W88top casino trực tuyến

Bola Nasional

Manajemen Ikat 13 Pemain Lagi, Sudah 20 Punggawa PSMS Resmi Dikontrak Musim Ini

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Manajemen PSMS kembali menambah amunisi tim musim ini dengan merekrut 13 pemain lagi, Senin (20/1/2020). Ke-13 pemain resmi tanda tangan kontrak di Sekretariat PSMS, Kebun Bunga.
Tambahan 13 pemain ini menjadikan PSMS telah memiliki 20 orang pesepakbola yang akan memperkuat tim untuk Liga 2 musim 2020. Sebelumnya, ada 7 pemain yang telah dikontrak. Dari 13 pemain yang baru dikontrak ada nama-nama pemain lama seperti Legimin Raharjo, Doni Dio Hasibuan juga Yuda Riski serta Eki Fauzi.
“Kami secara resmi mengumumkan kontrak pemain PSMS tahap kedua. Total ada 20 pemain. Dari 20 orang pemain PSMS, 8 orang pemain lama PSMS. 12 orang yang baru bergabung. Secara kebetulan 9 orang asal Sumut yang berarti 50 persen putra daerah,” ujar Manajer PSMS, Mulyadi Simatupang.
Jumlah ini tentu belum final akan ada pemain tambahan. “Besok mungkin menyusul center bek, gelandang, kiper. Sekitar lima atau enam pemain lagi atas rekomendasi pelatih, dengan manajemen, jadi kita rencanakan PSMS akan diperkuat 25 atau 26 pemain. Untuk hari ini baru 20 orang yang kita ikat secara resmi,” jelasnya.
Mulyadi juga menambahkan pihaknya telah memulangkan empat pemain yang ikut trial. “Empat pemain yang dikembalikan, tiga orang ke Jakarta, satu orang anak Sumut,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, manajemen PSMS akan bersiap mengikuti Kongres PSSI di Bali tanggal 25 Januari 2020. Sepulang dari Bali, pihaknya akan menyusun dan menyiapkan tim lebih baik sesuai regulasi hasil kongres tersebut.
Nama Pemain PSMS yang Telah Dikontrak
Tahap I
1. Syaiful Ramadhan (Wingback)
2. Afiful Huda (Center Bek)
3. Elina Soka (Gelandang)
4. Yohanis Nabar (Gelandang Sayap)
5. Ari Hermawan (Striker)
6. Herlian Arif Laksono (Kiper)
7. Muhammad Adi Satrio (Kiper)
Tahap II
8. Ananias Pingkreuw (Striker)
9. Ichlasul Qadri (Gelandang)
10. Andre Prambudi (Center Bek)
11. Adi Irawan (Bek Kanan)
12. Hamdi Sula (Gelandang)
13. Andre Sitepu (Center Bek)
14. Legimin Raharjo (Gelandang)
15. Yuda Riski Irawan (Gelandang)
16. Eki Fauzi (Gelandang)
17. Doni Dio Hasibuan (Gelandang)
18. Ramadhani (Gelandang)
19. Ricat Turnip (Gelandang)
20. Fiwi Dwipan (Gelandang)
(nin/pojoksumut)

Ketum PSSI Lepas Timnas U-19 Jalani Pemusatan Latihan di Thailand

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ketua Umum (Ketum) PSSI M Iriawan alias Iwan Bule melepas Timnas U-19 menjalani masa pemusatan latihan di Chiang Mai, Thailand mulai 20 Januari sampai 1 Februari.
Pelepasan 28 pemain dan 20 ofisial serta tim kepelatihan itu dilakukan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Senin (20/1) siang.
Iwan Bule lantas menjelaskan, bahwa para pemain akan mendapatkan latihan dan uji coba berkualitas selama pemusatan latihan di sana.
“Ini pemain hasil seleksi tim kepelatihan yang dipimpin Shin Tae Yong. Namun, ini belum baku. Masih akan dilihat kemampuannya di sana,” katanya.
Berdasarkan rencana, selama di Thailand, Timnas U-19 akan menjalani sampai enam kali uji coba.
Mereka tidak hanya melawan klub lokal Thailand, tetapi juga tim-tim asal Korea yang juga sedang menjalani pemusatan latihan di Chiang Mai.
Sementara itu, Hamsa Lestaluhu mengaku akan menunjukkan yang terbaik dan tidak mau menyia-nyiakan kesempatan menjalani sesi TC ini.
“Iya, kami akan bekerja keras. Karena ini masih belum final, kami akan menunjukkan yang terbaik,” tandasnya.
(jpnn/pojoksatu)

