W88top casino trực tuyến

aleksander ceferin

UEFA Tunda Euro 2020, Begini Nasib Liga Champions dan Liga Europa Musim Ini

POJOKSATU.id, NYON – UEFA telah mengumumkan bahwa pelaksanaan Euro 2020 yang semula dijadwalkan pada Juni-Juli tahun ini ditunda hingga 12 bulan ke depan. Lalu bagaimana nasib Liga Champions dan Liga Europa musim ini?
Dalam pengumuman resminya yang disampaikan Presiden UEFA, Aleskander Ceferin menjelaskan bahwa untuk pertandingan sisa dua kompetisi antar klub Eropa itu akan diatur jadwal ulangnya.
Dalam hal ini UEFA sudah membentuk kelompok kerja untuk mencoba dan membangun solusi atas penghentian sementara kompetisi karena pandemi global virus corona. Tugas pokja ini mencakup penentuan tanggal baru untuk Liga Champions dan Liga Eropa.
UEFA mengkonfirmasi bahwa Euro 2020 telah ditunda setahun untuk mencoba dan membantu kompetisi domestik menyelesaikan musim 2019/20 yang tersisa.
Liga Premier telah ditangguhkan hingga 3 April, meskipun tanggal itu hanya dilihat sebagai pengganti, sementara Liga Champions dan Liga Eropa keduanya telah ditangguhkan dengan 16 pertandingan terakhir yang belum selesai.
Keputusan untuk menunda Piala Eropa setahun ke depan telah memberikan kesempatan liga domestik dan kompetisi klub di bawah naungan UEFA untuk menyelesaikannya di musim panas, tetapi keputusan tentang tanggal belum dibuat.
Seorang juru bicara UEFA mengatakan: “Sebuah kelompok kerja telah dibentuk dengan partisipasi dari liga dan perwakilan klub untuk memeriksa solusi kalender yang akan memungkinkan penyelesaian musim ini dan konsekuensi lain dari keputusan yang dibuat hari ini.”
Presiden UEFA, Aleksander Ceferin.
Presiden UEFA Aleksander Ceferin mengatakan: “Kami berada di pucuk pimpinan sebuah olahraga yang menghidupi sejumlah besar orang yang menderita karena ‘lawan’ yang tak terlihat (Covid-19) dan bergerak cepat ini. Pada saat-saat seperti inilah, komunitas sepakbola perlu menunjukkan tanggung jawab, persatuan dan solidaritas,” kata Ceferin di laman resmi UEFA, Selasa (17/3/2020).
(fat/pojoksatu)
The post UEFA Tunda Euro 2020, Begini Nasib Liga Champions dan Liga Europa Musim Ini appeared first on Pojoksatu.id.

UEFA Mau ‘Lindungi’ Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions

POJOKSATU.id, NYON – Federasi sepakbola Eropa, UEFA tengah mempertimbangkan sejumlah regulasi baru untuk meningkatkan kualitas kompetisi antar klub di Benua Biru itu.
Di antaranya, ada keistimewaan bagi tim yang lolos ke perempat final Liga Champions. Selain itu, mencuat juga wacana mengubah format penyisihan grup.
Dalam usulan baru ini, tim yang lolos ke babak 8 besar otomatis berlaga di fase grup pada musim berikutnya.
Presiden UEFA, Aleksander Ceferin mengatakan usulan ini muncul karena berkaca pada sejumlah kasus. Seperti Ajax yang jadi semifinalis musim lalu, belum pasti lolos dari babak kualifikasi musim ini.
“Kami ingin melindungi tim seperti Ajax tahun ini atau Monaco dan Leicester City sebelumnya,” kata Ceferin dikutip Pojoksatu.id dari Daily Mail.
“Ajax bermain semi-final tahun ini dan sekarang mereka harus menjual sejumlah pemain mereka karena mereka tidak yakin apakah mereka akan lolos ke Liga Champions tahun depan.”
“Saya tidak berpikir kita harus melindungi terlalu banyak klub, karena terlalu dekat, tapi saya pikir kita harus melindungi beberapa klub,” lanjutnya.
“Satu gagasan adalah bahwa klub-klub yang berhasil pada tahap kompetisi tertentu dapat bersaing di tahun berikutnya juga.”
Ceferin memastikan ide yang masih sebatas wacana itu akan dibahas lebih lanjut dengan klub dan pihak terkait.
“Tapi itu hanya diskusi. Kami akan mengadakan pertemuan pada 11 September untuk membahasnya dengan liga dan klub,” tuturnya.
Selain soal jaminan bago perempat finalis Liga Champions, Ceferin juga mengaku ada diskusi mengenai format penyisihan grup. Selama ini delapan grup dengan setiap grup dihuni empat klub, akan diubah menjadi empat grup dengan setiap grup diisi delapan klub.
“Kami juga berencana memperluas kompetisi menjadi 40 atau 48 kontestan di penyisihan grup,” lanjutnya.
UEFA juga sedang dalam pembicaraan lanjutan untuk pertandingan ‘Champions of Champions’ antara juara Piala Eropa dan Copa America.
(fat/pojoksatu)