Ballon d’Or

Difavoritkan Raih Ballon D’Or Ketimbang Messi dan Ronaldo, Ini Kata Virgil Van Dijk

POJOKSATU.id, LIVERPOOL – Bek Liverpool, Virgil van Dijk berbicara soal peluangnya memenangkan Ballon d’Or 2019. Pemain Timnas Belanda itu favorit pemenang penghargaan di depan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Virgil van Dijk mengakui memenangkan Ballon d’Or akan jadi penghargaan yang istimewa.
Van Dijk adalah satu dari tujuh pemain The Reds yang masuk dalam daftar 30 pemain kandidat peraih Ballon d’Or. Mereka memenangkan Liga Champions musim lalu dan finis di posisi runner up Premier League.
“Bisakah saya memenangkan Ballon d’Or? Akan ada jawaban untuk itu pada 2 Desember,” kata Van Dijk, dikutip Pojoksatu.id dari Mirror.
Van Dijk diunggulkan jadi pemenang penghargaan yang digagas majalah France Football, mengalahkan duo rival abadi Messi dan Ronaldo.
Lionel Messi (Barcelona) dan Cristiano Ronaldo (Juventus).
“Bagi saya, masuk kandidat karena penampilan musim lalu, untuk memenangkan Ballon d’Or adalah sesuatu yang istimewa. Kita akan lihat apa yang akan dihasilkan darinya.”
Menurut Van Dijk, yang terpenting bagi dirinya adalah menjaga fisik dan selalu belajar dari pertandingan sebelumnya agar bisa selalu tampil baik di lapangan.
“[Saya perlu] terus bermain, minggu demi minggu, pada tingkat tertinggi yang bisa saya mainkan. Saya mencoba untuk terus meningkatkan diri dalam pelatihan dengan pengalaman yang saya peroleh dari setiap pertandingan, dan saya harus tetap bugar.”
“Itu adalah bagian besar dari bermain di level yang konsisten – tetap fit dan semoga memainkan semua pertandingan besar.”
Van Dijk selalu dimainkan sepanjang laga oleh Jurgen Klopp di semua pertandingan Liga Premier dan Liga Champions musim ini dan mengakui bahwa beban kerjanya bisa lebih berat.
“Kami sekarang bermain empat pertandingan dalam 11 hari. Kami bepergian dan tinggal di hotel dan Anda perlu menonton apa yang Anda makan, minum dan memastikan Anda pulih dengan baik.
“Saya tidak mengeluh, tidak sama sekali. Tetapi Anda perlu menjaga diri karena pada akhirnya orang-orang datang ke stadion untuk menonton Anda bermain dan tidak masalah jika Anda pilek sehari sebelumnya – mereka ingin Anda muncul di matchday.”
“Itulah mengapa sangat penting untuk menjaga dirimu sendiri dan sebagian besar dari itu tetap bugar. Untungnya, sejauh ini, aku sudah melakukan itu dengan cukup baik dan mudah-mudahan aku bisa terus melakukannya,” pungkasnya.
(fat/pojoksatu)

Soal Pemenang Ballon D’Or 2019, Didier Drogba Setuju dengan Arsene Wenger

POJOKSATU.id, JAKARTA – Didier Drogba setuju dengan pendapat legenda Arsenal Arsene Wenger soal pemenang Ballon d’Or 2019.
Diketahui, Wenger memilih Sadio Mane sebagai sosok yang layak memenangkan penghargaan tersebut.
Pasalnya, bintang Senegal Mane telah berkembang menjadi salah satu pemain terbaik di dunia sejak bergabung dengan Liverpool dari Southampton tiga tahun lalu.
Pemain 27 tahun itu telah mencetak 68 gol dalam 137 penampilan untuk The Reds dan membantu klub memenangkan Liga Champions serta finis kedua di Liga Premier musim lalu.
“Mane adalah karakter yang luar biasa. Saya akan mengatakan – karena dia adalah seorang pejuang. Dia tidak takut pada siapa pun. Saat ini, ia layak mendapatkan kredit besar,” ujar Wenger, dilansir Metro.
Saat ditanyakan kepada Drogba, ia juga menjawab nama yang sama. “Sadio Mane. Untuk AFCON, Liga Champions, dan kejuaraan liga. Apa yang dia lakukan di Liga Premier, sangat sedikit pemain yang mampu melakukannya,” katanya.
‘Itu mungkin, tetapi mungkin [bagi orang lain untuk menang] jauh sebelumnya. Ada banyak pemain yang telah mewakili benua Afrika dengan baik, seperti Samuel Eto’o.
“Kembali ke pertanyaan, akan sangat menyenangkan bahwa Sadio, atau bahkan Salah dan Aubameyang terus meningkatkan level permainan mereka untuk berharap memenangkan trofi ini,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Lebih Hebat dari Ronaldo, Pemain Ini Akan Memenangkan Banyak Ballon D’Or

