bhayangkara fc

Jamu Bhayangkara FC, Persebaya Surabaya Krisis Pemain

POJOKSATU.id, SURABAYA – Persebaya Surabaya dikabarkan mengalami krisis pemain jelang laga lawan Bhayangkara FC, pada Minggu (8/12) mendatang.
Sejumlah nama diragukan bakal tampil. Diantaranya Hansamu Yama, Oktafianus Fernando dan Miswar Saputra.
Ketiganya terancam absen karena masih dalam kondisi yang kurang fit. Hansamu dan Ofan bahkan tidak hadir dalam sesi latihan di lapangan Unesa kemarin sore.
Menanggapi kondisi ini, pelatih Persebaya Aji Santoso memberi izin libur. “Biar mereka istirahat,” katanya.
“Besok (hari ini, Red) kan masih ada latihan. Jadi, saya akan lihat perkembangan kedua pemain itu ke depannya,” sambungnya.
Selain itu, seluruh pemain dalam kondisi prima. Mental mereka juga terkerek setelah lima laga tak terkalahkan. “Alhamdulillah, pemain sudah menemukan kepercayaan diri yang sempet hilang,” ujarnya.
Meski begitu, Aji Santoso meminta anak asuhnya tak cepat jemawa. Sebab, masih ada empat laga sisa yang harus dilakoni. Jika terlena, tren positif bisa saja terhenti.
“Kalau kami bisa memaksimalkan empat laga, peluang kami untuk finis di posisi dua atau tiga cukup besar. Untuk itu, saya berharap anak-anak bisa maksimal,” tandasnya.
(jpc/pojoksatu)

Kontra Bhayangkara FC, Persija Jakarta Target Poin Penuh

POJOKSATU.id, JAKARTA – Persija Jakarta ingin mengalahkan Bhayangkara FC pada lanjutan Liga 1 2019 di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu (4/12).
Pasalnya, tambahan tiga poin akan membuat Persija meneruskan catatan impresifnya sepanjang November lalu.
Saat itu Persija tidak tersentuh satu pun kekalahan dalam enam pertandingan yang dijalani.
Skuad Macan Kemayoran berhasil mendapat empat kemenangan dan dua hasil imbang. Korban terbaru Persija adalah Persipura Jayapura.
Bermain di Stadion Gelora Utama Bung Karno (SUGBK), pada 28 November 2019, Persija menang 1-0 dari Persipura.
Penyerang Persija Marko Simic pun berharap timnya bisa meneruskan tren positif agar bisa naik posisi.
“Lima game lagi, saya pikir kami punya momentum yang bagus untuk bisa memaksimalkan peluang tim ini ke posisi ke atas,” ujarnya.
(jpnn/pojoksatu)

Bhayangkara FC Putus Tren Kemenangan Persipura

POJOKSATU.id, SIDOARJO – Bhayangkara FC berhasil meraih kemenangan pada laga lanjutan Liga 1 2019 usai mengalahkan Persipura, Kamis (7/11).
Bermain di Stadion Delta Sidoarjo, dengan kemenangan 1-3, Bhayangkara berhasil memutus tren kemenangan Persipura yang didapat dari tiga pertandingan terakhir.
Pada pertandingan tersebut, Bruno de Matos membuka keunggulan Bhayangkara FC. Ia mencatatkan namanya di papan skor di menit ke-45+1.
Di babak kedua, Persipura berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 berkat gol yang dicetak Ian Kabes di menit ke-75.
Memasuki menit ke-83, Bhayangkara mampu menambah keunggulan. Adam Alis Setyano merubah kedudukan menjadi 1-2.
Enam menit berselang, tim tamu kembali mencetak gol. Kali ini giliran Herman Dzumafo yang mencatatkan namanya di papan skor.
Hingga akhir pertandingan tidak ada tambahan gol tercipta. Bhayangkara FC menang 1-3 atas Persipura.
Kemenangan ini membuat Bhayangkara FC mendapat tambahan tiga poin dan menempati posisi ke-10 dengan 35 poin. Sedangkan Persipura tertahan di posisi ketiga dengan mengoleksi 43 poin.
(zul/pojoksatu)

