alexis sanchez

Solskjaer Doakan Sanchez Sukses di Serie A, Janji Nonton Inter Setiap Akhir Pekan

POJOKSATU.id, MILAN – Alexis Sanchez sudah resmi bergabung dengan klub Serie A, Inter Milan. Penyerang Manchester United itu pindah dengan status pinjaman. Sementara sebagian gajinya masih ditanggung MU.
Manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer optimis Alexis Sanchez akan menemukan kembali performa terbaiknya bersama Inter.
Pemain Chili itu menyelesaikan proses peminjaman ke Nerazzurri pada hari Kamis dan akan dipersatukan kembali dengan mantan rekan setimnya di United Romelu Lukaku.
Pelatih Inter, Antonio Conte kemungkinan akan memainkan pasangan di depan bersama secara teratur musim ini dan Solskjaer mengatakan kepada wartawan hari ini bahwa dia akan menonton pertandingan Inter setiap pekan.
“Alexis harus pergi,” katanya pada konferensi pers.
“Saat ini, kami tahu dia telah di sini selama 18 bulan dan itu tidak benar-benar berhasil baginya.”
Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer dan Alexis Sanchez.
Solskjaer mendoakan Sanchez bisa menemukan kembali ketajamannya di depan gawang lawan.
“Baginya untuk memulai kembali dan membuat dirinya bermain secara teratur dan mencetak gol yang pada akhirnya akan menguntungkan semua pihak,”
“Bagi kami, kami akan menonton setiap akhir pekan untuk melihat Lukaku dan Alexis bermain bersama,” tutur pelatih asal Norwegia itu.
Tapi Solskjaer sepertinya belum bisa melihat aksi Sanchez dengan seragam Inter Milan dalam dua pekan ke depan.
Pasalnya, Sanchez mungkin tidak terlibat dalam pertandingan Inter hari Minggu melawan Cagliari. Pemain berusia 30 tahun itu diharapkan melakoni debut di bawah Conte ketika Inter melanjutkan aksi Serie A melawan Udinese setelah jeda internasional, pertengahan September mendatang.
(fat/pojoksatu)

Alexis Sanchez Pakai Jersey Nomor 11 di Inter

POJOKSATU.id, MILAN – Alexis Sanchez diyakini akan segera bergabung dengan Inter Milan. Meski masih terhambat masalah gaji, namun penyerang sayap asal Chile itu disebut-sebut sudah disiapkan nomor jersey di Inter. Yaitu nomor 11.
Menurut media ternama Italia, Corriere dello Sport, Sanchez akan mengenakan jersei nomor 11 ketika ia menyelesaikan kepindahan dari Manchester United ke Inter.
Eks bintang Udinese ini tidak bisa mengenaka nomor 7 favoritnya karena akan jadi milik Mauro Icardi setelah ‘kehilangan’ nomor 9 yang dipakai Romelu Lukaku.
Sanchez tidak sabar untuk bergabung dengan Antonio Conte di Inter Milan, tetapi pemain 30 tahun itu harus tetap berlatih di Manchester.
Inter tidak khawatir bahwa pembicaraan akan memakan waktu lebih lama dari yang diharapkan dan dapat menyelesaikannya perjanjian dengan United pada awal hari ini.
Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer dan Alexis Sanchez.
Sanchez akan bergabung dengan Nerazzurri dengan pinjaman gratis dengan opsi untuk membeli seharga 15 juta euro, tetapi upah pemain menjadi batu sandungan.
Inter hanya siap membayar sekitar 4 juta euro dari 14 juta euro gaji tahunan Sanchez. Situasi ini membuat pemain depan MU itu harus merundingkan pemotongan gaji.
CdS membantah laporan yang menyatakan keinginan United untuk merekrut pengganti bisa menunda kesepakatan.
The Red Devils bisa merekrut pemain berstatus agen gratis untuk menutupi kepergian Sanchez, mengikuti laporan yang menyebut Ole Gunnar Solskjaer khawatir kekurangan striker. Tetapi ini tidak akan memengaruhi pembicaraan mereka dengan Inter.
(fat/pojoksatu)