POJOKSATU.id, PARIS – Bintang muda Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe digadang-gadang akan menjadi penerus kebintangan Cristiano Ronaldo.
Generasi emas Ronaldo dalam persaingan sengitnya dengan Lionel Messi akan segera berakhir menyusul usia keduanya yang sudah tak muda lagi.
Kendati begitu, keduanya masih menunjukkan mantranya di masing-masing timnya. Leo Messi menjadi aktor penting buat Barca, dan Ronaldo menjelma menjadi mesin gol baru buat Juventus.
Demi Kylian Mbappe, Barcelona akan Persatukan Neymar dengan Sobat Kecilnya!

Namun begitu, mantan Direktur Teknis AS Monaco, Luis Campos yakin, pengganti keduanya sudah hadir, yang tak lain adalah pemain muda timnas Prancis yang baru saja mempersembahkan trofi Piala Dunia 2018 di Rusia.
Campos bahkan menilai, jika Mbappe pada akhirnya memutuskan hijrah ke Real Madrid, maka ia akan mampu melampaui kebintangan CR7 selama di Santiago Bernabeu dengan memenangkan lebih banyak lagi Ballon d’Or.
“Sebagai pemain sepak bola tingkat tinggi, saya melihatnya mengenakan jersey Real Madrid karena itu adalah klub yang pas sesuai kapasitasnya, di mana para pemain hebat ingin pergi ke sana,” tutur Campos kepada Telefoot seperti dikutip dari Sportbible.
“Di masa depan, saya membayangkan diri saya menghadiri pertandingan di Santiago Bernabeu dan menikmati pertunjukan yang dapat ditawarkan Mbappe,” ucapnya.
“Saat ini, dia lebih menentukan daripada Neymar (di PSG), dan dia akan jauh lebih baik daripada Cristiano Ronaldo. Saya melihat dia memenangkan lebih banyak Ballon d’Or nanti,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Akhirnya, Luka Modric Blak-blakan Soal Absennya Duopoli Ballon D’Or

POJOKSATU.id, MADRID – Luka Modric, peraih Ballon d’Or 2018 akhirnya buka suara mengomentari absennya Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi di malam penganugerahan Ballon d’Or di Paris, Prancis beberapa waktu lalu.
Duopoli Bola Emas, Ronaldo dan Messi absen dalam upacara penghargaan Ballon d’Or yang dimenangkan Modric sekaligus meruntuhkan dominasi keduanya dalam seputuh tahun terakhir ini.
Baik Ronaldo maupun Leo Messi sendiri saat ini telah sama-sama mengoleksi lima Ballon d’Or yang didapat silih berganti di setiap edisinya.
Cristiano Ronaldo – Lionel Messi
“Saya tidak dapat bicara mengapa seseorang tidak datang ke acara penghargaan tersebut, ini pilihan mereka,” katanya kepada Sportske Novosti seperti dikutip dari Goal.
“Itu tidak masuk akal, kan? Tampaknya suara dan penghargaan ini hanya signifikan ketika mereka memenangkannya,” sindir kapten Timnas Kroasia itu.
“Ini tidak adil untuk sesama pemain dan pemilih yang telah menominasikan mereka dalam sepuluh tahun terakhir, juga untuk sepakbola dan para fans. Namun, orang akan bertindak sesuai dengan apa yang mereka pikir seharusnya,” papar Modric.
Secara tersirat, Modric sendiri mengatakan ia pantas memenangkan penghargaan individual paling prestisius tersebut dibandingkan dengan dua superstar tersebut, jika melihat pencapaiannya dalam setahun terakhir ini.
“Menurut opini saya, hal-hal ini sangat sederhana. Ronaldo dan Messi adalah fenomena yang mendominasi dalam sepuluh tahun atau lebih. Mereka berada di liga sendiri. Namun kita bicara soal pencapaian satu musim di sini dan saya pikir itu artinya sesuatu yang dinilai oleh pelatih timnas, manajer, legenda sepakbola, jurnalis dan sesama pemain telah menampilkan hasil yang sama,” terang dia.
“Jika perdebatan tentang seberapa bagusnya pemain tertentu, maka satu-satunya tindakan adalah memberikan semua trofi kepada Messi dan Ronaldo sampai mereka pensiun,’ tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Ronaldo: Saya Masih Pantas untuk Ballon D’Or!

