Dimitar Berbatov

Dimitar Berbatov Nilai MU Butuh Pemain Belakang

POJOKSATU.id, JAKARTA – Dimitar Berbatov menyarankan agar Ole Gunnar Solskjaer memburu pemain yang bisa memperkuat di dua bidang utama musim panas ini.
Solskjaer sendiri diberikan kepercayaan dalam menentukan pemain yang akan direkrutnya untuk membangun skuad Setan Merah dalam menghadapi musim depan.
Meski United diragukan tampil di Liga Champions, Berbatov meyakini Setan Merah bisa merekrut pemain andal lantaran memiliki cukup uang.
Akan tetapi, ia menyarankan agar mereka memfokuskan upayanya untuk mengontrak bek tengah dan gelandang.
“Bukan tidak menghormati pemain, mereka adalah pemain yang baik untuk bermain untuk Manchester United, tetapi saya pikir mereka membutuhkan pemain di belakang,” kata Berbatov kepada Metro.co.uk.
“Terserah Ole untuk memutuskan berapa banyak yang dia butuhkan dan tipe bek yang dia bawa tetapi bek tengah dibutuhkan. Mereka punya masalah di sana.
“Mereka membutuhkan seseorang yang bisa membawa bola keluar, untuk memberikannya kepada Pogba. Bukan seseorang yang hanya menendang dan membuat pemain depan berjuang untuk bola kedua,” paparnya.
Sementara itu lini depan, Barbatov merasa United sudah memiliki kualitas yang cukup. Hanya saja, belakangan penampilan mereka menurun karena kurangnya kepercayaan diri.
“Dalam serangan Rashford, Martial, bahkan Lukaku, orang-orang ini memiliki kualitas,” tegasnya.
(zul/pojoksatu)

Legenda Ini Sedih dengan Kondisi Manchester United Sekarang

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Legenda Manchester United, Dimitar Berbatov mengaku sedih dengan kondisi mantan klubnya sekarang ini.
Di bawah besutan Jose Mourinho musim ini, MU mengawali musim dengan tidak mengesankan setelah menelan tiga kekalahan di Liga Primer Inggris sejauh ini.
Selain itu, MU juga hanya bisa bermain imbang tanpa gol atas Valencia di fase Grup H Liga Champions, kendati mereka bermain dihadapan pendukung setianya di Old Trafford.

Berbatov yang pernah bermain untuk MU pada 2008 hingga 2012 itu pun sangat tak senang dengan penampilan Setan Merah sejauh ini.
“Saya memang tak lagi di Old Trafford, tidak di tempat latihan, dan tidak berbicara dengan pelatih maupun pemain, tetapi melihat dari luar sungguh tidak menyenangkan melihat performa mereka sekarang,” tutur Berbatov seperti dikutip dari Betfair.
“Sebagai mantan pemain, itu menyakitkan. Karena anda ingin tim anda menang setiap waktu,” ucapnya.
Jose Mourinho memang tengah mendapat sorotan tajam para pihak menyusul performa MU yang terbilang tidak mengesankan.
Bahkan, mencuat spekulasi jika Mourinho akan didepak dalam waktu dekat ini jika tak jua mampu mengangkat performa timnya untuk mengembalikan ke jalur kemenangan.
Di tengah kondisi tersebut, sosok Zinedine Zidane muncul ke permukaan dan digadang-gadang sebagai suksesor ideal Mourinho.
Selain soal performa tim, Mourinho juga mendapat sorotan karena perseteruannya dengan Paul Pogba dan ditenggarai dengan beberapa pemain lainnya.
Namun, Berbatov mengaku bisa memaklumi kondisi MU saat ini karena memang tidak mudah mengatasi pemain besar yang memiliki ego tinggi di dalam dirinya.
“Seperti yang saya katakan sebelumnya, tidak mudah menjadi pelatih di zaman sekarang,” ucapnya.
“Berurusan dengan pemain seperti ini, semua egonya, karena pemain besar punya kekuasaan yang besar pula di zaman sekarang,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)