Chelsea

Luis Suarez Puji Tammy Abraham

POJOKSATU.id, JAKARTA – Penampilan apik Tammy Abraham menarik perhatian banyak pihak. Salah satunya, pemain Barcelona Luis Suarez.
Suarez mengakui, saat ini banyak pemain muda yang mampu tampil bagus. Diantara pemain tersebut, Tammy yang paling menarik perhatiannya.
Dirinya menilai, pemain andalan Chelsea itu merupakan penyerang yang bagus meski usianya masih muda.
“​Jelas, ada banyak pemain-pemain muda yang mampu tampil bagus di luar sana, tetapi memang ada beberapa striker yang terus saya pantau penampilannya karena saya sangat suka dengan sepakbola yang mereka mainkan,” katanya dilansir ​Mirror.
“Pertama, ada Tammy Abraham, pemain bernomor punggung 9 di ​Chelsea, saya pikir dia adalah penyerang yang sangat bagus, begitu juga dengan penyelesaian akhir dan pergerakannya, padahal dia masih berusia sangat muda,” sambungnya.
Selain Tammy, Suarez juga memuji pemain lainnya, yakni Maxi Gomez dan Lautaro Martinez.
“Pemain lain yang juga saya sukai adalah Maxi Gomez, terlepas dari sesama pemain yang berasal dari Uruguay, dia adalah pemain yang karakternya dicari oleh setiap klub top Eropa, sama halnya dengan Lautaro Martinez yang juga tengah berada dalam level terbaik,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Mateo Kovacic Cetak Gol Perdana, Lampard Ikut Senang

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pertandingan lawan Valencia, Kamis (28/11) dini hari WIB tadi, sepertinya jadi paling mengesankan bagi Mateo Kovacic.
Pasalnya, gol yang tercipta di menit ke-40, bukan hanya jadi penyama kedudukan menjadi 1-1, tapi juga gol perdana bagi Kovacic di Chelsea.
Atas raihan ini, pelatih Chelsea Frank Lampard ikut merasa senang. Ia berharap, gol perdananya ini jadi awal yang baik untuk sang pemain.
Menurut Lampard, Kovacic adalah pemain berkualitas dan berkemampuan untuk mencetak gol lebih banyak.
“Sebelumnya saya dan Kovacic selalu bergurau soal dirinya yang belum pernah mencetak gol, begitu juga dengan para pemain yang ada di dalam skuat,” katanya dilansir laman resmi klub.
“Dia adalah pemain yang sangat berkualitas dan seharusnya lebih sering berada di daerah kotak penalti serta lebih banyak mencetak gol.
“Saya dan staf kepelatihan memang memiliki proyek untuk dapat membuat Kovacic bisa mencetak gol. Sebenarnya, dia bisa mencetak dua gol dalam pertandingan ini. Kini saya merasa sangat bahagia, semoga ini menjadi awal yang baik untuknya,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Kontra Valencia, Kante : Tak Boleh Terpeleset dan Kalah

POJOKSATU.id, JAKARTA – Chelsea akan menghadapi Valencia pada laga lanjutan Liga Champions, Kamis (28/11) dini hari WIB.
Pada pertandingan tersebut, Chelsea mengincar kemenangan. Pasalnya, kemenangan bisa mengantarkan mereka untuk lolos ke babak 16 besar.
Diketahui, persaingan berlangsung ketat di grup H. ​Chelsea, Valencia dan Ajax sama-sama mengantongi tujuh poin.
Karena itu, N’golo Kante berharap timnya tidak terpeleset dan menelan kekalahan.
“Partai tandang melawan Valencia bisa menjadi penentu lolosnya ​Chelsea ke babak berikutnya, tentu saja kami tak boleh terpeleset dan menelan kekalahan,” katanya dilansir ​Evening Standard.
Kante menambahkan, pihaknya pun akan berupaya untuk meraih target tersebut.
“Tim memerlukan tiga poin. Saya dan rekan-rekan setim akan bekerja keras untuk meraihnya,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kante mengomentari kekalahan 2-1 dari Manchester City di Liga Inggris, Minggu (24/11).
Meski kalah, Kante memastikan Chelsea telah menampilkan performa terbaik. Pihaknya pun tetap optimis untuk bisa bersaing.
“Chelsea selalu ingin berjuang saat menghadapi tim manapun. Kami juga menampilkan performa terbaik saat melawan ​Manchester City. Kami percaya jika tim bisa bersaing dengan setiap klub yang ada di Premier League,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Rekor Chelsea di Markas Man City, Lawatan Sulit ‘Pasukan Muda’ Lampard

