evan dimas

Jelang Lawan Persib, Kondisi Dua Pemain Barito Ini Bikin Deg-degan

POJOKSATU.id, BANJARMASIN – Barito Putera bakal menghadapi Persib Bandung pada lanjutan Liga 1 2019, Minggu (4/8).
Jelang pertandingan, Evan Dimas dan Samsul Arif terancam absen lantaran mengalami cedera.
Kondisi Evan dan Samsul memang masih meragukan. Hal ini disampaikan dokter Rey selaku dokter Barito Putera.
Guna memastikan kondisi mereka, dokter Rey akan memberikan tindakan dengan cara USG atau ultrasonografi (sonogram).
Itu merupakan tes pemeriksaan yang menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk menggambarkan kondisi organ-organ dalam tubuh.
“Evan Dimas masih nyeri di paha belakang, kami melakukan USG kemarin (31/7). Mudah-mudahan aman, tidak ada pendarahan dan robek,” kata Rey.
Untuk Samsul, cederanya juga akan segera ditangani oleh tim dokter Barito Putera. “Kemarin otot yang ketarik dan secepatnya akan kami tangani,” lanjutnya.
Soal kemungkinan Evan dan Samsul bisa diturunkan melawan Persib, Rey belum berani memastikan.
“Evan dan Samsul masih tanda tanya untuk bisa diturunkan. Semoga tidak terlalu parah cedera Evan dan Samsul. Lihat nanti setelah pemerikasaan,” tandasnya.
(jpnn/pojoksatu)

Evan Dimas Dinilai Layak Berkiprah di Liga Korea Selatan

POJOKSATU.id, BANJARMASIN – Evan Dimas Darmono dinilai layak berkarier di kasta tertinggi Liga Korea Selatan, K-League.
Hal ini disampaikan Kiper Barito Putera berkebangsaan Korea Selatan, Yoo Jae-hoon.
Diketahui, kompetisi teratas di Negeri Ginseng tersebut memberlakukan regulasi baru untuk pemain asing mulai musim depan.
Mulai 2020, K-League mengubah kuota pemain asing dari tiga pemain non-Asia dan satu pemain Asia (3+1) menjadi 3 pemain non-Asia, 1 pemain Asia, dan 1 pemain dari Asia Tenggara (3+1+1).
Batas maksimal pemain asing dalam setiap peserta K-League musim depan menjadi lima. Perubahan regulasi legiun impor ini dapat dimanfaatkan pemain Indonesia untuk mengundang ketertarikan klub Korea Selatan.
“Pasti itu bisa menjadi kesempatan untuk pemain dari Asia Tenggara. Termasuk dari Indonesia,” ujar Yoo Jae-hoon.
“Pasti tim-tim di Korea Selatan akan mencari pemain dari Thailand atau Vietnam. Tapi, bisa juga dari Indonesia,” kata Jae Hoon.
Jae Hoon menilai rekan setimnya di Barito Putera, Evan Dimas pantas untuk dilirik klub-klub K-League.
Akan tetapi, mantan penjaga gawang Persipura Jayapura ini mengingatkan bahwa untuk merumput di sepak bola di Negeri Ginseng dibutuhkan perbekalan yang lengkap.
“Soal adaptasi juga, karena beda cuaca, budaya, dan makanan. Tapi, tergantung fisik pemain karena Liga Korea Selatan sangat keras dan ketat,” katanya.
(bir/ema/pojoksatu)

Besok Nyoblos, Ini Harapan Evan Dimas

POJOKSATU.id, JAKARTA – Evan Dimas Darmono mengungkapkan harapannya untuk Pemilihan Umum (Pemilu), Rabu, 17 April 2019.
Penggawa Timnas Indonesia ini ingin hasil Pemilu memberi dampak positif ke Indonesia.
Evan Dimas mengaku sudah memiliki pilihan pada Pemilu tahun ini. Akan tetapi, ia menolak untuk mengungkapkannya ke publik.
“Itu rahasia,” katanya seraya tertawa. “Yang jelas pilihan itu sudah ada,” tambahnya.
Lebih lanjut, Evan Dimas berharap Pemilu tahun ini berlangsung lancar dan aman. Sehingga hasilnya pun positif.
“Harapan saya sebenarnya sederhana. Indonesia semakin makmur,” sebut penggawa Barito Putera itu.
Selain itu, sebagai atlet yang bergelut di dunia sepak bola, dirinya berharap pemimpin terpilih semakin peduli terhadap dunia olahraga.
“Infrastruktur olahraga semakin baik, prestasi atlet semakin gemilang, tak lupa apresiasi terhadap atlet,” harapnya.
Mantan pemain Selangor FA ini juga berharap semua pihak menghormati hasil Pemilu tahun ini. “Siapa pun yang terpilih, baik itu presiden maupun anggota legislatif, ya harus didukung. Sebab itu pilihan rakyat,” tandasnya.
Ikuti hitung cepat Pilpres 2019 di PojokSatu.id: Klik di sini!
(jpc/pojoksatu)

Gabung Barito Putera, Evan Dimas Jadi Pemain Lokal dengan Gaji Tertinggi?