POJOKSATU.id, TURIN – Cristiano Ronaldo akhirnya buka suara terkait kegagalannya mendapatkan penghargaan Ballon d’Or tahun ini.
Mantan rekan setimnya di Real Madrid, Luka Modric sukses meruntuhkan duopoli Ronaldo dan Lionel Messi yang mendominasi penghargaan pemain terbaik itu dalam sepuluh tahun terakhir.
Kendati terlihat ikhlas menerima hasil tersebut, Ronaldo tetap bersikeras jika dirinya masih pantas memenangkan Bola Emas tersebut.
Kapten Timnas Portugal di Piala Dunia 2018 Rusia itu sendiri sejauh ini sudah mengoleksi lima Ballon d’Or untuk menyamai koleksi Lionel Messi.
“Saya pikir saya layak (untuk memenangkan Ballon d’Or) setiap tahun,” kata Ronaldo dalam wawancara dengan surat kabar Italia seperti dikutip dari Goal.
“Saya bekerja untuk itu, tetapi jika saya tidak menang, itu bukan akhir dunia,” sebutnya.
Ronaldo memberikan kesan sedikit kecewa atas pencapaiannya tahun ini yang tak mendapatkan satu pun gelar Pemain Terbaik.
“Angka-angka itu tidak berbohong, tetapi jangan berpikir bahwa saya kurang senang jika saya tidak menang,” sebutnya.
“Saya punya teman yang fantastis dan saya punya keluarga, saya bermain di salah satu klub terbaik, apakah Anda pikir saya akan pulang dan menangis?,” ujarnya. “Saya kecewa tetapi hidup terus berjalan dan saya akan tetap bekerja keras,”
Dikesempatan itu, Ronaldo memberikan ucapan selamat untuk Luka Modric atas pencapaian gemilangnya tahun ini.
“Selamat untuk Modric, dia pantas mendapatkannya, tapi tahun depan kita akan bertemu lagi dan aku akan melakukan segalanya agar tetap di sana,” tandasnya.
Tahun ini sendiri memang menjadi tahun kapten Timnas Kroasia itu. Betapa tidak, Modric sukses menyabet semua gelar Pemain Terbaik, mulai Pemain Terbaik Piala Dunia 2018, Pemain Terbaik Eropa, Pemain Terbaik dunia versi FIFA dan terakhir Ballon d’Or.
(qur/pojoksatu)

Ballon D’Or Melecehkan Lionel Messi!

