W88top casino trực tuyến

arema fc

PSSI: Aremania dan Arema FC Pasti Dihukum!

POJOKSATU.id, JAKARTA – PSSI selaku federasi sepak bola Indonesia menegaskan insiden yang terjadi di laga Arema FC kontra Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (6/10/2018) petang WIB akan berbuah sanksi.
Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono alias Jokdri menegaskan, melalui Komisi Disiplin, pihaknya dipastikan akan memberikan hukuman kepada Arema FC, Aremania dan juga pihak panpel Arema.
Jokdri sendiri mengaku PSSI telah mengantongi sejumlah laporan adanya pelanggaran kode disiplin dalam laga bertajuk super derby Jatim tersebut.
Aremania Berulah, IB: Komdis PSSI Jangan Ragu!
Berulah, Dirijen Aremania Terancam Sanksi Berat

Ohhh begini…. pic.twitter.com/oBquHvvlfD
— KONS15TEN BERSAMAMU (@BonekMenur1927) October 6, 2018

Laporan tersebut, sebut dia, akan ditindaklanjuti dengan tambahan dari pengawas pertandingan. “Pada laga ini, PSSI menurunkan tim pemantau yang melihat langsung terjadinya beberapa pelanggaran,” kata Jokdri seperti dikutip dari laman resmi PSSI.
“Hasil laporan tim ini melengkapi laporan pengawas pertandingan dan akan menjadi referensi sidang Komite Disiplin dalam menjatuhkan sanksi nantinya,” katanya.
Jokdri menambahkan, PSSI akan semaksimal mungkin terus menjaga penegakan hukum yang terkait dengan sepak bola di Indonesia, termasuk dengan memberikan sanksi kepada mereka yang melanggar disiplin.
Ditegaskan dia, tidak akan ada lagi toleransi terhadap pelanggaran kode disiplin. Semua pihak yang melanggar akan ditindak sesuai aturan yang berlaku.
“PSSI berkomitmen untuk menjaga dan mengawal penegakan hukum sepak bola,” sebutnya.
“Setelah penghentian sementara kompetisi, PSSI telah meminta operator liga dan klub untuk lebih memperhatikan prosedur penyelenggaraan pertandingan. Kami juga telah mengingatkan untuk menjaga para suporter agar tidak bertindak dan membawa spanduk yang sifatnya rasis dan provokatif,” ungkapnya.
(jpc/qur/pojoksatu)

Bonek Mania, Ada Pesan Khusus dari Kapten Parsebaya!

POJOKSATU.id, SURABAYA – Persebaya Surabaya bersiap melakoni laga sarat gengsi bertajuk Derby Super Jatim kontra Arema FC, di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (6/10/2018) petang WIB.
Pertandingan lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan ke-24 itu dipastikan akan berlangsung seru dan sengit mengingat rivalitas tinggi di antara keduanya.
Bagi Persebaya sendiri, laga tersebut tentu tidak mudah mengingat mereka akan menghadapi teror suporter tuan rumah sepanjang 90 menit lebih pertandingan.
Mantap Persebaya, Sapu Bersih Penghargaan Pekan 23 Liga 1
Persebaya Janji Permalukan Singo Edan Dihadapan Aremania
Main di Kandang Singo Edan, Modal Persebaya Cuma Satu, Wani!
Terlebih, Bajul Ijo tidak akan ditemani Bonek Mania di pertandingan tersebut  karena pihak panpel tak mengalokasikan jatah untuk suporter tim tamu.
Kebijakan panpel Arema FC itu sendiri menyusul tingginya rivalitas kedua suporter tim yang khawatir bisa berpotensi dan riskan terjadinya bentrok antarsuporter.
Pihak Persebaya sendiri telah mengeluarkan imbauan kepada seluruh pendukung militannya untuk tidak memaksakan diri datang ke Stadion Kanjuruhan untuk menonton pertandingan.
Kapten Persebaya, Rendi Irwan mengimbau seluruh Bonek memberikan dukungan atas perjuangannya sepanjang 90 menit lebih di Surabaya saja.
“Jadilah Bonek yang militan, loyal, tapi juga berakal sehat. Jangan nekat datang,” ujarnya.
Terpisah, Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris menegaskan pihaknya memang tidak mengalokasikan jatah tiket untuk suporter tim tamu.
“Kouta untuk Bonek saat ini belum ada. Pertimbangan keamanan masih menjadi hal yang utama,” sebut dia.
Namun, pihaknya mengungkapkan musim depan berencana memberikan kuota untuk Bonek Mania saat Persebaya berlaga.
“Di putaran pertama, tak ada kuota bagi Aremania. Mari dihormati. Saat ini, Bonek harus menahan diri,” imbuhnya.
Pernyataan Rendi dan Abdul Haris itu sendiri tentunya cukup beralasan mengingat baru saja terjadi insiden berdarah yang menewaskan salahseorang suporter Persija bernama Haringga Sirla (23).
Korban yang nekat datang nyetadion ke GBLA untuk menyaksikan tim kebanggaannya, Persija Jakarta harus meregang nyawa setelah dikeroyok oknum Bobotoh.
(qur/pojoksatu)

