cafu

Putra Mantan Kapten Brasil Meninggal Dunia setelah Main Bola

POJOKSATU.id, SAO PAULO – Kabar duka datang dari keluarga mantan kapten Timnas Brasil, Cafu. Putra pertama legenda sepakbola dunia itu, Danilo dikabarkan meninggal dunia setelah bermain sepak bola.
Dikutip Pojoksatu.id dari CNN, putra dua kali pemenang Piala Dunia, Cafu bernama Danilo Feliciano de Moraes telah meninggal diduga karena serangan jantung pada usia 30 tahun.
Sebelumnya, Danilo diketahui bermain sepak bola di dekat rumah keluarganya di Sao Paolo.
Laporan dari Brasil mengatakan Danilo, putra tertua Cafu, mengeluh sakit di dadanya dan dilarikan ke Rumah Sakit Albert Einstein di mana ia kemudian meninggal.
Beberapa klub sepak bola dunia turut menyampaikan belasungkawa lewat media sosial kepada Cafu, 49, yang mewakili negaranya dengan rekor 142 kali tampil selama 16 tahun karir di level internasional.
Sao Paulo – klub masa kecil Cafu – – menulis di Twitter: “Sao Paulo Futebol Clube sangat menyesalkan kematian Danilo, putra Cafu. Klub bersimpati dan berharap fans Tricolor, keluarga dan teman-teman banyak kekuatan.”
AC Milan juga menyatakan dukungannya untuk Cafu, yang mencatat 119 kali penampilan untuk Rossoneri, memenangkan enam gelar termasuk Liga Champions 2007.
“Dengan penuh rasa sedih kami menyampaikan belasungkawa kami yang terdalam kepada keluarganya pada saat-saat yang paling menyedihkan ini,” tweeted raksasa Italia itu.
Inter Milan, Roma, Real Madrid, dan asosiasi sepak bola Eropa UEFA juga menyampaikan belasungkawa mereka.
Berita meninggalnya Danilo dikonfirmasikan oleh teman lama Cafu dan rekan setimnya di Brazil Paulo Sergio, menurut outlet Brasil Globo Esporte.
Cafu dianggap sebagai salah satu bek kanan terbaik sepanjang sejarah. Dia mengangkat 20 trofi dengan lima klub berbeda. Selain kemenangannya di Piala Dunia 1994 dan 2002, Cafu memenangkan dua Copa Americas – pada 1997 dan 1999 – dan Piala Konfederasi 1997.
Dia bekerja untuk FIFA sebagai duta besar untuk Piala Dunia 2022 di Qatar.
(fat/pojoksatu)

Legenda Brasil Ini Yakin Cristiano Ronaldo Akan Bersinar di Serie A, tapi …

POJOKSATU.id, RIO – Legenda Timnas Brasil yang pernah bermain di Serie A bersama AS Roma dan AC Milan yakin Cristiano Ronaldo akan menjadi bintang Serie A Italia bersama Juventus.
Ronaldo memutuskan bergabung dengan Juventus musim panas tahun ini dari Real Madrid dengan nilai transfer sebesar EUR 100 juta atau setara Rp1,7 triliun.
Namun begitu, disebutkan Cafu, Ronaldo masih butuh waktu untuk beradaptasi dan bisa mencapai level tersebut (bintang Serie A).

“Ronaldo akan menempatkan perhatian di Serie A, tapi dia akan sedikit menderita pada awalnya,” kata Cafu kepada ABola seperti dikutip dari Diario AS.
“Ini adalah kompetisi yang lebih ketat daripada LaLiga, dalam hal kontras dalam tim dan dalam kontak fisik,” sebut pria yang kini berusia 48 tahun itu yang pernah membawa Selecao juara Piala Dunia dua kali pada 1994 dan 2002.
“Ronaldo akan terus menjadi Ronaldo. Dia adalah pemain terbaik di dunia dan dia akan membawa banyak kebahagiaan ke Serie A,” imbuhnya.
Sejauh ini, Cristiano Ronaldo baru mengemas tiga gol dan lima assist dari enam pertandingannya bersama Juventus di Serie A 2018/19.
Ronaldo belum mencetak debut gol untuk Juventus di Liga Champions musim ini setelah diganjar kartu merah di laga pembuka kontra Valencia.
(qur/pojoksatu)