Inter dan Sanchez Sepakat, Tinggal Manchester United

POJOKSATU.id, JAKARTA – Inter Milan dikabarkan sudah mencapai kesepakatan dengan Alexis Sanchez.
Akan tetapi, dilansir dari Football-Italia itu merupakan kesepakatan personal. Belum dengan klub yang menaunginya, yakni Manchester United.
Menurut laporan, kini sang agen Fernando Felicevich tengah bertolak ke Inggris untuk membicarakannya dengan Setan Merah.
Pakar transfer asal Italia, Gianluca Di Marzio menambahkan, Sanchez telah setuju pindah ke Inter dan bereuni dengan Romelu Lukaku.
Bahkan, pemain asal Chile ini rela gajinya dipangkas demi gabung Nerazzurri. Adapun alasan sang pemain memilih gabung karena ingin bekerja di bawah asuhan Antonio Conte.
Selain itu, Inter bisa jadi tempatnya membangkitkan karier karena Sanchez sudah tidak asing lagi dengan Serie A.
Kini, kesepakatan transfer tinggal bergantung pada Manchester United.
Sebelumnya, beredar kabar jika Setan Merah akan mengasingkannya. Hal inilah yang memicunya untuk segera hengkang.
Disebutkan, selain Inter ada Juventus, Napoli dan AC Milan siap berebut untuk mendapatkan tanda tangannya.
(zul/pojoksatu)

Alexis Sanchez dan Mason Greenwood Ribut di Sesi Latihan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kabar kurang menyenangkan datang dari Manchester United. Dikabarkan Alexis Sanchez terlibat dalam pertengkaran dengan Mason Greenwood saat sesi latihan.
Menurut laporan Metro, pertengkaran yang terjadi dalam latihan jelang laga lawan Chelsea, bermula saat Sanchez dilanggar oleh Greenwood.
Disinyalir, tindakan Greenwood ini dinilai bisa membuat cedera, sehingga pemain asal Chile ini pun langsung meluapkan emosinya yang kemudian dibalas Greenwood.
Diketahui, sempat dikabarkan bakal hengkang, pelatih Setan Merah Solskjaer memutuskan mempertahankan Sanchez.
Membalas kepercayaan tersebut, Sanchez pun berjuang mengembalikan kondisi fisiknya pasca sembuh dari cedera hamstring.
“Alexis telah datang dan berlatih dengan baik,” kata Solskjaer beberapa waktu lalu.
“Saya berharap dia tetap di sini, ada striker yang kami pikir akan mampu mencetak beberapa gol,” sambungnya.
(zul/pojoksatu)

Solskjaer Berharap Musim Depan Pemain Ini Kembalikan Nama Besarnya

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer masih menaruh harapan kepada Alexis Sanchez. Penyerang asal Chile yang begitu hebat ketika bermain untuk Barcelona dan Arsenal malah belum menunjukkan kualitasnya do Old Trafford.
Sanchez bergabung dengan MU pada Januari 2018 dan Setan Merah sudah mengalami beberapa pergantian manajer, tapi Sanchez belum juga menunjukkan kualitasnya sebagai pemain top dunia.
Solskjaer sendiri berharap bisa mempertahankan Alexis Sanchez di Manchester United tetapi memperingatkan sang penyerang bahwa dia harus mendapatkan kembali tempatnya di tim utama.
Sanchez, 30, tampil buruk selama sebagian besar 18 bulan karirnya di United dan hanya menjaringkan dua gol musim lalu. Ia juga cuma sekali bermain dalam 90 menit penuh untuk United.
Kesabaran MU sebenarnya sudah mulai hilang. Klub yang bermarkas di Old Trafford itu ingin melepas pemain yang digaji cukup besar itu, 400 ribu pounds per pekan.
Dan gaji tinggi itu pula yang membuat MU kesulitan mendapat pembeli untuk Sanchez yang mempunyai kontrak sampai 2022 mendatang.
Sanchez mencatat dua gol untuk Chile di Copa America di Brazil tetapi penampilannya di turnamen itu berakhir dengan cedera hamstring.
Sanchez kini bisa dimainkan pada pertandingan persahabatan United di Eropa melawan Kristiansund pada 30 Juli dan AC Milan pada 3 Agustus, tetapi Solskjaer mengatakan tanggung jawabnya ada pada mantan penyerang Arsenal itu untuk menunjukkan kualitasnya.
“Aku harus membantu,” aku Solskjaer dikutip dari Manchester Evening News. “Saya baru saja menjawab pertanyaan di sini bahwa Anda tidak bisa menyuapi mereka. Mereka harus masuk dan mengambil peluang mereka.”
“Dan Alexis berkualitas dan dia menunjukkannya di Copa America. Kemudian dia mendapat cedera. Saya tidak berpikir itu terlalu buruk, jadi saya berharap dia akan tersedia untuk Kristiansund atau AC Milan,” tuturnya.
Ketika ditanya apakah dia memasukkan Sanchez dalam rencananya musim mendatang, Solskjaer menjawab: “Saat ini, ya dia ada dalam rencana saya,” katanya.
(fat/pojoksatu)

