everton

Selain Marco Silva, Empat Pelatih Klub Liga Inggris Ini Juga Dipecat

POJOKSATU.id, JAKARTA – Everton baru saja mengumumkan kabar pemecatan pelatih Marco Silva pada Jumat (6/12) dini hari WIB.
Dengan ini, Marco Silva menjadi pelatih kelima yang dipecat klub di Liga Inggris musim ini.
Sebelumnya, Javi Gracia menjadi pelatih pertama yang dipecat. Ia dipecat pada awal September lalu oleh Watford.
Gracia dianggap tidak bisa mengangkat performa Watford. Tercatat, mereka hanya meraih satu kali hasil seri dan satu kemenangan di ajang Piala Liga.
Watford pun menggantinya dengan Quique Sanchez Flores. Namun, setelah empat bulan, ia juga dipecat menyusul kekalahan 2-1 dari Southampton, Minggu (1/12) dini hari WIB.
Saat ini, Watford ada di dasar klasemen dengan hanya satu kemenangan. Sisanya, lima kali seri dan sembilan kali kalah.
Pelatih berikutnya yang dipecat adalah Mauricio Pochettino. Tottenham Hotspur mengumumkannya paa Rabu (20/11) dini hari WIB.
Pochettino dianggap gagal membawa timnya bersinar musim ini. Posisinya kini digantikan oleh Jose Mourinho.
Terakhir, Unai Emery. Sempat diprediksi sebelumnya, kabar pemecatannya diumumkan petinggi klub Jumat (29/11) lalu.
Arsenal tampil buruk di awal musim 2019/20. Granit Xhaka dkk tak pernah menang dalam tujuh laga terakhir di semua kompetisi dan pada penampilan terbaru di Liga Europa kalah di kandang sendiri dari Eintracht Frankfurt 1-2, Jumat (29/11) dini hari WIB.
Saat ini, Freddie Ljungberg ditunjuk sebagai pelatih. Namun, dikabarkan ia hanya sementara. Arsenal disebut-sebut tertarik mendatangkan Massimiliano Allegri dan Mauricio Pochettino.
(zul/pojoksatu)

Everton Resmi Pecat Marco Silva

POJOKSATU.id, JAKARTA – Everton dikabarkan memecat pelatih Marco Silva setelah 18 bulan bertugas.
Dilansir BBC, adapun pemecatan ini dilakukan setelah Everton menelan kekalahan 5-2 dari Liverpool pada laga lanjutan Liga Inggris, Rabu waktu setempat.
Ini merupakan kekalahan kekalahan ketiga yang didapat secara beruntun dan kesembilan yang didapat Everton musim 2019/20.
Saat ini, mereka ada di urutan ke-18 atau masuk di zona degradasi dengan hanya memiliki 14 poin.
Pasca pemecatan, Duncan Ferguson ditempatkan sebagai pelatih sementara dan akan mengelola tim melawan Chelsea pada Sabtu mendatang.
Pihak klub mengatakan mereka bakal segera menunjuk manajer baru secepat mungkin.
Dalam laporan disebutkan, David Moyes sebelumnya dirumorkan masuk dalam daftar pengganti sementara yang potensial. Namun urung karena mendapat respon negatif.
Moyes menghabiskan 11 tahun sebagai manajer Everton, dan kembalinya telah dilihat oleh penggemar sebagai langkah mundur mengingat kurangnya keberhasilan sejak berangkat ke Manchester United pada 2013.
(zul/pojoksatu)

Andre Gomes Bakal Jalani Operasi setelah Alami Patah Kaki

POJOKSATU.id, JAKARTA – Gelandang Everton Andre Gomes dikabarkan akan segera menjalani operasi setelah mengalami patah kaki di pertandingan lawan Tottenham Hotspur, Minggu (3/11).
Andre Gomes mengalami patah kaki usai ditekel Son Heung-min dari belakang di menit ke-78, penyerang asal Korea Selatan tersebut langsung dikartu merah oleh wasit.
Setelah ditangani petugas medis di lapangan, Gomes pun langsun dibawa ke rumah sakit.
Pelatih Everton Marco Silva mengungkap kesedihannya atas apa yang terjadi pada Gomes. Ia pun berharap, sang pemain segera pulih dan kembali lebih kuat.
“Ini adalah momen buruk bagi kami dan tim kami,” ucapnya dilansir BBC.
“Kami akan memberikan semua dukungan kepada Andre dan keluarganya. Sebagai tim kami harus tetap bersama dan menunjukkan semangat yang kami tunjukkan setelah insiden itu.
“Dia cedera serius tetapi saya 100 persen yakin Andre akan menjadi lebih kuat sebagai pemain sepak bola dan sebagai seorang pria, karena dia adalah pemain yang fantastis,” sambungnya.
Sementara itu, pelatih Tottenham Mauricio Pochettino menyampaikan harapan terbaiknya pada Gomes. Dirinya juga berharap sang pemain segera pulih.
Terkait, kartu merah Son Heung-Min, wasit awalnya terlihat akan memberikan kartu kuning, namun berubah pikiran begitu melihat beratnya cedera Gomes.
Menanggapi hal ini, Pochettino mengatakan : “Itu adalah tindakan normal dengan nasib buruk bahwa Andre terluka,” katanya.
(zul/pojoksatu)