Barito Putera Vs Bhayangkara FC : Lima Gol, Dua Kartu Merah

POJOKSATU.id, MARTAPURA – Bhayangkara FC berhasil meraih kemenangan pada laga pekan ke-19 melawan Barito Putera, Rabu (18/9).
Bermain di Stadion Demang Lehman Martapura, tim tamu menang telak dengan skor 1-4 atas Barito Putera.
Pada babak pertama tepatnya di menit ke-26, pemain tuan rumah Donny Haroid Monim mencetak gol bunuh diri hingga menguntungkan tim tamu.
Tiga menit kemudian, Bhayangkara menggandakan keunggulan lewat Jajang Mulyana. Skor 0-2 bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Barito Putera harus kehilangan satu pemain, yakni Bayu Pradana. Pada menit ke-52, ia mendapat kartu merah.
Bukan hanya satu, tuan rumah kembali kehilangan pemainnya akibat kartu merah. Kali ini, Nazar Nurzaidin.
Bhayangkara tampaknya memanfaatkan kondisi lawan yang kehilangan dua pemain. Pada menit ke-73, mereka kembali mencetak gol.
Kali ini giliran Herman Dzumafo yang mencatatkan namanya di papan skor. Namun, empat menit kemudian, tuan rumah berhasil memperkecil ketertinggalan.
Fransisco Torres berhasil memanfaatkan hadiah penalti dan mengubahnya menjadi gol. Skor berubah 1-3.
Jelang akhir pertandingan Dzumafo kembali mencatatkan namanya di papan skor dan membuat kedudukan menjadi 1-4.
Dengan tambahan tiga poin, Bhayangkara naik satu peringkat ke posisi 10 dengan mengoleksi 22 poin. Sedangkan Barito Putera ada di posisi 16 dengan 16 poin.
(zul/pojoksatu)

Main Tandang Rasa Kandang, Bajul Ijo Lumat The Guardian

POJOKSATU.id, BEKASI – Persebaya Surabaya meraih kemenangan penting saat bertandang ke markas Bhayangkara FC, Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Sabtu (31/9/2019) sore. Bajul Ijo menang dua gol tanpa balas atas The Guardian.
Meski melakoni laga tandang, ribuan suporter Persebaya yang biasa disebut Bonek mendominasi tribun penonton. Diperkirakan mencapai 3.000 ribu orang.
Jumlah yang kontras dengan pendukung Bhayangkara FC. Dikutip dari JPNN, hanya sekitar 100 orang saja, pendukung tuan rumah.
Karena itu, suasana di dalam stadion terasa seperti bermain di markas Persebaya. Chant-chant dan yel-yel yang dinyanyikan pendukung kedua kesebelasan, sangat dominan untuk Persebaya.
“Kami dari Cirebon ada puluhan yang jalan. Tapi sendiri-sendiri. Kami sengaja datang, karena hitungannya dekat ke Bekasi ini, mumpung Persebaya main di dekat rumah kami,” kata Adul, Bonek yang mengaku asal Cirebon.
Dan dukungan dari Bonek itu dijawab dengan gol Oktavianus Fernando pada menit 33. Keunggulan Bajul Ijo ini bertahan hingga jeda.
Di babak kedua, Bhayangkara FC berusaha menyamakan kedudukan. Tapi pertahanan tim tamu masih cukup solid.
Malah pada menit 79, David Da Silva mampu menggandakan keunggulan Persebaya sekaligus memastikan tim tamu menang 2-0.
(jpnn/fat/pojoksatu)

Balik Unggul, Kalteng Putra Tempel Bhayangkara FC

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kalteng Putra berhasil meraih kemenangan saat menghadapi Bhayangkara FC di laga lanjutan Liga 1 2019, Minggu (25/8).
Bermain di Stadion Tuah Pahoe, Kalteng Putra sempat tertinggal dari tamunya, sebelum akhirnya membalikkan keadaan dan unggul 3-2.
Pada pertandingan tersebut Bhayangkara FC unggul lebih dulu lewat gol cepat yang dicetak Dzumafo di menit ke-9.
Keunggulan ini pun buyar setelah Kalteng Putra lewat Hedipo Gustavo menyamakan kedudukan di menit ke-45.
Namun, dua menit berselang Anderson Salles kembali membawa Bhayangkara FC unggul menjadi 1-2.
Di babak kedua, tak butuh waktu lama bagi tuan rumah kembali menyamakan kedudukan.
Baru dua menit berjalan, Hedipo merubah kedudukan menjadi 2-2. Memasuki menit ke-57, tuan rumah mendapat hadiah penalti.
Hedipo yang dipercaya sebagai algojo mampu menyelesaikan tugasnya. Kalteng Putra pun memimpin 3-2.
Hingga akhir pertandingan tidak ada tambahan gol tercipta. Kalteng Putra unggul atas tamunya Bhayangkara FC.
Kemenangan ini membuat Kalteng Putra mendapat tambahan poin penuh menjadi 17 poin. Dengan ini, mereka menempel Bhayangkara FC yang satu posisi di atas dengan 18 poin.
(zul/pojoksatu)