Jelang Liga 1 2020, Arema FC Geber Latihan Fisik

POJOKSATU.id, MALANG – Jelang bergulirnya Liga 1 2020, Arema FC terus melakukan persiapan. Salah satunya latihan fisik.
Arema FC pun menyiapkan pelatih khusus membenahi fisik pemain, yakni Marcos Gonzalez. “Para pemain harus kerja, dan terus kerja keras,” ujarnya.
Pada beberapa latihan Tim Singo Edan beberapa waktu ini, Dendi Santoso dkk wajib melahap sejumlah menu latihan fisik yang sangat keras.
Mulai dari sprint, latihan ketahanan, dan latihan-latihan yang juga bertujuan untuk recovery.
Bagi tim Arema FC, fisik adalah salah satu elemen yang menjadi salah satu biang kegagalan musim lalu. Seperti pernah diungkap oleh asisten pelatih Kuncoro, anak asuhnya musim lalu kehabisan tenaga.
“Bensin (tenaga fisik) kami tidak cukup untuk sampai pada akhir kompetisi,” sambung Kuncoro.
Akibat fisik yang payah, Arema memiliki catatan minor. Yakni tim dengan kekalahan terbanyak saat tandang juga menjadi kontestan Liga 1 yang gawangnya banyak kemasukan gol terbanyak kedua.
Gonzales menambahkan, memang tim tidak hanya butuh pemain dengan fisik bagus saja. Faktor kerja sama tak kalah pentingnya.
“Bukan hanya kerja keras saja membuat tim ini lebih bagus,” ucapnya.
Target yang sedang diemban Mario Gomez kali ini cukup berat. Selain harus membalikkan kepercayaan suporter, juga dituntut bisa menembus kompetisi Asia. Syaratnya minimal bisa runner-up tahun 2020 ini.
(jpc/pojoksatu)

Hari Ini, 28 Penggawa Timnas U-19 Terbang ke Thailand

POJOKSATU.id, JAKARTA – Direktur Media PSSI Gatot Widakdo menyebutkan, Timnas U-19 bakal bertolak ke Thailand, hari ini, Senin (20/1).
Disebutkan, sebanyak 28 penggawa Timnas U-19 yang lolos seleksi itu akan berangkat siang nanti ke Negeri Gajah Putih untuk menjalani pemusatan latihan sampai awal Februari.
Sebelum itu, akan ada prosesi pelepasan pemain dan tim yang akan dilakukan beberapa jam sebelum berangkat oleh Ketua Umum PSSI, M Iriawan.
“Pelepasan oleh ketum PSSI pukul 11.00 WIB di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta,” kata Gatot.
Selama di Thailand, Timnas U-19 akan mendapatkan banyak uji coba di sana. Bukan hanya melawan tim lokal, tetapi juga ada rencana tim asal Korea Selatan yang sedang berada di Thailand menjadi lawan.
“Kemungkinan ada beberapa pertandingan di sana. Ada juga lawan kami dari klub dari Korsel,” ucap Manajer Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong setelah memimpin latihan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, beberapa waktu lalu.
Timnas U-19 merupakan skuad yang diproyeksikan untuk tampil di Piala AFC U-19 2020 di Uzbekistan. Mereka menjadi embrio tim yang dipersiapkan untuk tampil di Piala Dunia U-20 2021, saat Indonesia menjadi tuan rumah.
(jpnn/pojoksatu)

Seleksi Pemain Timnas U-19, Begini Penjelasan Nova Arianto

POJOKSATU.id, JAKARTA – Seleksi pemain Timnas U-19 Indonesia untuk persiapan Piala AFC 2020 akan dilakukan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Senin (13/1) sore.
Asisten Pelatih Timnas U-19 Indonesia Nova Arianto menjelaskan, pada sesi latihan perdana tidak akan dibarengi dengan sesi tes fisik.
Nova Arianto menjelaskan, biasanya di awal ada pengukuran Vo2Max pemain. Pengukuran kapasitas paru-paru dalam menampung oksigen itu perlu untuk melihat derajat fisik dan kemampuan endurance atau daya tahan pemain.
“Tesnya nanti dilakukan di Thailand. Kami akan ada uji coba dan TC (training camp,red) di Thailand, tanggalnya nanti saja,” jelasnya.
Bukan hanya test Vo2Max pemain, tetapi juga akan dibarengi dengan MRI.
Tes MRI atau magnetic resonance imaging biasanya dilakukan untuk melihat kondisi dalam tubuh pemain, dan juga melihat usia pemain, apakah benar kelahirannya sama dengan data yang diberikan atau tidak.
Menurut Nova, tes ini sangat perlu dilakukan sebagai salah satu bentuk antisipasi. Sebab, jelang tampil di Piala AFC U-19 2020 dan persiapan menuju Piala Dunia U-20, pemain-pemain yang terpilih harus lolos tes yang membuktikan umur mereka sama dengan yang tertulis di data registrasi.
(jpnn/pojoksatu)

