W88top casino trực tuyến

Bola Nasional

Lawan Melaka United, Striker Anyar Persib Geoffrey Castillion Dimainkan

POJOKSATU.id, BANDUNG – Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts mengaku akan menurunkan penyerang asal Belanda, Geoffrey Castillion, dalam laga persahabatan menghadapi tim asal Malaysia, Melaka United SA, di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Sabtu (1/2/2020) besok.
Robert menyatakan, pemain yang sedang dalam masa pemantauan itu memiliki kondisi yang bugar untuk melakoni pertandingan. Proses adaptasi yang baik menjadi alasan Robert untuk menurunkan eks Ajax Amsterdam tersebut.
“Kondisi kebugaran dia sangat bagus. Saya akan coba memainkan dia (Castillion) di pertandingan besok. Tentu harus menjadi pertandingan yang bagus untuk dia,” ujar Robert seusai memimpin sesi pemusatan latihan terakhir di Lapangan Inspire Arena Kabupaten Bandung Barat, Jumat (31/1/2020), dikutip dari Persib.co.id.
Tak hanya itu, Robert pun mengapresiasi kerja keras Castillion. Menurutnya, pemain berpostur 1,91 meter ini mampu mengikuti program latihan dengan baik.
“Tidak mudah untuk seseorang berpindah dari tempat dengan cuaca sangat dingin (Islandia) ke Indonesia. Tapi, saya suka dengan tekadnya. Perbedaan suhu tak menjadi masalah untuknya,” kata Robert.
Yah, sebelum datang ke Indonesia, Castillion membela tim asal Islandia, Hafnarfjordur.
Pemain jebolan akademi Ajax ini pernah memperkuat Debreceni (Hongaria), Heracles Almeo (Belanda), RKC Waalwijk (Belanda), Víkingur Reykjavík (Islandia), Fylkir Reykjavík (Islandia), FH Hafnarfjördur (Islandia), Universitatea Cluj (Rumania) dan NEC Nijmegen (Belanda).
Pada musim 2019, pemain kelahiran 25 Mei 1991 ini tampil sebanyak 19 laga dalam 1.527 menit dengan torehan 10 gol.
(fat/pojoksatu)
The post Lawan Melaka United, Striker Anyar Persib Geoffrey Castillion Dimainkan appeared first on Pojoksatu.id.

Pemain Alami Peningkatan, Pelatih Persib Bandung Semringah

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih Persib Bandung Robert Alberts senang dengan performa timnya yang dinilai terus mengalami peningkatan.
Robert pun mengklaim, para pemain siap menjalani kompetisi Liga 1 2020 yang mulai digelar pada 29 Februari mendatang.
“Setiap hari pemain semakin termotivasi. Saya senang, karena mereka terus berusaha menampilkan yang terbaik. Melihat semua itu, tentu musim ini harus lebih baik,” katanya seperti dilansir dari laman resmi klub.
Diketahui, jelang kompetisi musim ini, Persib menggelar pemusatan latihan di Lapangan Inspire Arena, Lembang.
Pada sesi latihan perdana, Robert mengaku belum memberikan latihan berat untuk skuad Persib. Namun lebih kepada memantapkan kekompakan, sentuhan bola serta komunikasi antarpemain di dalam permainan.
Meski begitu, ia cukup senang karena pemusatan latihan berjalan baik.
“Semua berjalan bagus. Kami dalam satu tempat bersama, makan bersama, berkomunikasi lebih intensif. Ya, saya senang karena tadi pemain berlatih begitu penuh semangat,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Robert juga menyoroti perkembangan pemain barunya. Dikatakan, mereka sudah bisa beradaptasi.
(zul/pojoksatu)
The post Pemain Alami Peningkatan, Pelatih Persib Bandung Semringah appeared first on Pojoksatu.id.

