Bayern Muenchen

Usai Dipecat Spurs, Pochettino Malah Jadi Kandidat Kuat Latih Klub Raksasa Eropa

POJOKSATU.id, MUNICH – Reputasi Mauricio Roberto Pochettino Trossero atau Mauricio Pochettino sebagai mantan manajer Tottenham Hotspur tak perlu diragukan. Tidak heran setelah dipecat Spurs, Pochettino langsung dilirik sejumlah klub elit Eropa. Salah satunya yang kian mengemuka adalah Bayern Muenchen.
Dikutip Pojoksatu.id dari Sky Sports, Pochettino kini menjadi kandidat kuat untuk peran kosong di klub raksasa Bundesliga. Bayern saat ini ditukangi pelatih sementara Hansi Flick yang akan bertanggung jawab setidaknya sampai Januari.
BACA JUGA: Eks Presiden Real Madrid Bongkar Alasan Sebenarnya Mourinho Terima Tawaran Spurs, Lelah Menunggu!
Namun menyusul menganggurnya Pochettino, Bayern mungkin akan mempertimbangkan untuk mempercepat masa kerja Flick dan menunjuk pelatih 47 tahun itu sebagai manajer permanen di Allianz Arena, menurut Sky di Jerman.
Memang belum ada kontak dengan pelatih asal Argentina setelah pemecatannya dari Tottenham, tetapi ia menjadi favorit utama untuk peran kosong yang saat ini sedang diisi oleh bos sementara Hansi Flick.
Pelatih sementara Bayern Muenchen, Hans-Dieter Flick.
Pochettino meninggalkan Hotspur Way minggu ini setelah lima tahun memimpin Spurs, membimbing klub menuju final Liga Champions yang pertama kalinya musim lalu. Beberapa musim terakhir juga menjadi penantang dalam perburuan gelar juara Premier League.
Namun penampilan Spurs awal musim ini menurun. Mereka terpuruk ke peringkat 14 klasemen sementara Premier League setelah 12 pekan kompetisi berjalan. Situasi yang membuat petinggi Spurs mendepak Pochettino.
BACAJUGA: Inikah Rekrutan Pertama Mourinho? Spurs Bakal Punya Trio Penyerang Paling Menakutkan
Kini Mauricio Pochettino diyakini akan menuju petualangan baru dalam karir kepelatihannya yang mungkin itu adalah Bayern Muenchen.
Sebelum nama Pochettino mengemuka, ada pelatih Ajax Erik ten Hag, pelatih Paris Saint-Germain Thomas Tuchel, dan mantan bos RB Leipzig Ralf Rangnick yang kini semuanya menjauhkan diri dari posisi itu dalam beberapa pekan terakhir.

Ngebet Jadi Pelatih Bayern, Arsene Wenger Telepon Presiden Klub, Ujung-ujungnya Bikin Malu

