el clasico

Cedera, Gerard Pique Bakal Tetap Dimainkan di El Clasico?

POJOKSATU.id, JAKARTA – Gerard Pique dikonfirmasi mengalami cedera engkel usai membela Barcelona melawan Napoli di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (26/2) dini hari WIB.
Pada pertandingan tersebut, Pique terlihat berjalan pincang saat meninggalkan lapangan di akhir pertandingan yang berakhir imbang 1-1.
Sebelumnya, ia terjatuh dengan posisi salah, hingga mengalami masalah di pergelangan kaki.
Karena kondisinya ini, ia sempat diragukan bakal dimainkan saat lawan Real Madrid alias El Clasico, Senin (2/3) dini hari WIB mendatang.
Namun, menurut laporan Marca, kondisi Pique tidak terlalu serius. Karena itu, Barcelona tidak memberikan pernyataan pembaruan soal kondisi pemainnya itu.
Pique sendiri memang salah satu pemain penting bagi Barcelona saat ini. Pasalnya, Samuel Umtiti belum 100 persen fit.
Begitupun dengan Sergi Roberto dan Jordi Alba. Keduanya dilaporkan tidak akan dimainkan di laga tersebut. Sehingga, andai kehilangan Pique tentu jadi kerugian besar bagi Barcelona.
(zul/pojoksatu)
The post Cedera, Gerard Pique Bakal Tetap Dimainkan di El Clasico? appeared first on Pojoksatu.id.

Jelang El Clasico, Lionel Messi Ungkap Harapan untuk Real Madrid

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pemain Barcelona Lionel Messi tampaknya sudah tidak sabar menghadapi Real Madrid pada 19 Desember mendatang.
Messi pun mengungkap harapan agar bisa melawan Real Madrid yang sangat kuat di Camp Nou.
“Saya mengharapkan Real Madrid yang sangat kuat,” katanya dikutip oleh Marca.
“Itu adalah pertandingan spesial, tidak peduli bagaimana kondisi satu tim atau yang lain jelang duel ini. Kami berdua dalam performa yang baik, bakal ada momen itu (ketika performa tidak terlalu penting),” sambungnya.
Harapan Messi tampaknya bisa jadi kenyataan. Sebab, meski ada di posisi dua di klasemen sementara, Madrid hanya menderita satu kekalahan dalam 15 pertandingan terakhir mereka.
Tim asuhan Zidane ini juga tidak terkalahkan dalam sepuluh pertandingan di semua kompetisi dengan delapan kemenangan.
Dalam kesempatan tersebut, Messi juga memberikan pendapatnya soal kompetisi Liga Spanyol musim ini.
“La Liga? Semuanya lebih merata, siapa pun bisa mengalahkan siapa pun. Itu membuat segalanya lebih rumit. Semuanya lebih adil,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Real Madrid tanpa Eden Hazard di El Clasico

POJOKSATU.id, JAKARTA – Eden Hazard dikabarkan bakal absen di pertandingan Real Madrid vs Barcelona alias El Clasico, pada 18 Desember.
Alasannya, karena Hazard mengalami masalah di pergelangan kaki yang didapat saat Madrid imbang 2-2 lawan PSG di Liga Champions.
Sebelumnya, Hazard dilaporkan hanya absen di dua pertandingan yakni lawan Alaves dan Espanyol.
Namun, menurut laporan Cadena Cope yang dikutip Football Espana, Hazard dimungkinkan akan absen lebih lama.
Selain dua pertandingan yang disebutkan, peain asal Belgia ini juga absen di laga lawan Valencia dan Barcelona.
Hal ini didasarkan pada hasil pemeriksaan lanjutan. Dimana Hazard bukan hanya mengalami memar saja, melainkan retak kecil di pergelangan kaki.
Kabar ini tentu menjadi kerugian bagi Real Madrid. Pasalnya, dilansir Marca, mereka juga dikabarkan bakal kehilangan Marcelo yang mengalami cedera betis.
(zul/pojoksatu)