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Chelsea akan menghadapi Manchester City di Etihad Stadium, Sabtu (23/11/12019) malam waktu setempat atau Minggu dini hari WIB. Ini akan jadi lawatan sulit bagi ‘Pasukan muda’ Frank Lampard mengingat rekor buruk The Blues di markas The Citizen satu dekade terakhir.
Meski kompetisi baru memasuki pekan ke-13, namun bos The Blues tahu pentingnya memenangkan pertandingan akhir pekan ini. Setelah bertengger di papan atas Liga Inggris, klub raksasa London punya target tinggi, mengalahkan tim asuhan Pep Guardiola untuk tetap bersaing dalam perburuan juara.
Lalu bagaimana rekor Chelsea ketika bertanding di Stadion Etihad? Singkatnya, tidak terlalu bagus.
Kedua klub ini telah bertemu pada 25 kesempatan sejak tahun 2010-an, dengan yang pertama adalah kekalahan kandang Chelsea 4-2 melawan Man City pada Februari 2010.
Klub milik Roman Abramovic itu hanya menang delapan kali, dibandingkan dengan era pemerintahan sebelumnya. City menang 14 kali dan tiga pertandingan berakhir imbang.
Delapan kemenangan itu adalah kemenangan mereka secara keseluruhan. Di Stadion Etihad, klub dari ibukota Inggris ini hanya menikmati dua kemenangan, yang paling baru terjadi pada musim 2016/17 ketika Chelsea terakhir kali memenangkan liga.
Rekor Chelsea di Etihad Stadium sejak 2010:
Main : 10
Menang: 2
Seri: 1
Kalah: 7
Gol yang dicetak: 7
Kebobolan gol: 19
Selain itu, Man City telah mencetak gol melawan tim asal Stamford Bridge 19 kali dalam 10 pertandingan, dengan pertemuan terakhir di Stadion Etihad, berakhir dengan kemenangan 6-0.
Juara Inggris itu mencatat enam clean sheet dan hanya kebobolan tujuh kali melawan The Blues.
Guardiola hadir di kekalahan kandang terakhir Citizens melawan raksasa London, jatuh 3-1 melawan tim Antonio Conte yang kemudian memenangkan liga.
Tim asuhan Pep menuju pertandingan ini setelah menderita kekalahan 1-3 dari Liverpool di Anfield dan pasukan muda Lampard wajib mewaspadai kebangkitan kubu tuan rumah, meski tanpa Laporte (cedera) dan Bernardo Silva (sanksi). Dan tentu rekor buruk mereka di masa lalu.
(fat/pojoksatu)

Jorginho Ngaku Bahagia dan Tenang di Chelsea

POJOKSATU.id, JAKARTA – Jorginho mengaku merasa bahagia dan tenang di Chelsea. Hal ini lantaran perubahan sikap penggemar kepadanya.
Diketahui sebelumnya, Jorginho kerap jadi sasaran kritik penggemar karena selalu jadi pilihan utama Maurizio Sarri.
Posisi Jorginho di era Frank Lampard pun tidak berubah. Namun, ia lebih terlihat konsisten.
Penampilan apik dari pemain berusia 27 tahun itu pun mampu merubah pandangan para suporter. Karena itu, ia merasa senang.
“Ya, tentu saja saya menyadari jika pandangan para penggemar terhadap saya kini berbeda. Itulah yang membuat saya merasa sangat bahagia,” ujarnya dilansir​ laman resmi klub.
“Saya juga senang mereka sudah bisa melihat saya sebagai pemain yang utuh. Itulah yang membuat saya merasa jauh lebih tenang,” sambungnya.
Lebih lanjut, Jorginho mengatakan jika perubahan yang terjadi saat ini adalah hasil kerja keras yang dilakukannya.
“Rasanya menyenangkan jika seseorang menyadari kerja keras yang sudah Anda lakukan. Saya senang para penggemar bisa melihat seorang Jorginho, di saat yang sama saya juga merasa bahagia dengan reaksi sekaligus dukungan yang diberikan,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Alvaro Morata Ungkap Masa Sulit di Chelsea