POJOKSATU.id, CAMP NOU – Rekan setim Lionel Messi di Barcelona, Jordi Alba tak terima kapten Blaugrana itu menempati urutan kelima nominator Ballon d’Or tahun ini.
Menurut Alba, pemain sekaliber La Pulga tak pantas menempati peringkat tersebut atas apa yang telah dilakukannya untuk Barca.
Terlebih, Messi konsisten dalam menjaga kualitasnya sebagaimana diperlihatkan saat mencetak brace dan satu asist ke gawang Espanyol untuk kemenangan telak 4-0 pada jornada 15 La Liga Spanyol, akhir pekan kemarin.
Bek Barcelona, Jordi Alba.
Melihat performa fantastis Messi, Jordi Alba lantas mengecam ajang Ballon d’Or 2018 yang menempatkan rekannya di posisi kelima, dengan Luka Modric keluar sebagai pemenangnya.
“Ballon d’Or adalah pembohong! Ada begitu banyak klub dan media yang mengampanyekannya. Padahal semua orang tahu Messi masih jadi pemain terbaik dunia,” kata Alba seperti dikutip dari Marca.
Alba juga mengecam legenda Brasil, Pele, yang baru-baru ini merendahkan Messi hanya punya satu skill andalan dan tak layak dibandingkan dengan dirinya.
“Pele mungkin tidak benar-benar memperhatikan bagaimana Messi bermain, jika dia memang berkomentar begitu. Messi punya segalanya,” tegasnya.
Pembelaan Jordi Alba terhadap peraih 5 Ballon d’Or itu sepertinya tak berlebihan. Sejauh musim ini, Leo Messi sudah mengoleksi 17 gol dari 17 laga yang sudah dilakoninya di semua ajang, dan mengemas sepuluh assist.
(qur/pojoksatu)

Neymar Akui Ronaldo Lebih Hebat dari Messi karena Ini…

POJOKSATU.ID, PARIS – Mantan bintang Barcelona, Neymar yang kini bermain untuk Paris Saint-Germain membandingkan kehebatan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi dari sudut pandang karir. Ronaldo dianggap lebih hebat karena pernah sukses di Premier League.
Neymar yang belakangan ini digadang-gadang bakal hengkang ke Real Madrid atau Barcelona, juga ke sejumlah klub Inggris, mengisyaratkan ketertarikan bermain di Premier League.
BACA JUGA:
Juara Liga 1 2018, Persija atau PSM? PT LIB Terpaksa Siapkan Ini untuk Penyerahan Piala
Pasukan Taliban Memburu Bocah Pemilik Jersey Kresek Messi, Kalau Ketemu Mau Dimutilasi!
Ternyata Ini Alasan Bayern Muenchen Tidak Merekrut Cristiano Ronaldo
Menurutnya, seorang pemain hebat di dunia harus membuktikan kualitasnya dengan menaklukkan Premier League.
Perjalanan karir yang belum pernah dilalui Neymar dan Messi. Dan hal itu yang dijadikan acuan bagi Neymar menyebut Ronaldo lebih hebat dari Messi.
Pasangan ini bermain bersama selama empat musim di Nou Camp dari 2013-17, memenangkan dua gelar La Liga serta Liga Champions.
Neymar, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
“Kami tidak tahu apa yang terjadi besok, tapi saya percaya bahwa setiap pemain hebat, setidaknya satu hari, harus bermain di Liga Premier,” kata Neymar dikutip dari Daily Star.
“Jika Anda bermain di sana, maka saya harap Anda dapat menikmati Liga Premier karena hanya Anda yang pantas mendapatkan yang terbaik,” tuturnya.

Luka Modric Raih Ballon D’Or 2018, Kakak Ronaldo: Dunia Ini Busuk, Banyak Mafia!

