antonio conte

Lautaro Martinez Jadi Sorotan, Begini Respon Antonio Conte

POJOKSATU.id, JAKARTA – Lautaro Martinez menjadi salah satu pemain Inter Milan yang jadi sorotan belakangan ini.
Hal ini tidak lepas dari penampilan apiknya. Tercatat, ia sudah mencetak delapan gol dalam 14 pertandingan liga sejauh ini.
Saat mintai tanggapannya, pelatih Antonio Conte enggan berkomentar. Ia mengatakan lebih suka untuk fokus pada seluruh tim.
“Ketika orang berbicara terlalu banyak tentang individu, saya tidak pernah menyukainya,” ujarnya dilansir Football Italia.
“Saya ingin berbicara tentang tim. Lautaro membaik dan tumbuh, tetapi saya ingin menggarisbawahi pekerjaan seluruh kelompok,” sambungnya.
Sementara itu, Inter Milan akan mengadapi Roma pada laga lanjutan Liga Italia. Diakui Conte, saat ini pihaknya dalam kondisi kurang baik dengan sejumlah pemain yang cedera.
Meski begitu, ia meyakini akan hasil positif yang bisa didapat nanti. “Ini bukan situasi baru bagi kami, kami menghadapinya dengan cara yang benar,” ucapnya.
“Tidak ada waktu untuk menangis dan bersembunyi. Kita harus melakukan yang terbaik,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Kontra Dortmund, Antonio Conte : Pertandingan Ini Sangat Penting

POJOKSATU.id, JAKARTA – Inter Milan akan menghadapi Borussia Dortmund pada laga lanjutan Liga Champions, Rabu (6/11) dini hari WIB.
Pada pertandingan yang digelar di Signal Iduna Park, dengan hasil imbang dapat membuat Inter memiliki peluang lebih tinggi untuk lolos ke babak berikutnya.
Mengingat, Dortmund masih akan menghadapi Barcelona di Camp Nou, sementara Inter akan menghadapi Azulgrana di San Siro.
Meski begitu, ditegaskan pelatih Antonio Conte, pertandingan nanti sangat penting bagi Inter.
Pasalnya, dikatakan Conte, laga tersebut bisa jadi momen yang dapat menentukan perkembangan timnya.
“Pertandingan ini akan sangat penting, kami memiliki raihan poin yang sama dengan Borussia Dortmund, saya rasa Barcelona sudah dapat dipastikan lolos ke babak berikutnya,” ujarnya dilansir dari Football Italia.
“Dortmund adalah tim yang kuat dan sudah terbukti kualitasnya. Suasana yang luar biasa akan menyambut kami, jadi kepribadian kami akan diuji. Pertandingan ini akan menjadi momen yang dapat menentukan perkembangan kami,” sambungnya.
Untuk diketahui, saat ini Inter berada di posisi kedua klasemen Grup F, sedangkan Dortmund di posisi ketiga. Keduanya sama-sama mengoleksi empat poin.
(zul/pojoksatu)

Antonio Conte Isyaratkan Belanja Pemain Baru

POJOKSATU.id, JAKARTA – Antonio Conte mengaku khawatir dengan kondisi pemain Inter Milan yang dinilainya mengalami kelelahan.
Akibatnya, saat lawan Parma, Sabtu (26/10) kemarin, Inter hanya bisa bermain imbang 2-2.
“Saya tak bisa meminta hal lebih dari anak-anak ini karena ini laga ketiga kami dalam enam hari dan kami, pada praktiknya, selalu memiliki susunan pemain yang sama karena bermacam masalah. Saya sama sekali tidak bahagia dengan ini,” ujarnya dilansir Football-Italia.
“Saya sedikit khawatir, melihat masih ada empat laga sebelum jeda berikutnya. Kami harus mengeluarkan yang terbaik dari situasi dan inilah yang tengah kami lakukan,” sambungnya.
Lebih lanjut, Conte mengisyaratkan bakal mendatangkan pemain baru pada bursa transfer Januari mendatang.
Pasalnya, dikatakan Conte, Serie A dan Liga Champions merupakan turnamen yang menuntut banyak hal dan dirinya tidak bisa merisikokan dengan hanya berpatisipasi di kompetisi tersebut.
“Saya sedikit khawatir karena kami terus menggunakan pemain yang sama dan ini meningkatkan kemungkinan cedera. Wajar saja dengan klub kami mengevaluasi sisi yang dapat ditingkatkan,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Sering Kebobolan di Babak Kedua, Conte Tak Mau Menyesal setelah Melawan Dortmund