Diwarnai Insiden Kaki Andre Gomes Patah, Everton Vs Tottenham Berakhir Imbang

POJOKSATU.id, JAKARTA – Tottenham Hotspur gagal meraih kemenangan saat menghadapi Everton di laga lanjutan Liga Inggris, Minggu (3/11) malam WIB.
Pada pertandingan tersebut, Tottenham hanya mampu bermain imbang 1-1 lawan tuan rumah Everton.
Setelah imbang 0-0 di babak pertama, Tottenham membuka keunggulan di menit ke-63 berkat Delle Alli.
Everton sukses menyamakan kedudukan di menit akhir pertandingan berkat gol yang dicetak Cenk Tosun.
Sebelum tercipta gol penyama kedudukan, Tottenham harus kehilangan satu pemain yakni Son Heung-min akibat kartu merah di menit ke-78.
Kartu merah diberikan wasit usai dirinya menekel pemain lawan, Andre Gomes. Akibatnya, gelandang asal Portugal itu mengalami patah kaki.
Sementara itu, hasil imbang 1-1 membuat Tottenham ada di bawah Manchester United yakni posisi ke-11 dengan raihan 13 poin.
Sedangkan Everton, berhasil keluar dari zona degradasi dengan menempati posisi ke-17 dengan perolehan 11 poin.
(zul/pojoksatu)

Everton Permanenkan Pemain Barcelona

POJOKSATU.id, JAKARTA – Everton resmi mempermanenkan pemain Barcelona Andre Gomes dengan mahar sebesar 22 juta pound (sekitar Rp 395 miliar).
Pemain berusia 25 tahun itu telah menandatangani kesepakatan yang membuatnya tertahan di Goodison Park hingga lima tahun ke depan.
Gomes bermain 29 kali di semua kompetisi saat dipinjamkan ke The Toffees musim lalu dan mencetak satu gol.
Terkait kontraknya, Gomes mengaku senang. Ia pun mengaku keputusan untuk bermain di Goodison Park adalah hal yang mudah.
“Saya sangat senang menandatangani kontrak dengan Everton. Tidak sulit untuk memutuskan, itu adalah keputusan yang mudah dan saya sangat senang membuatnya,” kata Gomes dilansir BBC.
“Tahun lalu adalah pengalaman yang sangat bagus untukku. Aku hanya ingin merasakan bagian dari sesuatu yang istimewa dan aku menemukannya di sini,” sambungnya.
Bagi Everton, ini adalah penandatanganan kedua musim panas ini setelah mengamankan kiper Huddersfield Town Jonas Lossl dengan status bebas transfer.
(zul/pojoksatu)

Kalah dari Everton, MU Didesak Jual Nemanja Matic

POJOKSATU.id, JAKARTA – Langkah Manchester United untuk kembali ke zona Champions tampaknya bakal sulit.
Pasalnya, pada laga pekan ke-35, mereka dipermalukan Everton. Bertamu ke Goodison Park, Setan Merah menyerah 4-0.
Tim asuhan Solskjaer bahkan sudah kebobolan 2-0 di babak pertama. Yakni oleh Richarlison di menit ke-13 dan Gylfi Sigurosson di menit ke-28.
Everton berhasil menambah dua gol di babak kedua berkat Lucas Digne di menit ke-56 dan Theo Walcott di menit ke-64.
Hasil ini tentu buruk bagi Setan Merah yang menargetkan finis di empat besar. Kini, mereka ada di posisi enam klasemen dengan 64 poin.
Sementara itu, melihat buruknya penampilan skuad Setan Merah, sejumlah penggemar mendesak manajemen untuk menjual sejumlah pemain.
Nama yang kencang disebutkan usai pertandingan adalah Nemanja Matic. Ia dianggap jadi salah satu penyebab kekalahan United, Minggu (21/4) malam tadi.
Mereka meminta Matic segera dijual pada musim panas ini. Sebelumnya, nama-nama seperti Young, Rojo juga gencar disuarakan penggemar untuk dijual.
(zul/pojoksatu)

Babak Belur di Kandang Everton, Fans MU Siap-siap Lupakan Liga Champions Musim Depan