Ternyata Messi Pengagum Berat Pelatih Real Madrid, Ini Buktinya

POJOKSATU.id, BARCELONA – Kapten Barcelona, Lionel Messi sangat jarang mau menukar kaos usai pertandingan, kecuali diminta oleh pemain lawan. Messi sendiri nyaris tak pernah meminta bertukar kaos kecuali untuk satu pemain.
Dikutip Pojoksatu.id dari dari Mirror, satu-satunya pemain yang pernah dminta kaosnya oleh Messi adalah Zinedine Zidane yang kini menukangi Real Madrid.
Dalam laporan tersebut, dikatakan bahwa Lionel Messi telah mengungkapkan bahwa ia pernah meminta jersey Zidane di awal karirnya di Barcelona. Fakta bahwa La Pulga merupakan salah satu pengagum berat Zidane.
Pemenang Ballon d’Or lima kali dan kapten Barca secara teratur diminta oleh lawan-lawannya untuk bertukar kaos di akhir pertandingan tetapi tidak membiasakan diri melakukannya sendiri.
Namun, pemain berusia 32 tahun itu mengakui dalam sebuah wawancara dengan TyC Sports, bahwa pada awal karirnya di El Clasico ketika dia berhadapan dengan Zidane, dia tidak bisa menahan diri untuk meminta kaos pemenang Piala Dunia 1998 itu.
Lionel Messi dan Zinedine Zidane.
“Aku tidak meminta kemeja, aku biasanya menukarnya, tapi aku pernah meminta pada Zidane,” kata Messi.
“Jika ada orang Argentina saya menukar dengan dia, tetapi, kecuali seseorang meminta kepada saya, saya tidak meminta siapa pun,” lanjut kapten Barcelona itu.
Pada awal musim ini, Messi diterpa rumor bakal meninggalkan Barca setelah klausul kontraknya aktif, di mana ia bebas pindah pada akhir musim 2019/20.
Namun Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu baru-baru ini bersikeras bahwa sang superstar akan tetap di klub Catalan untuk setidaknya lima tahun ke depan.
“Pada akhirnya dialah yang harus memutuskan. Dia memiliki hak untuk memutuskan kapan dia akan berhenti bermain sepakbola. Tapi seperti yang dia katakan beberapa minggu lalu, dia ingin menyelesaikan karir bermainnya di Barcelona.”
“Selama dua atau tiga musim ke depan pemimpin kita akan terus menjadi Leo Messi. Tidak ada keraguan bahwa dia masih muda, masih kuat. Dia masih ambisius.
“Jadi Leo Messi masih akan bermain bersama kami untuk dua, tiga, empat atau lima tahun ke depan. Saya tidak ragu tentang itu. ”
Barcelona saat ini berada di puncak La Liga dengan hanya unggul selisih gol dari sang rival, Real Madrid. Kedua tim sama-sama mengemas 25 poin. Messi telah mencetak delapan gol dalam tujuh pertandingan sejauh ini di La Liga musim ini.
(fat/pojoksatu)

22 Tahun Karir Eto’o: Dibuang Real Madrid, Berjaya Bersama Barcelona

POJOKSATU.id, JAKARTA – Samuel Eto’o resmi gantung sepatu. Mantan pemain Barcelona, Inter Milan dan Chelsea itu mengakhiri 22 tahun karirnya sebagai pemain profesional dengan catatan prestasi gemilang.
Pengumuman Eto’o gantung sepatu disampaikan melalui akun instagramnya, Jumat (6/9/2019) malam.
Dikutip Pojoksatu.id dari Daily Mail, Samuel Eto’o telah memutuskan untuk gantung sepatu setelah berkarier selama 22 tahun.
BACA JUGA: Jadwal Bola Hari Ini, 7 September: Timnas U-19, Brasil, Inggris, Prancis dan Portugal
Pemain berusia 38 tahun itu memulai karirnya bersama Real Madrid. Sayang awal karirnya di raksasa La Liga itu melempem, di mana ia hanya tampil tiga kali.
Setelah meninggalkan Madrid, Eto’o kemudian bermain untuk 13 klub termasuk Barcelona, ​​Inter Milan, Chelsea, Everton dan Sampdoria.
Samuel Eto’o ketika membela Inter Milan.
Eto’o paling dekat hubungannya dengan Barcelona, ​​membantu raksasa Spanyol memenangkan tiga gelar La Liga dan dua trofi Liga Champions.
Setelah lima tahun di Barca, ia bergabung dengan Inter Milan pada 2009 di mana ia memenangkan mahkota Eropa yang didambakan untuk ketiga kalinya – kali ini di bawah asuhan Jose Mourinho. Pada tahun 2010 itu, Eto’o mempersembahkan treble winner untuk Inter.
BACA JUGA: Mantan Bintang Inter, Barcelona dan Chelsea, Samuel Eto’o Resmi Gantung Sepatu
Namun dalam sebuah posting Instagram pada Jumat malam, Eto’o mengumumkan bahwa ia telah memutuskan untuk pensiun setelah meninggalkan Qatar SC awal tahun ini.