POJOKSATU.id, MILAN – Pelatih Inter Milan, Antonio Conte mengingatkan pemainnya untuk memastikan mereka ‘tidak menyesal’ setelah pertandingan melawan Borussia Dortmund, Kamis (24/10/2019) dini hari nanti.
Tim asuhan Conte belum pernah meraih kemenangan dari dua laga sebelumnya di Grup F. Nerazzurri bermain imbang 1-1 melawan Slavia Prague dan kalah di Barcelona.
Inter kalah 1-2 di Nou Camp setelah unggul lebih dulu. Kini juara Liga Champions 2010 itu harus mengejar defisit tiga poin dari Barcelona dan Dortmund di papan klasemen.
“Kami tidak bisa mengatakan bahwa pertandingan ini adalah final,” kata Conte pada konferensi pers jelang laga kontra Dortmund. “Itu akan berlebihan, final dimainkan di akhir.”
“Tapi, kami akan terlibat dalam pertandingan penting ketika kami menghadapi Borussia Dortmund. Saya ingin satu hal, bagi kami untuk memberikan semua yang kami miliki sehingga kami meninggalkan lapangan tanpa penyesalan,” tegas Conte.
Pernyataan Conte itu merujuk pada performa anak asuhnya yang sering kehilangan konsentrasi di babak kedua. Seperti ketika kalah dari Barcelona. Mereka menyesal gagal mempertahankan keunggulan dan harus pulang dengan tangan hampa.
Pada laga terbaru melawan Sassuolo di Serie A, juga menunjukkan labilnya lini belakang Inter.
Mampu unggul 4-1 atas Sassuolo hingga menit 71, gawang Samir Handanovic malah kebobolan dua gol pada 19 menit terakhir. Inter beruntung bisa membawa pulang tiga poin dari Mapei Stadium.
“Kami harus bermain sebaik mungkin. Tapi saya ulangi, kami harus bermain sebaik mungkin agar tidak menyesal.”
Conte akan tanpa gelandang kunci Stefano Sensi (ketegangan paha), bek sayap Danilo D’Ambrosio (jari kaki patah), dan pemain pinjaman Manchester United Alexis Sanchez (pergelangan kaki terkilir).
Awal kemenangan enam pertandingan Inter di Serie A baru-baru ini dihentikan oleh Juventus dan mereka kebobolan dua gol pada kemenangan Minggu 4-3 di Sassuolo.
Mantan bos Chelsea Conte memperingatkan para pemainnya bahwa kecerobohan akan dihukum oleh Dortmund.
“Mereka tim yang kuat dan sangat bagus saat istirahat,” tambahnya. “Mereka memiliki pemain cepat, yang sangat kuat di lapangan terbuka.
“Untuk alasan ini, kita tidak boleh mengulangi kesalahan yang kita buat melawan Sassuolo, ketika kita kehilangan bola dalam permainan build-up kami dan terus kebobolan,” pungkasnya.
Sementara bintang muda Dortmund, Jadon Sancho, sudah bisa bermain setelah absen dalam kemenangan 1-0 pada Sabtu melawan Borussia Monchengladbach karena alasan disiplin.
Pemain depan berusia 19 tahun itu sempat dihukum karena terlambat pulang dari tugas internasional bersama Timnas Inggris.
Pelatih Dortmund Lucien Favre akan membuat keputusan tentang kiper Roman Burki (lutut), sementara Marco Reus (sakit), Marcel Schmelzer (cedera pinggul) dan Paco Alcacer (cedera otot) tidak dibawa ke Milan.
Gelandang Julian Weigl mengatakan Dortmund harus mempertahankan momentum mereka menyusul kemenangan Sabtu dan memastikan mereka mengonversi peluang apa pun di Milan.
“Kami ingin melanjutkan kesuksesan kami dan memainkan permainan kami dengan intensitas dan upaya penuh,” katanya dalam konferensi pers.
“Inter sangat berbahaya saat menyerang, tetapi juga bertahan dengan sangat baik. Kami harus efisien di depan gawang jika kami ingin menang,” tuturnya.
(fat/pojoksatu)