POJOKSATU.id, MUNICH – Mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger dikaitkan dengan kursi pelatih Bayern Muenchen yang tengah lowong. Wenger yang memang tertarik dengan jabatan itu lalu menelepon Presiden Bayern, Karl-Heinz Rummenigge. Apa hasil pembicaraannya?
Dikutip Pojoksatu.id dari Daily Mail, alih-alih ditawari jabatan pelatih Bayern yang baru, Wenger malah harus gigit jari setelah menghubungi Rummenigge.
BACA JUGA: Mbappe Masuk, Salah Keluar: Liverpool Sodorkan Rp3,6 Triliun ke PSG
Dilaporkan bahwa Bayern Munich telah menolak Arsene Wenger sebagai pelatih potensial berikutnya.
Raksasa Bundesliga mencari seorang manajer baru setelah memecat Niko Kovac pada hari Minggu menyusul kekalahan 1-5 yang memalukan di Eintracht Frankfurt – membuat mereka tertinggal empat poin dari pemuncak klasemen.
Namun menurut publikasi Jerman Bild, Wenger menelepon Karl-Heinz Rummenigge pada hari Rabu (6/11/2019) sore waktu setempat untuk mengisyaratkan minatnya pada lowongan di Allianz Arena.
Karl Heinz Rummenigge (khelnama.com)
Tetapi Wenger harus menanggung malu karena pendekatannya malah ditolak mentah-mentah oleh Presiden Bayern itu.
Berbicara awal pekan ini di beIN Sports, Wenger menyatakan minatnya pada pekerjaan itu. “Tentu saja,” jawab mantan bos The Gunners itu ketika ditanya apakah dia akan tertarik untuk mengambil alih Bayern.
“Melatih adalah apa yang sepanjang hidup saya kerjakan sampai sekarang. Setiap orang yang telah melatih akan memberi tahu Anda hal yang sama. Anda kehilangan intensitas tetapi beberapa hal yang sangat Anda lewatkan, beberapa hal yang tidak Anda lewatkan. Saya menikmati hal-hal yang tidak saya lewatkan terlalu banyak,” lanjut juru taktik asal Prancis itu.
BACA JUGA: Golnya ‘Dirampok’ Ramsey, Khabib Nurmagomedov: Alhamdulillah, Ronaldo Tidak Cetak Gol!
“Tetapi di sisi lain, pertandingan sepak bola, memenangkannya, mempersiapkan tim untuk pertandingan, dan mendapatkan kepuasan dan emosi yang dibagi. Itu adalah sesuatu yang Anda lewatkan.”
“Jadi tentu saja, ya. Saya melatih klub sejak usia 33 tahun dan saya melatih hingga 69 tahun. Dan di level tertinggi.”
“Sudah 36 tahun tanpa henti. Bahkan jika saya melewatkannya, untuk keluar dari tekanan selama setahun terakhir, itu tidak terlalu buruk bagi saya. Orang-orang yang mengenal saya dengan baik mengatakan saya lebih santai – dan itu benar.”
Wenger jadi pengangguran sejak mengundurkan diri sebagai bos Arsenal pada akhir musim 2017-18 setelah 22 tahun memimpin klub.
Arsene Wenger yang masih mencari pekerjaan di tingkat elit permainan, telah menolak sejumlah tawaran pekerjaan sejak meninggalkan Arsenal termasuk peran di FIFA sebagai direktur teknis.
Hansi Flick ditunjuk sebagai manajer sementara Bayern setelah pemecatan Kovac, dan memimpin tim Jerman itu untuk kemenangan 2-0 atas Olympiakos di Liga Champions pada Rabu malam.
Tapi tugas yang jauh lebih besar ada di depan Flick pada Sabtu pekan ini saat Bayern menjamu rival sekota Borussia Dortmund di Bundesliga.
Berbicara pada Rabu malam, direktur olahraga Bayern Hasan Salihamidzic mengatakan: “Kami akan dengan tenang, tanpa tekanan, memilih pelatih, yang menurut kami adalah yang tepat. Saya pikir Hansi adalah pelatih yang tepat untuk kami saat ini. Dia sekarang menjadi pelatih sampai pemberitahuan lebih lanjut dan kami akan melihat segalanya.”
(fat/pojoksatu)

Flick Ungkap Alasan Dirinya Terima Jabatan Pelatih Bayern Muenchen

POJOKSATU.id, MUNICH – Bayern Muenchen telah menunjuk Hans-Dieter Flick sebagai pelatih sementara, sebelum klub menentukan siapa pengganti Niko Kovac. Flick menyebut alasan dirinya menerima tugas baru itu karena faktor loyalitas.
Mantan gelandang Bayern Muenchen itu kembali ke klub pada musim panas dan telah ditugaskan di tim utama sebagai pelatih interim.
Hans-Dieter Flick mengatakan dia setuju untuk mengambil alih tugas pelatih sementara Bayern Munich karena kesetiaan kepada klub, sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari Goal Internasional.
Kovac dipecat pada hari Minggu setelah timnya dihancurkan 1-5 oleh Eintracht Frankfurt. Kekalahan yang membuat sang juara bertahan tertinggal empat poin di belakang pemimpin klasemen sementara Bundesliga, Borussia Monchengladbach.
Sejumlah nama mencuat sebagai kandidat pengganti pelatih berusia 48 tahun itu, yang bertugas di Allianz Arena hanya setahun lebih.
Pelatih ternama seperti Jose Mourinho, Massimiliano Allegri, Arsene Wenger, Ralf Rangnick dan Erik ten Hag muncul sebagai kandidat. Meskipun nama terakhir bersikeras dia tidak akan meninggalkan Ajax musim ini.
Sementara itu, laporan di Jerman mengklaim Thomas Tuchel terbuka untuk pindah ke Allianz Arena pada musim panas, tergantung pada bagaimana Paris Saint-Germain menyelesaikan musim ini.
Presiden Bayern, Uli Hoeness mengatakan klub akan menentukan pengganti permanen Kovac dalam tiga minggu ke depan.
Sementara itu, Flick kini siap menghadapi tantangan baru sebagai pelatih sementara.
“Semua terjadi dengan sangat cepat. Jelas bahwa saya tidak akan melangkah keluar dari kesetiaan kepada klub, tetapi itu merupakan tantangan besar bagi saya,” katanya kepada wartawan pada hari Selasa, jelang pertandingan kandang melawan Olympiacos di Liga Champions.
“Saya ingin berbicara dengan semua pemain dan memberi tahu mereka lagi tentang kemampuan mereka dan apa yang mereka lakukan, dan saya ingin tim mengambil inisiatif dan menunjukkan kualitas mereka.”
“Kami harus fokus pada apa yang ada di depan. Saya benar-benar senang bahwa kami dapat membawa (asisten baru) Hermann Gerland ikut serta. Tim sangat hormat padanya.”
Meskipun awal yang kacau untuk kampanye domestik, Bayern berada di puncak grup Liga Champions mereka dengan unggul lima poin atas Tottenham.
Tapi Flick mengatakan dia mengharapkan tim tampil baik pada Rabu malam karena calon lawan selalu bermain agresif.
“Mereka telah menunjukkan di Piraeus bahwa mereka sangat kuat dan sangat kompak, mereka memiliki permainan sayap yang bagus dan banyak individu yang baik,” tutur Flick.
(fat/pojoksatu)

