W88top casino trực tuyến

banding

Manchester City Resmi Mengajukan Banding Terkait Sanksi UEFA

POJOKSATU.id, JAKARTA – Manchester City resmi mengajukan banding terkait larangan mentas di kompetisi Eropa oleh UEFA.
Menurut laporan BBC, City mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) terkait masalah tersebut.
Diketahui, City terkena sanksi larangan bermain selama dua musim di kompetisi Eropa serta denda 30 juta euro karena dianggap melanggar aturan Financial Fair Play (FFP).
Pada November 2018 lalu, media Jerman Der Spiegel mengungkap dokumen internal City yang isinya pihak klub diduga mengelabui UEFA untuk menggelembungkan pendapatan sponsor mulai 2012 hinga 2016.
CEO City Ferran Soriano membantah tudingan tersebut. Ia mengatakan pelanggaran itu tidak benar.
Sementara itu, terkait banding City, CAS membenarkan hal tersebut. Namun, mereka tidak menyebutkan kapan masalah ini dapat diselesaikan.
“Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) telah mencatat banding yang didaftarkan Manchester City melawan putusan UEFA,” demikian pernyataan CAS.
(zul/pojoksatu)
The post Manchester City Resmi Mengajukan Banding Terkait Sanksi UEFA appeared first on Pojoksatu.id.

Persib Akan Banding, Sang Kapten Berharap Hasil Lebih Adil

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung bersiap mengajukan banding atas putusan sanksi yang diberikan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI imbas tewasnya seorang suporter Persija, Haringga Sirla (23) yang dikeroyok oknum Bobotoh.
Terkait hal tersebut, kapten Persib, Supardi Nasir berharap timnya mendapat hasil yang lebih baik dari langkah banding tersebut.
“Kita sudah tahu hasil dari Komdis. Tapi, ini masih ada upaya banding dan kita nunggu hasil selanjutnya lalu bisa berkomentar,” kata Supardi seperti dikutip dari Goal.
“Saya harap para pemangku jabatan bisa lebih bijaksana lagi,” ujarnya menambahkan.
Lebih lanjut, Supardi menyatakan situasi tersebut sedikit banyak mempengaruhi kesiapan timnya untuk bertanding.
Meski tentunya, ia tetap optimistis dan percaya Persib bisa bertahan di puncak klasemen untuk merebut gelar juara akhir musim ini.
“Dampak pasti ada, pasti sangat merugikan kita apalagi dengan main di luar kandang. Percayalah, selama ini masih di wilayah Indonesia Insya Allah kita semua bisa bekerja dengan baik di tim. Tapi, itu bukan berarti kita tidak butuh bobotoh. Kita sangat membutuhkan (kehadiran) mereka,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)