Makan Konate Dinilai Tidak Butuh Waktu Lama untuk Beradaptasi

POJOKSATU.id, MALANG – Resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya, Makan Konate belum berlatih dengan skuad Green Force.
Pasalnya, Konate saat ini masih berada di Mali. Pemain 28 tahun itu juga masih akan absen saat Persebaya berlatih pada besok (28/1) sore.
Mantan pemain Arema FC itu baru akan bertolak ke Surabaya pada Kamis (30/1). Artinya, dia baru akan bergabung latihan pada awal pekan depan.
Dengan ini, Konate akan berlatih tak sampai satu bulan sebelum kompetisi dimulai. Sebab, Liga 1 2020 akan kick off pada 29 Februari mendatang.
Meski cukup mepet, pelatih Persebaya Aji Santoso menilai hal itu dinilai tak akan jadi masalah.
“Lebih lama (berlatih) sebenarnya lebih bagus. Tapi waktu latihan tak sampai satu bulan saya rasa cukup bagi Konate,” katanya kepada Jawa Pos.
Meski begitu, Aji tak menampik Konate harus segera beradaptasi dengan tim baru. Termasuk dengan pola permainan yang akan diusung Aji di musim ini. Juga dengan rekan-rekan anyar.
“Konate harus paham bagaimana keinginan pemain lain. Pemain lain juga harus paham keinginan Konate. Saya rasa waktu tak sampai satu bulan itu pas,” ucapnya.
Apalagi, Konate memang sudah kenyang pengalaman di Liga 1. Performanya musim lalu juga cukup baik. Pemain kelahiran 10 November 1991 itu merupakan top scorer Arema FC dengan torehan 16 gol.
Dia bahkan mampu mengungguli torehan gol striker Dedik Setiawan. Pemain 25 tahun itu hanya mengemas 7 gol.
Konate akan datang bersamaan dengan David da Silva. Pemain 30 tahun itu saat ini memang masih berada di Brasil. Dia akan terbang ke Surabaya pada Kamis (30/1). Kemudian berlatih bersama skuad Green Force pada awal pekan depan.
(jpc/pojoksatu)
The post Makan Konate Dinilai Tidak Butuh Waktu Lama untuk Beradaptasi appeared first on Pojoksatu.id.

Barito Putera Kenalkan Tiga Pemain Anyar

POJOKSATU.id, JAKARTA – Jelang Liga 1 2020, Barito Putera mengumumkan penandatanganan kontrak pemain anyarnya pada Minggu (26/1) malam di Jakarta.
Tiga pemain yang resmi diikat itu ialah Yaser A Pinto Islame (Palestina), Aleksandar Rakic (Serbia) dan OK John (pemain naturalisasi).
Owner Barito Putera Hasnuryadi Sulaiman menuturkan, ketiga pemain tersebut dikontrak sesuai dengan permintaan pelatih.
“Kami berharap mereka menjadi bagian utama untuk rencana kami musim depan,” katanya.
Dijelaskan, pemain-pemain ini mendapatkan satu musim kontrak dengan opsi perpanjangan.
“Kami kontrak Djadjang Nurdjaman selama tiga tahun agar dia ada keleluasaan untuk membangun tim. Pemain-pemain ini merupakan pilihannya, kami ingin lebih baik untuk musim 2020,” tandasnya.
Lebih lanjut, Hasnuryadi berharap Yaser A Pinto Islame bisa menjadi solusi di lini tengah dan serang meski baru kali pertama masuk ke kompetisi Indonesia.
“Dia ini bagus, saya lihat rekamannya. Mudah-mudahan bisa menjadi senjata andalan kami nanti, bisa menjadi bagian dari lini tengah dan depan yang menyatu dengan tim,” paparnya.
Terkait target, Hasnur tidak menyebut secara spesifik. Ia hanya berharap hasil buruk musim lalu yang finis di posisi ke-13 bisa diperbaiki.
(jpnn/pojoksatu)
The post Barito Putera Kenalkan Tiga Pemain Anyar appeared first on Pojoksatu.id.