POJOKSATU.id, JAKARTA – Alvaro Morata mengungkapkan masa sulit yang dialaminya saat masih membela Chelsea.
Diketahui, Morata datang dengan eskpektasi tinggi setelah dibeli dengan 70 poundsterling dari Real Madrid.
Namun, performa yang ditunjukkan malah sebaliknya dan hal ini ditambah dengan cedera yang dialaminya.
Hingga akhirnya, ia pun dicoret dari starting XI dan pada Januari 2019 kemarin, dipinjamkan ke Atletico Madrid selama dua musim dan akan mempermanenkan statusnya mulai musim 2020/21.
“Saya merasa tak ingin melakukan apa-apa (saat masih memperkuat ​Chelsea). Tidak ingin keluar rumah atau berbicara pada orang lain,” ungkapnnya dilansir​ AS English.
“Hal yang ada di dalam pikiran saya saat itu adalah bisa pergi ke Piala Dunia 2020, bermain dan merasa bahagia, tetapi yang terjadi malah sebaliknya. Saya jauh dari rasa bahagia,” sambungnya.
Sementara itu, bersama Atletico, Morata mulai bangkit. Sejauh ini, ia berhasil mengoleksi tujuh gol.
(zul/pojoksatu)

Berkat Lampard, Callum Hudson-Odoi Bertahan di Chelsea

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sempat dikabarkan bakal hengkang, Callum Hudson-Odoi dipastikan bakal bertahan di Chelsea.
Dilansir BBC, Hudson-Odoi memastikan kabar tersebut setelah mendapat permintaan langsung dari pelatih Frank Lampard.
“Dia ingin aku bermain untuknya,” kata Hudson-Odoi. “Itu pertanda menggembirakan yang ingin kamu dengar dari seorang manajer,” sambungnya.
Sayangnya, pemain berusia 19 tahun itu enggan membeberkan lebih detail percakapan dengan Lampard yang membuatnya bertahan di Stamford Bridge.
“Saya tidak bisa mengatakan dengan tepat apa yang dia katakan tetapi dia hanya mengatakan dia (Lampard) percaya pada saya,” ungkapnya.
“Dia ingin saya bekerja keras dan jika saya percaya pada diriku sendiri maka dia percaya padaku dan segalanya akan berjalan baik untukku di klub ini,” tambahnya.
Untuk diketahui, Hudson-Odoi sempat diterpa rumor bakal meninggalkan Chelsea. Hal ini tidak lepas dari cedera yang selalu menderanya.
Namun sejak kembali pulih, Hudson-Odoi kerap membantu Chelsea hingga naik ke posisi ketiga di Liga Premier.
Selain itu, ia pun mendapatkan tempat di skuad Inggris untuk kualifikasi Euro 2020 mendatang melawan Montenegro dan Kosovo.
(zul/pojoksatu)