Conte Bahagia 10 Pemain Inter Bisa Kalahkan Sampdoria

POJOKSATU.id, JAKARTA – Antonio Conte mengaku bahagia saat Inter Milan meraih kemenangan di laga pekan keenam Liga Italia lawan Sampdoria, Sabtu (28/9) malam WIB.
Conte pun langsung memberikan pujian kepada para pemainnya. Pasalnya, kemenangan Inter diraih saat mereka hanya bermain dengan 10 pemain.
Inter harus kehilangan Alexis Sanchez di menit ke-46 akibat kartu merah. Sebelumnya di babak pertama, ia sempat menyumbang satu gol.
Meski begitu, Inter mampu mengatasi serangan Sampdoria dan meraih kemenangan 1-3.
“Saya puas dengan kemenangan ini. Laga-laga seperti inilah saat Anda bermain dengan kejelasan gaya bermain, dengan banyaknya peluang, Anda harus membunuh pertandingan,” ujarnya dikutip dari Football-Italia.
“Sungguh hebat unggul 2-0 di paruh pertama dan kami sedikit bermain terbuka di awal babak kedua. Itu (kartu merah Sanchez) bisa saja membunuh tim mana pun, tapi bukan kami, bukan pemain-pemain ini,” sambungnya.
Lebih lanjut, Conte pun menyebut pemainnya tampil luar biasa. “Kami tampil baik untuk memainkan pemain-pemain dari bangku cadangan untuk menjaga keseimbangan pertempuran. Kami mencetak gol ketiga, bisa saja lebih, jadi saya bahagia. Ini jadi pengalaman berharga dan dapat membantu kami berkembang,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Imbang Lawan Slavia Praha, Antonio Conte : Kami Mengalami Kesulitan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Penampilan apik di Liga Italia ternyata tidak cukup jadi bekal Inter Milan di Liga Champions.
Pada laga pertama Grup F, Inter Milan hanya mampu bermain imbang 1-1 lawan Slavia Praha.
Dalam pertandingan yang digelar di San Siro, Inter kebobolan lebih dulu di menit ke-63 lewat Peter Olayinka sebelum akhirnya menyamakan kedudukan di menit ke-90+2 lewat Nicolo Barella.
Pelatih Inter Antonio Conte mengaku pihaknya mengalami kesulitan saat berhadapan dengan Slavia Praha. Ia pun mengaku tak puas dengan penampilan skuad asuhannya.
“Slavia Praha bermain dengan performa tingkat Eropa, agresif dan memiliki intensitas tinggi. Kami tidak dapat menemukan solusi terhadap keadaan tersebut,” ujarnya dilansir Football Italia.
“Pada pertandingan lain, kami menghadapi tim yang tampil pasif, berbeda dengan Slavia. Kami mengalami kesulitan, dan saya tidak puas dengan performa yang kami tunjukkan.
“Saya menjadi yang pertama untuk menyampaikan tanggung jawab saya akan kekalahan ini, karena taktik yang saya inginkan tidak dapat ditunjukkan dan tidak tepat dengan keadaan yang terjadi di lapangan,” paparnya.
(zul/pojoksatu)

Inter Sempurna di 3 Laga Awal, Conte Ingatkan Anak Asuhnya Tetap Membumi

POJOKSATU.id, MILAN – Kehadiran Antonio Conte sebagai pelatih anyar serta sejumlah pemain baru yang direkrut musim panas kemarin, mulai berdamapk positif bagi Inter Milan. Tiga laga Serie A awal musim 2019/20 disapu bersih Nerazzurri dengan kemenangan.
Terbaru, Inter menang tipis 1-0 atas Udinese. Dua laga sebelumnya, melumat Lecce 4-0 dan menang 2-1 atas Cagliari. Inter kini mengoleksi 9 poin dan memuncaki klasemen sementara Serie A usai giornata ketiga.
Sang pelatih, Antonio Conte memuji performa anak asuhnya. “Kami tumbuh dan saya senang dengan kedewasaan kami,” kata Conte dikutip dari Mirror.
Inter pun kini diunggulkan sebagai penantang serius Juventus dalam perburuan scudetto musim ini.
“Hari ini kita berbicara tentang Inter sebagai rival utama Juventus. Saya tahu permainannya dan itu adalah apa adanya,” katanya.
Meski sempurna di tiga laga awal musim ini, Conte mengingatkan anak asuhnya agar tetap membumi.
“Tapi kita harus tetap berdiri di tanah. Biarkan orang lain bicara, kita harus tutup mulut dan bekerja,” tegasnya.
Di tangan Conte, Inter bermain lebih seimbang dalam menyerang maupun bertahan. Mengandalkan formasi 3-5-2, serangan tim yang terakhir kali merasakan scudetto pada 2010 itu lebih variatif.
Stefano Sensi dan Marcelo Brozovic jadi pengatur serangan di lini tengah, kemudian dua bek sayap juga aktif membantu serangan.
Di lini depan, Inter punya Romelu Lukaku, Aleixs Sanchez, Matteo Politano dan Lautaro Martinez. Sementara barisan pertahanan Inter tampak cukup tangguh dengan trio Milan Skriniar, Stefan de Vrij dan Diego Godin.
Selanjutnya Inter akan melakoni laga perdana penyisihan Grup F Liga Champions tengah pekan ini, melawan Slavia Praha.
Setelah itu, pada 22 September mendatang menghadapi tim sekota, AC Milan dalam laga giornata 4 Serie A.
(fat/pojoksatu)

