dominasi

Laju Paris Saint-Germain di Ligue 1 Prancis Semakin Tak Terbendung

POJOKSATU.id, PARIS – Paris Saint-Germain terlalu perkasa untuk lawan-lawannya di pentas Ligue 1 Prancis musim ini.
Hingga journee atau pekan ke-22, Les Parisiens belum terkalahkan dan bergeming di puncak klasemen dengan raihan 56 poin.
PSG unggul selisih 13 angka dari LOSC Lilie sebagai pesaing terdekatnya. Namun PSG punya dua laga tunda karena baru memainkan 20 pertandingan.
Terbaru, Edinson Cavani dan koleganya sukses membungkam Rennes di Parc des Princes dengan skor telak 4-1, Senin (28/1/2019) dini hari WIB.
Cavani sendiri sukses mencatatkan brace di menit tujuh dan menit 72. Sedangkan dua gol tuan rumah lainnya didonasi Angel Di Maria di menit 60 dan gol Kylian Mbappe menit 66. Sementara tim tamu hanya mampu menceploskan satu gol lewat Niang di menit 28.
Dengan hasil impresif ini, PSG mampu memertahankan lajur kemenangannya setelah di laga sebelumnya mempecundangi Guingamp dengan skor fantastis 9-0.
Di pertandingan itu, Cavani dan Mbappe mencetak hatt-trick dilengkapi brace dari Neymar dan gol penutup dari Meunier.
Performa impresif skuat besutan Thomas Tuchel ini tentu menjadi modal besar mereka menatap babak 16 besar Liga Champions menghadapi Manchester United pada Februari mendatang.
Terlebih, Setan Merah kini tengah berada di jalur kemenangan setelah kedatangan Ole Gunnar Solksjaer yang ditunjuk sebagai manajer interim menggantikan peran Jose Mourinho yang dipecat.
Sejak ditangani sang legenda supersub itu, Paul Pogba dan koleganya memetik kemenangan demi kemenangan, baik di Liga Primer Inggris maupun di pentas domestik lainnya.
(qur/pojoksatu)

Dominasi Real Madrid di Liga Champions Akan Berakhir Musim Ini!

POJOKSATU.id, CATALUNYA – Mantan pemain Barcelona, Martin Montoya meminta Barca untuk mematahkan dominasi rival abadi, Real Madrid di pentas Eropa atau Liga Champions.
Los Blancos tampil garang di Liga Champions setelah tiga kali beruntun berhasil membawa pulang trofi ke Santiago Bernabeu.
Madrid memulai dominasi di Eropa selama tiga musim berturut-turut sejak musim 2015/16 bersama Zinedine Zidane dan sang legenda Santiago Bernabeu itu sukses mengulang prestasi serupa dalam dua musim berikutnya.

Namun begitu, Montoya yakin dominasi itu akan berakhir musim ini, dan mantan klubnya, Barca adalah biang dari prediksinya itu.
“Real Madrid menang Liga Champions tiga kali berturut-turut, dan ini sesuatu yang tidak akan pernah terjadi lagi karena sangat sulit,” tutur Montoya seperti dikutip dari Bolalob.
Montoya mengaku tidak senang dengan pencapaian yang telah didapatkan Real Madrid dalam beberapa tahun terakhir ini.
“Jujur saja itu sangat meyakinkan,” ucapnya. “Prestasi bersejarah dan ya menyakitkan. Sangat sulit melihat musuh abadi mengoleksi banyak trofi Liga Champions,”
“Barcelona harus juara, semoga saja terwujud musim ini,” ujarnya penuh harap.
(qur/pojoksatu)