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Barito Putera berhasil mengamankan tanda tangan Evan Dimas Darmono, Selasa (25/12/2018) malam. Kabarnya, Evan menjadi pemain lokal dengan gaji tertinggi di Liga 1 musim 2019.
Pemain 23 tahun itu dikontrak tim berjuluk Laskar Antasari dengan durasi satu tahun. Nilai kontraknya diperkirakan pada kisaran Rp1,5 miliar sampai Rp1,75 miliar per musim.
BACA JUGA: Persebaya Kecolongan Lagi, Evan Dimas Resmi Gabung Barito Putera
Angka yang akan membuat mantan pemain Selangor FA itu sebagai pemain Indonesia termahal di Liga Indonesia. Selama bermain di Malaysia, Evan memang menerima gaji Rp2 miliar per musim.
Meski demikian, manajemen Barito tak mau membuka soal besaran kontrak Evan ini.
“Kabar dari manakah itu (besaran kontrak Evan, red)?. Tidak elok jika kami harus bicara itu,” kata Manajer Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman dikutip Pojoksatu.id dari Bola.net.
Gelandang anyar Barito Putera, Evan Dimas. (pssi.org)
Barito Putera terbilang beruntung sukses mengamankan tandangan tangan Evan Dimas. Sebab sebelumnya, Persebaya Surabaya juga melakukan pendekatan terhadap gelandang Timnas Indonesia itu.
Namun dalam perjalanannya, Bajul Ijo ternyata kalah langkah oleh Barito hingga akhirnya pemain 23 tahun tersebut berlabuh ke Kota Banjarmasin.
BACA JUGA: Begini Cara Barito Putera Dapatkan Evan Dimas Darmono
Proses penandatanganan kontrak dilakukan di kediaman bos Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, di Jalan Hang Tuah Raya, Jakarta, Selasa (25/12/2018) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Evan sendiri sudah bertolak ke Jakarta sejak Selasa siang.
Tadi malam, Barito Putera resmi memperkenalkan Evan Dimas sebagai pemain anyar mereka dengan kontrak berdurasi satu tahun. Evan akan mengenakan jersey nomor 6.
“Kami bersyukur Evan Dimas sudah bergabung dan menjadi bagian keluarga besar PS Barito Putera,” ucap Hasnur dalam laman resmi klub, Selasa malam.
BACA JUGA: Jadwal Bola Malam Ini, 26 Desember: MU, Liverpool, Juve Hingga Inter Milan
Hasnur pun berharap Evan Dimas membawa prestasi untuk Barito Putera. “Semoga hadirnya Evan bisa membawa keberkahan bagi kita, dan Barito bisa berprestasi di tahun 2019. Amin Allahummaamin,” harap anggota DPR RI periode 2014-2019 ini.
(fat/pojoksatu)

