Djajang Nurjaman

Penjelasan Pelatih Persebaya yang Belum Jua Berburu Pemain Asing

POJOKSATU.id, SURABAYA – Persebaya Surabaya belum menunjukkan langkah-langkah berarti dalam menandatangani pemain asing untuk kompetisi Liga 1 2019.
Padahal, Bajul Ijo baru saja kehilangan striker asing mereka, David da Silva yang memutuskan tak memperpanjang kontraknya untuk musim ini.
Persebaya sendiri sejauh ini baru memastikan Oktavio Dutra sebagai legiun asing mereka untuk musim 2019. Sedangkan Robertino Pugliara yang menepi sebelum kompetisi Liga 1 2018 tuntas lantaran cedera belum jelas soal masa depannya.
Pemain Ini jadi Biang Kekecewaan Bonek Mania pada Persebaya
Jika Dianggap Gagal, Presiden Persebaya Siap Mundur
Bonek Mania Kecewa, Dipandang Sebelah Mata oleh Manajemen Persebaya
Persebaya Surabaya. (persebaya.id)
Praktis Persebaya pun masih punya jatah satu atau dua pemain asing jika memutuskan tak memperpanjang Publiara.
Namun begitu, skuat besutan Djajang Nurjaman ini belum memberikan sinyal akan segera menandatangani legiun asing mereka.
Sang pelatih, Djanur pun mengungkapkan, langkah ‘masif’ pihaknya tersebut karena masih menunggu kepastian regulasi dari PSSI dan operator liga soal jatah pemain asing.
Kabarnya, soal regulasi pemain asing di Liga 1 2019 baru akan diputuskan dalam kongres tahunan PSSI pada 20 Januari mendatang.
“Kami belum leluasa bergerak dalam mencari pemain asing. Jadi masih menunggu kongres PSSI,” tutur Djanur seperti dikutip dari laman resmi Liga Indonesia.
Namun demikian, Djanur optimistis, pada saatnya nanti, skuatnya akan kedatangan pemain asing yang sesuai dengan harapan dan tentunya memenuhi kebutuhan tim.
Kiprah mantan pelatih Persib Bandung di Surabaya sendiri akan terus berlanjut setelah ia sukses mengantarkan timnya merangsek ke papan atas setelah sempat menghuni zona degradasi.
Didatangkan di pertengahan musim untuk menggantikan Angel Alfredo Vera yang dipecat, Djanur langsung tancap gas mempersembahkan kemenangan demi kemenangan bagi tim kebanggaan Bonek Mania tersebut.
Alhasil, Persebaya pun finis di urutan kelima klasemen akhir Go-Jek Liga 1 2018 dengan raihan 50 poin dari 14 kemenangan, delapan bermain seri dan menelan 12 kekalahan.
(qur/pojoksatu)

Angkat Performa Persebaya, Djanur Ogah Disebut Sang Penyelamat

POJOKSATU.id, SURABAYA – Ditunjuk manajemen Persebaya Surabaya untuk menggantikan peran Angel Alfredo Vera, Djajang Nurjaman sukses memberikan perubahan besar untuk Persebaya.
Betapa tidak, terseok di papan bawah di pertengahan musim bahkan sempat masuk zona degradasi, pelan namun pasti Djanur mampu mengangkat performa timnya dengan mempersembahkan kemenangan dengan kemenangan.
Teranyar, Bajul Ijo sukses membuat sang pemuncak klasemen sementara Go-Jek Liga 1 2018, PSM Makassar bertekuk lutut dengan skor telak 3-0.
Persebaya, Predator Ganas Penghuni Papan Atas