Cedera, Alexis Sanchez Diperkirakan Absen di Tur Pramusim

POJOKSATU.id, JAKARTA – Nasib kurang menguntungkan dialami pemain Manchester United Alexis Sanchez.
Sanchez dikabarkan mengalami cedera saat Chile kalah dari Argentina dalam pertandingan perebutan posisi ketiga Copa America 2019.
Cedera yang dialami Sanchez jelas kerugian bagi Manchester United, yang berharap sang pemain sepenuhnya fit untuk awal musim baru.
Terlebih lagi, mereka dalam waktu dekat akan berangkat ke Australia untuk memulai tur pramusim pada 13 Juli mendatang.
Sebagaimana diketahui, setan Merah sempat berniat menjualnya musim panas ini.
Namun, berkat penampilan apiknya bersama Chile, United tampaknya memberikan kesempatan dengan memasukkannya dalam tim untuk tur pramusim.
Akan tetapi, dengan cedera hamstring yang dialami saat ini, kemungkinan besar Sanchez bakal absen.
Hal ini menambah panjang daftar absennya bersama skuad United setelah banyak ditepikan pada musim lalu juga akibat cedera.
(zul/pojoksatu)

Alexis Sanchez Jadi Penentu Kemenangan Chile

POJOKSATU.id, JAKARTA – Alexis Sanchez kembali jadi pahlawan dalam kemenangan Chile atas Ekuador, Sabtu (22/6) pagi WIB.
Chile membuka keunggulan lebih dulu di babak pertama lewat gol cepat yang dicetak Jose Pedro Fuenzalida.
Ia berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah mencetak gol saat laga baru berjalan delapan menit.
Namun, Ekuador mampu menyamakan kedudukan di menit ke-26.
Gol penyama kedudukan dicetak oleh Enner Valencia setelah sukses menjadi eksekutor tendangan penalti.
Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama berakhir. Di babak kedua, Alexis Sanchez membawa Chile unggul.
Gol yang dicetak di menit ke-51 merubah kedudukan menjadi 1-2.
Malang bagi Ekuador, satu menit jelang waktu normal berakhir mereka kehilangan Gabriel Achilier yang harus ke luar lapangan karena kartu merah.
Chile sendiri mampu mempertahankan keunggulan meski kalah penguasaan bola dari Ekuador.
Dengan hasil ini, Chile mimpin klasemen dengan enam poin. Sedangkan Ekuador terpuruk di dasar dengan nol poin.
(zul/pojoksatu)

Sanchez Kembali Cetak Gol, Chile Tumbangkan Jepang 0-4

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pemain Manchester United Alexis Sanchez kembali mencetak gol pertamanya selama lima bulan.
Hal ini terjadi saat ia membela negaranya Chile yang mengalahkan Jepang dengan skor telak 0-4 di Copa America 2019.
Pada pertandingan tersebut, Sanchez mencetak gol ketiga Chile di menit ke-83.
Itu adalah gol pertamanya di setiap kompetisi sejak mencetak gol melawan Arsenal di Piala FA pada 25 Januari.
Sedangkan dua gol sebelumnya, dicetak oleh Erick Pulgar di menit ke-41, Vargas di menit ke-54.
Satu menit setelah Sanchez, Eduardo Vargas kembali mencetak gol kedua sekaligus penutup untuk kemenangan negaranya.
Usai pertandingan, Sanchez mengungkapkan perasaannya kembali mencetak gol.
“Selama enam minggu, saya merasa lebih buruk daripada yang pernah saya alami sebelumnya,” ujarnya dilansir BBC.
“Saya berjuang di babak pertama karena saya merasa tertekan, tetapi di babak kedua saya lebih santai dan bermain dengan lebih banyak kebebasan dan kegembiraan,” sambungnya.
Kemenangan ini, menempatkan Chile di posisi kedua Grup C setelah Uruguay dengan poin yang sama, yakni tiga.
Sedangkan Jepang ada di posisi ketiga dengan nol poin. Untuk diketahui, kehadiran negara Asia yakni Jepang dan Qatar di Copa America merupakan undangan lantaran sejumlah negara Amerika tidak dapat berpartisipasi di ajang tersebut.
Diantaranya, Amerika Serikat, Jamaika, dan Meksiko serta beberapa negara Amerika Tengah lainnya.
Mereka batal ikut Copa America 2019 karena berbenturan dengan jadwal CONCACAF Gold Cup.
(zul/pojoksatu)

Real Madrid Tawarkan Kesempatan Emas untuk Pencetak 216 Gol Ini, Gantikan Ronaldo?