Jelang Liga 1 2020, Arema FC Datangkan Dua Pemain Asing

POJOKSATU.id MALANG – Manajemen Arema FC mendatangkan dua pemain asing untuk melengkapi skuad Singo Edan jelang bergulirnya Liga 1 2020 pada 29 Februari mendatang.
Media officer Arema FC Sudarmaji mengatakan, skuad asuhan Mario Gomez baru mempunyai satu pemain asing, yakni di posisi gelandang yang diisi oleh mantan pemain Persib Bandung dan Persipura Jayapura, Oh In-Kyun.
Sudarmaji menuturkan, pihaknya saat ini masih menunggu kedatangan dua pemain asing, yang akan mengisi posisi penyerang dan penyerang pelapis.
“Manajemen masih akan mendatangkan dua pemain asing lagi. Manajemen sudah bernegosiasi dengan pemain asing yang nantinya akan mengisi posisi penyerang dan penyerang pelapis. Proses negosiasi sudah mencapai 90 persen dan tinggal menunggu kedatangan pemain tersebut,” katanya.
Sudarmaji menerangkan, Arema FC saat ini mengejar di tiga posisi untuk diisi pemain asing agar skuad Singo Edan segera lengkap dan bisa mempersiapkan tim meski pemusatan latihan yang dilangsungkan di Kota Batu sudah berakhir hari ini.
Sebelumnya, dia telah menemukan satu nama untuk posisi pertahanan. Namun, sang pemain tidak lolos verifikasi karena menit bermain di tim sebelumnya tidak mencapai standar yang ditentukan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB).
“Pengganti pemain bertahan masih mencari lagi karena sebelumnya tidak lolos verifikasi. Rekomendasi untuk pemain rekrutan baru semua dari pelatih kepala Mario Gomez, manajemen hanya merealisasikan setelah mendapat rekomendasi pelatih,” jelasnya.
(ant/jpnn/pojoksatu)
The post Jelang Liga 1 2020, Arema FC Datangkan Dua Pemain Asing appeared first on Pojoksatu.id.

Kontrak Supardi di Persib Bandung Diperpanjang Satu Musim

POJOKSATU.id, BANDUNG – Supardi Nasir resmi memperpanjang kontrak bersama Persib Bandung selama satu musim. Keputusan ini diumumkan Persib melalui laman resmi klub.
Disebutkan, Supardi sudah menandatangani perpanjangan kontrak pada Sabtu (25/1) kemarin, di Graha Persib.
Usai memperpanjang kontraknya, Supardi mengucapkan terima kasih kepada manajemen dan pelatih Robert Rene Alberts.
Ia pun bertekad untuk membalas kepercayaan tersebut degan memberikan yang terbaik.
“Saya bersyukur manajemen pelatih masih mempercayakan tinggal lagi di sini satu tahun lagi kontrak,” katanya.
“Saya akan memaksimalkan itu dan saya akan berusaha dan bertekad memberikan yang terbaik untuk tim ini. Mudah-mudahan tahun ini bisa juara itu harapan saya.
“Saya juga sudah lama juga di sini, cinta saya mungkin. Saya tidak bisa ungkapan ke tim ini, saya cuma bisa membuktikan cinta itu di lapangan dengan prestasi,” sambungnya.
Lebih lanjut, Supardi pun berharap bisa terus bersama Persib hingga memutuskan untuk mengakhiri karier sepak bolanya.
“Tekad saya dua musim lagi. Tapi di depan (masa depan) kita semua tidak bisa ditebak, tapi saya akan jalani tahun ini dulu,” harapnya.
(zul/pojoksatu)
The post Kontrak Supardi di Persib Bandung Diperpanjang Satu Musim appeared first on Pojoksatu.id.

Persela Lamongan Pilih Pulangkan Barry Maguire, Ini Alasannya

POJOKSATU.id, JAKARTA – Persela Lamongan memutuskan untuk memulangkan gelandang asal Belanda Barry Maguire.
Keputusan ini berdasarkan pertimbangan pelatih Nil Maizar. Dikatakan, kedatangan Maguire smepatnya membuat dilematis.
Namun, setelah mempertimbangkan banyak hal, ia pun akhirnya memulangkan gelandang asal Belanda tersebut.
“Bukan dia (Barry Maguire, Red) tidak bagus. Dia sangat bagus. Tapi, dia tidak masuk skema permainan kami,” kata Nil.
Diketahui, Maguire mengikuti trial di Persela sejak 22 Januari lalu. Setelah melihat video dan permainannya secara langsung, Nil sempat kesengsem.
Namun, di sisi lain, Laskar Joko Tingkir –julukan Persela– sudah memiliki dua gelandang asing. Yakni, Rafael “Rafinha” Gomes De Oliveira dan Shunsuke Nakamura.
Jika harus merekrut Maguire, artinya Persela bakal punya tiga pemain asing di lini tengah. Artinya, Persela harus memanfaatkan satu slot sisa pemain asing untuk lini depan atau lini belakang.
Pilihan yang tidak mudah. Sebab, jika memilih penyerang asing, posisi bek akan diisi pemain lokal semua. Begitu pula sebaliknya.
“Setelah menimbang banyak hal, kami memutuskan akan menggunakan penyerang dan satu bek tengah asing. Karena itu, kami pulangkan dia (Barry Maguire),” jelasnya.
Kemarin (25/1) Persela juga mengambil keputusan soal nasib para pemain seleksi lainnya.
Dari sepuluh pemain yang mengikuti seleksi hingga kemarin, tim asal Kota Soto itu hanya memberikan kesempatan lanjutan bagi tiga pemain. Yakni, mantan bek kanan timnas U-19 Bayu Fikri, kapten Persebaya Surabaya U-20 Rifky Afriyan, serta Nugroho Fatchur Rochman, gelandang PSIM Jogjakarta musim lalu.
(jpc/pojoksatu)
The post Persela Lamongan Pilih Pulangkan Barry Maguire, Ini Alasannya appeared first on Pojoksatu.id.