Begini Cara Barito Putera Dapatkan Evan Dimas Darmono

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Barito Putera terbilang beruntung sukses mengamankan tandangan tangan Evan Dimas Darmono. Mantan pemain Selangor FA yang sebelumnya berstatus free transfer itu ternyata sudah lama didekati Laskar Antasari.
Selain Barito, Persebaya Surabaya juga melakukan pendekatan terhadap Evan Dimas. Namun dalam perjalanannya, Bajul Ijo ternyata kalah langkah oleh Barito hingga akhirnya pemain 23 tahun tersebut berlabuh ke Kota Banjarmasin.
BACA JUGA: Jadwal Bola Malam Ini, 26 Desember: MU, Liverpool, Juve Hingga Inter Milan
Proses penandatanganan kontrak dilakukan di kediaman bos Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, di Jalan Hang Tuah Raya, Jakarta, Selasa (25/12/2018) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Evan sendiri sudah bertolak ke Jakarta sejak Selasa siang.
Tadi malam, Barito Putera resmi memperkenalkan Evan Dimas sebagai pemain anyar mereka dengan kontrak berdurasi satu tahun. Evan akan mengenakan jersey nomor 6.
Evan Dimas Darmono memamerkan jersey bernomor 6 miliknya usai resmi gabung Barito Putera. (Official Barito Putera)
“Kami bersyukur Evan Dimas sudah bergabung dan menjadi bagian keluarga besar PS Barito Putera,” ucap Hasnur dalam laman resmi klub, Selasa malam.
Hasnur pun berharap Evan Dimas membawa prestasi untuk Barito Putera. “Semoga hadirnya Evan bisa membawa keberkahan bagi kita, dan Barito bisa berprestasi di tahun 2019. Amin Allahummaamin,” harap anggota DPR RI periode 2014-2019 ini.
BACA JUGA: Persebaya Kecolongan Lagi, Evan Dimas Resmi Gabung Barito Putera
Hasnur menyebut pendekatan timnya pada Evan Dimas bukan hal yang tiba-tiba. Mereka sudah lama menjalin komunikasi dengan penggawa Timnas Indonesia tersebut.
Dalam berkomunikasi, menurut pria berusia 43 tahun tersebut, manajemen Barito selalu berusaha meyakinkan Evan terkait target tinggi yang hendak mereka capai. Barito pun mengaku memerlukan sosok pemain dengan mental juara seperti Evan.
(fat/pojoksatu)

Persebaya Kecolongan Lagi, Evan Dimas Resmi Gabung Barito Putera

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Gelandang Timnas Indonesia, Evan Dimas Darmono resmi bergabung dengan Barito Putera, Selasa (25/12/2018) malam. Evan lebih memilih Laskar Antasari ketimbang Persebaya Surabaya yang lebih dulu mengejar mantan pemain Selangor FA itu.
Sebelumnya, Persebaya juga kecolongan dalam perburuan Andik Vermansah. Di mana winger lincah yang jadi target utama Bajul Ijo malah bergabung dengan Madura United.
BACA JUGA: Jadwal Bola Malam Ini, 26 Desember: MU, Liverpool, Juve Hingga Inter Milan
Tadi malam, Barito resmi memperkenalkan Evan Dimas sebagai pemain anyar mereka dengan kontrak berdurasi satu tahun.
Seperti halnya Andik Vermansah, Evan Dimas merupakan pemain yang dikaitkan dengan Persebaya belakangan ini. Bersama Hansamu Yama, Evan dan Andik merupakan pemain yang diharapkan Bonek gabung ke Persebaya di awal musim 2019.
Andik Vermansyah bersama pemain Persebya Irfan Jaya dan pemain jebolan Persebaya di TImnas Indonesia, Evan Dimas Damono serta Hansamu Yama.
Akan tetapi, pada akhirnya Evan Dimas lebih memilih berlabuh ke Barito Putera. Ia akan menghabiskan musim 2019 di Kota Banjarmasin.
Proses penandatanganan kontrak dilakukan di kediaman bos Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, di Jalan Hang Tuah Raya, Jakarta, Selasa (25/12/2018) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Evan sendiri sudah bertolak ke Jakarta sejak Selasa siang.
BACA JUGA: Jika Mourinho Kembali ke Real Madrid, Sang Kapten Angkat Kaki!
“Kami bersyukur Evan Dimas sudah bergabung dan menjadi bagian keluarga besar PS Barito Putera,” ucap Harnur dalam laman resmi klub, Selasa malam.
Hasnur pun berharap Evan Dimas membawa prestasi untuk Barito Putera. “Semoga hadirnya Evan bisa membawa keberkahan bagi kita, dan Barito bisa berprestasi di tahun 2019. Amin Allahummaamin,” harap anggota DPR RI periode 2014-2019 ini.
(jpc/fat/pojoksatu)