Transfer Lukaku Tak Kunjung Selesai, Conte Mulai Frustasi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih Inter Milan Antonio Conte mulai frustasi lantaran proses transfer Romelu Lukaku tak kunjung selesai.
Hal ini dilaporkan La Gazzetta dello Sport. Menurut laporan media lainnya, Conte bahakan berang ke petinggi Inter gara-gara tidak kunjung merealisasikan apa yang dia mau.
“Saya frustrasi,” ungkap Conte.
Diketahui, Conte sangat menyukai Lukaku dan berharap bisa memasukkannya dalam skuad Inter.
“Anda sudah tahu saya sangat menyukainya (Lukaku), begitu pula pada masa lalu di saat saya masih membesut Chelsea. Saya juga ingin membawanya ke Inter. Tapi hari ini dia tetap pemain United, itu kenyataannya,” ucapnya.
Conte pun menolak membahas Lukaku lebih lanjut. Sebab, ia masih menghormati kontraknya dengan United yang masih tersisa sampai musim panas 2022 itu.
”Kami paham benar situasi kami saat ini dan kami akan melihat apa yang terjadi. Seperti yang saya katakan, saya sebut dia pemain terpenting bagi kami agar lebih bagus. Tentu tak akan mudah bermain tanpa penyerang bagus. Tapi bursa transfer masih terbuka dan masih ada waktu bagi kami,” paparnya.
Sementara itu, dilansir laman Sempreinter, CEO United Ed Woodward menolak permintaan Inter untuk menurunkan harga top scorer Liga Europa 2014 – 2015 itu.
Terakhir, Inter mengajukan tawaran senilai EUR 60 juta (Rp 938,5 miliar) ditambah bonus EUR 15 juta (Rp 234,6 miliar). Tapi, total EUR 75 juta (Rp 1,17 triliun) iming-iming dari Inter itu belum mampu menggoda United.
(jpc/pojoksatu)

Resmi Latih Inter Milan, Fans Juventus Minta Antonio Conte Dihapus

POJOKSATU.id, TURIN – Kabar perekrutan Antonio Conte sebagai pelatih baru Inter Milan membuat fans Juventus berang. Mereka menilai keputusan Conte menerima tawaran Inter sebagai sebuah pengkhianatan. Para fans pun meminta klub menghapus bintang Conte di Allianz Stadion dihapus.
Nama Antonio Conte memang masuk dalam daftar legenda yang diberi tanda bintang oleh manajemen klub. Maklum pria 49 tahun itu sukses saat menjadi pemain dan pelatih Juventus.
BACA JUGA: Resmi Gantikan Spalletti, Misi Conte Bawa Inter Milan ke Tempat Seharusnya
Conte merupakan mantan pemain Juventus sepanjang 1991-2004. Beberapa tahun setelah pensiun, Conte kemudian menjadi pelatih di klub berjuluk Si Nyonya Tua. Di bawah asuhan Conte, Juve menjuarai Serie A dar tahun 2011 sampai 2014.
Tradisi juara itu kemudian dilanjutkan suksesornya, Massimiliano Allegri sampai sekarang.
Dikutip dari Calciomercato, penggemar Bianconeri telah membuat petisi yang meminta agar bintang mantan pemain dan pelatih mereka di stadion klub dihapus.
Bergabung dengan musuh bebuyutan mereka telah dianggap sebagai “pengkhianatan” sehingga penggemar pemegang Scudetto itu menuntut beberapa “aksi” dilakukan sesegera mungkin. Mereka ingin nama Antonio Conte dihapus dari sejarah klub.
BACA JUGA: Petinggi Liverpool Bahas Nasib Coutinho: Dia Pasti Menyesal!
Bukan hanya para penggemar Juve, tetapi Inter Ultras juga telah mengeluarkan “peringatan” untuk Conte. Curva Nord mengeluarkan pernyataan yang mengatakan “Inter Curva Nord menginginkan agar pelatih baru itu menghormati keanggunan dan nilai-nilai klub.
“Kami menunggu untuk melihat apakah ada tanggapan dari Antonio Conte tentang masalah ini,” pernyataan kelompok suporter garis keras Inter itu.
Inter Milan sendiri resmi mengumumkan Antonio Conte sebagai pelatih baru pada Jumat (31/5/201) pagi waktu setempat. Conte dikontrak dua tahun dengan gaji 10 juta euro atau sekitar Rp160 miliar per musim.