Main di Kandang Singo Edan, Modal Persebaya Cuma Satu, Wani!

POJOKSATU.id, MALANG –  Laga sarat gengsi bertajuk Derby Super Jatim akan tersadi di Stadion Kanjuruhan Malang saat Arema FC menjamu musuh bebuyutannya, Persebaya Surabaya.
Laga lanjutan pekan ke-24 Go-Jek Liga 1 2018 yang akan digelar Sabtu (6/10/2018) petang WIB itu dipastikan berlangsung sengit mengingat rivalitas tinggi di antara keduanya.
Bagi Bajul Ijo sendiri, laga tersebut tentu tidak mudah mengingat mereka akan menghadapi teror suporter tuan rumah sepanjang 90 menit lebih pertandingan.
Mantap Persebaya, Sapu Bersih Penghargaan Pekan 23 Liga 1
Persebaya Janji Permalukan Singo Edan Dihadapan Aremania
Namun demikian, pelatih Persebaya Surabaya, Djajang Nurjaman alias Djanur menegaskan jika para pemainnya sudah dalam keadaan siap tempur.
Djanur bahkan telah mematok tiga poin dari pertandingan tersebut karena mereka sedang dalam motivasi tinggi setelah sukses membungkam Mitra Kukar dengan skor telak 4-1.
“Kami mengejar tiga poin. Kami tidak akan bertahan,” tekad mantan pelatih PSMS Medan dan Persib Bandung itu.
Djanur pun menegaskan, Rendi Irawan dan kawan-kawan siap memberikan yang terbaik untuk timnya dan juga Bonek Mania. “Tinggal menjaga saja dan sedikit taktikal,” ucapnya.
Djanur pun menilai tekanan dalam laga besar merupakan hal wajar di sepak bola, dan dia sudah menginstruksikan para pemainnya untuk bermain dengan nyali ‘wani’.
“Kami harus mempersiapkan mental. Mereka cukup punya keberanian untuk menghadapinya,” imbuhnya.
(jpnn/qur/pojoksatu)

Persebaya Janji Permalukan Singo Edan Dihadapan Aremania

POJOKSATU.id, MALANG – Persebaya Surabaya siap tampil lepas menghadapi Arema FC meski harus bertanding dihadapan Aremania di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (6/10/2018) malam WIB.
Skuat besutan Djajang Nurjaman alias Djanur bahkan menargetkan bisa membawa pulang poin penuh dari Malang alias memenangkan pertandingan.
Kemenangan telak atas Mitra Kukar di pertandingan sebelumnya tentu menjadi bekal penting Bajul Ijo menatap laga bertajuk Derby Super Jatim di pekan ke-24 Go-Jek Liga 1 2018 itu.
Mantap Persebaya, Sapu Bersih Penghargaan Pekan 23 Liga 1
“Kami mengejar tiga poin. Kami tidak akan bertahan,” tekad pelatih Persebaya Surabaya, Djajang Nurjaman alias Djanur.
Mantan pelatih PSMS Medan dan Persib Bandung itu menegaskan, David Da Silva dan koleganya sudah siap tempur menatap pertandingan tersebut.
Selain itu, sebut pria kelahiran Majalengka Jabar itu, skuatya siap menghadapi teror dari Aremania yang dipastikan akan memenuhi seluruh tribun stadion.
“Kami akan tampi menyerang dengan garis pertahanan tinggi,” ujarnya menandaskan.
(jpnn/qur/pojoksatu)