POJOKSATU.id, LIVERPOOL – Manchester United terancam gagal tampil di Liga Champions musim 2019/2020. Pada pekan ke-35, MU secara mengejutkan dibantai Everton empat gol tanpa balas. Akibatnya, Setan Merah masih tercecer di peringkat 6 klasemen sementara Premier League musim 2018/2019.
Pada pertandingan di Goodison Park, Minggu (21/4/2019) malam, David de Gea empat kali memungut bola dari gawangnya.
Richarlison membuka keunggulan tuan rumah pada menit 13 usai memaksimalkan umpan Calvert-Lewin. Lalu Gylfi Sigurdsson mengubah skor menjadi 2-0 untuk Everton pada menit 28.
BACA JUGA: Piala Indonesia, Borneo FC Pasang Target Juara
Upaya anak asuh Ole Gunnar Solksjaer mengejar ketinggalan di paruh kedua tak berbuah hasil. Malah mereka kembali kebobolan dua gol, masing-masing oleh Lucas Digne pada menit 56 dan Theo Walcott delapan menit berselang.
Hingga pertandingan usai skor 4-0 untuk Everton. Manchester United pun menelan kekalahan ke-8 di Liga Inggris musim ini.
Hasil yang membuat MU tertahan di peringkat 6 dengan 64 poin, tertinggal dua poin dari Arsenal yang menempati peringkat 4 atau slot terakhir Liga Champions. Ketika berita ini diracik, Arsenal masih bertanding lawan Crystal Palace.
Peluang lolos ke UCL musim depan bagi Setan Merah memang cukup rumit. Pasalnya, dari empat laga sisa, MU akan menghadapi lawan berat.
BACA JUGA: “Thank You”, Salam Perpisahan Antonio Valencia?
Tengah pekan depan akan menghadapi tim sekota yang juga kandidat kuat juara musim ini, Manchester City. Derby Manchester ini merupakan laga tunda pekan ke-31.
Setelah itu, giliran Chelsea yang juga rival mereka dalam perburuan tiket Liga Champions jadi lawan di Old Trafford.
Sementara dua laga terakhir, MU akan menghadapi Huddersfield dan Cardiff.
Adapun rival-rival MU dalam berebut posisi empat besar, seperti Tottenham Hotspur, Arsenal dan Chelsea cenderung menghadapi lawan lebih enteng. Kecuali Chelsea (vs MU pada pekan ke-36), mereka akan menghadapi lawan di luar enam besar dalam empat laga pamungkas.
(fat/pojoksatu)

Curi Poin di Markas Everton, Manchester City Gusur Liverpool

POJOKSATU.id, LONDON – Manchester City sukses mencuri poin penuh di Goodison Park usai membungkam Everton dengan skor meyakinkan 2-0 di laga lanjutan Liga Primer Inggris pekan 26, Kamis (7/2/2019) dini hari WIB.
Dua gol tim tamu masing-masing didonasi Laporte di menit 45+2 dan Gabriel Jesus di masa injury time menit 90+7.
Dengan hasil gemilang ini sekaligus mengantarkan The Citizens ke puncak klasemen sementara untuk mengudeta Liverpool.
Copa del Rey, Real Madrid Imbangi Barcelona

City yang kini punya poin sama dengan Liverpool 62 berhak atas pucuk klasemen karena unggul secara produktivitas gol.
Skuat besutan Pep Guardiola menunjukkan penampilan terbaik di laga tersebut kendati bermain dihadapan pendukung tuan rumah.
Mereka tampil terbuka untuk memulai laga dengan konstruksi serangan yang dikreasi Sergio Aguero, Leroy Sane dan Bernardo Silva.
Sementara tuan rumah bukannya tanpa peluang, mereka menebar ancaman nyata pada menit ke-29. Hanya saja, sundulan yang dilepaskan Bernard setelah menerima umpan silang Theo Walcott masih melebar dari sasaran.
City berhasil meraih momentum pada menit kedua tambahan waktu babak pertama. Aymeric Laporte memecah kebuntuan kampiun Liga Primer lewat sundulan yang meneruskan tendangan bebas David Silva.
Memasuki interval kedua, hadirnya Raheem Sterling menggantikan peran Leroy Sane tak mengganggu ritme permainan City.
Sterling yang lolos dari penjagaan lawan pada menit ke-72 bahkan nyaris menggandakan skor jika sepakannya tak diblok.
Bermainnya Gylfi Sigurdsson membuat alur serangan dari Everton sebenarnya lebih gencar, tapi pertahanan City juga tak kalah rapi. Keunggulan satu gol hingga seperti akhir tak membuat Pep Guardiola cukup tenang.
Menit ke-82, Cenk Tosun punya kans mengejutkan City saat lolos dari kawalan di sisi kanan. Tapi striker Turki itu kalah cepat dalam adu lari dengan Ederson yang sigap keluar dari gawangnya untuk menjemput bola.
Dua pemain pengganti, Gabriel Jesus dan Kevin De Bruyne menjadi penyegel kemenangan City. Terobosan De Bruyne dimaksimalkan Jesus untuk menggandakan keunggulan bagi City pada menit ketujuh tambahan waktu babak kedua.
(goal/qur/pojoksatu)