POJOKSATU.ID, PARIS – Gelar Ballon d’Or edisi 2018 yang disabet Luka Modric ternyata tidak diterima baik oleh keluarga Cristiano Ronaldo. Mereka berang. Bahkan menuding ada permainan mafia dalam penentuan pemenang gelar individu bergengsi itu.
Seperti diketahui, pada acara gala Ballon d’Or 2018 di Paris, Selasa (4/12/2018) dini hari tadi WIB, Modric dinobatkan sebagau pemenang. Gelandang Real Madrid dan Timnas Kroasia itu mengalahkan Cristiano Ronaldo dan Antoine Griezmann, dua finalis lainnya.
BACA JUGA:
Ballon D’Or 2018: Luka Modric, Ronaldo dan Griezmann dalam Angka
Inilah Tim Terbaik Serie A 2017/18: Juventus Sumbang 4 Pemain
Kapten Inter Milan Dinobatkan Sebagai Pemain Terbaik Serie A
Sukses Modric meraih Ballon d’Or 2018 menghentikan dominasi Ronaldo dan Lionel Messi yang merajai penghargaan ini sejal 2007 silam. Selama satu dekade keduanya silih berganti jadi pemenang dengan masing-masing sudah mengoleksi lima Ballon d’Or.
Tapi tahun ini bukan milik mereka. Modric yang tampil hebat di Liga Champions dan Piala Dunia 2018 meraih penghargaan yang digagas majalah Football Prancis itu.
Luka Modric raih Ballon d’Or 2018.
Messi bahkan tidak masuk tiga besar, hanya peringkat ke-5. Sementara Ronaldo jadi runner up.
Setelah acara tersebut, kakak perempuan Ronaldo, Elma Aveiro mengunggah pesan di akun instagramnya dengan menyebut ada mafia di balik penghargaan ini.
Protes kakak perempuan Ronaldo setelah adiknya gagal raih Ballon d’Or 2018.
‘Sayangnya dunia ini tempat kita hidup adalah busuk, dengan mafia dan f******g uang. Kekuatan Tuhan jauh lebih besar daripada semua kebobrokan ini. Tuhan mengambil waktunya tetapi dia tidak gagal.’
Kritik itu diposting di samping gambar Ronaldo dengan salah satu dari lima penghargaannya dari tahun-tahun sebelumnya.
Kakak perempuan Ronaldo lainnya, Katia Aveiro, memposting: Pemain terbaik di dunia …. bagi mereka yang mengerti sepakbola tentu saja.’
(fat/pojoksatu)

Ballon D’Or 2018: Luka Modric, Ronaldo dan Griezmann dalam Angka

POJOKSATU.ID, PARIS – Luka Modric baru saja dinobatkan sebagai pemenang Ballon d’Or 2018, mengalahkan Cristiano Ronaldo dan Antoine Griezmann, Selasa (4/12/2018) dini hari WIB. Penghargaan yang sekaligus meruntuhkan dominasi Lionel Messi dan Ronaldo di ajang ini.
Gelandang asal Kroasia itu menjadi bintang negaranya di Piala Dunia 2018, meski kalah dari Prancis di final. Sementara di Liga Champions, Modric adalah kunci sukses Real Madrid jadi kampiun untuk kali ketiga secara beruntun.
BACA JUGA:
Inilah Tim Terbaik Serie A 2017/18: Juventus Sumbang 4 Pemain
Allegri Jadi Pelatih Terbaik Serie A untuk Kali Ketiga
Kapten Inter Milan Dinobatkan Sebagai Pemain Terbaik Serie A
Jadwal Bola Hari Ini, 4 Desember: Semen Padang Vs PSS Sleman, Watford Vs Man City
Kemenangan Modric mengakhiri satu dekade dominasi Ronaldo dan Messi, yang masing-masing telah memenangkan Ballon d’Or lima kali selama 10 tahun terakhir.
Dikutip Pojoksatu.id dari Omnisport yang menggunakan data Opta untuk melihat performa ketiga finalis ini sepanjang 2018. Pantaskan Modric raih Ballon d’Or edisi kali ini?
Antoine Griezmann (Atletico Madrid)
Antoine Griezmann – Striker timnas Prancis

Pahlawan Liga Europa Atletico Madrid adalah pemain pertama yang mencetak gol baik di final Piala Dunia dan final kompetisi antar klub Eropa di tahun yang sama sejak Jorge Valdano melakukannya untuk Argentina (final Piala Dunia) dan Barcelona (final Piala UEFA) pada 1986.
Tidak ada pemain yang terlibat dalam lebih banyak gol di Piala Dunia 2018 dari Griezmann, yang mencatat empat gol dan dua assist. Sama dengan Harry Kane, yang mencetak enam gol sebagai kapten Inggris.
Meskipun 2018 masih tersisa satu bulan, Griezmann telah menyamai tahun terbaik karirnya dalam hal keterlibatan gol – dia telah terlibat dalam 28 gol liga sejauh ini pada tahun 2018 (17 gol, 11 assist)- angka yang sama dengan tahun terbaiknya di 2015 (25 gol, 3 assist).

