W88top casino trực tuyến

emre can

Emre Can ke Dortmund, Cavani dan Giroud Tak Jadi Pindah

POJOKSATU.id, TURIN – Klub-klub Eropa sangat sibuk jelang penutupan jendela transfer Januari beberapa saat lagi. Beberapa spekulasi yang belakang berkembang sudah diketahui akhir ceritanya. Seperti gelandang Juventus, Emre Can yang resmi bergabung dengan klub Bundesliga, Borussia Dortmund.
Jurnalis kenamaan Italia, Fabrizio Romano menyebut gelandang berkebangsaan Jerman itu pindah dengan status pinjaman.
Namun dalam klausul peminjaman, Dortmund wajib membeli pada akhir musim senilai 30 juta euro atau setara dengan Rp460 miliar. Emre Can menandatangani kontrak berdurasi lima tahun.
Sementara itu, striker senior Chelsea, Olivier Giroud yang sempat kabarnya santer bakal hengkang ke Tottenham Hotspur dan Napoli, ternyata dipastikan tetap bertahan di Stamford Bridge.
Penyerang Napoli, Dier Mertens yang dimasukkan dalam negosiasi transfer Giroud tidak tertarik pindah ke Chelsea.
Dari Prancis, bomber Paris Saint-Germain, Edinson Cavani juga dipastikan masih bertahan di klub raksasa Ligue 1 hingga akhir musim ini.
PSG dan Atletico Madrid diketahui gagal mencapai kata sepakat soal harga striker Uruguay yang kontraknya akan berakhir musim panas nanti.
Meski demikian, Cavani sudah mencapai kesepakatan pribadi dengan Atletico dan akan bergabung dengan klub sekota Real Madrid itu setelah musim ini berakhir.
Hal ini juga memastikan peluang klub-klub Inggris yang tertarik menggunakan jasa mantan penyerang Napoli itu, tertutup.
(fat/pojoksatu)
The post Emre Can ke Dortmund, Cavani dan Giroud Tak Jadi Pindah appeared first on Pojoksatu.id.

Emre Can Mulai Pertimbangkan Masa Depannya di Juventus

POJOKSATU.id, JAKARTA – Emre Can secara terang-terangan mengaku tidak suka dengan situasinya saat ini di Juventus.
Ia jarang dimainkan oleh Maurizio Sarri yang membuatnya cukup frustasi. Pasalnya, ia harus terus bermain untuk menjaga posisinya di timnas Jerman.
“Saya masih pemain Juventus,” katanya seperti dikutip oleh Corriere dello Sport.
“Jelas saya tidak puas dengan situasi saya, tetapi saya tetap memberikan 100 persen di setiap sesi pelatihan.
“Saya mencoba mengubah situasi saya, tidak ada pemain yang senang ketika mereka tidak bermain,” sambungnya.
Karena itu, Emre Can kini tengah mempertimbangkan masa depannya di Juventus pada transfer musim dingin jika tidak ada perubahan.
“Itulah situasi saya di Turin sekarang dan saya harus memikirkan apa yang paling masuk akal bagi saya selama musim dingin,” katanya.
“Saya tentu masih melihat diri saya di Turin, tetapi situasinya harus berubah,” tegasnya.
(zul/pojoksatu)

Emre Can Marah Besar Tidak Dimasukkan Skuat Liga Champions, Juventus Brutal!

POJOKSATU.id, TURIN – Raksasa Serie A, Juventus telah mendaftarkan 25 pemain yang akan dimainkan di Liga Champions musim 2019/20. Mengejutkan karena dalam daftar tersebut tidak ada nama Emre Can.
Mengetahui dirinya tak masuk skuat Liga Champions, Emre Can marah besar. Ia pun menyebut klubnya itu berlaku brutal terhadap dirinya.
Gelandang Jerman itu meninggalkan Liverpool pada musim panas 2018 untuk mencari tantangan baru dan peluang memenangkan trofi.
Ia meraih gelar liga pertamanya bersama Bianconeri pada musim 2018/19, Can memainkan peran yang cukup penting di bawah asuhan Massimiliano Allegri.
Dimainkan sebagai starter dalam 20 pertandingan liga dan meski harus berjuang untuk menemukan performa terbaik secara konsisten.
Adapun Liverpool, mereka berubah menjadi salah satu tim terbaik Eropa dan memenangkan Liga Champions setelah 25 tahun.
Manajer baru Juve Maurizio Sarri telah menambah luka Can dengan tidak memasukkan pemain Jerman itu dalam skuat Liga Champions.
Can tidak dapat bermain di salah satu dari enam pertandingan grup Juve, sama halnya dengan Mario Mandzukic.
Can pun menyebut Juventus telah mengingkari janji yang dibuat pada musim panas ini.
“Aku sangat terkejut,” kata Can Bild. “Percakapan kami hanya berlangsung satu menit dan saya tidak diberi alasan. Itu membuat saya marah dan kesal.”
“Saya akan menarik kesimpulan saya sendiri dan berbicara dengan klub setelah saya kembali [dari tugas internasional].”
“Saya diberitahu dan dijanjikan hal lain oleh klub minggu lalu. PSG datang untuk saya, tetapi saya memutuskan untuk tetap bersama Juve.”
“Syaratnya adalah saya akan bermain di Liga Champions. Anda harus mengakui itu tindakan brutal dari Juve,” kesal Can.
Can memiliki kesempatan untuk pindah ke PSG seandainya tahu kalau raksasa Italia itu tidak akan memainkannya di kompetisi paling elit antar klub Eropa itu.
(fat/pojoksatu)