Real Madrid tersingkir dari Liga Champions musim ini usai dikalahkan Ajax 1-4.
Bermain di kandang tak membantu Madrid dari serangan Ajax yang hanya memiliki 43 persen penguasaan bola.
Ajax bahkan mengejutkan publik tuan rumah sejak di menit ke-7 lewat Hakim Ziyech.
Wakil Belanda ini, berhasil menggandakan keunggulan berkat gol David Neres di menit ke-18. Skor pun berubah menjadi 0-2.
Di babak kedua, Ajax kembali mencetak gol ketiga lewat Dusan Tadic di menit ke-62.
Tuan rumah akhirnya mencetak gol lewat Marco Asensio di menit ke-70 untuk memperkecil ketertinggalan.
Namun, dua menit berselang Ajax kembali menjebol gawang Courtois lewat Lasse Schone.
Gol tersebut tidak hanya memastikan kemenangan Ajax tapi juga mengamankan tiket delapan besar. Ajax lolos ke babak selanjutnya dengan aggerat 3-5.
Apesnya, tidak hanya kalah dan tersingkir, pada pertandingan tersebut Real Madrid juga kehilangan satu pemain, Nacho, akibat kartu merah.
(zul/pojoksatu)