| UFFICIALE
Antonio Conte sarà il nuovo allenatore dell’Inter!#WelcomeAntonio pic.twitter.com/AtklPrKlkX
— Inter (@Inter) May 31, 2019

Conte menggantikan Luciano Spalletti yang dua musim masa tugasnya bersama Inter, gagal jadi juara. Baik Serie A maupun di Liga Champions Eropa. Prestasi terbaik pelatih berkepala pelontos itu adalah membawa Nerazzurri finis ke-4 dalam dua musim beruntun.
(fat/pojoksatu)

Resmi Gantikan Spalletti, Misi Conte Bawa Inter Milan ke Tempat Seharusnya

POJOKSATU.id, MILAN – Inter Milan resmi menunjuk Antonio Conte sebagai pelatih anyar, menggantikan Luciano Spalletti. Conte diharapkan bisa mengembalikan kejayaan Nerazzurri baik di Italia maupun Eropa.
Melalui laman resmi klub, manajemen Inter Milan mengumumkan perekrutan Conte, Jumat (31/5/2019) pagi waktu setempat.
“Saya yakin bahwa Antonio Conte adalah salah satu pelatih terbaik yang ada,” ujar Presiden Inter, Steven Zhang.
“Saya yakin dia akan membantu kita mencapai tujuan dan memenuhi misi kita, satu hal yang akan selalu tetap sama: untuk menjadikan klub ini kembali menjadi salah satu klub terbaik di dunia,” kata Zhang.

| OFFICIAL
Antonio Conte will be Inter’s new Coach!#WelcomeAntonio pic.twitter.com/kFk8tktl7z
— Inter (@Inter_en) May 31, 2019

Conte sendiri sebelumnya ‘menganggur’ setelah dipecat Chelsea pada penghujung musim 2017/18 setelah hanya mampu membawa The Blues finis di peringkat kelima.
Namun pada musim pertamanya di Stamford Bridge, Conte langsung memberikan gelar ganda. Juara Liga Inggris dan Piala FA.
Pria 49 tahun ini juga sebelumnya pernah menukangi Timnas Italia, namun tersingkir di perempat final Euro 2016 setelah kalah adu penalti dari Jerman.
Nama Conte mulai berkibar di dunia kepelatihan setelah membawa Juventus menjuarai Serie A tiga musim beruntun.
“Sebuah petualangan baru di dalam hidup saya dimulai, saya sangat senang,” ungkap Antonio Conte, pelatih baru Inter, dikutip dari laman resmi klub.
“Melalui kontribusi saya, saya akan berupaya untuk membalas seluruh kepercayaan yang Presiden dan para direktur berikan kepada saya. Saya memilih Inter karena Klub itu sendiri, karena basis proyek yang berkesan dan betapa ambisiusnya hal tersebut. Karena sejarah Inter. Saya kagum dengan transparansi Klub dan semangat ingin membawa kembali Inter ke tempat di mana mereka seharusnya berada,” pungkasnya.
Conte dikontrak Inter dengan durasi dua musim. Eks pelatih Juventus itu akan menerima gaji 10 juta euro atau sekitar Rp160 miliar per musim di Giuseppe Meazza.
(fat/pojoksatu)