Wajib Diwaspadai, Evan Dimas Sebut Singapura Sangat Berbahaya dalam Hal Ini

POJOKSATU.ID, SINGAPURA – Gelandang Timnas Indonesia, Evan Dimas Darmono menyebut Singapura memiliki sejumlah kelebihan yang wajib diwaspadai jelang bentrok di National Stadium, Singapura, Jumat (9/11/2018) malam. Salah satunya dalam hal eksekusi bola mati.
Bagi kedua tim, penampilan perdana mereka di Piala AFF 2018 besok malam sangat penting. Untuk memuluskan langkah ke babak berikutnya, maka kedua tim tak boleh terpeleset pada laga ini.
Menurut Evan Dimas, tim Garuda sudah cukup mengetahui kekuatan Singapura. Evan Dimas mengatakan, Timnas Indonesia sudah mengantongi plus dan minus skuad asuhan Fandi Ahmad itu.
BACA JUGA:
Klasemen Liga Champions: Baru Satu Klub Lolos 16 Besar, 6 Tim Dipastikan Tersingkir
Hasil Lengkap Liga Champions 2018/19 Matchday 4: Real Madrid dan City Mengganas
Rekor Pertemuan Indonesia Vs Singapura: Timnas Garuda Kalah Telak, tapi Punya Modal Bagus
“Mereka tim yang bagus, cukup kompak. Mereka membahayakan dalam set pieces. Kami harus mewaspadai hal itu,” ungkap pemain asal Surabaya ini, dikutip dari Jawapos.com.
Penggawa tim asal Malaysia Selangor FA ini menambahkan, seluruh pemain Timnas Indonesia telah siap untuk menyambut pertandingan melawan Singapura. “Semuanya sudah tidak sabar untuk bertanding,” tutup Evan Dimas.
Evan Dimas Darmono pencetak gol kemenangan Indonesia atas Mauritius di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kab bekasi, Selasa (11/9/2018). (@pssi)
Dalam sejarah Piala AFF, Singapura bukan lawan yang baru buat Indonesia. Pertemuan pertama terjadi pada semifinal Piala AFF (dulu Piala Tiger) 1998 silam.
Kala itu, Indonesia harus mengakui keunggulan Singapura 2-1. Negara terkecil di Asia Tenggara itu menang berkat gol Rafil Ali dan Nazri Nasir. Sementara Indonesia cuma membalas satu gol lewat Miro Baldo Bento.
Setelahnya ada delapan pertemuan yang melibatkan kedua tim. Dari delapan kali pertemuan di Piala AFF itu, Indonesia cuma meraih dua kemenangan saja. Sisanya berakhir dua hasil imbang dan empat kekalahan.
Namun jelang laga besok malam, Indonesia punya modal bagus sebab pertemuan terakhir kedua tim dimenangkan tim Merah Putih.
Pertemuan teranyar itu terjadi pada edisi 2016, ketika itu Indonesia menang 2-1 berkat gol Andik Vermansah serta Stefano Lilipaly. Sementara Singapura cuma membalas satu gol melalui Khairul Amri.
(fat/pojoksatu)

Evan Dimas Kembali Diandalkan, Ini Susunan Timnas Indonesia Vs Myanmar

POJOKSATU.id, JAKARTA– Timnas Indonesia menjalani laga persahabatan melawan Myanmar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Rabu (10/10/2018) malam. Evan Dimas kembali menjadi tumpuan mengatur ritme permainan Indonesia.
Pelatih sementara timnas, Bima Sakti, akan mempercayakan lini belakang Indonesia kepada Rezaldi Hehanussa, Hansamu Yama, Fachruddin, Putu Gede. Sementara di bawah mistar gawang, Bima tetap percaya kepada Andritany Ardhiyasa.
Untuk lini tengah yang sangat menentukan pola permainan, pelatih sementara pengganti Luis Milla ini, mempercayakan kepada Evan Dimas yang bertandem dengan Zulfiandi. Keduanya akan diapit Stefano Lilipaly, Febri Hariyadi dan Irfan Jaya.
Di skuat timnas Indonesia, posisi sayap tersebut ada beberapa pemain yang kerap menjadi tumpuan seperti, Febri Hariyadi di sayap kiri, Septian David Maulana yang bisa bermain sebagai gelandang serang atau ditempatkan di sayap kiri.
Untuk Stefano Lilipaly yang bisa bermain sebagai gelandang serang atau ditempatkan di sayap kiri atau kanan. Dan terkadang juga diposisikan sebagai striker.
Kemudian Alberto Goncalves akan menjalani partai resmi dalam kalender FIFA pada laga melawan Myanmar ini.
Pasalnya pemain yang akrab disapa Beto itu sebelumnya hanya bermain di timnas U-23 Indoensia di Asian Games 2018.
Berikut prediksi susunan pemain timnas Indonesia Vs Myanmar:
Formasi: 4-2-3-1
Kiper: Andritany Ardhiyasa
Bek: Rezaldi Hehanussa, Hansamu Yama, Fachruddin, Putu Gede
Tengah: Evan Dimas, Zulfiandi, Febri Hariyadi, Irfan Jaya, Stefano Lilipaly
Depan: Alberto Goncalves (Beto)
Pelatih: Bima Sakti
Kickoff : 18.30 WIB
 
(ral/int/pojoksatu)