Christian Pulisic Dicoret dari Skuad Timnas AS, Ini Alasannya

POJOKSATU.id, JAKARTA – Christian Pulisic dipastikan tidak akan memperkuat Timnas Amerika Serikat saat melawan Kanada di CONCACAF Nations League, Sabtu (16/11) mendatang.
Pulisic dicoret dari skuad timnas karena mengalami cedera panggul saat menantang Crystal Palace di Liga Inggris.
Dilansir Evening Standard, kabar ini sudah dikonfirmasi pelatih timnas Amerika Serikat Gregg Berhalter.
Gregg Berhalter menuturkan, pihaknya tidak ingin mengambil risiko lebih besar dengan memaksakan untuk menurunkan Pulisic.
“Christian Pulisic sudah dipastikan absen untuk pertandingan melawan Kanada. Kami baru mendapatkan kabar ini dan keputusan tersebut diambil secara kolaboratif dengan pihak klub (Chelsea) demi menjaga kepentingan pemain,” ujarnya.
“Keputusan seperti ini selalu menjadi hal yang sulit, tentu saya dan staf kepelatihan lainnya ingin Christian berada di sini, tetapi di sisi lain, kami juga enggan mengambil risiko,” sambungnya.
Cedera Pulisic menjadi kabar tidak sedap bagi Chelsea. Pasalnya, sebelumnya mereka juga sudah kehilangan sejumlah pemain. Diantaranya Antonio Rudiger, Ruben Loftus-Cheek dan Ross Barkley.
(zul/pojoksatu)

Isyaratkan Bakal Pensuin di Chelsea, N’Golo Kante Akhiri Spekulasi

POJOKSATU.id, JAKARTA – N’Golo Kante mengisyaratkan dirinya bakal pensiun atau menyelesaikan kariernya di Chelsea.
Pernyataannya ini bisa mengakhiri spekulasi yang menyebutkan dirinya bakal hengkang akhir musim 2019/20 mendatang.
Diketahui, Kante belakangan sering dikaitkan dengan pintu keluar The Blues karena sering cedera.
Saat ini, ia pun baru mencatatkan lima pertandingan. Meski terus dibelit cedera, ia masih jadi incaran banyak klub.
Diantaranya Juventus, Paris Saint-Germain hingga Real Madrid. Namun, Kante menegaskan dirinya bakal bertahan setidaknya hingga kontrak berakhir.
“Tentu saja, saya bisa menyelesaikan karier saya di Chelsea. Hari ini, saya tengah memperkuat Chelsea dan itu terus terjadi sampai tahun 2023,” ujarnya dikutip dari ​Express Football.
Lebih lanjut, Kante juga menuturkan bahwa saat ini dirinya fokus untuk menciptakan musim yang hebat bersama Chelsea.
“Saat ini dalam pikiran saya hanya mengharapkan terus memiliki musim yang hebat bersama The Blues hingga empat tahun ke depan,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Taklukkan Crystal Palace, Chelsea Gusur Man City di Peringkat 2 Klasemen Liga Inggris

POJOKSATU.id, LONDON – Chelsea semakin menunjukkan tren positif di bawah asuhan manajer baru, Frank Lampard. Sempat tampil buruk di awal musim, perlahan tapi pasti The Blues kien moncer. Terbaru mereka mengalahkan Crystal Palace 2-0 di Stamford Bridge, Sabtu (9/11/2019) malam WIB.
Ini menjadi kemenangan kelima beruntun Chelsea di Premier League sejak dikalahkan Liverpool pada akhir September lalu.
The Blues pun kini naik ke peringkat kedua klasemen sementara Liga Inggris, menggusur Manchester City. Willian dkk saat ini mengoleksi 26 poin dari 12 laga yang sudah dijalani. Mereka tertinggal 5 poin dari Liverpool di puncak.
Liverpool dan Man City sendiri bentrok di pekan ke-12 ini di Anfield pada Minggu (10/11/2019) malam WIB.
Kembali ke pertandingan Chelsea kontra Crystal Palace. Seperti biasa, Lampard kembali mengandalkan sejumlah pemain mudanya pada laga ini. Seperti Tammy Abraham dan Mason Mount.
Sementara Mateo Kovacic, Christian Pulisic dan Willian dipercaya sebagai pengatur serangan. Namun demikian, hingga babak pertama berakhir skor masih imbang tanpa gol.
Memasuki paruh kedua, Chelsea mampu membuka keunggulan pada menit 52 lewat Tammy Abraham usai menerima umpan dari Willian.
Pulisic kemudian memastikan tuan rumah menang 2-0 lewat golnya pada menit 79. The Blues pun mengamankan tiga poin penting sebelum memasuki jeda internasional.
(fat/pojoksatu)