Cristiano Ronaldo (Real Madrid / Juventus)
Cristiano Ronaldo – Bintang Juventus.(@juventusfc/twitter)

Ronaldo mencetak 45 gol hanya dalam 47 pertandingan untuk klub dan negara pada 2018. Dia terlibat dalam gol setiap 70 menit rata-rata sepanjang tahun ini di semua kompetisi dengan menggambungkan penampilannya bersama Portugal, Real Madrid dan Juventus.
Pada April 2018, Ronaldo memecahkan rekor di Liga Champions dengan selalu mencetak gol dalam 11 pertandingan berturut-turut. Dimulai dengan golnya di final 2017 melawan Juventus dan berakhir dengan penalti menghadapi lawan yang sama di leg kedua perempat final musim 2017/18.
Ronaldo menjadi pemain Eropa pertama dalam sejarah yang mencetak gol dalam delapan pertandingan turnamen besar berturut-turut (Piala Dunia dan Kejuaraan Eropa).

Luka Modric (Real Madrid)
Gelandang Real Madrid dan Kroasia, Luka Modric. (The Real Champs)

Modric mencatat umpan terbanyak (422) dan menciptakan peluang gol terbanyak (18) untuk Kroasia pada Piala Dunia 2018, yang berakhir dengan kekalahan 4-2 dari Prancis di final.
Faktanya, selama Piala Dunia, Modric adalah gelandang dengan umpan terbanyak (484), paling banyak menyentuh bola (624) dan meng-cover pergerakan lawan (56).
Modric juga memenangkan penghargaan pemain terbaik Piala Dunia 2018, menjadi pemain pertama dari Kroasia yang meraih gelar tersebut. Modric juga merupakan orang Kroasia pertama yang masuk tiga besar Ballon d’Or sejak Davor Suker menempati posisi kedua pada 1998.

(fat/pojoksatu)

Baru Kali Ini Lionel Messi Tak Diperhitungkan!

POJOKSATU.id, PARIS – Megabintang Barcelona, Lionel Messi benar-benar tak diperhitungan di berbagai ajang penghargaan indivdual tahun ini.
Setelah gagal meraih Pemain Terbaik UEFA, Pemain Terbaik FIFA, Messi juga gagal atas penghargaan Ballon d’Or tahun ini.
Padahal, kapten Timnas Argentina itu adalah peraih 5 Balllon d’Or bersama rivalnya, Cristiano Ronaldo yang mengoleksi jumlah yang sama.
Runtuhkan Dominasi Ronaldo – Messi, Luka Modric Raih Ballon d’Or 2018
Gagal dengan Ballon d’Or, Kylian Mbappe Raih Penghargaan Ini
Ini Dia Pemain Wanita Pertama Peraih Ballon d’Or
Ironisnya, jika Ronaldo menjadi pesaing terdekat sang pemenang, Luka Modric, Leo Messi hanya menempati urutan kelima sebagai nominator.
Dikutip dari Goal, dengan fakta ini, Leo Messi gagal menembus tiga besar Ballon d’Or untuk pertama kalinya sejak 2007.
Sementara dua penggawa Timnas Prancis yang memenangkan Juara Piala Dunia 2018 Antoine Griezmann dan Kylian Mbappe menempati urutan ketiga dan empat untuk menggeser posisi ikon Barcelona itu.
Fakta minor La Pulga ini sepertinya tak terlepas dari hasil kurang memuaskan Barca yang tersingkir di babak perempat final Liga Champions musim lalu dan La Albiceleste yang dieliminasi Prancis di Piala Dunia 2018 Rusia.
Namun, Lionel Messi meraih lebih banyak suara dibandingkan pilar Liverpool Mohamed Salah dan bek Real Madrid Raphael Varane, sementara Eden Hazard, Kevin De Bruyne dan Harry Kane melengkapi daftar sepuluh besar.
(qur/pojoksatu)