Neuer Kalah Bersaing dari Ter Stegen, Presiden Bayern Malah Ancam Boikot Timnas Jerman

POJOKSATU.id, MUNICH – Pelatih Joachim Low boleh bangga karena punya sejumlah kiper kualitas kelas dunia pada diri Manuel Neuer dan Marc-Andre ter Stegen. Dua penjaga gawang andalan ini pun bersaing menjadi pilihan utama Low.
Masalahnya, Presiden Bayern, Uli Hoeness ikut campur menanggapi persaingan Ter Stegen dan Neuer. Ia tidak mau kalau pemainnya (Neuer) bukan pilihan utama di Timnas Jerman.
Tidak tanggung-tanggung, Hoeness mengancam akan memboikot, tidak akan membolehkan pemain Bayern lainnya memperkuat Timnas Jerman jika Neuer tak jadi kiper utama Der Panzer.
BACA JUGA: Bukan Coutinho, Ini yang Bisa Bikin Bayern Munchen Sukses
Dikutip Pojoksatu.id dari Goal Internasional, Uli Hoeness memperingatkan Jerman agar tidak memilih Marc-Andre ter Stegen dan mencampakkan Manuel Neuer, atau menghadapi kehilangan sejumlah bintang Allianz Arena.
Ter Stegen memenuhi syarat untuk mendapat tempat di starting line-up Joachim Low di tingkat internasional dengan penampilannya gemilangnya bersama Barcelona dalam beberapa pekan terakhir.
Pelatih Timnas Jerman, Joachim Low.
Pemain berusia 27 tahun itu terpaksa duduk di bangku cadangan saat Jerman kalah 2-4 dari Belanda dan mengalahkan Irlandia Utara 2-0 dalam pertandingan kualifikasi Euro 2020 awal bulan ini. Frustasinya memuncak ketika kembali ke Camp Nou.
Ter Stegen secara terbuka menyuarakan keluhannya, mengklaim bahwa ia telah melakukan segalanya untuk jadi pilihan utama Low. Lalu Neuer mengkritik rekan senegaranya karena berbicara tentang masalah ini.
Panasnya hubungan antara dua pemain telah jadi perbincangan di media, kemudian Hoeness sepenuhnya menolak gagasan bahwa kiper utama Bayern bisa segera dibuang di panggung internasional. Ia bahkan mengancam akan boikot.
BACA JUGA: Kalahkan Ou/Zhang, Fajar/Rian Susul Marcus/Kevin
Presiden Bayern mengatakan kepada Sport Bild: “Kami tidak akan pernah menerima bahwa [Ter Stegen menggantikan Neuer sebagai No.1]. [Jika Bayern diberitahu tentang perubahan] sebelum itu terjadi, kami tidak akan lagi mengirim pemain ke tim nasional,” tegas Hoeness.
Media Jerman itu kemudian bertanya kepada direktur teknis Die Mannschaft, Oliver Bierhoff apakah dia khawatir dengan komentar Hoeness. “Tidak. Dan menurut peraturan FIFA, setiap klub berkewajiban untuk mengirim pemain mereka ke tim nasional,” tantang Bierhoff.
Ter Stegen menjadi pemain kunci Barcelona sejauh musim ini, terutama membantu timnya menahan imbang Borussia Dortmund di Westfalenstadion di Liga Champions pekan lalu.
Kiper Blaugrana dianggap sebagai salah satu yang terbaik dalam posisinya. Tetapi ia baru mencatat 22 caps sejak melakukan debutnya di Jerman pada 2012.
Sementara itu, Neuer terus menikmati kepercayaan penuh dari Low di tingkat internasional, meskipun tahun ini tidak konsisten di Bayern.
Namun, bos Jerman itu tidak takut untuk mendepak bintang-bintang yang berkinerja buruk masa lalu. Pemain seperti Jerome Boateng, Thomas Muller dan Mats Hummels telah dipecat dan tidak dipertimbangkan untuk seleksi di masa depan.
Peluang Ter Stegen berikutnya untuk mempertaruhkan klaimnya akan datang ketika Barca melakukan perjalanan ke Getafe pada Sabtu, sementara Manuel Neuer akan kembali beraksi dengan Bayern untuk laga Bundesliga di Paderborn.
(fat/pojoksatu)