Prediksi Bhayangkara FC Vs Madura United

POJOKSATU.id, JAKARTA – Bhayangkara FC akan menjamu Madura United pada laga lanjutan Liga 1 2019, Senin (5/8).
Bertindak sebagai tim tamu, Madura United bertekad untuk membawa pulang tiga poin. Pasalnya, pada laga sebelum mereka kalah dari PSS Sleman.
Kekalahan tersebut selain dipastikan kehilangan tiga poin penting untuk naik ke posisi puncak Liga 1, juga membuat pelatih Dejan Antonic jadi sorotan.
Bagaimana tidak, dengan materi pemain yang jauh lebih unggul dari PSS, Madura United dipaksa malu di hadapan suporternya sendiri.
Kekecewaan itu, tampaknya, bakal diluapkan malam nanti saat menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Madya, Senayan. Tak ada kata lain, Andik Vermansah dkk membidik kemenangan untuk mengganti tiga poin yang hilang saat melawan PSS.
“Kami memang sedih karena kekalahan itu. Tapi, kami di sini ingin main dan dapat hasil positif, curi poin,” ungkap Dejan.
Menurut dia, Sape Kerrap sudah melakukan evaluasi terkait kekalahan lawan PSS. Namun, diakui tidak mudah menaklukkan Bhayangkara.
Terlebih lagi, The Guardian sedang haus kemenangan setelah dua laga terakhir berakhir dengan kekalahan. Yakni, ketika melawan Persipura Jayapura (21/7) dan Arema FC (26/7).
Ambisi Madura United kian tidak mudah diwujudkan karena beberapa pemain pilar tak bisa dimainkan. Yakni, Fandry Imbiri, Alfath Fathier, Asep Berlian, dan Marckho Sandy.
Di sisi lain, pelatih Bhayangkara FC Angel Alfredo Vera menegaskan, timnya bakal habis-habisan untuk meraih tiga poin di kandang.
“Perjalanan masih panjang. Tapi, yang terpenting, kami harus meraih tiga poin di setiap pertandingan,” tuturnya.
Perkiraan susunan pemain
Bhayangkara FC : Awan Setho; I Putu Gede, Anderson Salles, Nur Hidayat, M. Fatcu Rohman; Lee Yoo-Joon; Dendy Sulistyawan, M. Iskandar, Flavio Beck Junior, Ilham Udin Armayn; Ramiro Ezequiel Fergonzi.
Madura United : M. Ridho; Kadek Raditya Maheswara, Jaimerson da Silva, Fachrudin Aryanto, Andik Rendika Rama; Zulfiandi, Alberto Goncalves, Syahrian Abimanyu; Andik Vermansah, Aleksander Rakic, Greg Nwokolo.
(jpc/pojoksatu)

Lawan Bhayangkara, Begini Kondisi Madura United

POJOKSATU.id, JAKARTA – Madura United akan berhadapan dengan Bhayangkara FC pada lanjutan Liga 1 2019.
Jelang pertandingan, Madura memberikan dua kabar bertolak belakang, baik dan buruk. Kabar baik, yakni kondisi Asep Berlian yang membaik.
Asep Berlian sempat diragukan tampil karena mengalami masalah pada toraknya akibat salah jatuh saat kontra PSS Sleman.
Tapi kini, ia sudah turut dalam rombongan. Meski peluangnya turun melawan Bhayangkara FC di Stadion Madya, Jakarta, Senin (5/8) masih tanda tanya.
Sementara kabar buruknya, datang dari bek andalan Madura United Marckho Meraudje. Dia harus absen lantaran akumulasi kartu.
Dengan kondisi ini, pelatih Madura United Dejan Antonic pun harus memutar otak untuk mencari pengganti eks pemain Sriwijaya FC tersebut.
Sebab, Alfath Faathier yang biasanya menjadi pelapis Marckho juga mengalami masalah pada hamstring.
“Alfath ada truma di hamstring waktu menggantikan Marckho saat lawan Arema FC (20/7). Masih butuh istirahat,” ucap dokter tim Madura United Heri Siswanto.
Sebenarnya masih ada nama lain seperti Guntur Ariyadi. Namun, tipenya sedikit berbeda.
Guntur memang kuat dalam bertahan. Akan tetapi, untuk overlap tidak sekuat Marckho.
Masalah Madura United bukan hanya di posisi full back kiri. Madura United juga harus turun tanpa Greg Nwokolo yang mengalami cedera engkel.
Madura United pun harus memilih antara David Laly, Engelbert Sani, atau Gufroni Al Ma’ruf untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Greg.
“Memang ada masalah karena beberapa pemain cedera. Ini juga menjadi kesempatan bagi pemain yang lain. Saya percaya siapa pun yang dapat kesempatan pasti akan berkerja bagus untuk tim,” kata Dejan.
(nia/jpnn/pojoksatu)