Tottenham Hotspur Porak Porandakan Everton

POJOKSATU.id, LONDON – Tottenham Hotspur masih terlalu tangguh bagi Everton saat keduanya bentrok di lanjutan Liga Primer Inggris pekan 18 di Goodison Park, London Inggris, Senin (24/12/2018).
Tampil sebagai tim tamu, Spurs tampil kesetanan dengan memporak porandakan tuan rumah dengan skor impresif 6-2.
Bomber Spurs, Harry Kane dan Son Heung-Min tampil impresif di laga tersebut dengan mencetak brace, masing-masing di menit 42 dan menit 74 serta menit 27 dan menit 62.

Sedangkan dua gol tim tamu lainnya didonasi Dele Alli di menit 35 dan Eriksen menit 48. Sementara tuan rumah hanya mampu mengemas dua gol lewat kreasi Theo Walcott di menit 21 dan Gly Sigurdsson di interval kedua menit 51.
Tuan rumah sendiri sebenarrnya tampil cukup meyakinkan di awal pertandingan bahkan sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Theo Walcott di menit 21.
Namun mereka gagal memertahakan keunggulan setelah Son Heung-Min mampu meresponnya dengan menyamakan kedudukan enam menit berselang atau di menit 27.
Gol penyeimbang Ksatria Taeguk itu pun mampu membakar motivasi skuat besutan Mauricio Pochettino untuk kemudian memegang kendali permainan.
Dua gol Spurs pun tercipta secara beruntun sebelum turun minum lewat kreasi Dele Ali di menit 35, dan  Harry Kane menit 42.
Memasuki interval kedua, Spurs tak mengendurkan serangannya, Terbukti, saat laga baru memasuki menit ketiga atau tepatnya di menit 48, Eriksen sukses menambah keunggulan untuk The Lilywhite tersebut.
Sigurdsson sempat membuka asa bagi tuan rumah untuk bangkit dari ketertinggalan setelah mampu mencetak gol kedua buat Everton di menit 51.
Namun, alih-alih mampu mengejar ketertinggalan, Spurs kembali balik menambah pundi-pundi golnya lewat tambahan dua gol dari Son Heung-Min di menit 61 dan gol pamungkas Harry Kane di menit 74.
Dengan hasil impresif ini, Spurs masih aman di zona empat besar Liga Champions dengan menempati urutan ketiga klasemen sementara Liga Primer Inggris.
Sementara Everton tertahan di peringkat 11 dengan raihan 24 poin dari 6 kemenangan, enam bermain seri dan enam kali menelan kekalahan.
(qur/pojoksatu)

Tekuk Everton, Manchester City ke Puncak Klasemen Lagi

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Manchester City sukses merebut kembali puncak klasemen Liga Primer Inggris dari Liverpool di pekan 17 usai membungkam Everton dengan skor meyakinkan 3-1, Sabtu (15/12/2018) malam WIB.
Gabriel Jesus tampil impresif di laga yang digelar di Etihad Stadium itu dengan mencetak dwigol di menit 22 dan menit 50. Sedangkan gol tambahan tuan rumah disarangkan pemain pengganti, Raheem Sterling di interval kedua menit 69.
Sementara Everton mendapat gol penghibur dari Calvert-Lewin yang sukses menjebol gawang Ederson Moraes di menit 65.

Dengan tambahan tiga angka ini, City pun sukses menyalip Liverpool di puncak klasemen dengan raihan 44 poin atau unggul dua angka dari The Reds yang baru akan menggelar laga pekan ini besok malam (16/12/2108) menghadapi Manchester United.
Sementara hasil buruk yang didera Everton memaksa mereka bergeming diperingkat tujuh klasemen sementara dengan raihan 24 poin dari enam kemenangan, enam bermain seri dan lima kali menelan kekalahan.
Tuan rumah sendiri tampil dominan di pertandingan tersebut dengan bermain terbuka sejak wasit meniup peluit kick-off tanda pertandingan dimulai.
Namun City baru mampu mengoyak jala Everton saat laga sudah memasuki menit 22 lewat kerjasama apik Leroy Sane dengan Gabriel Jesus.
Gol tercipta setelah Jesus sukses menyambar umpan manis Sane untuk memecah kesunyian publik Etihad Stadium.
Everton nyaris memberikan respon berarti atas gol tersebut lewat sepakan Gomes. Sayang, tendangan keras terukurnya masih mampu dipatahkan barisan pertahanan tuan rumah.
Gol Jesus pun menjadi gol sat-satunya yang tercipta di sepanjang 45 menit lebih pertandingan babak pertama.