 

View this post on Instagram

 
THE END VERS UN NOUVEAU DÉFI… Merci à vous tous big love adrénaline
A post shared by Samuel Eto’o (@setoo9) on Sep 6, 2019 at 12:15pm PDT

“Akhir. Menuju tantangan baru. Terima kasih semua, cinta yang besar,” tulis Eto’o.
Setelah mendapatkan caps pertamanya untuk Timnas Kamerun satu hari sebelum ulang tahunnya yang ke-16, ia kemudian mencetak 56 gol dalam 118 penampilan untuk negaranya.

Negosiasi Transfer Neymar: Barca Ajukan Coutinho, Madrid Tawarkan Dua Pemain Ini

POJOKSATU.id, MADRID – Perburuan superstar Paris Saint-Germain, Neymar, diwarnai bumbu ‘El Clasico’. Pasalnya, Real Madrid dan Barcelona tengah bersaing ketat memulangkan bintang Timnas Brasil itu ke La Liga.
Kabar terbaru menyebutkan, El Real melayangkan tawaran menggiurkan kepada PSG yang diyakini mengalahkan proposal Barca.
Sejumlah media di Eropa memang meyakini Neymar akan meninggalkan PSG musim panas ini. Sang striker dilaporkan tertarik untuk kembali ke Barcelona.
Namun, menurut laporan Mundo Deportivo, Real Madrid telah membuat tawaran untuk pemain berusia 27 tahun itu demi melanjutkan proyek Galcticos mereka.
Zinedine Zidane telah menandai kembalinya ke Bernabeu dengan penandatanganan Eden Hazard, Eder Militao, Ferland Mendy dan Luka Jovic. Tapi tampaknya pelatih asal Prancis itu belum puas dan kini mengincar Neymar.
PSG diyakini menghargai pemain bintangnya sekitar 300 juta euro atau setara dengan Rp4,8 triliun dan Real telah berusaha memenuhi penilaian itu dalam penawaran uang tunai plus pemain.
Los Blancos memiliki tawaran 115 juta pounds atau mendekati angka Rp2,2 triliun ditambah dua pemain James Rodriguez atau Gareth Bale untuk diplih PSG.
Sebenarnya PSG berharap memperpanjang kontrak aset berharga itu. Mereka bahkan mempekerjakan kembali Leonardo sebagai Direktur Olahraga klub, dengan harapan ia dapat membujuk Neymar untuk tetap tinggal.
Tawaran kontrak yang ditingkatkan akan menambah satu tahun lagi untuk kesepakatannya dan akan membuat Neymar mendapatkan lebih dari 26 juta pounds atau setara dengan Rp500 miliar per tahun.
Angka itu akan membuatnya menjadi pemain PSG dengan bayaran tertinggi sepanjang masa.
Neymar bergabung dengan Parisians pada 2017 dengan biaya transfer 198 juta poundsterling yang tercatat sebagai pembelian pemain termahal di dunia. Tetapi pemain tersebut mengatakan menyesal telah pindah dari Barcelona.
Raksasa Catalan mengejar tanda tangan mantan pemainnya itu tetapi diyakini mereka akan kesulitan untuk memenuhi harga yang diminta PSG.
Seperti Real, Barca terbuka untuk melakukan penawaran pemain plus uang tunai dengan mantan bintang Liverpool Philippe Coutinho dimasukkan dalam proposal.
Lionel Messi dikatakan penggemar berat dari mantan rekan setimnya dan telah mengatakan kepada presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu bahwa ia ingin Neymar kembali ke Nou Camp.
(fat/pojoksatu)

Ini Alasan Valverde Cadangkan Messi di El Clasico

POJOKSATU.id, SPANYOL – Laga El Clasico pada semifinal Copa del Rey, Kamis (7/2) dini hari, berakhir imbang 1-1.
Pada pertandingan ini, pemain andalan Barca, Lionel Messi baru diturunkan pada babak kedua.
Sebagaimana diketahui, Messi memang mengalami cedera paha. Ia bahkan diragukan tampil membela klubnya ketika itu.
Namun, dalam sesi terakhir latihan, Messi terlihat normal. Sang pelatih, Ernesto Valverde pun mengungkap alasannya.
Ia mengaku tidak ingin ambil resiko pada laga ini. Sebab, Messi mengaku masih merasa sedikit tidak nyaman.
“Leo memang baik-baik saja. Namun kami hanya enggan mengambil risiko terhadapnya di laga ini. Dia merasakan sedikit ketidaknyamanan, jadi kami melakukan apa yang terbaik untuknya,” ungkap Valverde, seperti dikutip Marca.
Bicara leg kedua nanti, untuk bisa lolos ke final, Valverde mengatakan jika anak asuhnya ditarget meraih kemenangan atau minimal imbang 1-1.
(zul/pojoksatu)