Liga 1 2020, Persebaya Surabaya Pasang Target Juara

POJOKSATU.id, SURABAYA – Persebaya Surabaya menatap optimis musim Liga 1 2020. Mereka bahkan menargetkan untuk menjadi juara.
Diketahui, Liga 1 2019, Persebaya finis di posisi runner-up dengan 54 poin. Mereka terpaut 10 poin dari Bali United yang meraih gelar juara.
“Target ya harus lebih baik dari musim lalu. Kalau musim lalu bisa peringkat dua, musim ini harus lebih baik. Ya jadi juara,” tegas Manajer Persebaya Candra Wahyudi.
Soal target tersebut, Candra sudah melakukan pertemuan dengan tim pelatih. “Kami sudah sampaikan kalau target kami ya harus lebih baik dari musim lalu,” sambungnya.
Bukan hanya itu, Persebaya pun melakukan perombakan skuad. Sejauh ini, baru ada lima pemain yang diperkenalkan.
Mereka adalah Arif Satria, Bayu Nugroho, Ricky Kambuaya, Patrich Wanggai dan pemain asal Palestina Mahmoud Eid.
Candra menjelaskan, jumlah itu akan terus bertambah. Rumor yang paling gencar berhembus adalah, soal kedatangan Makan Konate.
Namun, Candra belum bersedia memberikan komentar soal Konate. “Kita lihat saja. Yang jelas kami akan manfaatkan seluruh slot pemain asing,” tandasnya.
(jpc/pojoksatu)

Gabung Persija Jakarta, Evan Dimas : Alhamdulillah Terwujud

POJOKSATU.id, JAKARTA – Evan Dimas resmi bergabung dengan Persija Jakarta untuk musim 2020. Ia dikontrak satu musim dengan opsi perpanjangan tiga tahun.
Evan Dimas mengaku, dirinya memang sudah lama ingin membela klub besar di Indonesia.
“Ketika bermain, kadang saya berpikir kapan bisa bermain di tim besar. Alhamdulillah hari ini terwujud,” katanya.
Menurut gelandang yang membawa Indonesia juara Piala AFF U-19 2013 itu, tantangan saat bermain di klub ternama seperti Persija menjadi motivasi dirinya untuk mengembangkan kemampuan menjadi lebih baik.
Pemain asal Surabaya, Jawa Timur, itu pun berharap dukungan dari kelompok suporter Persija The Jakmania kepada dirinya.
“Saya berharap bisa dianggap sebagai keluarga baru. Semoga The Jakmania dapat mendukung tim dan saya. Kita akan berjuang bersama-sama, saling mendukung untuk kesuksesan Persija,” tambahnya.
Diketahui, Evan, yang sebelumnya memperkuat Barito Putera, mendapatkan nomor punggung empat di skuat Macan Kemayoran.
Kedatangan Evan membuat Persija, menambah daftar pemain yang direkrut. Sebelumnya ada Alfath Faathier, Otavio Dutra dan Muhammad Rafli Mursalim.
(ant/jpnn/pojoksatu)

Tambah Amunisi! Kiper Timnas U-19 Resmi Berkostum PSMS Musim Ini

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Manajemen PSMS Medan kembali menambah kekuatan tim dengan mengontrak pemain, Sabtu (11/1/2020).
Kali ini, Muhammad Adi Satrio, Kiper Timnas U-19 yang resmi menjadi bagian tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut.
Tanda tangan kontrak dilakukan di Sekretariat PSMS, Kebun Bunga, bersama Manajer PSMS, Mulyadi Simatupang.
Adi menjadi pemain ketujuh atau kiper kedua yang sah dikontrak untuk musim 2020 ini . Sebelumnya ada Syaiful Ramadhan (bek), Afiful Huda (bek), Elina Soka (gelandang), Yohanis Nabar (penyerang), Ari Hermawan (striker) dan Herlian Arif Laksono (kiper).
Mulyadi Simatupang mengatakan kejelasan status Adi di PSMS setelah mendapatkan rekomendasi dari pelatih kiper Sahari Gultom. “Hari ini kami mengontrak Muhammad Adi Satrio berdasarkan rekomendasi dari Pelatih Kiper Sahari Gultom. Jadi sekarang total pemain yang sudah kita kontrak menjadi tujuh orang,” ujarnya.
Dia menegaskan meski masih muda, kemampuan Adi tak lagi diragukan. Selain pengalaman di Timnas, Mulyadi yakin Adi bisa berkembang dan cepat beradaptasi dengan PSMS.
“Kami berharap Adi bisa berkembang di sini  karena dia pemain yang masih muda dan memiliki potensi. Tinggal nanti Pelatih Kiper yang melatih mereka,” jelasnya.
Mulyadi mengatakan pihaknya mengontrak kiper yang memperkuat Timnas Indonesia U-18 di Piala AFF tahun 2019 ini dengan cepat juga karena Adi bakal mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas U-19.
“Adi akan mengikuti TC Timnas U-19 di Jakarta mulai besok. Kami ingin memberikan kepastian kepada beliau bagian dari PSMS Medan. Kami tidak mau berlama-lama memberikan kepastian, karena dia juga sudah beberapa hari ini sudah mengikuti trial,” beber Mulyadi.
Sementara itu, Adi mengaku senang bisa bergabung dengan PSMS. “Alhamdulilah senang, PSMS klub besar, suporternya antusias. Semoga ke depan bisa bawa PSMS masuk liga 1,” ungkapnya di tempat yang sama.
Penjaga gawang kelahiran Tangerang 7 Juli 2001 ini menegaskan siap bersaing dengan pemain lain untuk mendapatkan tempat utama di tim. “Siap bersaing, usia bukan hambatan,” tegasnya. (nin/pojoksumut)