Pemain Buangan Inter, Jalani Debut Manis Bersama Bayern

POJOKSATU.id, MUNICH – Bayern Muenchen pesta gol ke gawang Mainz pada laga pekan ke-3 Bundesliga musim 2019/20, di Allianz Arena, Sabtu (31/8/2019) malam. Bintang anyar Bayern, Ivan Persic mencuri perhatian pada laga debutnya ini.
Pemain ‘buangan’ Inter Milan itu mencetak satu gol dan menyumbang satu assist dalam kemenangan 6-1 tuan rumah.
Mainz sebenarnya sempat membuat kejutan dengan unggul lebih dulu pada menit 6, lewat Jean-Paul Boetius. Tapi itu adalah gol satu-satunya tim tamu karena setelah itu, The Bavarian yang berpesta.
Dimulai dengan gol penyama skor yang dicetak Benjamin Pavard lewat sepakan voli menyambut umpan silang Perisic.
Kemudian tendangan bebas David Alaba pada masa injury babak pertama membuat Bayern berbalik unggul 2-1.
Pada menit 54, gantian Pavard memberi assist kepada Perisic. Umpan silangnya disundul pemain yang dipinjam Bayern dari Inter Milan itu.
Kingsley Coman juga mencatatkan namanya di papan skor setelah umpan sepak pojok Joshua Kimmich disontek pemain asal Prancis itu.
Robert Lewandowski tidak ketinggalan. Sang bomber membawa Bayern unggul 5-1 pada menit 78 lewat sepakan keras di dalam kotak penalti, usai menerima umpan Thomas Muller.
Pesta Bayern akhirnya ditutup oleh Alphonso Davies pada menit 80, kembali Muller jadi kreatornya.
Kemenangan ini membuat Bayern mengemas 7 poin dari 3 laga, menempel ketat RB Leipzig di puncak klasemen Bundesliga.
Sementara Mainz terpuruk di dasar klasemen, setelah selalu menelan kekalahan dalam tiga laga awal musim ini.
(fat/pojoksatu)

Manuel Neuer Bakal Disimpan Hingga Laga Kontra Liverpool

POJOKSATU.id, MUNCHEN – Bayern Munchen memutuskan untuk menyimpan kiper andalan mereka Manuel Neuer pada laga lawan Schalke, Bundesliga Jerman, Minggu (10/2) dini hari WIB.
Keputusan tersebut disampaikan Niko Kovak, pelatih Bayern.
Dikatakan, Neuer akan ‘disimpan’ hingga laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Liverpool tengah pekan nanti.
Diketahui, Neuer sudah dua kali absen membela timnya karena mengalami cedera tangan.
“Keputusan terakhir selalu dengan pemain,” kata Kovac kepada wartawan. “Kami berbicara bersama (sebelum pertandingan Hertha Berlin, tengah pekan lalu) dan dia berkata: belum. Dan mungkin tidak untuk pertandingan besok (Schalke).
“Kami akan menunggu dan melihat bagaimana perkembangannya dan kami tidak akan menggunakannya sampai Manuel mengatakan ia baik-baik saja,” sambungnya.
Lebih lanjut, Niko Kovak tak menjelaskan soal cedera Neuer. Akan tetapi, dipastikan sang kiper terus menjalani pelatihan intensif.
“Saya tidak bisa mengatakan dengan tepat bagaimana itu (cedera) terjadi, kami menjalani pelatihan kiper yang sangat intensif.
“Dokter kami, staf kami dan (dokter klub) Hans-Wilhelm Muller-Wohlfahrt merawatnya.”
(zul/pojoksatu)