Jelang El Clasico, Barcelona Beri Sinyal Bakal Diperkuat Lionel Messi

POJOKSATU.id, SPANYOL – Lionel Messi sempat diragukan turun pada laga El Clasico di semifinal Copa Del Rey, Kamis (7/2) dini hari.
Pasalnya, ia mengalami cedera paha saat Barca ditahan imbang melawan Valencia pada lanjutan La Liga.
Ketidakhadiran Messi di laga El Clasico makin kuat lantaran ia absen dalam sesi latihan penuh pada Senin.
Namun pada sesi akhir sebelum menghadapi rival abadi mereka, Real Madrid, ia kembali bergabung dengan rekan setim.
Barca lantas memberi sinyal jika mereka bakal diperkuat Messi. Hal ini dilihat dari daftar pemain yang ada.
Valverde sendiri menuturkan jika pihaknya akan melihat kesiapan pemainnya sebelum benar-benar diturunkan.
“Jika Leo siap ia akan siap, jika tidak maka tidak,” tegas Valverde.
“Tapi saya tidak berpikir itu mengubah siapa unggulannya. Jika ia fit ia akan ada di skuat, dan jika tidak maka tidak akan ada di skuat,” tambahnya.
(zul/pojoksatu)

Jadwal Bola Hari Ini : Liga Inggris, Piala Indonesia Hingga El Clasico

POJOKSATU.id, JAKARTA – Tengah pekan ini tersaji sejumlah jadwal pertandingan. Mulai dari Liga Inggris, Piala Indonesia hingga Semifinal Copa del Rey.
Liga Inggris akan diawali dengan pertandingan antara Everton melawan Manchester City. Sementara sisanya, akan berlangsung pada akhir pekan.
Pertandingan yang paling ditunggu yakni semifinal Copa del Rey akan berlangsung Kamis (7/2) dini hari nanti.
Yakni pertemuan antara Barcelona vs Real Madrid. Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung panas, terlebih lagi ditambah dengan situasi politik saat ini.
Sementara itu, ada juga beberapa pertandingan di Liga Italia dan Piala Indonesia untuk memperebutkan tiket 16 besar.
Berikut jadwal lengkap pertandingan 7, 8 Februari 2019:
Kamis, 7 Februari 2019
Liga Inggris
02:45 – Everton – Manchester City
Copa del Rey
03.00 – Barcelona vs Real Madrid
Piala Indonesia
15:00 – PS Keluarga vs Sriwijaya FC
18:00 – Persebaya vs Persinga Ngawi
Jumat, 8 Februari 2019
Serie A Italia
02:30 – Lazio – Empoli
Copa del Rey
03:00 – Betis vs Valencia
Piala Indonesia
13:00 – Persipura Jayapura vs Persidago Gorontalo
(zul/pojoksatu)

Semifinal Copa Del Rey, Barcelona Siapkan Kampanye Politik Catalonia

POJOKSATU.id, BARCELONA – Tengah pekan ini, Barcelona akan menghadapi Real Madrid di semifinal Copa del Rey.
Anggota Committees for the Defence of the Republic di Barcelona mendorong para penggemar Barcelona menggunakan laga timnya melawan Real Madrid itu sebagai momen menunjukkan agenda politik mereka untuk memajukan kampanye kemerdekaan Catalonia.
Fan Barcelona diminta untuk mengibarkan bendera Catalan dalam jumlah besar saat laga El Clasico, Kamis (7/2) dini hari WIB.
“Mari kibarkan bendera Catalan. Gunakan bendera Catalan untuk menunjukkan bahwa kita (warga Catalonia) serius mendapatkan kemerdekaan,” ujar salah seorang anggota CDR, seperti dikutip dari Marca.
Diketahui, selama beberapa bulan terakhir, ketegangan antara Catalonia dan pemerintah Spanyol memang meningkat.
Catalonia terus mendorong kemerdekaannya. “Kita (Catalan) perlu melakukannya untuk tahanan politik kita. Kita harus membuatnya (El Clasico) menjadi suasana bermusuhan dengan mencemooh Real Madrid dan para pemain mereka,” imbuh anggota CDR tersebut.
Selama ini, rivalitas Barcelona versus Real Madrid juga sering dibumbui dengan konflik politik antara Catalonia dan pemerintahan Spanyol.
Real Madrid dianggap sebagai perwakilan Spanyol buat elite politik di Catalonia.
“Barcelona, sebagai klub, terbuka untuk membiarkan para pendukung mengungkapkan perasaan dan pikiran mereka mengenai masalah ini,” ujar anggota CDR itu.
(adk/jpnn/pojoksatu)