Mario Gomez Dikabarkan Bakal Gabung ke Arema FC?

POJOKSATU.id, JAKARTA – Mario Gomez dikabarkan tidak lagi menangani Borneo FC musim depan. Ia pun dikabarkan bakal gabung dengan Arema FC.
Presiden Borneo FC Nabil Husein tidak menyangkal saat dikonfirmasi soal hengkangnya Gomez.
“Setelah pertandingan terakhir (22/12), ada pembicaraan antara saya dan beliau mengenai masa depan di Borneo FC. Beliau terbuka dengan saya bahwa ada beberapa tawaran. Kami sepakat belum bisa melanjutkan kerja sama untuk musim depan. Saya mengapresiasi itu,” ujar Nabil dikutip dari Jawa Pos.
Akan tetapi, Nabil menegaskan penyebab hengkangnya Gomez bukan uang. “Namun, ada beberapa faktor yang tidak bisa saya sebutkan. Intinya, beliau sudah pamitan dengan baik,” jelasnya.
Meski sudah ada kesepakatan berpisah dari eks pelatih Persib Bandung tersebut, manajemen tim berjuluk Pesut Etam itu tetap menerima masukan Gomez untuk menentukan pelatih anyar.
“Karena Coach Gomez kan sudah membangun fondasi tim ini. Jadi, pelatih baru nanti tidak mulai dari nol lagi,” tuturnya.
Sementara itu, saat ini Borneo FC sudah mengantongi enam nama calon pelatih anyar. Dua nama di antaranya adalah pelatih lokal. Ada yang berasal dari Eropa dan Amerika Latin.
Namun, Nabil masih enggan menyebutkan nama-namanya. Ia hanya memastikan Borneo FC tak lama lagi mengumumkan nama pelatih baru.
(jpc/pojoksatu)

Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong Baru Bisa Bilang Terima Kasih

POJOKSATU.id, BOGOR – Pelatih Timnas Indonesia resmi dikenalkan oleh PSSI, sore ini (28/12). Ia adalah pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae Yong.
Pelatih yang dikontrak semalam empat tahun ini, mengaku tidak akan kesulitan beradaptasi dengan cuaca di Indonesia.
Sebab menurutnya, cuaca di Korea Selatan dengan di Indonesia tidak jauh berbeda.
“Untuk cuaca di Indonesia tidak begitu berbeda dengan Korea. Jadi untuk adaptasi, pastinya tidak ada masalah,” ujarnya.
Sementara itu, soal bahasa, Shin Tae Yong tampaknya tidak khawatir bakal jadi kendala.
Terlebih lagi, dirinya menuturkan akan belajar bahasa Indonesia. Saat ini, ia mengaku baru bisa mengucapkan ‘terima kasih’.
“Soal belajar (bahasa Indonesia) saya pelajari pelan-pelan, yang saya bisa diucapkan baru ‘terima kasih’,” katanya.
Seperti diketahui, pasca ditunjuk sebagai pelatih, Shin Tae Yong berencana akan memanggil 60 pemain mulai dari kelompok umur, U-20, U-22 juga senior.
“Untuk sekarang, saya tidak bisa berkomentar apa-apa mengenai Timnas Indonesia. Nanti setelah bertemu pemain, baru bisa menilai. Pada 6 Januari 2020, saya akan kembali lagi ke sini mengumpulkan pemain,” tandasnya.
(adi/pojoksatu)