Hanya karena Steak, Franck Ribery Kena Sanksi dari Bayern

POJOKSATU.id, MUENCHEN – Winger asal Prancis, Franck Ribery, dijatuhi sanksi oleh klubnya, Bayern Muenchen.
Penyebabnya, hanya karena makanan yakni steak yang dipesannya saat makan malam di sebuah restoran mewah milik chef terkenal dari Turki, Nusret Gokce alias Salt Bae.
Diketahui, saat ini skuad Bayern tengah melakukan pemusatan latihan di Dubai.
Ribery lantas mengunggah foto makan malamnya tersebut di akun Twitter miliknya.
Tak disangka, unggahan foto steak supermahal seharga Rp 19,5 juta itu mendapat menuai lumayan banyak kecaman dari netizen.
Tak terima, Ribery yang kesal justru membalasnya dengan unggahan baru berbahasa Prancis.
“Kesuksesan saya selama ini karena Tuhan, saya sendiri, dan orang tercinta. Pihak lain tidak ada artinya sama sekali,” semprot Ribery. Selain itu, Ribery juga mengumpat dengan kata-kata kasar.
Karena itu, manajemen langsung memberikan tanggapan. Direktur Olahraga Bayern, Hasan Salihamidzic, mengatakan bahwa apa yang dilakukan Ribery tak pantas.
“Klub menilai kata-katanya tidak pantas dan Ribery tidak seharusnya melakukan itu. Saya sudah bicara panjang lebar dengannya dan Ribery menerima hukumannya,” ucap Salihamidzic seperti dilansir Kicker.
(jpc/pojoksatu)

Hasil Drawing Liga Champions: Ini Rekor Pertemuan Liverpool Vs Bayern Muenchen

POJOKSATU.ID, NYON – Drawing babak 16 besar Liga Champions 2018/19 baru saja dilakukan di Nyon, Swiss, Senin (17/12/2018) petang. Finalis musim lalu, Liverpool harus menghadapi jawara Bundesliga, Bayern Muenchen.
Dua klub raksasa Eropa ini baru tujuh kali bentrok sepanjang sejarah. Keduanya tidak pernah lagi bertemu sejak Piala Super Eropa 2001. Kala itu itu the Reds keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2.
BACA JUGA: Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions: Liverpool Vs Bayern , MU Vs PSG
Secara keseluruhan klub yang kini ditukangi pelatih asal Jerman, Jurgen Klopp hanya dua kali mengalahkan Bayern, termasuk di ajang UEFA Super Cup itu.
Liverpool.
Namun Bayern Muenchen juga tak lebih baik. Mereka hanya sekali mengalahkan Liverpool. Selebihnya atau empat laga lainnya berakhir imbang.
Catatan khusus untuk Klopp yang pernah menukangi Borussia Dortmund, merupakan pelatih yang paling sering menghadapi Bayern. Total Klop 29 kali menghadapi dengan raksasa Bundesliga itu dengan rekor 9 kali menang, 4 kali kalah dan 16 kali kalah.
BACA JUGA : 5 Berita Bola Terheboh Sepekan: 16 Tim Terbaik UCL, Sneijder ke Persib Hingga Juara Piala AFF 2018
Liverpool lolos ke babak 16 besar sebagai runner up Grup C di bawah Paris Saint-Germain. Sementara Bayern Muenchen adalah juara Grup E di atas Ajax Amsterdam.
Bayern Muenchen juara Bundesliga musim 2017/2018. (TwitterBundesliga)
Leg pertama babak 16 besar akan dihelat pada 13 Februari dengan Liverpool lebih dulu menjamu Bayern di Anfield Stadium. Kemudian pada 6 Maret giliran The Bavarian menghadapi The Reds di Allianz Arena.
(fat/pojoksatu)