Persebaya Surabaya pun terus merangsek ke atas dan kini telah menyegel peringkat sembilan dengan raihan 41 poin.
Maka tak berlebihan banyak pihak yang menilai mantan pelatih PSMS Medan dan Persib Bandung itu pun tak ubahnya ‘juru selamat’ Persebaya.
Menanggapi hal itu, pria asal Majalengka, Jawa Barat itu pun keberatan. Ia menepis dan enggan dianggap sang penyelamat Persebaya.
Menurutnya, kebangkitan Persebaya dibeberapa pertandingan terakhir tak lebih dari berkat kerja keras dan motivasi tinggi para pemain.
“Bukan karena saya, tapi karena pemain Persebaya punya kualitas,” kata Djanur seperti dikutip dari Goal.
“Apa yang bisa saya perbuat dalam waktu singkat? Tidak ada. Saya hanya buat kekompakan, dan gali kualitas pemain. Itu akhirnya jadi kekuatan Persebaya,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)

Djanur: Permainan Persib Tidak Enak Dilihat tapi Efektif!

POJOKSATU.id, SURABAYA – Pelatih Persebaya Surabaya, Djajang Nurjaman akan melakoni laga sarat emosi saat dijamu mantan timnya, Persib Bandung.
Persebaya akan melakoni laga lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan ke-26 menghadapi Persib Bandung yang akan digelar di Stadion I Wayan Dipta, Bali, Sabtu (20/10/2018) malam WIB.
Pernah membesut Maung Bandung tentu menjadi keuntungan tersendiri buat Djanur menatap laga tersebut.
Djanur pun mengaku sudah mengantongi gaya permainan Persib saat ini yang dibesut pelatih asal Argentina, Mario Gomez.
Dijelaskan Djanur, Persib menggunakan pakem 4-42 sepanjang Liga 1 2018. “Sekarang mereka bermain sepak bola efektif. Tidak enak dilihat tetapi efektif sehingga mereka bisa di puncak (klasemen),” tutur Djanur.
Meski di lapangan akan bertemu sebagai rival, namun Djanur menyebut laga tersebut merupakan momen reuni dirinya dengan para pemain Persib dan para ofisial.
“Hampir semuanya mantan pemain saya. Semua sudah saling tahu. Mereka tahu saya dan saya tahu mereka,” ujarnya menandaskan.
(jpc/qur/pojoksatu)

Strategi Djajang Nurjaman Tetap Jaga Kebugaran Pemain

POJOKSATU.id, PERSEBAYA – Pelatih Persebaya Surabaya, Djajang Nurjaman alias Djanur akan melakukan sejumlah ujicoba untuk timnya selama kompetisi Liga 1 dihentikan.
Belum jelasnya kapan kompetisi akan bergulir lagi, Djanur mengaku tak bisa berpangku tangan, namun ia tetap fokus dengan program-program latihan yang telah disusunnya.
Salahsatu langkah yang akan dilakukan mantan pelatih Persib Bandung itu adalah dengan menggelar sejumlah laga ujicoba.
Kompetisi Dibekukan, Persebaya Genjot Fisik Pemain
Itu dilakukan agar Misbakun Solihin dan kawan-kawan tetap ‘panas’ jika kompetisi kembali bergulir, termasuk dengan menggenjot latihan fisik pemain.
“Setelah tiga hari latihan, kami akan menggelar uji coba,” kata Djanur seperti dikutip dari laman resmi klub.
Terdekat, sebut dia, Bajul Ijo akan menggelar ujicoba melawan PS Kota Pahlawan di Lapangan Polda Jawa Timur, Minggu (29/9/2018).
Sebelumnya, Persebaya juga telah menggelar pertandingan ujicoba menghadapi dua klub internal, Pusura FC dan Anak Bangsa FC.
“Selain uji coba, Persebaya jika menyiapkan rencana training centre apabila penghentian liga akan berjalan lebih lama,” katanya.
“Namun, semua pihak berharap hal itu tidak terjadi. Sebab, kalau molor terlalu lama, jadwal bisa berbenturan dengan agenda pemilihan presiden dan legislatif awal tahun depan,” ungkapnya seraya tetap menunggu kepastian dari PSSI untuk kembali bergulirnya liga.
(qur/pojoksatu)