POJOKSATU.ID, MADRID – Klub raksasa La Liga, Real Madrid dikabarkan akan memberikan kesempatan emas kepada striker Manchester United, Alexis Sanchez untuk hengkang ke Santiago Bernabeu, pada jendela transfer Januari mendatang.
Sanchez akan diplot sebagai penyerang utama pengganti Cristiano Ronaldo yang hengkang ke Juventus musim panas lalu.
Setelah gagal memenuhi ekspektasi di Old Trafford sejak kedatangannya pada Januari lalu, pindah ke klub lain adalah opsi untuk mengembalikan performa terbaik pemain 29 tahun itu.
BACA JUGA:
Singapura Kalah dari Filipina, Indonesia Naik ke Peringkat 2 Klasemen Grup B
Sempat Tertinggal Lebih Dulu, Indonesia Akhirnya Bisa Jinakkan Timor Leste
Hasil Derby Manchester: Kalah Kualitas, MU Tak Berkutik di Etihad
Dengan adanya laporan Telegraph bahwa Paris Saint-Germain saat ini tidak tertarik untuk merekrut Sanchez dari tangan United, kini Pojoksatu.id mengutip dari AS bahwa agen Sanchez telah menawarkannya kepada Real Madrid.
Namun rumor ini mengundang kontroversi. Pasalnya, kualitas Sanchez dipertanyakan untuk bisa jadi suksesor Ronaldo. Maklum performanya tengah anjlok.
Meski demikian, eks penyerang Arsenal dan Barcelona itu tetap dianggap sebagai salah satu striker terbaik di Eropa.
Manajer Manchester United, Jose Mourinho.
Ada spekulasi yang menyebut Sanchez tidak berkembang di MU karena tidak cocok dengan strategi yang diterapkan Jose Mourinho. Gaya bermain pragmatis ala The Special One tidak hanya membuat performa Sanchez menurun, pemain sekelas Paul Pogba dan Romelu Lukaku juga tak sehebat dulu.
Los Blancos kemudian bisa merasa senang jika bisa membajak Sanchez, karena ia pasti membantu meringankan beban pemain bintang lainnya seperti Karim Benzema dan Gareth Bale, yang belum benar-benar jadi tumpuan lini depan Madrid.
Real Madrid.(@realmadrid/twitter)
Perlu diingat bahwa, meskipun lebih sering dimainkan sebagai pemain sayap atau gelandang serang, Sanchez mampu mencetak 216 gol sepanjang kariernya. Rinciannya 177 di level klub, dan 39 lainnya dalam 122 pertandingan untuk Chile.
Bergabung dengan Real Madrid tentu saja akan jadi kesempatan emas bagi Sanchez untuk mengembalikan nama besarnya, apalagi ia masih berada di usia produktif sebagai pesepakbola.
(fat/pojoksatu)

Gawat..Bintang MU Ini Terancam Tidak Pernah Lagi Dimainkan Mourinho

POJOKSATU.ID, MANCHESTER – Striker Manchester United, Alexis Sanchez belum bisa menunjukkan kualitas sesungguhnya di Old Trafford. Bahkan sepanjang musim ini, Sanchez belum sekalipun membobol gawang lawan.
Performa buruk itu kabarnya membuat sang manajer, Jose Mourinho tidak simpati kepadanya. Mourinho mengungkap tidak senang dengan Sanchez.
Penyerang asal Chile itu didatangkan dari Arsenal pada Januari lalu dengan menukarkan Henrikh Mkhitaryan.
Digadang-gadang jadi predator utama di lini depan MU, seperti yang dilakukan di Arsenal, Sanchez malah tampil melempem sampai sejauh ini.
BACA JUGA:
Selain Pogba, Mourinho Juga Tidak Senang dengan Bintang MU Ini
Sangat Disayangkan, PSSI Sanksi Persib tanpa Melakukan Hal Penting Ini
Dihukum tanpa Suporter sampai 2019, Pelatih Persib: Tidak Usah Bertanding!
Pemain 29 tahun itu dianggap belum mencapai level permainan yang sama ketika di Arsenal.
Dia diyakini semakin frustrasi dengan taktik Mourinho, dan tidak suka fakta bahwa dia tidak dimainkan di posisi yang lebih disukai. Sebagai penyerang tengah.
Manajer Manchester United, Jose Mourinho.
Menurut The Sun, Mourinho telah menyatakan dengan jelas bahwa dia tidak ingin taktiknya terus dipertanyakan oleh Sanchez.
Media ternama Inggris itu melaporkan bahwa Mourinho bahkan mengancam Sanchez tidak akan bermain untuk Manchester United lagi kecuali jika mampu meningkatkan permainannya.