VAR Disiapkan untuk 2021, Ketum PSSI : Bertahap, karena Tidak Mudah

POJOKSATU.id, BALI – Video assistant referee (VAR) menjadi salah satu agenda pembahasan dalam Kongres PSSI kemarin (25/1).
Hal ini pun disampaikan Ketua Umum PSSI Moch. Iriawan. Dikatakan, tahun ini pihaknya berencana untuk mengecek kesiapan 18 klub Liga 1 mengenai penerapan VAR.
PSSI juga akan menyiapkan sembilan materi kursus VAR yang akan diikuti 35 wasit Liga 1.
Dikatakan, setelah pengecekan dan pelatihan untuk wasit selesai, pihaknya kembali melakukan evaluasi. Jika semua berjalan baik, pada 2021 Liga 1 bisa menerapkan VAR. “Bertahap ya karena memang tidak mudah,” tuturnya.
Untuk venue-venue yang bakal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2021 dan sudah ditetapkan FIFA bisa menerapkannya. Sebab, pada Piala Dunia U-20 tahun depan, FIFA menggunakan VAR.
“Ya kemungkinan besar pakai, peralatannya kan bawa dari sana semua, wasitnya juga,” kata Iwan Bule, sapaan akrab Moch. Iriawan.
Sementara itu, beberapa voters mendukung penerapan VAR. Salah satunya CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin.
Munafri beralasan, VAR bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas wasit.
“Yang paling realistis memang VAR. Tapi, harus kembali lagi, infrastruktur sanggup tidak. Pelan-pelan Indonesia harus membenahi itu,” ucapnya.
Sekretaris Persebaya Surabaya Ram Surahman menuturkan, daripada menunggu kehadiran VAR terlalu lama, PSSI seharusnya bisa menggunakan metode yang digunakan Green Force dalam Forever Game melawan Persis Solo pada Sabtu (11/1) lebih dulu.
Dalam laga tersebut, wasit diberi fasilitas berupa kamera kecil yang dipasang di jersey bagian depan.
“Kejadian yang melibatkan wasit dan pemain bisa tahu. Jadi, siapa yang salah nanti ketahuan. Kalau ada kamera, efektif untuk mengambil keputusan,” paparnya.
(jpc/pojoksatu)
The post VAR Disiapkan untuk 2021, Ketum PSSI : Bertahap, karena Tidak Mudah appeared first on Pojoksatu.id.