Tumbangkan Bhayangkara FC, Persipura Lanjutkan Tren Positif

POJOKSATU.id, JAKARTA – Persipura Jayapura melanjutkan tren positif dengan meraih kemenangan pada laga pekan ke-10 Liga 1, Minggu (21/7) malam WIB.
Di bawah besutan Jacksen F Tiago, Persipura mampu meraih poin penuh saat menghadapi Bhayangkara FC dengan skor 0-1.
Pada pertandingan tersebut, kedua tim bermain imbang di babak pertama dengan skor kacamata alias 0-0.
Di babak kedua, Persipura akhirnya mampu menjebol gawang lawan saat memasuki menit ke-64.
Adalah Boaz Solossa yang mencatatkan namanya di papan skor. Hingga pertandingan berakhir, skor 0-1 tak berubah.
Dengan ini, Persipura pun menjauh dari zona degradasi. Mereka kini menempati posisi ke-12 dengan 10 poin.
Sedangkan Bhayangkara FC ada di posisi empat dengan mengoleksi 15 poin. Beda satu poin dari Bali United yang ada di posisi ketiga.
(zul/pojoksatu)

Dipermalukan Bhayangkara FC, Semen Padang Telan 4 Kekalahan Kandang Beruntun

POJOKSATU.id, PADANG – Tim promosi, Semen Padang kembali menelan kekalahan di hadapan pendukung sendiri. Menjamu Bhayangkara FC pada pekan kesembilan Shopee Liga 1, Rabu (17/7/2019) petang, Kabau Sirah tumbang 2-3.
Semen Padang sebenarnya mampu unggul lebih dulu pada laga tersebut. Tepatnya pada menit 33, diving header Dany Karl Max sukses menjebol gawang Awan Seto Raharjo usai menerima umpan silang Dedi Hartono.
Tapi keunggulan tuan rumah hanya bertahan satu menit. Herman Dzumafo Epandi menyambut umpan crossing Ramiro Fergonzi dari sisi kiri yang gagal diantisipasi dengan baik Teja Paku Alam. Skor menjadi sama kuat 1-1. Kedudukan ini bertahan hingga jeda.
Selepas turun minum, Bhayangkara FC berbalik unggul pada menit 51. Kali ini Dzumafo memanfaatkan bola rebound hasil sepakan Fergonzi. 2-1 The Guardian memimpin.
Pada menit 56, giliran Dzumafo mengirim umpan terukur untuk Alsan Sanda untuk mengubah skor menjadi 3-1 untuk tim tamu.
Kabau Sirah mampu memperkecil ketinggalan pada menit 62 lewat sundulan Dedi Gusmawan dari situasi sepak pojok. Skor berubah menjadi 2-3.
Sayangnya di sisa waktu yang ada, tim besutan Rusli Syafrianto tak mampu lagi mengejari ketinggalan.
Dengan demikian, Semen Padang menelan kekalahan kandang keempat secara beruntun. Sebelumnya mereka dipermalukan Perseru Badak Lampung FC, Tira Persikabo dan Arema FC.
Tim promosi ini pun kian terpuruk di dasar klasemen dengan baru mengemas 3 poin dari 8 laga yang sudah dijalani.
Sementara bagi Bhayangkara FC, kemenangan ini membuat mereka kembali ke papan atas setelah sebelumnya kalah dari PSM Makassar. Kini anak asuh Alfredo Vera nangkring di peringkat 3 klasemen sementara Liga 1 dengan 15 poin dari 9 laga yang sudah dijalani.
(fat/pojoksatu)