Arema FC Akan Ijinkan Bonek Nyetadion di Malang, tapi …

POJOKSATU.id, MALANG – Rivalitas suporter Arema FC dan Persebaya sangat tinggi sehingga kadang berujung bentrok antarsuporter.
Sama halnya dengan suporter Persib dan Persija, pertandingan yang mempertemukan Arema kontra Persebaya pun kerap tidak memperbolehkan suporter tim tamu untuk nyetadion alias menonton ke stadion.
Namun, Arema FC berencana akan memperbolehkan Bonek mendukung klub kebanggaannya, Bajul Ijo saat tampil di Stadion Kanjuruhan Malang.
Namun, rencana itu sedianya baru akan dilakukan musim depan. Mengingat laga Arema FC vs Persebaya akhir pekan ini dalam lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 tak ada alokasi tiket untuk suporter tim tamu, alias Bonek.
Sebelumnya, panpel Arema FC berniat ingin memberikan kuota tiket 5 persen untuk Bonek. Hal itu sebagai upaya memfasilitasi perdamaian antar kedua kelompok suporter, Aremania dan Bonek.
Namun rencana itu urung terjadi dan baru akan coba digagas musim depan. “Jadi kemarin kan saya ditanya wartawan di Jakarta, memang ada rencana gitu, tapi kan untuk besok tidak mungkin. Soalnya laga besok, Sabtu (6/10) tiketnya sudah habis,” tutur general manager Arema FC, Ruddy Widodo.
Insiden pengeroyokan suporter Persija, Haringga Sirla (23) oleh sejumlah oknum Bobotoh hingga meninggal dunia jelang kick-off Persib vs Persija pada 23 September 2018 mendatang memang tengah menjadi sorotan.
Terlebih, sebut dia, perseteruan antara suporter Arema FC atau Aremania dan pendukung miltan Persebaya, Bonek juga belakangan ini cukup panas.
“Akan tetapi, Alhamdulillah kejadian kemarin tak berdampak kepada perizinan pertandingan nanti. Karena ini kan berkaitan dengan BOPI, PSSI, dan kolaborasi instansi pemerintah,” imbuhnya.
(jpc/qur/pojoksatu)

Tandang ke Kanjuruhan, Persebaya Larang Bonek Nyetadion

POJOKSATU.id, SURABAYA – Laga bertajuk Big Match antara Arema FC dan PErsebaya Surabaya akan tersaji di pekan ke-24 Go-Jek Liga 1 2018 di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (6/10/2018) sore WIB.
Pihak manajemen Bajul Ijo sendiri telah mengeluarkan imbauan untuk suporter mereka, Bonek Mania untuk tidak memaksakan diri nyetadion alias menonton pertandingan di stadion.
Larangan tersebut semata karena alasan keamanan mengingat rivalitas suporter kedua tim terkenal tinggi. Terlebih, Persebaya tentu tak ingin insiden berdarah di Bandung terjadi di pertandingan tersebut.
Selain itu, Persebaya juga mengharapkan kedewasaan Bonek untuk menjaga diri, tidak terpancing provokasi dan sebagainya.
“Saya berkomunikasi dengan beberapa Bonek. Mereka juga tidak akan memaksakan diri ke sana. Intinya memang harus menahan diri, jangan terbawa emosi dan jangan terprovokasi,” tutur manajer Persebaya, Candra Wahyudi.
Lagipula, pada super derby Jatim putaran pertama, pihak panpel Persebaya tidak memberikan kuota atau jatah tiket stadion untuk Aremania.
Hal serupa tentu akan diterapkan pihak panpel Arema FC di pertandingan akhir pekan ini. “Teman-teman Bonek saya harap bisa lebih dewasa,” ujarnya menandaskan.
(jpc/qur/pojoksatu)