Soal Pertimbangan Memilih Pemain, Begini Penjelasan Indra Sjafri

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sebanyak 28 pemain dipilih oleh pelatih Shin Tae-Yong untuk masuk dalam skuad Timnas U-19.
Asisten manajer pelatih timnas Indonesia Indra Sjafri untuk memilih nama-nama terbaik dari skuat saat ini, pihaknya tidak ingin hanya mengandalkan parameter teknik atau pemahaman taktikal di lapangan.
“Kami melakukan penilaian parameter lain,” kata pelatih yang membawa Indonesia juara Piala AFF U-19 2013 dan Piala AFF U-22 2019 tersebut.
Dalam beberapa kesempatan, Shin Tae-Yong menyebut bahwa kondisi fisik pemain Indonesia tidak terlalu baik.
“Fisik menjadi masalah terbesar. Kemampuan mereka memang lebih bagus dari perkiraan saya, tetapi kondisi fisik mereka lebih buruk dari prediksi,” tutur Shin.
Hal itu yang membuat juru taktik asal Korea Selatan tersebut menjadikan fisik sebagai fokus utama sembari timnas U-19 menuntaskan berbagai menu latihan sebelum tampil di Piala Dunia U-20 2021.
Saat ini, skuad Timnas U-19 Indonesia menjalani masa pemusatan latihan di Chiang Mai, Thailand hingga 1 Februari 2020.
Mereka akan langsung menjalani tes fisik serta pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan dua hari setelah tiba di Chiang Mai, Thailand, yakni pada Rabu (22/1).
(jpnn/pojoksatu)

Peluang GBT Jadi Venue Piala Dunia U-20 Kembali Terbuka

POJOKSATU.id, SURABAYA – Peluang Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya untuk menjadi venue Piala U-20 pada 2021 kembali terbuka.
Hal ini terjadi berkat negosiasi dari PSSI. FIFA akhirnya setuju untuk menggunakan enam stadion.
Kans GBT pun semakin besar. Sebab, PSSI punya sistem ‘pasangan’ untuk venue Piala Dunia U-20 nanti. Enam stadion yang dipilih, ditetapkan berdasarkan lokasi dan letaknya.
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) berpasangan dengan Stadion Pakansari. Stadion Manahan Solo dengan Stadion Mandala Krida dan GBT rencananya bakal dipasangkan dengan Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Dengan pola berpasangan seperti itu, persiapan bakal lebih rapi. Akomodasi serta keamanan pun lebih mudah dipantau.
Antusiasme suporter termasuk menjadi salah satu penilaian untuk memilih keenam stadion itu.
Sementara itu, Ketua Umum PSSI Moch Iriawan mengatakan, dia lega lantaran pihaknya berhasil melobi FIFA untuk memperbolehkan enam stadion sebagai venue.
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Iwan Bule itu mengatakan akan memantau langsung kesiapan enam stadion yang dijagokan tersebut. “Saya akan lihat sendiri, keliling. Mungkin sebelum Kongres PSSI,” tuturnya.
Setelah melihat secara langsung, Iwan Bule akan mencocokkan dengan standar yang diinginkan FIFA. Saat Kongres Tahunan PSSI pada 25 Januari mendatang, kemungkinan akan langsung ditetapkan stadion mana yang bakal jadi venue Piala Dunia U-20.
Iwan juga menanggapi soal sikap Bonek terkait venue Piala Dunia. Sebab, rencana renovasi GBT untuk persiapan Piala Dunia U-20, membuat Persebaya terancam menjadi tim musafir.
Namun, Iwan menegaskan, ada kepentingan yang lebih besar lagi untuk Indonesia bagi Surabaya. “Nasionalisme harus dikedepankan. Saya harap teman-teman Bonek mengerti tentang hal ini,” ucap Iwan.
Menurutnya, persiapan untuk Piala Dunia U-20 juga tidak lama. Artinya, setelah itu Persebaya bisa kembali berkandang di GBT lagi. Bahkan, Persebaya bisa menggunakan fasilitas berstandar FIFA untuk kompetisi.
Soal bakal adanya tim yang jadi musafir dan menyulitkan izin pertandingan ketika pindah kandang, Iwan Bule menjelaskan hal tersebut bakal dibahas di Kongres Tahunan PSSI. Pihaknya bakal bertemu dengan para Asprov untuk membahas hal tersebut.
Iwan berjanji akan menggunakan wewenangnya sebagai Sekertaris Lemhanas. Dia bakal berdiskusi langsung dengan pihak keamanan soal izin pertandingan.
Iwan sendiri sadar ketika dirinya mencalonkan diri, salah satu janji kampanyenya adalah komunikasi dengan pihak keamanan agar izin pertandingan lebih mudah. Dia berjanji akan mewujudkan hal tersebut.
“Itu yang sedang dirancang, diharap jadwal kompetisi tidak berubah, waktu pertandingan tidak sering mundur, lantas ada kepercayaan dari publik. Nanti akan kami bahas lebih fokus lagi,” tandasnya.
(jpc/pojoksatu)